Featured Post

Pimpin Apel Pagi, Kasubbag TU Tekankan Komunikasi, Keamanan, dan Kesiapan Petugas di Lapas Pekanbaru Selama Ramadhan

Pekanbaru – Jajaran pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan kegiatan apel pagi yang dipimpin oleh Kepala Sub...

SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner 👇

Pimpin Apel Pagi, Kasubbag TU Tekankan Komunikasi, Keamanan, dan Kesiapan Petugas di Lapas Pekanbaru Selama Ramadhan

forumriau.com 9.3.26



Pekanbaru – Jajaran pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan kegiatan apel pagi yang dipimpin oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Novindra P. Siahaan, Senin pagi (09/03). Apel berlangsung dengan tertib dan diikuti oleh seluruh petugas sebagai bagian dari penguatan disiplin serta koordinasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.

Dalam amanatnya, Novindra menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi antarpetugas guna menunjang kelancaran pelaksanaan tugas di lingkungan Lapas. Ia menyampaikan bahwa kerja sama yang baik antarbidang menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan kelancaran pelayanan maupun pembinaan di dalam Lapas.

"Komunikasi dan koordinasi harus selalu kita jaga. Dengan sinergi yang baik antarpetugas, setiap tugas dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan situasi di dalam Lapas tetap kondusif," ujar Novindra.

Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh petugas untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan selama bulan Ramadhan. Menurutnya, seluruh jajaran harus tetap siaga agar setiap kegiatan yang berlangsung di dalam Lapas dapat berjalan dengan aman dan tertib.

Menutup arahannya, Novindra kembali mengingatkan seluruh petugas untuk melaksanakan tugas sesuai dengan jadwal piket yang telah ditetapkan, khususnya terkait salah satu program kegiatan di bulan Ramadhan, yaitu kegiatan buka puasa bersama keluarga warga binaan yang akan dimulai pada sore hari ini.

"Pastikan seluruh petugas menjalankan tugas sesuai dengan jadwal piket yang telah ditetapkan. Kegiatan buka puasa bersama keluarga warga binaan sore nanti harus kita persiapkan dengan baik agar dapat berjalan tertib, aman, dan lancar," tutupnya.

Adi Kampai

Go Sprint Go Green Seri V Membludak, Sorak Penonton Menggema di Jalan Thamrin

forumriau.com 8.3.26



Pekanbaru – Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan Go Sprint Go Green Seri V terus meningkat. Kegiatan balap lari 100 meter yang digelar di Jalan Thamrin, Kota Pekanbaru, pada Sabtu malam (07/03/2026) pukul 21.00 WIB tersebut berlangsung meriah dan dipadati peserta maupun penonton dari berbagai kalangan.

Kegiatan Go Sprint Go Green merupakan program yang diinisiasi oleh Kapolda Riau sebagai upaya menghadirkan ruang positif bagi generasi muda selama malam bulan suci Ramadhan 1447 H, sekaligus mendorong terciptanya situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di Kota Pekanbaru.

Kegiatan Go Sprint Go Green Seri V tersebut dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika dan turut dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Riau serta Pejabat Utama Ditlantas Polda Riau.

Sementara itu, pembukaan kegiatan secara resmi dilakukan oleh Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Eko Baskara juga menyampaikan edukasi kepada para peserta dan masyarakat mengenai pentingnya Kamseltibcarlantas serta konsep Green Policing, yakni mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Ia menegaskan bahwa kegiatan Go Sprint Go Green merupakan salah satu upaya Polantas dalam menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda, sehingga energi dan semangat mereka dapat disalurkan melalui aktivitas olahraga yang sehat serta menjauhkan mereka dari kegiatan negatif seperti balap liar.

Pada pelaksanaan Seri V, jumlah peserta tercatat sebanyak 284 orang yang terbagi dalam dua kategori. Untuk kategori remaja diikuti 190 peserta laki-laki dan 42 peserta perempuan, sedangkan kategori anak-anak diikuti 30 peserta laki-laki dan 22 peserta perempuan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengecekan lintasan Go Sprint 100 meter, dilanjutkan doa bersama, sambutan dari Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, serta penyampaian edukasi mengenai Kamseltibcarlantas dan Green Policing kepada para peserta dan masyarakat yang hadir. Selanjutnya dilaksanakan perlombaan Go Sprint Go Green, penyerahan hadiah kepada para pemenang, serta sesi doorstop bersama media.

Suasana semakin meriah saat memasuki babak final. Gemuruh sorak dan sorai penonton yang memadati lokasi kegiatan menggema di sepanjang lintasan, menambah semangat para peserta yang berlaga di babak penentuan serta menciptakan atmosfer kompetisi yang penuh sportivitas.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Go Sprint Go Green merupakan bagian dari upaya Polantas untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan positif yang edukatif dan menyehatkan.

Ia juga menambahkan bahwa menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, pihaknya mengajak seluruh masyarakat, baik peserta maupun pengunjung kegiatan, untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

"Melalui momentum ini kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan di jalan, serta memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan mudik. Dengan demikian diharapkan dapat terwujud Mudik Aman, Keluarga Bahagia," ujar Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika yang didampingi Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Riau.

Kegiatan ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Selain menjadi wadah menyalurkan bakat olahraga bagi generasi muda, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

Salah seorang pedagang UMKM di lokasi kegiatan, Yanna Putri, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kapolda Riau atas terselenggaranya kegiatan Go Sprint Go Green Seri V tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya generasi muda yang sehat, sportif, serta memiliki kesadaran terhadap keselamatan berlalu lintas  dan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif dalam mencegah balap liar serta menjaga situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadhan.

Aldi Kampai

Deteksi Dini dan Cegah Penyakit Menular, Lapas Pekanbaru Lakukan Skrining Kesehatan Warga Binaan Baru

forumriau.com 7.3.26



Pekanbaru – Dalam rangka mencegah penularan penyakit dan mengetahui kondisi kesehatan warga binaan, Tim medis Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melakukan pemeriksaan kesehatan (skrining) kepada 45 orang warga binaan yang baru dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya deteksi dini sekaligus pemenuhan hak warga binaan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang baik, Sabtu (07/03/2026).

Skrining awal kesehatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan warga binaan tersebut dan mendeteksi apakah terdapat riwayat penyakit tertentu atau tidak. Skrining kesehatan yang dilakukan tersebut meliputi BAP kesehatan, skrining TB, Hepatitis C-HIV, serta tes kejiwaan. Serangkaian tes ini bermanfaat untuk mencegah dan mengantisipasi gangguan kesehatan dan penularan penyakit antar warga binaan yang berada di dalam Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menjelaskan, "Kita selalu lakukan pemeriksaan atau skrining kesehatan kepada setiap warga binaan yang baru dipindahkan mengingat berbagai macam orang yang masuk ke lingkungan Lapas Kelas IIA Pekanbaru dapat meningkatkan resiko penularan bakteri atau penyakit, sehingga kami wajib menerapkan SOP penerimaan warga binaan dengan melakukan skrining kesehatan," tuturnya.

Salah seorang dokter Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru, dr. Yani mengungkapkan, "Penerapan tersebut diberlakukan bagi warga binaan yang baru yang dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru tujuannya adalah untuk mendeteksi adanya tanda-tanda dari penyakit TB, Hepatitis C-HIV, kejiwaan dan penyakit lainnya," ungkap Yani.

Yani menambahkan selain dilakukan skrining kesehatan, warga binaan tersebut juga mendapatkan pengarahan dan sosialisasi oleh tim tenaga kesehatan Lapas Pekanbaru antara lain tentang pentingnya menjaga kebersihan dan prilaku hidup sehat lainnya serta apabila ada keluhan bisa segera melaporkan ke petugas jaga atau komandan jaga untuk menghubungi petugas kesehatan."Kita juga memiliki kader-kader kesehatan dari warga binaan yang sudah kita didik dan mendapatkan pelatihan tentang penanganan kesehatan dan pemberian pertolongan pertama," pungkasnya.

Mudik Lebaran Lebih Aman, Ditlantas Polda Riau Petakan Jalur Rawan dan Imbau Cek Kendaraan Sebelum Berangkat

forumriau.com 7.3.26



PEKANBARU – Menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melakukan pemetaan menyeluruh terhadap sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas dan kemacetan di berbagai jalur utama di Provinsi Riau. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat saat mudik dan arus balik Lebaran.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menjelaskan bahwa pemetaan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi lapangan, data kecelakaan sebelumnya, serta potensi kepadatan kendaraan pada jalur-jalur strategis yang dilalui pemudik.

"Kami telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Dengan pemetaan ini, kami dapat menyiapkan langkah-langkah pengamanan, pengaturan serta rekayasa lalu lintas secara lebih maksimal agar perjalanan masyarakat selama mudik tetap aman, nyaman dan lancar," ujar Jeki, Sabtu (7/3/2026).

Pada jalur lintas barat Pekanbaru menuju Sumatera Barat yang melintasi Kabupaten Kampar, terdapat beberapa titik yang dinilai rawan kecelakaan lalu lintas. Di antaranya berada di KM 82/83 Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar, KM 98 Desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar, KM 17 Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang, serta KM 29 Sei Pinang Kecamatan Tambang.

Selain rawan kecelakaan, jalur ini juga memiliki potensi kepadatan kendaraan terutama di kawasan aktivitas masyarakat seperti Pasar Kuok, Pasar Danau Bingkuang dan Pasar Kampar yang kerap dipadati kendaraan, khususnya saat akhir pekan dan menjelang hari besar.

Sementara itu pada jalur lintas timur Pekanbaru menuju Jambi yang melewati wilayah Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu hingga Indragiri Hilir, sejumlah titik rawan juga telah dipetakan. Beberapa di antaranya berada di KM 27 Desa Simpang Beringin, KM 44 Desa Kiyap Jaya, KM 68–69 Pangkalan Kerinci, KM 82 Desa Kemang serta KM 120 Desa Pesaguan.

Titik lain yang perlu mendapat perhatian pengendara berada di Jalan Lintas Timur KM 17 Desa Redang Seko Kabupaten Indragiri Hulu serta KM 278 Dusun Masad Desa Keritang Kabupaten Indragiri Hilir.

Untuk jalur lintas tengah Pekanbaru menuju Kuantan Singingi hingga Sumatera Barat, potensi kemacetan diperkirakan terjadi di kawasan Pasar Benai Kecamatan Benai serta KM 195 Jalan Pasar Lubuk Jambi. Selain itu terdapat titik rawan kecelakaan di KM 131 Muara Lembu Kecamatan Singingi.

Sedangkan pada jalur Pekanbaru menuju Sumatera Utara melalui Kabupaten Rokan Hilir, potensi kemacetan diperkirakan terjadi di kawasan Pajak Lama Bagan Batu, jalan rusak di KM 18 Balam, jalan rusak KM 6 Balam serta kawasan Pasar Tumpah Ujung Tanjung.

Di jalur tersebut juga terdapat beberapa titik rawan kecelakaan lalu lintas, antara lain di KM 31 Kecamatan Balai Jaya, KM 21 Balam Desa Bangko Sempurna, KM 6 Balam Desa Bangko Permata serta Simpang Batang Desa Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih.

Sebagai langkah antisipasi, Ditlantas Polda Riau telah menyiapkan berbagai strategi pengamanan. Mulai dari peningkatan patroli pada titik-titik rawan, pemasangan rambu dan spanduk imbauan keselamatan, hingga menyiapkan jalur alternatif untuk mengurai potensi kemacetan.

Selain itu, sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) juga akan didirikan di jalur-jalur strategis guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, termasuk menyediakan tempat istirahat bagi pengendara yang mengalami kelelahan selama perjalanan.

"Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan selamat hingga sampai ke kampung halaman. Oleh karena itu kami juga menyiapkan pos-pos pelayanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat apabila merasa lelah," jelasnya.

Selain pengamanan di lapangan, Ditlantas Polda Riau juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik. Pengendara diminta memastikan kendaraan yang akan digunakan dalam kondisi layak jalan, termasuk memeriksa kondisi ban, sistem pengereman, lampu kendaraan serta memastikan bahan bakar mencukupi.

Pengendara juga diingatkan untuk membawa kelengkapan surat-surat seperti SIM dan STNK, serta memastikan identitas diri dan dokumen kendaraan lengkap selama perjalanan.

Bagi pengendara mobil, disarankan untuk menyiapkan perlengkapan keselamatan tambahan seperti kotak P3K serta alat pemadam api ringan (APAR) atau racun api mini sebagai langkah antisipasi apabila terjadi keadaan darurat di perjalanan.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh sudah lelah atau mengantuk.

"Jika merasa mengantuk atau lelah, silakan beristirahat di pos yang telah disediakan. Keselamatan adalah yang utama dalam perjalanan mudik," imbaunya.

Ia menambahkan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur luar kota, namun juga di dalam Kota Pekanbaru. Untuk mengantisipasi potensi kepadatan arus kendaraan selama libur Lebaran, Ditlantas Polda Riau juga telah mendirikan dua Pos Pantau.

Pos tersebut berada di Simpang Tabek Gadang Panam untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan menuju arah Sumatera Barat, serta di Simpang Mal SKA guna mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat yang berkunjung ke pusat perbelanjaan.

Berbagai langkah tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik, sehingga tujuan besar "Mudik Aman, Keluarga Bahagia" dapat benar-benar terwujud bagi seluruh masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman. (***)

Perkuat Layanan Kesehatan Mental Warga Binaan, Nakes Lapas Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Standar Kesehatan Jiwa dan Pelatihan BJMHS

forumriau.com 6.3.26



Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan, jajaran tenaga kesehatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan Sosialisasi Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang Standar Kesehatan Jiwa serta Pelatihan Brief Jail Mental Health Screen (BJMHS), Jumat (06/03).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petugas kesehatan mengenai standar pelayanan kesehatan jiwa di lingkungan Pemasyarakatan, sekaligus meningkatkan kemampuan dalam melakukan skrining awal terhadap kondisi kesehatan mental warga binaan. Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait penguatan layanan kesehatan mental bagi warga binaan.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai ketentuan dan pedoman dalam Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang Standar Kesehatan Jiwa. Selain itu, tenaga kesehatan juga diberikan pelatihan penggunaan metode Brief Jail Mental Health Screen (BJMHS) sebagai alat skrining awal untuk mengidentifikasi kemungkinan gangguan kesehatan mental pada warga binaan.

Melalui pelatihan ini, tenaga kesehatan diharapkan mampu melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan jiwa warga binaan sejak tahap awal penerimaan maupun selama masa pembinaan. Dengan demikian, penanganan yang tepat dapat segera diberikan, baik melalui layanan di dalam lapas maupun melalui mekanisme rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai.

Dalam pelaksanaannya, layanan kesehatan jiwa di Lapas Kelas IIA Pekanbaru dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak terkait, antara lain asesor, wali pemasyarakatan, serta petugas pengamanan. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan proses pemantauan, pendampingan, dan penanganan kondisi kesehatan mental warga binaan dapat berjalan secara terpadu dan berkelanjutan.

Salah satu dokter di Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru, dr. Yani, menyampaikan bahwa kesehatan jiwa merupakan aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas petugas kesehatan melalui sosialisasi dan pelatihan seperti ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pelayanan kesehatan mental berjalan sesuai standar.

"Melalui pelatihan BJMHS ini, kami mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang cara melakukan skrining kesehatan mental secara cepat dan tepat. Hal ini sangat membantu kami dalam mendeteksi dini kondisi psikologis warga binaan sehingga penanganan dapat segera dilakukan," ujar dr. Yani.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru berharap para tenaga kesehatan semakin siap dalam memberikan layanan kesehatan jiwa yang profesional, terstandar, serta berorientasi pada pemenuhan hak kesehatan bagi seluruh warga binaan.

Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran

forumriau.com 5.3.26




FORUMRIAU.COM - PEKANBARU -Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Syahardiantono mengingatkan seluruh pihak, baik perorangan maupun korporasi, agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dalam membuka area perkebunan atau aktivitas lainnya. 

Ia menegaskan aparat penegak hukum akan menindak tegas setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Peringatan tersebut disampaikan Komjen Syahardiantono usai mengikuti Apel Kesiapsiagaan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nasional 2026 di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (5/3/2026).

Apel siaga tersebut dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) RI Djamari Chaniago, dan turut dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo, Danrem 031/Wira Bima Brigjen Agustatius Sitepu, serta unsur Forkopimda, Basarnas, BMKG, Damkar, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.



Dalam kesempatan tersebut, Syahardiantono menegaskan bahwa Polri melalui Satgas Karhutla di seluruh jajaran Polda telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Langkah tersebut antara lain dilakukan melalui pemantauan titik panas (hotspot), patroli lapangan, serta sosialisasi kepada masyarakat di wilayah rawan kebakaran.

"Di Polri kami sudah membentuk Satgas Karhutla. Karena setiap tahun peristiwa ini berulang, maka setiap Polda memiliki Satgas Karhutla dengan posko yang memantau hotspot, melakukan patroli, serta sosialisasi pencegahan kepada masyarakat. Di sisi lain kami juga melakukan penegakan hukum," ujar Syahardiantono.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data Polri hingga tahun 2026 ini telah tercatat 20 laporan polisi terkait kasus Karhutla dengan total 21 orang tersangka.

"Paling banyak itu di wilayah Polda Riau dan Polda Kalimantan Barat," ungkapnya.

Khusus di Provinsi Riau, Kabareskrim mengapresiasi kinerja Polda Riau dalam melakukan penegakan hukum terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan.

Berdasarkan data yang dihimpun Polda Riau, sepanjang tahun 2025 tercatat 61 kasus Karhutla dengan 70 orang tersangka. Sementara pada tahun 2026 hingga saat ini tercatat 12 kasus dengan 13 orang tersangka.

"Polda Riau sangat bagus. Kalau tidak salah tersangkanya sudah 13 orang. Kami berharap tidak bertambah lagi, tapi kalau ada tentu harus kita tindak tegas," kata jenderal bintang tiga ini.

Ia kembali mengingatkan masyarakat maupun pihak korporasi agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum yang dapat diproses secara pidana.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, baik perorangan maupun korporasi, jangan sekali-kali melakukan pembakaran hutan. Karena pasti akan kita tindak tegas. Undang-undangnya jelas," tegasnya.

Menurutnya, penegakan hukum tidak hanya menyasar pelaku perorangan, tetapi juga korporasi apabila terbukti terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan.



"Perorangan maupun korporasi. Jadi tidak ada lagi alasan itu tidak sengaja. Kalau di hutan pasti kita akan cari unsur kesengajaannya," ujarnya.

Apel kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah bersama TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan yang setiap tahun berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, khususnya di Provinsi Riau. []

Perkuat Integritas dan Pengawasan, Petugas Lapas Pekanbaru Ikuti Asesmen Satgas Kepatuhan Internal

forumriau.com 5.3.26



Pekanbaru – Dalam rangka memperkuat pengawasan dan meningkatkan integritas jajaran pemasyarakatan, petugas dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru mengikuti Pelaksanaan Asesmen Anggota Tim Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal yang diselenggarakan oleh Direktorat Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Rabu (05/03).

Kegiatan asesmen ini merupakan bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Asesmen dilaksanakan melalui serangkaian tahapan penilaian yang meliputi evaluasi kompetensi, pemahaman regulasi, serta integritas dan komitmen terhadap pelaksanaan tugas pengawasan internal.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa keikutsertaan petugas dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya penguatan sistem pengendalian dan kepatuhan internal di lingkungan Pemasyarakatan. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas seluruh jajaran, salah satunya melalui partisipasi aktif dalam kegiatan asesmen ini," ujarnya.

Melalui pelaksanaan asesmen tersebut, diharapkan anggota Tim Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal yang terpilih nantinya mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, melakukan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran, serta memberikan rekomendasi perbaikan guna mendukung terciptanya pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta diikuti dengan penuh keseriusan oleh para peserta. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru akan terus mendukung setiap program penguatan kepatuhan internal demi terwujudnya pemasyarakatan yang Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat dan berintegritas.

Responsif dan Profesional: Lapas Pekanbaru Pastikan Hak Layanan Kesehatan Warga Binaan Terpenuhi

forumriau.com 5.3.26



Pekanbaru – Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP), Lapas Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk membahas usulan izin berobat pertama kali ke luar lapas bagi salah satu warga binaan, Rabu (05/03).

Kegiatan yang digelar di ruang rapat Lapas Pekanbaru ini dipimpin oleh Ketua TPP dan dihadiri oleh jajaran pejabat struktural, staf Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), serta tenaga kesehatan Lapas Pekanbaru. Sidang dilaksanakan sebagai langkah profesional dan terukur dalam memastikan setiap warga binaan memperoleh hak pelayanan kesehatan secara maksimal.

Dalam pemaparannya, petugas kesehatan menyampaikan hasil pemeriksaan medis yang merekomendasikan penanganan lanjutan di fasilitas kesehatan luar lapas, mengingat keterbatasan sarana dan peralatan medis di dalam lapas. Seluruh dokumen medis dan administrasi telah diverifikasi secara cermat guna menjamin akuntabilitas proses pengambilan keputusan.

Melalui pembahasan menyeluruh yang mempertimbangkan aspek medis, administratif, serta keamanan, Sidang TPP menyetujui usulan tersebut dengan pengawalan sesuai standar operasional prosedur. Koordinasi dengan pihak rumah sakit tujuan juga menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan kesehatan berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa pemenuhan hak kesehatan merupakan prioritas dalam pelaksanaan pembinaan. "Pemberian izin berobat ini adalah salah satu bentuk pelayanan optimal yang kami berikan kepada warga binaan. Negara hadir untuk memastikan setiap warga binaan tetap mendapatkan hak kesehatan secara layak dan profesional," tegasnya.

Pelaksanaan Sidang TPP ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam menghadirkan layanan Pemasyarakatan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada pemenuhan hak dasar warga binaan, tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan ketertiban.

Polsek Kampar Kiri Hilir Tangkap Narkoba di Desa Simalinyang 

forumriau.com 4.3.26



KAMPAR KIRI TENGAH,- Jajaran Polsek Kampar Kiri Hilir amankan seorang pelajar berinisial ZI (23) warga Desa Simalinyang Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar pada Senin (2/3/2026) sekira pukul 20.30 Wib.

Pelaku ditangkap di samping rumahnya saat ingin transaksi Narkoba dan darinya berhasil diamankan barang bukti sabu sabu dengan berat bruto 4.12 Gram. 

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Kampar Kiri Hilir IPTU Ferry C Ambarita mengatakan pelaku diduga mengedar di Desa Simalinyang. " Awalnya Unit Reskrim mendapatkan informasi adanya peredaran Narkoba di Desa Simalinyang,"katanya.

Setelah itu, unit Reskrim Polsek Kampar Kiri Hilir IPDA Eka Putra dan Tim Opsnal Unit Reskrim melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut, kemudian pada pukul 20.30 Wib ketika itu pelaku berada di samping rumahnya. "Hasil penggeledahan kita temukan satu bungkus  paket besar Narkotika jenis sabu sabu dibungkus dengan plastik bening, stau bungkus  paket sedang Narkotika jenis sabu  dibungkus dengan plastik bening, 5  bungkus paket kecil Narkotika jenis sabu dibungkus dengan plastik bening, stau pak plastik bening kosong yang tunai Rp. 200 ribu dan Handphone," terang IPTU Ferry.

Hasil dari Interogasi pelaku yang mana Narkotika jenis sabu sabu adalah miliknya yang didapat dari NA yang mana narkotika jenis sabu-sabu tersebut dijemput di Jl.S.M.Amin Pekanbaru. "Pelaku dan barang bukti kita bawa ke Polsek Kampar Kiri Hilir untuk penyidikan lebih lanjut,"pungkas Ambarita.

Tumpah Ruah, Go Sprint Go Green Seri IV Makin Dicintai Masyarakat

forumriau.com 4.3.26



Pekanbaru – Event Go Sprint Go Green Seri IV yang digelar di Jalan Thamrin, Selasa (03/03/2026) malam, berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Kegiatan balap lari 100 meter yang diinisiasi oleh Ditlantas Polda Riau ini menjadi magnet bagi masyarakat Kota Pekanbaru dalam mengisi malam Bulan Suci Ramadhan 1447 H.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Irjen Pol Jhonny Edditzon Isir selaku Kadiv Humas Polri, didampingi Irjen Pol Herry Heryawan selaku Kapolda Riau, serta para Pejabat Utama Polda Riau dan Ditlantas Polda Riau.

Sebanyak 264 peserta ambil bagian dalam lomba lari 100 meter yang terbagi dalam tiga kategori, yakni 158 peserta pria, 60 peserta wanita, serta 46 peserta anak-anak putra dan putri. Sorak dan tepuk tangan penonton terus bergemuruh menyemangati para peserta, terlebih saat Pejabat Utama Polda Riau ikut berlari bersama awak media WMPR Polda Riau dan personel Bid Humas Polda Riau, menambah semarak suasana kebersamaan.

Dari hasil perlombaan, untuk Kategori Putra, Juara 1 diraih Irfando, Juara 2 Felix, dan Juara 3 Anto.
Pada Kategori Wanita, Juara 1 diraih Zilda, Juara 2 Khansa, dan Juara 3 Indah.
Sementara untuk Kategori Humas dan Media, Juara 1 diraih Bintang dan Juara 2 Eko.

Dalam keterangannya, Irjen Pol Jhonny Edditzon Isir menyampaikan apresiasi tinggi atas inovasi dan konsistensi pelaksanaan Go Sprint Go Green yang dinilai mampu membangun kedekatan Polri dengan masyarakat.

"Kegiatan ini sangat positif dan kreatif. Selain menyehatkan, juga menjadi solusi mencegah balap liar serta ruang interaksi yang humanis antara Polri dan masyarakat. Antusiasme masyarakat malam ini luar biasa," ujarnya.

Apresiasi juga datang dari para pelaku UMKM. Shandra, salah satu pedagang di lokasi kegiatan, mengucapkan terima kasih atas terobosan yang digagas Kapolda Riau. Menurutnya, sejak digelarnya Go Sprint Go Green, omzet pedagang meningkat signifikan.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolda Riau atas kegiatan ini. Dampaknya sangat terasa bagi kami para pelaku UMKM. Ekonomi kami terus meningkat setiap kegiatan berlangsung," ungkap Shandra.

Event ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan.

Memasuki seri keempat, Go Sprint Go Green semakin dicintai masyarakat dan menjadi agenda yang dinantikan sebagai wadah positif bagi generasi muda untuk sehat, tertib berlalu lintas, dan cinta lingkungan.(***)

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Pelalawan Sahur Bersama dan Bagikan Sembako untuk Ojol

forumriau.com 4.3.26



Pelalawan – Dalam semangat berbagi di Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Satlantas Polres Pelalawan menggelar kegiatan Polantas Menyapa Sahur Bersama dan Pembagian Sembako kepada Komunitas Ojek Online, Senin (2/3/2026) sekira pukul 03.45 WIB di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkian Hanafi, S.T.K., S.I.K., M.H. bersama personel Satlantas Polres Pelalawan dengan sasaran komunitas ojek online Maxim, Point dan Kuantar.

Dalam pelaksanaannya, personel memberikan sosialisasi kamtibmas dan kamseltibcar lantas, mengajak para pengemudi ojek online untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban serta keselamatan berlalu lintas. Selain itu, dilakukan pembagian sembako dan sahur bersama sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang tetap beraktivitas di waktu sahur.

Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi first care society dan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

"Kami ingin Polri hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Melalui Polantas Menyapa, kami membangun kedekatan serta memperkuat sinergi dengan masyarakat, khususnya komunitas ojek online," ujar Kapolres.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Saya mengapresiasi langkah Satlantas Polres Pelalawan yang aktif melaksanakan kegiatan sosial dan edukatif di bulan Ramadhan. Ini adalah wujud nyata Polantas yang humanis, hadir memberi manfaat serta membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat," ungkap Dirlantas.

Kegiatan berakhir sekira pukul 05.00 WIB dan selama pelaksanaan berlangsung situasi dalam keadaan aman dan kondusif.