SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner šŸ‘‡

Tampilkan postingan dengan label Seni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seni. Tampilkan semua postingan

Paduka Raja Air Tiris Sambut Raja Perak Malaysia

forumriau.com 27.11.22


Paduka Raja Air Tiris Sambut Raja Perak Malaysia 

PEKANBARU - FORUMRIAU.COM : Pada Ahad, 27 November 2022, Paduka Raja Duli Yang Mulia HM Yunus.A.R. Alhaj, menerima kunjungan kemuliaan dari tamu kehormatan dzuriat Radja Kampar dari negeri Perak Malaysia YM Saiyid Sahidi beserta rombongan di istana darul Rahmat Diraja Air Tiris Melayu Kampar. 

Tamu kehormatan dzuriat Radja Kampar dari kerajaan Perak, Malaysia itu adalah Yang Mulia RS Shahidi B. Ibrahim, Dato Seri Laksmana Ferdaus bin Mohamad, En. Mior Abdul Rahman bin Mior Adlan, En. Mohd Shaib bin Md Yusof, En. Ahmad Kamal bin Saharuddin, En. Nurman Shah bin Zulkarnain Shah, En. Fadzil Arsady bin Mohd Yaacob, Puan Norhayati bt Sulaiman, En. Saat bin Karim, Puan Lailatussaadiah Binti Mohammed Sulaiman, En. Ahmad Nabil bin Mohd Huzaimi, En. Mohd Faizal bin Zainal, En. Muhamad Nazrin bin Ramli, Cik Noor Atiqah bt Abd Aziz, En. Muhamad Fauzi Husni bin Ahmad Puat, Cik Salina bt Kulul, Cik Norita bt Saari, En. Subky Latiff bin Abdul Jalil, En. Mohd Shahril bin Borhanudin.

Mereka didampingi pengiring dari kerajaan Siak YM Tengku Firdaus. Kunjungan mereka menjenguk istana Siak Seri Indrapura, lanjut ke Air Tiris, salah satunya masjid Jamik Air Tiris, Candi Muara Takus dan hingga ke Pagaruyung, Sumatera Barat. 

Dalam sambutannya, Paduka Raja Duli Yang Mulia HM Yunus A.R. Alhaj, menyampaikan, bahwasanya kunjungan kemuliaan ini merupakan kunjungan balik kampung bagi Kerajaan Perak. Karena, dzuriat YM Saiyid Sahidi merupakan orang Kampar. Sehingga, pertemuan ini dinilai sebagai pertemuan keluarga yang telah lama terbenam untuk dijalin kembali.***




Fajar Lase: Produk Kesenian Sekolah Harus Dilindungi Agar Tidak Dicontek Pihak Lain

forumriau.com 20.10.22



FORUMRIQU.COM - PEKANBARU -Staf Khusus Menkumham Bidang Transformasi Digital Fajar BS Lase kembali menyambangi 3 sekolah di Pekanbaru, Rabu (19/10/2022). 

Fajar Lase kembali mensosialisasikan hak kekayaan intelektual kepada siswa SMAN 2 Pekanbaru, SMA Dharma Yudha Pekanbaru dan SMK Metta Maitreya Pekanbaru.

Kegiatan Fajar Lase diawali dengan menyambangi SMAN 2 Pekanbaru. Di Sekolah Sadar Hukum ini, Fajar Lase disambut langsung oleh Kepala Sekolah Drs. Kasim.

Dihadapan ratusan siswa, Fajar menyebutkan, dunia digital memberikan kesempatan tanpa batas bagi generasi masa kini untuk bisa berinovasi.

"Contoh saja dengan membagikan pengetahuan kita melalui kanal YouTube, kita bisa mendapatkan manfaat ekonomi, hal seperti ini tidak memungkinkan di masa lalu, saat teknologi komunikasi masih belum berkembang seperti sekarang," ungkapnya.

Fajar Lase juga menjelaskan berbagai kategori Hak Kekayaan Intelektual dengan memberikan contoh bagi masing-masing jenis Kekayaan Intelektual, seperti paten, merek, hak cipta, desain industri dan lainnya.

"Ada banyak teknologi paten dan hak cipta yang akan menjadi sektor utama dalam interaksi sosial di masa depan, hal itu semua akan terjadi karena perkembangan teknologi," imbuhnya.

Untuk itu, dia mengajak generasi muda untuk menggunakan smartphone dan teknologi untuk hal yang positif.

"Gunakan smart phone dan teknologi yang ada untuk mencari tahu masa depan akan seperti apa, setidaknya kita harus bisa mengetahui gambaran masa depan seperti apa dan bisa mengantisipasi segala disrupsi yang terjadi karena adanya perubahan teknologi yang cepat," imbuhnya.

SMA Darma Yudha

Sedangkan di SMA Darma Yudha, kehadiran Fajar Lase disambut dengan penampilan dari para siswa berupa kesenian tari dan musik. Hadir juga dalam kesempatan itu Managing Director Christian Pamudana.

Di sekolah yang siswanya banyak berpartisipasi dalam kegiatan olimpiade sains internasional, Fajar Lase menjelaskan, tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk mengetahui apa kekayaan intelektual itu, memahami pentingnya perlindungan kekayaan intelektual, serta mendaftarkan kekayaan intelektual karena akan ada keuntungan ekonomi yang akan didapatkan dari pendaftarab kekayaan intelektual tersebut.

"Seperti hasil seni yang ditampilkan tadi, itu adalah hasil karya dari SMA Darma Yudha, produk-produk kesenian dari ide dan gagasan yang dimiliki sekolah memiliki potensi kekayaan intelektual yang harus dilindungi agar tidak dicuri pihak lain. Jangan sampai nanti ada sekolah lain yang mencontek tarian atau seni musik tadi dan mengklaim nya sebagai miliknya," tegasnya.

Sosialisasi dilakukan secara interaktif, para siswa berpartisipasi secara aktif dan antusias. Kegiatan sosialisasi ini juga ditutup dengan perlombaan penciptaan jingle untuk contoh produk dodol kedondong.
Dengan berani dan percaya diri, para siswa secara kreatif menciptakan berbagai contoh jingle yang bisa dijadikan sebagai merek suara dari suatu produk.

SMK Metta Maitreya

Di sekolah Kejuruan Teknik Komputer Jaringan dan Akuntasi ini, sebanyak 161 siswa yang mengikuti sosialisasi. Di SMK Metta Maitreya ini juga, Fajar Lase disuguhkan penampilan kesenian musik dari peserta sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual. Hadir juga
Kepala Sekolah Herni Lestari.

Di sekolah ini, Fajar Lase mengapresiasi inovasi dari tenaga pendidik dan staf sekolah tersebut sehingga siswa terus semangat di saat Pandemi.

"Ada banyak inovasi pendidikan yang dilakukan oleh tenaga pendidikan dan staf sekolah agar dapat terus menyemangati para siswa disaat kondisi pandemi kemarin, beberapa inovasi ini sebetulnya adalah potensi kekayaan intelektual yang harus dilindungi, karenanya penting untuk mendaftarkan dan mencatatkan inovasi tersebut," tambahnya.

Riau Global Music International Festival 2022.Cerita dari Pagelaran hari ke-3

forumriau.com 26.8.22



FORUMRIAU.COM - PEKANBARU - Memasuki pelaksanaan hari ketiga pagelaran Riau Global Music Festival 2022, antusiasme masyarakat Pekanbaru semakin tinggi.

"Kami dari Yayasan Global Musik Konservatori, awalnya merasa bimbang, karena 3 hari pelaksanaan Riau Global Music Internasional Festival 2022 adalah pada saat weekdays. Ada sedikit ketakutan, pada hari kerja ini maka kegiatan akan sepi penonton. Kami tidak menyangka, antusiasme masyarakat Pekanbaru cukup tinggi, untuk menyaksikan pagelaran global musik yang kental dengan musik tradisi", ungkap Rino Deza Paty selaku Ketua Yayasan Global Musik Konservatori.

Malam ketiga pelaksanaan Riau Global Music Internasional Festival 2022  dimeriahkan dengan penampilan dari Rumah Seni Balai Proco dari  Kabupaten Rokan Hulu, Bathin Galang dari Kabupaten  Kepulauan Meranti dan Pura Mahligai dari Kota Dumai.

"Ketiga group ini, adalah group musik yang telah lolos kurasi. Mereka dipilih karena telah memiliki banyak karya yang dapat diperhitungkan dan telah mengikuti berbagai ajang musik bahkan telah memenangi berbagai perlombaan", ujar Rino yang juga merupakan bagian dari Tim Kurator Riau Global Music Internasional Festival 2022.

"Dinas Pariwisata melalui bidang ekraf, akan selalu mendukung pada musisi yang merupakan bagian dari sub sektor ekraf. Melalui Tim Kurasi, kami berharap ini menjadi cambuk bagi para musisi untuk terpicu menghasilkan karya-karya musik yang bagus. Harapannya ditahun depan dapat bermunculan group musik baru yang menjadi bagian dari gendre world music, sehingga musik tradisi kita yang sangat beragam ini dapat diangkat pada ajang-ajang yang lebih besar", ujar Amry Setiawan, Kepala Bidang Ekraf Dinas Pariwisata Provinsi Riau.

Riau Global Music Internasional Festival 2022  masih akan di gelar hingga hari Sabtu (27/8) dimana pada hari ini (Jum'at, 26/8) akan mengahadirkan Geliga dari Provinsi Riau, Balimbuk dari Kabupaten  Rokan Hilir, Omok dari Kabupaten Siak dan Orkes Taman Bunga dari Provinsi Sumatera Barat.**

Ayo Ramaikan Riau Global Music International Festival 2022

forumriau.com 26.8.22



FORUMRIAU.COM - PEKANBARU -Tentang World Music, pertama kali dipakai pada tahun 1987 dan 1992. Ajang penghargaan musik dunia, grammy award pertama kali memberikan penghargaan pada musisi yang mengusung world music.

Dalam perkembangan, ditahun 2020, penyelenggara Grammy award melakukan diskusi dengan seniman, etnomusikolog, dan ahli bahasa dari seluruh dunia yang memutuskan, ada peluang untuk memperbarui kategori album world music menuju istilah lebih relevan, modern, dan inklusif. Dari sinilah nama Global Music dipakai untuk menggantikan world music.

Di Riau sendiri, dengan memakai semangat world music pada era tahun 2000-an melaksanakan kegiatan Riau Hitam Putih Internasional yang mengangkat genre world music, hingga pelaksanaan terakhir di tahun 2015.

Fakumnya Riau Hitam Putih dan dengan pergantian nama genre menjadi world music, maka Yayasan Global Musik Konservatori melaksankan ajang Pekanbaru Global Musik Festival 2021 secara mandiri dengan support dari pelaku ekraf di Pekanbaru.

Semangat ini, ditangkap  langsung oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau, sehingga tahun ini dilaksanakan Riau Global Music International Festival 2022.

Sajian Global Music International Festival 2022 menampilkan beberapa group musik  dimulai dari 23-27 Agustus 2022 dengan jadwal sebagai berikut: 

Tanggal 23 Agustus 2022

1. Riau Rhythm  : Provinsi Riau 
2. Cenglu : USA - Solo
3.  WS Trio : Inhu
4. Limuno : Kuansing

 Tanggal 24 Agustus 2022

1. The Syndicate : inhil
2. Blacan Aromatic : Bengkalis
3. Djangat Indonesia : Pekanbaru 

Tanggal 25 Agustus 2022

1. Rumah Seni Balai Proco : Rohul
2. Batin Galang : Kep. Meranti
3. Pura Mahligai : Dumak

Tanggal 26 Agustus 2022

1. Geliga : Provinsi Riau 
2. Balimbuk : Rohil
3. Omok : Siak 
4. Taman Bunga : Provinsi Sumatera Barat

 Tanggal 27 Agustus 2022

1. Kober : Pelalawan
2. Sendayung : Kampar
3. De Tradisi : Prov. Sumatera Utara
4. Shaziva : Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)

18 penampil di Riau Global Music International Festival 2022, telah di kurasi secara ketat oleh 3 orang kurator yaitu Shindu Alpito, Rino Deza Paty dan Reizky Habibullah, serta menghadirkan Pengamat World Music, Loni Jaya Putra.

Ayo masyarakat Riau dan sekitarnya, mari ramaikan Riau Global Music International Festival 2022, bertempat Badar Serai Raja Ali Haji Anjungan Seni Indrus Tintin Pekanbaru.**

Pagelaran Wayang Kulit, Kapolri: Pelestarian Budaya Hingga Dekat dengan Masyarakat

forumriau.com 3.7.22


FORUMRIAU.COM - JAKARTA - Mabes Polri menggelar kegiatan pagelaran wayang kulit bertajuk 'Semar M'bangun Kahyangan' di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Sabtu 2 Juli 2022 malam. Acara ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat dan elemen bangsa. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, kegiatan wayang kulit satu layar tiga dalang yang masih satu rangkaian dalam momentum Hari Bhayangkara ke-76 ini, juga wujud dari komitmen Polri untuk terus bisa dekat dan melebur bersama dengan masyarakat Indonesia.

"Dan yang paling penting adalah kegiatan kali ini menjadi bagian ikhtiar kita melaksanakan ulang tahun bersama-sama dengan masyarakat, dengan menonton wayang kulit lakonnya Semar m'bangun khayangan," kata Sigit. 

Tak hanya itu, Sigit menekankan, pentas pewayangan ini merupakan salah satu warisan budaya dari sekian banyak yang ada  di Indonesia yang harus terus dilestarikan. Karena didalamnya, banyak nasihat dan pesan-pesan positif yang disampaikan. 

"Dimana kegiatan wayang kulit ini kita selenggarakan sebagai bagian dari upaya institusi Polri untuk terus mendorong kebudayaan-kebudayaan khususnya wayang kulit. Dan tentunya kita juga tetap mendorong kebudayaan lainnya yang ada di seluruh Indonesia," ujar eks Kabareskrim Polri tersebut. 

Sigit menekankan, kegiatan pelestarian budaya juga diharapkan semakin meningkatkan sinergitas dan soliditas antara, Pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat dalam menghadapi segala bentuk tantangan, permasalahan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang. 

Mengingat, dikatakan Sigit, untuk saat ini, seluruh negara maupun Indonesia sedang menghadapi situasi global yang penuh dengan ketidakpastian. Untuk di tingkat dunia, permasalahan yang dihadapi oleh seluruh negara yakni, mulai dari Pandemi Covid-19 hingga konflik Rusia dan Ukraina.

Tak hanya itu, Sigit menyebut, sinergitas dan soliditas lintas elemen juga dibutuhkan untuk menghadapi agenda di tingkat nasional, seperti Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 dan penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). 

Menurut Sigit, untuk menghadapi semua hal tersebut diperlukan kerjasama dari seluruh elemen. Tujuannya, agar dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta dapat melakukan perbaikan dari pengalaman yang sudah ada sebelumnya. 

"Karena kita ingin bisa melewati situasi sulit ini dengan baik dan itu butuh soliditas, sinergitas antara Pemerintah, TNI, Polri dan seluruh masyarakat. Pada saat kita bersatu, maka kita bisa melalui seluruh masalah-masalah tersebut. Dan harapan kita, bisa menuju masyarakat yang unggul, ekonomi tumbuh dan kita terus menyongsong menuju visi Indonesia Emas 2045," ujar eks Kapolda Banten ini. 

Disisi lain, Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang selama ini telah berjuang bersama-sama di garis terdepan dalam menghadapi segala permasalahan dan tantangan di Indonesia. Ia berharap, kedepannya sinergitas dan soliditas yang sudah terbangun akan terus dioptimalkan. 

"Sehingga semuanya bisa kita lalui dan Indonesia menjadi lebih baik, masyarakatnya sejahtera. Persatuan dan kesatuan kita jaga sebagai bagian dari kekayaan kita, menjaga keberagaman yang ada di Indonesia menjadi satu kekuatan. Dan itu adalah modal kita untuk bisa melompat maju bersama-sama menghadapi kompetisi kita dengan negara-negara lain," tutup Sigit.