Featured Post

Diduga Galian C Ilegal Milik Oknum Polisi Berpangkat Menengah Beroperasi Bebas di Dumai, Kapolres dumai tutup mata

DUMAI – Aktivitas galian C yang diduga tidak mengantongi izin kembali menjadi perhatian publik di Kota Dumai. Sebuah alat berat jeni...

SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner 👇

Diduga Galian C Ilegal Milik Oknum Polisi Berpangkat Menengah Beroperasi Bebas di Dumai, Kapolres dumai tutup mata

forumriau.com 21.7.26

Uploaded Image

DUMAI – Aktivitas galian C yang diduga tidak mengantongi izin kembali menjadi perhatian publik di Kota Dumai. Sebuah alat berat jenis excavator terlihat beroperasi di kawasan Jalan Tengku Ahmad, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur. Dokumentasi aktivitas tersebut diketahui diambil pada 18 Juli 2026 dan kini menjadi perbincangan masyarakat.

Aktivitas penggalian tanah dalam skala besar tersebut memunculkan tanda tanya. Pasalnya, setiap kegiatan pertambangan mineral bukan logam dan batuan, termasuk galian C, wajib memenuhi ketentuan perizinan sesuai regulasi yang berlaku. Namun hingga kini, legalitas aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut belum diketahui secara pasti.

Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan bahwa kegiatan tersebut diduga telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Ironisnya, aktivitas itu disebut-sebut masih terus berjalan tanpa adanya tindakan penertiban yang terlihat dari instansi berwenang. Kondisi ini memunculkan berbagai spekulasi dan kecurigaan publik mengenai kemungkinan adanya pihak tertentu yang memberikan perlindungan terhadap kegiatan tersebut.

Lebih jauh, muncul pula isu mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum yang disebut-sebut ikut membekingi aktivitas galian C tersebut. Meski demikian, informasi itu masih sebatas dugaan dan memerlukan penyelidikan serta pembuktian yang objektif oleh pihak berwenang.

Jika benar aktivitas tersebut beroperasi tanpa izin, maka bukan hanya berpotensi merugikan pendapatan negara dan daerah, tetapi juga dapat menimbulkan dampak lingkungan yang serius. Kerusakan struktur tanah, erosi, sedimentasi, hingga ancaman keselamatan bagi masyarakat sekitar merupakan risiko yang tidak bisa dianggap remeh.

Masyarakat mendesak agar aparat penegak hukum, pemerintah daerah, Dinas ESDM, serta instansi terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap legalitas aktivitas galian C tersebut. Dugaan adanya pihak yang membekingi kegiatan itu juga diminta untuk diusut secara transparan agar tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap penegakan hukum.

Publik berharap tidak ada praktik tebang pilih dalam penegakan aturan. Apabila ditemukan pelanggaran hukum, siapapun yang terlibat harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku tanpa memandang status maupun jabatan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola kegiatan galian C maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan yang berimbang dan memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

"Kalau memang tidak memiliki izin, maka harus ditindak tegas. Hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Semua pihak harus diperlakukan sama di hadapan hukum," ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Terkait pemberitaan mengenai aktivitaa galian c garuda sakti km 15, ini kata pengelolanya

forumriau.com 21.7.26

Uploaded Image

KAMPAR – Menanggapi pemberitaan yang beredar mengenai aktivitas galian tanah di KM 15 Jalan Garuda Sakti, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, pihak pengelola dan manajemen secara tegas menyatakan bahwa narasi tersebut tidak benar, sepihak, dan menyesatkan publik.

Pihak manajemen menyayangkan produk jurnalistik yang diterbitkan tanpa konfirmasi yang objektif kepada pengelola di lapangan. Setelah ditelusuri, pemberitaan tersebut diketahui sengaja digulirkan oleh oknum wartawan yang bersikap tendensius akibat rasa sakit hati dan sentimen pribadi terhadap pihak pengelola. Oknum tersebut diduga memanfaatkan media untuk menyudutkan usaha lokal karena kepentingan pribadinya tidak terpenuhi.

Terkait poin-poin yang dituduhkan, berikut adalah fakta dan klarifikasi resmi dari pihak pengelola:

Mitigasi Dampak Lingkungan: Pihak pengelola secara rutin melakukan penyiraman jalan untuk menekan debu dan mengatur lalu lintas truk agar tidak mengganggu aktivitas warga maupun pengguna jalan umum.

Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal: Operasional usaha ini berkomitmen penuh memprioritaskan pemuda tempatan, di mana saat ini mayoritas pekerja di lapangan merupakan warga dan pemuda asli dari wilayah sekitar yang terbantu secara ekonomi.

Dukungan Pembangunan Daerah: Aktivitas di lapangan berjalan dengan komitmen tinggi untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur daerah, serta dilakukan secara bertanggung jawab tanpa merugikan pendapatan negara.

Hubungan Baik dengan Aparat: Pihak pengelola selalu bersikap kooperatif terhadap aparat penegak hukum dan instansi pembina terkait guna memastikan seluruh operasional di lapangan berjalan tertib.

Pihak manajemen mengimbau masyarakat dan seluruh mitra kerja untuk tidak terprovokasi oleh pemberitaan yang didasari oleh motif sakit hati oknum tertentu. Pihak pengelola juga mencadangkan hak hukum untuk melaporkan oknum wartawan dan media terkait ke Dewan Pers atas pelanggaran Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Proyek Puluhan Miliar oleh Mahasiswa Rohil GEMARI Bersih

forumriau.com 20.7.26


Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Proyek Puluhan Miliar oleh Mahasiswa Rohil GEMARI Bersih 


Pekanbaru - forumRiau.com : Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Rokan Hilir, Khoirul Fahmi ST, dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan Polda Riau. Laporan terkait dugaan tindak pidana korupsi pada dua paket proyek infrastruktur jalan bernilai puluhan miliar rupiah. Laporan ini resmi dilakukan oleh Gerakan Mahasiswa Riau Bersih (GEMARI), Senin 20/7/2026 di Pekanbaru, dengan nomor surat 013/BPH/GEMARI-BERSIH/VII/2026.


Menurut Pengurus Harian GEMARI Bersih, Robi Sugara, laporan tersebut mencakup dugaan penyimpangan pada Paket Peningkatan Jalan Lintas Menggala, Kecamatan Tanah Putih, Tahun Anggaran 2025 senilai Rp.8.152.721.000, serta Pembangunan Jalan Beton Rigid di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Kubu Babussalam, Tahun Anggaran 2025 senilai sekitar Rp26,5 miliar. Sehingga total nilai proyek yang menjadi objek laporan mencapai sekitar Rp34,6 miliar.


Robi mengatakan laporan disampaikan kepada dua institusi penegak hukum sekaligus, sebagai bentuk dorongan agar proses penegakan hukum berjalan secara profesional, independen, dan transparan.


Menurutnya, laporan tersebut memuat dugaan penyimpangan yang meliputi proses lelang, penetapan pemenang tender, hingga dugaan gratifikasi yang diduga berkaitan dengan pelaksanaan proyek.


"Kami berharap Kejati Riau dan Polda Riau segera menindaklanjuti laporan ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi kepastian hukum dan rasa keadilan masyarakat," ujar Robi.


Pernyataan resmi dari Kejati Riau maupun Polda Riau belum didapat atas laporan tersebut. Demikian juga halnya Kepala Dinas PU Kabupaten Rokan Hilir, Khoirul Fahmi, ST, belum memberikan tanggapan atau klarifikasi atas laporan GEMARI Bersih tersebut.***

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan, Ditlantas Polda Riau Gelar Police Goes to School di SMAN 19 Pekanbaru

forumriau.com 20.7.26


Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan, Ditlantas Polda Riau Gelar Police Goes to School di SMAN 19 Pekanbaru

Pekanbaru – Dalam upaya membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan di jalan raya, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melalui Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) kembali menggelar program Police Goes to School di SMAN 19 Pekanbaru, Jalan Garuda, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Tampan, Senin (20/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., ini diawali dengan pelaksanaan upacara bendera, di mana AKBP Dasril bertindak sebagai inspektur upacara. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memberikan pembinaan kepada para pelajar mengenai pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap hukum, serta budaya keselamatan dalam berlalu lintas.

Dalam amanatnya, AKBP Dasril juga memperkenalkan program-program unggulan Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, yaitu Program RAGA (Rabu Anti Geng dan Anarkisme), Green Policing, Jalur (Jelajah Riau untuk Rakyat), serta RADAR (Riau Damai Anti Cybercrime). Keempat program tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Riau dalam membangun generasi muda yang tidak hanya taat hukum, tetapi juga peduli terhadap lingkungan, mampu menangkal pengaruh negatif, dan bijak memanfaatkan ruang digital.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan kampanye keselamatan berlalu lintas melalui penyampaian materi mengenai etika berkendara, pentingnya mematuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas, serta penjelasan mengenai batas usia yang diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor roda dua. Para siswa juga diingatkan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama dan harus dimulai dari diri sendiri.

Sebagai bentuk dukungan terhadap budaya keselamatan, Ditlantas Polda Riau menyerahkan helm berstandar SNI kepada sejumlah pelajar, membagikan tumbler sebagai bagian dari kampanye gaya hidup ramah lingkungan, serta memberikan buku panduan keselamatan berlalu lintas sebagai media edukasi.


Kegiatan juga diisi dengan penyerahan bibit tanaman buah kepada pihak sekolah sebagai implementasi Program Green Policing. Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diajak untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, mengatakan bahwa pembinaan kepada kalangan pelajar merupakan langkah strategis untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi budaya yang ditanamkan sejak di bangku sekolah. Kami ingin para pelajar menjadi pelopor keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, tidak mengendarai kendaraan sebelum memenuhi persyaratan usia, serta mampu menjadi contoh yang baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dengan edukasi yang berkelanjutan, kami optimistis angka pelanggaran dan kecelakaan yang melibatkan pelajar dapat terus ditekan,” ujar AKBP Dasril.


Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program Police Goes to School merupakan salah satu langkah preventif Ditlantas Polda Riau dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.

“Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus kita lindungi. Melalui Police Goes to School, kami tidak hanya memberikan edukasi tentang aturan lalu lintas, tetapi juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap keselamatan. Kami berharap para pelajar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus mendukung program-program Kapolda Riau, termasuk Green Policing, sehingga tercipta budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di Provinsi Riau,” ungkap Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.

Kepala Sekolah SMAN 19 Pekanbaru, Agusmir, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan dukungan atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi yang diberikan Ditlantas Polda Riau sangat bermanfaat dalam membentuk karakter peserta didik agar lebih disiplin, memahami aturan berlalu lintas, serta memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri dan orang lain.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Police Goes to School yang dilaksanakan Ditlantas Polda Riau di SMAN 19 Pekanbaru. Kegiatan ini sangat positif karena memberikan pemahaman langsung kepada para siswa tentang pentingnya tertib berlalu lintas, disiplin, dan tanggung jawab. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar para pelajar semakin sadar akan keselamatan di jalan raya dan mampu menjadi generasi yang lebih baik,” ujar Agusmir, M.Pd.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis, tanam pohon bersama, foto bersama seluruh peserta, serta penegasan komitmen bersama untuk mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Melalui program Police Goes to School, Ditlantas Polda Riau terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang disiplin, peduli terhadap keselamatan, dan siap menjadi pelopor Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di Provinsi Riau. (***) 

Pastikan keamanan dan ketahanan pangan, kalapas bangkinang sambut kunjungan perdana kakanwil ditjenpas riau

forumriau.com 19.7.26

Uploaded Image

BANGKINANG – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, beserta jajaran menyambut hangat kunjungan kerja perdana Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy Fernando Sianturi beserta jajaran di Lapas Kelas IIA Bangkinang, Senin (13/07/2026).

Kunjungan perdana tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan sekaligus memastikan penyelenggaraan keamanan, pembinaan, serta program pemberdayaan warga binaan berjalan secara optimal.

Didampingi Kalapas, Alexander Lisman Putra dan pejabat struktural, Kakanwil Rudy Fernando Sianturi meninjau langsung blok hunian warga binaan serta berbagai sarana dan prasarana penunjang keamanan dan ketertiban. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi lapas tetap aman, tertib, dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

Usai meninjau area pengamanan, rombongan melanjutkan kunjungan ke kawasan ketahanan pangan Lapas Kelas IIA Bangkinang. Di lokasi tersebut, Kakanwil melihat secara langsung budidaya ikan lele yang dikembangkan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan melalui pemanfaatan lahan produktif.

Dalam arahannya, Kakanwil Ditjenpas Riau, Rudy Fernando Sianturi, menegaskan bahwa aspek keamanan dan pembinaan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam penyelenggaraan pemasyarakatan. Menurutnya, program ketahanan pangan tidak hanya mendukung implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, tetapi juga menjadi wadah pembekalan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki bekal hidup yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.

"Keamanan yang kondusif merupakan fondasi keberhasilan pembinaan. Melalui program ketahanan pangan, kita tidak hanya menciptakan lapas yang produktif, tetapi juga mempersiapkan warga binaan menjadi pribadi yang mandiri dan siap kembali ke tengah masyarakat," ujar Rudy Fernando Sianturi.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, menyampaikan apresiasi atas kunjungan perdana Kakanwil Ditjenpas Riau. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat keamanan, serta mengoptimalkan program pembinaan yang berorientasi pada pembentukan warga binaan yang produktif dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat.

"Merupakan suatu kehormatan bagi kami menerima kunjungan perdana Bapak Kakanwil di Lapas Kelas IIA Bangkinang. Arahan dan perhatian yang diberikan menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus bekerja secara profesional, menjaga keamanan, serta menghadirkan program pembinaan yang berkualitas dan berdampak nyata bagi warga binaan," ungkap Alexander.

Melalui kunjungan kerja ini, Lapas Kelas IIA Bangkinang semakin memperkuat komitmennya dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional melalui penguatan aspek keamanan, peningkatan kualitas pembinaan, serta pemberdayaan warga binaan secara berkelanjutan. Dengan dukungan dan arahan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, diharapkan seluruh program yang dijalankan dapat terus berkembang, memberikan manfaat nyata bagi warga binaan, serta mendukung terwujudnya pemasyarakatan yang semakin Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.(INFO_PAS/ Adi kampai).

Ini kata Ketua PKDP Inhu Yumasril Awang Hadiri Musdalub GEMPARS Riau di Pekanbaru

forumriau.com 18.7.26


Ini kata Ketua PKDP Inhu Yumasril Awang Hadiri Musdalub GEMPARS Riau di Pekanbaru

Pekanbaru - forumRiau.com: Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Yumasril Awang, menghadiri Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Generasi Muda Pariaman Sekitarnya (GEMPARS) Riau.

Musdalub yang digelar di Hotel pangeran Pekanbaru tersebut dihadiri jajaran DPW PKDP Riau, pengurus GEMPARS se-Kabupaten/Kota se-Riau, serta tokoh masyarakat Pariaman di perantauan.

Kehadiran Ketua PKDP Inhu menjadi bentuk dukungan terhadap konsolidasi organisasi kepemudaan Pariaman di Bumi Lancang Kuning. GEMPARS merupakan singkatan dari Generasi Muda Pariaman dan Sekitarnya yaitu wadah berkumpulnya pemuda-pemuda Pariaman di rantau.  

Awang mengatakan, GEMPARS memiliki peran strategis sebagai generasi penerus yang menjaga marwah, adat, dan solidaritas warga Pariaman di perantauan, sekaligus menjadi mitra pemerintah daerah dalam pembangunan.

"Seluruh Gempar kabupaten/kota juga hadir mendukung pengukuhan Gempar dan mendukung kelanjutan Gempar lebih kompak dan bersatu bagaimana membangun Riau bersama, menjadi semangat yang terus digaungkan dalam setiap agenda GEMPARS Riau," kata Awang.,

Menurutnya, hubungan PKDP sebagai induk organisasi dan GEMPARS sebagai sayap kepemudaan harus semakin solid. Terlebih, Pemprov Riau selama ini memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah masyarakat Pariaman dalam membangun Riau.

"PKDP Inhu tentu mendukung penuh hasil Musdalub GEMPARS Riau. Kami berharap kepengurusan yang terpilih nanti mampu menciptakan generasi muda Pariaman yang tangguh, profesional, bermarwah dan berkarakter," ujar Awang di sela-sela acara Sabtu, 18/07/2026.

Ia menambahkan, pemuda Pariaman harus bisa mengambil peran untuk bersama-sama membangun Riau, karena Riau telah menerima masyarakat Pariaman dengan baik.  

Musdalub GEMPARS Riau sendiri membahas agenda organisasi, termasuk penyempurnaan AD/ART, program kerja prioritas, serta pemilihan kepengurusan baru untuk periode mendatang.

Yumasril Awang mengucapkan selamat pada kepengurusan baru yang terpilih jadi ketua Fadhli Tanjung, GEMPARS Riau.

"Selamat pada Ketua terpilih dan jajaran kepengurusannya nanti diharapkan dapat bersinergi dengan Pemerintah dan juga masyarakat untuk sama-sama mengambil bagian dalam mengisi pembangunan," pungkas Yumasril Awang.*** 

Ahmad Siregar bantah kelola galian C di garuda sakti KM 15 tapung kampar

forumriau.com 17.7.26


Uploaded Image

KAMPAR - Ahmad siregar membantah dengan tegas tentang pemberitaan yang mengkaitkan bahwa ia adalah pengelola  galian C yang berada di Jalan Garuda Sakti KM 15 kecamatan Tapung kabupaten Kampar.Jumat (17/07/2026).

Ahmad Siregar menegaskan bahwa dirinya saat ini tidak lagi menjalankan usaha pertambangan maupun kuari yang diberitakan oleh beberapa media  waktu lalu. lebih lanjut dia menerangkan bahwa informasi yang menyebutkan dirinya sebagai pengelola galian c jalan Garuda Sakti KM 15 adalah tidak benar dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman ditengah masyarakat.

"Saya tegaskan bahwa saya tidak pernah membuka atau mengelola  kuari di KM 15. Saat ini saya juga tidak lagi menjalankan kegiatan usaha kuari". Tegas Ahmad Siregar.

Ahmad siregar melanjutkan selama ini ia lebih fokus pada kegiatan sosial dan kemasyarakatan, seperti bantuan kepada warga, rumah ibadah, serta dukungan pada kegiatan kepemudaan dan masyarakat. Kegiatan inilah yang rutin dilakukanya selama ini.

Ia sangat menyayangkan apabila namanya dikaitkan dengan aktifitas yang tidak memiliki hubungannya dengan dirinya.Ahmad berharap informasi yang berkembang dapat diverifikasi secara menyeluruh agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di ruang publik.

"Silahkan lakukan pengecekan sesuai fakta dilapangan.jangan sampai nama seseorang dicatut tanpa didukung bukti yang jelas".ujar ahmad.

Ahmad siregar sangat menghormati proses pengawasan yang dilakukan pemerintah maupun aparat penegak hukum terhadap semua kegiatan pertambangan. Apabila memang ditemukan adanya pelanggaran silahkan lakukan penanganan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Disisi lain,  sejjumlah warga yang mengenal Ahmad siregar mengakui bahwa sosoknya dikenal sangat aktif membantu masyarakat. Banyak kontribusi yang sudah dilakukannya dalam membantu masyarakat diantaranya dukungan kegiatan sosial, keagamaan serta bantuan kepada masyarakat yang  membutuhkan.

Mereka berharap masyarakat dapat membedakan antara dugaan dengan fakta yang telah memiliki dasar hukum yang jelas. Prinsip praduga tak bersalah harus tetapkan dalam pemberitaan yang juga disertai dengan data yang akurat, bukan sekedar asumsi saja.(Adi kampai).

Ini Kata Fikry Saat Reses Tampung Aspirasi Warga di Perhentian Marpoyan

forumriau.com 16.7.26


Ini Kata Fikry Saat Reses Tampung Aspirasi Warga di Perhentian Marpoyan

Pekanbaru - forumRiau.com: Kamis 16/7/2026 sore, reses anggota DPRD kota Pekanbaru, Fikry Raihan Ramadhana berlangsung khidmat. Acara yang digelar di halaman MDA Nurul Iman, jalan Garuda III, perumahan Sidomulyo, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru itu dihadiri ketua RW 09, Eri Sukri, tokoh masyarakat serta ratusan orang warga undangan.

Eri Sukri, sebagai ketua RW 09 kelurahan sampaikan, hadirin yang hadir adalah jama'ah Masjid Nurul Iman, saat ini masjid perlu kubah dan rangka atap masjid.

Selanjutnya warga sampaikan aspirasi soal MDA. Kepala sekolah MDA, Ermaneli, Nurul Iman ini sedang sangat butuh cat, meja dan kursi bangku siswanya. Sementara itu, Susi Kader posyandu RW 09, gedung posyandu, alat Posyandu butuh sedikitnya 2 kipas angin. Sedangkan kader Posyandu dari RW 07, Nurhema sampaikan, gedung Posyandu mereka saat ini di gedung karena posisinya di Fasum, sehingga butuh bangunan baru di lokasi itu khusus Gedung Posyandu.

Dengar hal tersebut, Fikry sampaikan yang kini baru usia 26 tahun itu bahwa semua aspirasi telah dicatatnya jadi bahan pertimbangan ke depan.

"Semua jadi catatan kita untuk diajukan ke Pemko Pekanbaru nanti, semoga dapat kita wujudkan. Ada yang diprioritaskan seperti masjid dan fasilitas MDA, bisa diusulkan, soal kipas angin posyandu ini langsung dibantu. Soal bangunan posyandu akan disampaikan ke pemerintah kota Pekanbaru lewat dinas terkait," pungkas Fikry.*** Penulis: Suryadi  

Disela Reses, Kepedulian Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Terhadap Anak Disabilitas

forumriau.com 15.7.26

Uploaded Image

FORUMRIAU.COM - PEKANBARU,  Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan, Kembali menggelar reses di kelurahan Sidomulyo Timur, Jalan Handayani RW. 07 RT. 01 Kecamatan Marpoyan Damai, rabu sore, 13/7/2026.

Hadir dalam kesempatan tersebut Nurul Ikhsan, Tokoh Masyarakat, RT, RW, SNI ( Sahabat Nurul Ikhsan ) dan ratusan ibu ibu warga sidomulyo Timur.

Nurul menjelaskan reses kali ini masih seputaran banjir yang selalu menghantui warga " alhamdulillah kita turun permasalahan hari ini ada beberapa RW, RW 06, RW 07, RW 11 permasalahan yang paling urgent pada hari ini melalui masyarakat menyampaikan kepada kita, Persoalan banjir belum ada realisasi dan penanganan secara tuntas". Ujar nurul

Lanjutnya, banjir ini air dari pasar pagi arengka kesungai kelulut dan ecogreen, banyak parit ini dahulunya luas dan saat ini menjadi penyempitan ada yang menjadi 1 , 5 Meter, dan ada yang dalamnya 80 CM sebelumnya 3 meter dan saat ini seperti parit biasa dan ini yang perlu kita carikan jalan keluarnya.ungkap nurul

Legislator pekanbaru dari Fraksi Partai Gerindra ini menyebutkan " sangat heran aliran anak sungai sudah berubah menjadi drainase, disampaikan di reses, ini kewenangan sampai di akhir, perlu dengan Propinsi, dan  juga menyangkut dengan Kabupaten sebelah yakni Kabupaten Kampar karena anak sungai ini, akhir alirannya ke Sungai Kampar teratak buluh". Papar Nurul Kembali
Uploaded Image

Diakhir acara anggota DPRD kota Pekanbaru ini kedatangan ibu mendorong anak disabilitas pakai kursi roda, dengan hati nurani dan kepekaan sosial yang tinggi Nurul memberikan sedikit bantuan untuk keperluan mereka".

Terdengar ucapan terima kasih dari ibu tersebut, mendoakan pak dewan sehat dan sukses selalu. ( red syafri )

Ini Kata Nurul Ikhsan Tampung Aspirasi Warga Saat Reses di Sidomulyo

forumriau.com 15.7.26


Ini Kata Nurul Ikhsan Tampung Aspirasi Warga Saat Reses di Sidomulyo


Pekanbaru - forumRiau.com: Rabu 15/7/2026 siang, Nurul Ikhsan, anggota DPRD kota Pekanbaru lakukan giat reses di lapangan Rajawali, RT 03, RW 09, kelurahan Perhentian Marpoyan Damai, Perumahan Sidomulyo, kecamatan Marpoyan Damai, kota Pekanbaru.


Nurul tampung aspirasi masyarakat yang hadir sebanyak 300 orang itu. Salah satunya soal Posyandu, peralatan fasilitas posyandu di RW 9., fasilitas rumah ibadah, karpet dan sajadah rumah ibadah di masjid. 


Selanjutnya soal banjir karena daerah rendah di lingkungan perumahan ini terutama di RW 7, dimana jalan lingkungan jadi seperti sungai ketika musim hujan. 


Selanjutnya warga minta parit dikeruk agar lebih dalam. Sementara dari RW 5, selain banjir dan sekolah juga dipertanyakan.


Sementara itu, Andi Rasman, Panglimo Tim SNI (Sahabat Nurul Ikhsan) sampaikan perlunya jalan utama perumahan Sidomulyo berlobang minta dioverlay lagi.


Lanjut pemasangan paving block di sejumlah ruas jalan lingkungan dan fasilitas umum termasuk juga untuk fasilitas Pos ronda. Warga juga suarakan buat dan perbaharui plang nama jalan perumahan.



Menurut Nurul Ikhsan, semua aspirasi telah jadi catatannya dan Nurul sampaikan juga perhatikan bantuan untuk anak dari RW 6 berprestasi ikut ajang internasional.


"Untuk aspirasi yang sama dan banyak, itu sudah jadi catatan saya nanti untuk diajukan ke Pemko Pekanbaru. Sementara untuk permintaan secara nasional, kita perlu bersabar, karena program Pak presiden Prabowo Subianto saat ini seperti pembangunan sekolah Rakyat dan lainnya, ya perlu juga saya sampaikan ke partai nanti, tapi perlu bersabar," kata Nurul.


Selanjutnya untuk pembangunan yang sifatnya dari Pemko Pekanbaru, Nurul Ikhsan beri masukan pada warga agar follow media sosial Walikota Pekanbaru Agung Nugroho. 


"Karena paling cepat untuk aspirasi langsung ke Pak Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, di media sosial beliau. Follow akan beliau di IG, beri masukan positif lewat komentar ya," himbau Nurul. 


"Kami pengesahan di DPRD namun pelaksanaannya di pemerintahan. Sabtu rencana jumpa walikota dan saya akan sampaikan juga," lanjut Nurul. 


Acara reses yang dipandu Andi Rasman itu dimeriahkan oleh doorprice dari SNI (Sahabat Nurul Ikhsan). Ada tempelan kupon di bawah kursi warga undangan. Ada 7 kupon dan plus yang ulang tahun hari itu. Kupon berupa nominal uang yang diberikan langsung oleh Nurul Ikhsan sebagai hadiah bagi pemenang yang beruntung. *** Penulis: Suryadi  

Polantas Sapa Warga di Car Free Day, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

forumriau.com 13.7.26

Uploaded Image

PEKANBARU – Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan pintu masuk Kantor Gubernur Riau, Minggu (12/7/2026), dipenuhi semangat kebersamaan. Di tengah ribuan warga yang berolahraga, personel Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel) Ditlantas Polda Riau hadir menggelar kampanye keselamatan berlalu lintas dengan pendekatan yang edukatif, humanis, dan interaktif.

Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama personel Subdit Kamsel dan jajaran Ditlantas Polda Riau.

Berbagai bentuk edukasi diberikan kepada pengunjung CFD, mulai dari penyampaian pesan keselamatan berlalu lintas, pembagian helm berstandar SNI, tumbler, buku panduan keselamatan berlalu lintas, hingga bibit tanaman buah sebagai bagian dari implementasi program Green Policing.

Selain membagikan perlengkapan dan sarana edukasi, personel Polantas juga berdialog langsung dengan masyarakat mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas, penggunaan helm SNI, kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas, serta pentingnya membangun budaya saling menghormati di jalan raya.

Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak pengunjung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dengan personel Polantas mengenai keselamatan berkendara.

Suasana semakin hangat ketika sejumlah warga mengajak Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, beserta para personel Polantas untuk berfoto bersama. Momen tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan antara Polantas dan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.

AKBP Dasril mengatakan, edukasi keselamatan akan lebih efektif apabila disampaikan secara langsung di tengah masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasa dekat dengan Polantas. Ketika komunikasi terjalin dengan baik, pesan-pesan keselamatan akan lebih mudah diterima. Edukasi seperti ini bukan hanya tentang mematuhi aturan lalu lintas, tetapi juga membangun budaya tertib, saling menghormati sesama pengguna jalan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan bersama. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujar AKBP Dasril.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa kegiatan edukasi di ruang publik merupakan salah satu langkah nyata membangun budaya keselamatan berlalu lintas di Provinsi Riau.

“Kami ingin Polantas hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang memberikan edukasi dan mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Semakin tinggi kesadaran masyarakat, maka semakin besar pula peluang menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Ditlantas Polda Riau dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan edukasi kepada masyarakat.

“Melalui pendekatan yang humanis, komunikatif, dan edukatif, kami berharap budaya tertib berlalu lintas semakin tumbuh di tengah masyarakat. Keselamatan harus menjadi kebutuhan dan budaya bersama,” tambahnya.

Salah seorang pengunjung CFD, Tari, warga Kecamatan Tampan, mengaku senang dengan kehadiran personel Polantas di tengah aktivitas masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan. Kehadiran Polantas yang menyapa langsung masyarakat di Car Free Day membuat kami merasa lebih nyaman dan aman. Kami juga bisa berinteraksi secara langsung dengan para personel. Ibu-ibu Polantas sangat ramah, responsif, dan penyampaian edukasinya mudah dipahami. Semoga kegiatan seperti ini semakin sering dilakukan,” ungkap Tari.

Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas terus meningkat, sehingga mampu mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Provinsi Riau.(***)