Featured Post

Bakar Lemang Pemuda Kreatif Tirta Siak Sambut Ramadhan 1447 H

Bakar Lemang Pemuda Kreatif Tirta Siak Sambut Ramadhan 1447 H PEKANBARU - FORUMRIAU.COM: Menyambut Ramadhan selalu membawa suasana haru dan ...

Bakar Lemang Pemuda Kreatif Tirta Siak Sambut Ramadhan 1447 H

forumriau.com 17.2.26


Bakar Lemang Pemuda Kreatif Tirta Siak Sambut Ramadhan 1447 H



PEKANBARU - FORUMRIAU.COM: Menyambut Ramadhan selalu membawa suasana haru dan penuh harapan. Bulan suci ini menjadi momen istimewa untuk memperbaiki diri serta memperbanyak ibadah dengan hati yang lebih tenang. Dalam rangka menyambut Ramadhan, banyak orang mulai mempersiapkan kebutuhan puasa dan merencanakan berbagai amalan. Lingkungan sekitarpun terasa lebih hangat dengan semangat kebersamaan yang semakin kuat.


Hal ini ditunjukkan oleh pemuda Kreatif Tirta Siak Membakar lemang Season 2, bertempat di Tirta Sungai Siak Jalan Kayu Manis ujung, kegiatan berlangsung selasa sore, 17/02/2027.


Hadir lurah tirta siak, Darwin S.Pi, 

Lurah Tampan Hermayeni, Babinkambtimnas, LPM, Ketua Pemuda sekaligus Ketua Penyelenggara, Randi Kurniawan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan ratusan masyarakat.


Randi Kurniawan dalam wawancara bersama awak media katakan giat ini akan dibuat setiap tahunnya.



"Kegiatan bakar lemang season 2, alhamdulillah kegiatan ini akan berlanjut setiap tahunnya, berterima kasih banyak terhadap donatur sukesnya  kegiatan ini berjalan dengan lancar. Kemudian kamipun berterima kasih kepada perangkat pemerintah, atas dukungan tradisi ini dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan bakar lemang season 2 ini," ujarnya.


Sebagai ketua pemuda dan ketua pemuda kreatif tirta siak sangat mensupport kegiatan kegiatan tradisional, kata Randi, pada bulan agustus kegiatan pacu sampan sudah dilaksanakan sampai season ke 5.


Selanjutnya Walikota Pekanbaru Agung Nugroho,  dalam sambutam Melalui Lurah Tirta  Darwinra S.Pi Siak menyampaikan, kegiatan ini yang kedua dilaksanakan dari tahun lalu, dengan harapan ini tetap berlanjut dilaksanakan oleh pemuda kreatif dan bila perlu ada lagi kreatifitas lain jadi harapan positif semua dari pemerintah juga.



"Kegiatan tadi ada bakar lemang, mandi belimau kasai secara simbolis di pinggiran sungai siak, pesan kita tetap berjuang terus jaga hubungan silaturahmi, sehingga pemuda tetap kreatif kedepannya," ujar lurah (penulis : syafri)***

Cegah Konflik Meluas, Presiden Prabowo Diminta Evaluasi Agrinas Soal KSO di Riau

forumriau.com 16.2.26


Cegah Konflik Meluas, Presiden Prabowo Diminta Evaluasi Agrinas Soal KSO di Riau 

PEKANBARU - FORUMRIAU.COM: Carut marut pemberian KSO (Kerja Sama Operasional) hingga terjadi bentrokan warga di beberapa lokasi kebun di Riau dinilai sebagai kegagalan penerapan perintah Presiden oleh aparatur yang berwenang di Riau, terutama dari PT Agrinas Palma Nusantara.

Gerakan Masyarakat adat (GEMA) Melayu Riau melalui Tokoh senior pergerakan DT.H.Tarlaili menyampaikan, bahwa kehadiran PT Agrinas Palma Nusantara di Riau tidak membawa dampak yang baik terhadap penunjukan KSO untuk mengelola Perkebunan kelapa sawit sejak adanya keputusan presiden hingga sekarang. 

Timbulnya berbagai gejolak di daerah, dikarenakan KSO yang ditunjuk oleh Agrinas tidak pernah dibicarakan baik itu kepada masyarakat adat maupun masyarakat tempatan dimana kebun itu berada. Hal ini disampaikan DT. Tarlaili kepada media saat ekspose kajian dampak kebijakan KSO Agrinas tanpa melibatkan masyarakat adat Riau, Sabtu (14/02/2026) di Pekanbaru. 

Kata DT. Tarlaili, pemicu timbulnya berbagai persoalan di lapangan hingga menimbulkan bentrok dilatarbelakangi penunjukkan perusahaan atau lembaga yang diberikan KSO oleh Agrinas umumnya berasal dari luar daerah. 

"Bentrokan terjadi, seperti yang di Duri- Bengkalis, Sontang, Bonai Darussalam Rohul dan di daerah lainnya. Masyarakat Tempatan selama ini merasa punya hak dan pekerjaan di kebun mereka, tiba tiba dilarang dengan alasan lahan sitaan dan sudah diambil alih PT Agrinas. Setelah itu, PT Agrinas menunjuk perusahaan atau lembaga lain mengelola lahan tanpa melibatkan masyarakat sekitarnya yang selama ini bekerja di lahan itu," jelas DT. Tarlaili. 

Selanjutnya, menurut DT.Tarlaili berpandangan ke depan, jika ini terus dilakukan tanpa melibatkan Pemerintah Daerah dan Lembaga yang menaungi masyarakat Adat, maka tidak tertutup kemungkinan Agrinas akan dikatakan sebagai pihak yang membuat permasalahan di Tanah  Melayu ini.

"Jika Agrinas ingin dikenang baik oleh masyarakat Riau haruslah memperhatikan keberadaan masyarakat adat disekitar kebun tersebut," saran Tarlaili. 

DT. Tarlaili menegaskan, jika PT Agrinas tetap tidak mengindahkan keberadaan masyarakat Adat maupun Tempatan, maka lebih baik KSO dihentikan agar konflik sosial antara masyarakat dan pemegang KSO atau petugas lainnya tidak terjadi lagi. 

DT. Tarlaili meminta kepada Presiden Prabowo agar dapat melakukan evaluasi kinerja dari PT. Agrinas Palma Nusantara di Riau dan menghentikan sementara KSO agar tanah Melayu ini kondunsif. 

"Untuk kurangi konflik di masyarakat adat Melayu Riau, pak Presiden harus berhentikan sementara KSO dan evaluasi kinerja PT. Agrinas," pungkas DT. Tarlaili. (Rls)

Polres Kampar Siapkan Diri Sambut Berkah Ramadhan, Tabligh Akbar Bersama Ustadz Abdul Somad Terbuka untuk Umum'!

forumriau.com 15.2.26




Forumriau.com- Kampar: Polres Kampar mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan hati yang bersih dan niat yang lurus melalui kegiatan Tabligh Akbar yang akan digelar di Lapangan Mapolres Kampar, Senin (16 Februari 2026) pukul 19.30 WIB.
 
Kurang dari 24 jam jelang pelaksanaan, persiapan Tabligh Akbar ini terus dimaksimalkan oleh Polres Kampar. Lapangan Mapolres Kampar pun disulap menjadi tempat yang nyaman dan kondusif untuk pelaksanaan kegiatan religi ini.
 
Kegiatan Tabligh Akbar ini akan menghadirkan Ustadz Abdul Somad, seorang tokoh agama yang dikenal luas di Indonesia. Kehadiran Ustadz Abdul Somad diharapkan dapat memberikan pencerahan dan inspirasi bagi masyarakat Kampar dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S menyampaikan pada hari Minggu (15/2/26) Kami dari Polres Kampar mengajak seluruh masyarakat Kampar untuk menghadiri dan meramaikan kegiatan Tabligh Akbar ini. Kegiatan ini terbuka untuk umum," ujar Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang.
 
Kapolres Kampar juga berharap, melalui kegiatan Tabligh Akbar ini, masyarakat Kampar dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam menyambut bulan suci Ramadhan, serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
 
Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan mempererat tali silaturahmi dengan sesama muslim. Mari kita sambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih dan semangat yang baru!

Ini kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Santap Masakan di Pondok Gurih Alas Daun

forumriau.com 15.2.26


Ini kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Santap Masakan di Pondok Gurih Alas Daun


Pekanbaru – FORUMRIAU.COM : Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, menyempatkan diri makan siang di Pondok Gurih Alas Daun pada Ahad (15/02/2026) di Pekanbaru. Putra asli Riau ini terlihat menikmati suasana santai dan penuh keakraban dalam momen makan siang tersebut. 


Kedatangan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sangat disambut baik oleh owner Pondok Gurih Alas Daun, Ferlina Susanti. Kehadiran orang nomor satu di Kementerian Kehutanan Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto ini jadi momen istimewa bagi pemilik dan seluruh karyawan pondok Gurih Alas Daun aun.


Dalam kesempatan tersebut, Raja Juli Antoni tampak menikmati sajian khas yang menjadi andalan Pondok Gurih Alas Daun. Rumah makan bernuansa tradisional ini dikenal menyajikan kuliner lokal dengan cita rasa autentik yang menjadi favorit masyarakat Pekanbaru.


“Kuliner daerah seperti ini bukan hanya soal rasa, tetapi juga identitas budaya yang harus dijaga dan dikembangkan,” ujar Raja Juli Antoni disela makan siang itu.


Kunjungan singkat ini menjadi momen kebersamaan yang sederhana namun bermakna, sekaligus menunjukkan kedekatan Menteri Kehutanan dengan masyarakat serta pelaku usaha lokal di Riau.


Owner Pondok Gurih Alas Daun, Ferlina Susanti, mengaku sangat bangga restorannya dapat disinggahi oleh Menteri Kehutanan.


“Kami sangat bangga dan terhormat karena Pondok Gurih Alas Daun bisa menjadi tempat makan siang Pak Menteri. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas pelayanan dan cita rasa,” ujar Ferlina Susanti.


Kunjungan singkat tersebut menjadi simbol kedekatan Menteri Kehutanan dengan masyarakat serta dukungan terhadap pelaku usaha lokal di Provinsi Riau.***

Datangi Kejati, GEMA Melayu Riau Perjuangkan Hak Tanah Masyarakat Adat

forumriau.com 13.2.26


Datangi Kejati, GEMA Melayu Riau Perjuangkan Hak Tanah Masyarakat Adat 


PEKANBARU - FORUMRIAU.COM: Gerakan Masyarakat Adat (GEMA) Melayu Riau mendatangi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau membicarakan mengenai masyarakat adat dan Tanah ulayat. 


Dalam pertemuan, Tarlaili, S.Ag, Wakil Ketua GEMA Melayu Riau menyampaikan kondisi masyarakat adat dan ulayat pasca sita lahan perkebunan sawit di kawasan hutan oleh Satgas PKH. 


"Keberadaan masyarakat adat dengan tanah ulayatnya selama ini tidak pernah terperhatikan oleh pemerintah, sehingga disana sini banyak terjadi masalah yang tidak terselesaikan dan sangat merugikan masyarakat adat," Terang Tarlaili Kepada Kejati Riau, Rabu (11/02/2026) di Pekanbaru. 


Tarlaili mengakui, keluarnya Perpres No 5 Tahun 2025, bagi masyarakat adat pada awalnya adalah momentum terbaik untuk pengembalian tanah ulayat.


"Tapi seiring berjalannya waktu pelaksaan Perpres tersebut yang dilakukan oleh Satgas PKH dan Agrinas sama sekali tidak memperhatikan hak masyarakat adat dan banyak menimbulkan masalah masalah di lapangan," kata Tarlaili. 


Menurutnya, masalah tersebut terjadi dikarenakan Satgas PKH maupun Agrinas tidak pernah melibatkan masyarakat adat dalam melaksanakan Perpres tersebut. 


Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pembina GEMA Melayu Riau, Dt.H.Fauzi Kadir menyampaikan bahwa di kalangan masyarakat adat melayu ada 3 jenis lahan yaitu tanah hayat, tanah kayat (Grand sultan) dan tanah ulayat.


"Ketiga jenis tanah ini sepenuhnya dikuasai oleh para cukong-cukong yg mendapatkan fasilitas dari oknum yang menduduki jabatan di pemerintahan," ungkap Dt. Fauzi Kadir dalam pertemuan. 


Lanjut Fauzi Kadir, hal tersebut menunjukkan bahwa rasa ketidakadilan bagi masyarakat adat. Masyarakat adat hanya jadi penonton di negeri leluhurnya sendiri.


"Untuk itu kehadiran GEMA Melayu Riau ini murni untuk membela hak masyarakat adat yg tertindas," pungkas Fauzi Kadir.


Penyampaian dari kedua tokoh tersebut ditanggapi Kejati Riau, Sutikno. Kata Dt. Firman Edy bahwa Kejati Riau, Sutikno sangat memahami dan akan membantu untuk menindak lanjuti ke Satgas PKH Pusat dan Agrinas. 


"Tentunya Kementrian Kehutanan selaku pejabat yang berwenang dalam pengambilan keputusan," kata Firman Edy mengutip pernyataan Kejati Riau dalam memberi tanggapan saat pertemuan. 


Lanjut Firman Edy, bahwa permasalahan ini dapat diselesaikan apabila seluruh stakeholder dapat duduk bersama untuk mengambil langkah strategis penyelesaian masalah di lapangan.


"Dan beliau ( Kajati) juga menyampaikan sudah bersurat kepada Agrinas", ucap Firman Edy. 


Firman Edy, mewakili GEMA Melayu Riau mengucapkan Terima kasih kepada Kejati Riau yang telah bersedia menerima kedatangan GEMA Melayu Riau dan menanggapi dengan baik atas penyampaian tentang masalah masyarakat adat dan ulayat di Riau.***

Kalapas Pekanbaru Kukuhkan Tim Satopspatnal, Perkuat Pengawasan dan Deteksi Dini Gangguan Keamanan

forumriau.com 13.2.26



Pekanbaru – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, secara langsung memimpin apel pembentukan dan pengukuhan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal), yang dilaksanakan di Lapangan Lapas Pekanbaru, pada Kamis (12/02). Kegiatan tersebut disaksikan oleh seluruh jajaran petugas Lapas sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pengawasan dan menjaga integritas pemasyarakatan.

Dalam apel tersebut, Kalapas Yuniarto secara resmi mengukuhkan jajaran pejabat struktural yang tergabung dalam Tim Satopspatnal. Pembentukan Tim Satopspatnal ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan deteksi dini, pencegahan, serta penindakan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Selain itu, tim ini juga bertugas memastikan seluruh pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur serta ketentuan yang berlaku.

Dalam amanatnya, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa keberadaan Tim Satopspatnal bukan hanya sebatas formalitas, melainkan wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga marwah institusi.

"Tim Satopspatnal harus menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme petugas. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, objektif, serta tanpa pandang bulu. Kita ingin memastikan Lapas Pekanbaru tetap dalam kondisi aman, tertib, dan bersih dari segala bentuk pelanggaran," tegas Yuniarto.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk terus memperkuat sinergi dan soliditas antarbagian demi menciptakan lingkungan kerja yang kondusif serta pelayanan pemasyarakatan yang optimal.

Dengan terbentuknya Tim Satopspatnal ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan internal dan memperkuat budaya kerja yang berintegritas demi mewujudkan pemasyarakatan yang semakin profesional dan terpercaya.

ALDI KAMPAI

Perkuat Sinergi Penegak Hukum, Kalapas Pekanbaru Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan 2025 Pengadilan Tinggi Riau

forumriau.com 13.2.26



PEKANBARU – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menghadiri secara langsung Sidang Pleno Laporan Tahunan 2025 Pengadilan Tinggi Riau yang digelar pada Kamis (12/2/2026). Bertempat di Ruang Sidang Prof. Dr. H.M. Syarifuddin, S.H., M.H., kehadiran Kalapas menjadi simbol kuatnya sinergi positif antarinstansi penegak hukum di wilayah Riau.

Acara tahunan ini merupakan panggung refleksi bagi dunia peradilan di Bumi Lancang Kuning. Mengusung tema besar "Pengadilan Berintegritas, Kinerja Berkualitas", kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Riau, Dr. Hj. Diah Sulastri Dewi, S.H., M.H.

Dalam laporan kinerjanya, Dr. Hj. Diah Sulastri Dewi memaparkan transformasi digital yang masif sepanjang tahun 2025. Optimalisasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan transparansi informasi publik menjadi sorotan utama guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Kehadiran jajaran Pemasyarakatan, yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Riau (Ditjenpas), Maizar, serta didampingi Kalapas Pekanbaru, menunjukkan bahwa koordinasi antara pengadilan dan pemasyarakatan berada dalam jalur yang harmonis.

Ditemui usai kegiatan, Kalapas Pekanbaru, Yuniarto, mengapresiasi capaian Pengadilan Tinggi Riau dan menegaskan bahwa keberhasilan sistem peradilan pidana sangat bergantung pada kolaborasi antarlembaga.

"Kehadiran kami di sini adalah wujud dukungan penuh terhadap terciptanya sistem peradilan yang terintegrasi di Riau. Sinergi antara Lapas dan Pengadilan tidak boleh putus, karena setelah putusan hakim inkrah, proses pembinaan di Lapas adalah kelanjutannya. Dengan koordinasi yang solid seperti ini, kita bersama-sama mewujudkan kepastian hukum yang transparan dan berkeadilan bagi masyarakat," ujar Yuniarto.

Agenda penting ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para pemangku kepentingan di Provinsi Riau. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto serta Unsur Forkopimda Riau, Kepolisian Daerah Riau, Kejaksaan, serta Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Riau.

Sinergi yang ditunjukkan oleh para pimpinan lembaga penegak hukum ini diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum, mempercepat proses administrasi peradilan, dan menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban di wilayah hukum Provinsi Riau.

ALDI KAMPAI

LIN Riau Kecam Oknum Persulit Ganti Rugi Tanah Warga Terdampak Tol Rengat-Pekanbaru

forumriau.com 11.2.26


LIN Riau Kecam Oknum Persulit Ganti Rugi Tanah Warga Terdampak Tol Rengat-Pekanbaru 


PEKANBARU – FORUMRIAU.COM: Lembaga Investigasi Negara (LIN) Provinsi Riau menyatakan sikap tegas dan kekecewaan mendalam atas dugaan kinerja buruk serta ketidakadilan yang dilakukan oleh oknum di tingkat Kelurahan, Kecamatan di Pekanbaru.


Hal ini terkait dengan proses ganti rugi pembebasan lahan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Rengat-Pekanbaru.


Tindakan ini dipicu oleh banyaknya laporan warga, salah satunya kasus yang menimpa Ibu Asni. Berdasarkan investigasi awal, terdapat indikasi kuat bahwa hak-hak masyarakat sengaja diabaikan atau "dizolimi" oleh oknum-oknum tertentu dalam proses administrasi maupun pembayaran ganti rugi.


Ketua LIN Provinsi Riau, Toni Supriadi, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan proyek negara menjadi celah bagi oknum untuk merugikan rakyat kecil.


"Kami sangat kecewa dengan kinerja oknum di lapangan. Sebagai langkah nyata, saya telah membentuk dan menerjunkan Tim Khusus untuk melakukan investigasi mendalam. Saya pastikan, LIN Riau akan mengawal kasus ini hingga tuntas sampai masyarakat mendapatkan haknya secara adil," tegas Toni dalam pernyataan resminya.


*Sinergi Bersama DPRD Kota Pekanbaru*

Dalam memperjuangkan hak warga, LIN Riau telah melakukan koordinasi intensif dengan Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Dapil Rumbai, Zulkardi. Sebagai wakil rakyat, Zulkardi memberikan dukungan penuh dan meminta LIN Riau bersinergi dalam membongkar praktik-praktik nakal yang merugikan warga di wilayah Rumbai.


"Zulkardi selaku tokoh masyarakat dan perwakilan rakyat meminta kami bekerja sama secara intensif. Visi kami searah: tidak boleh ada satupun warga yang haknya dirampas oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan dalih pembangunan," tambah Toni.


*Peringatan Keras Bagi Instansi Terkait*

LIN Riau menghimbau kepada instansi terkait, khususnya BPN dan pemerintah daerah untuk segera mengevaluasi kinerja jajarannya sebelum temuan investigasi ini dilaporkan secara resmi ke jalur hukum yang lebih tinggi. LIN Riau berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam mengawasi kebijakan publik demi mewujudkan pemerintahan yang bersih di Bumi Lancang Kuning.


Lembaga Investigasi Negara (LIN) Provinsi Riau, lanjut Toni, akan menyurati inspektorat, BPK, BPKP dan KPK, juga termasuk Polri maupun kejaksaan atas kasus ganti rugi lahan tersebut.***

Dukung Perencanaan Pembangunan Daerah, Kalapas Pekanbaru Hadiri Forum RKPD Kota Pekanbaru Tahun 2027

forumriau.com 11.2.26



Pekanbaru – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menghadiri kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai dokumen perencanaan tahunan yang menjadi pedoman arah kebijakan, program, dan prioritas pembangunan Kota Pekanbaru Tahun 2027, Selasa (10/02).

Forum Konsultasi Publik tersebut dilaksanakan di Ballroom Lantai 6 Gedung Utama Perkantoran Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah, Bandar Raya Tenayan. Forum Konsultasi Publik ini menjadi wadah partisipatif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, akademisi, organisasi masyarakat, hingga perwakilan masyarakat serta berbagai stakeholder terkait untuk memberikan masukan, saran, dan pandangan strategis terhadap rancangan awal RKPD.

Melalui kehadirannya, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru menunjukkan komitmen dan dukungan terhadap proses perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan. Diharapkan hasil dari forum ini dapat menjadi dasar penyusunan RKPD Tahun 2027 yang selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung sinergi antarinstansi dalam pelaksanaan program pembangunan.

Berhasil gagalkan penyelundupan narkoba, petugas Lapas Kelas IIA Bangkinang terima pemghargaan

forumriau.com 9.2.26



BANGKINANG - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, memberikan penghargaan kepada pegawai yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas. Penghargaan tersebut diserahkan saat apel pagi pegawai pada Senin (09/02/2026), sebagai bentuk apresiasi atas kewaspadaan dan profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas pengamanan.

Upaya penggagalan penyelundupan narkoba tersebut terjadi pada Jum'at (06/02/2026) lalu. Berkat kejelian dan ketelitian petugas, barang terlarang berhasil dicegah masuk ke lingkungan Lapas Kelas IIA Bangkinang, sehingga keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Pegawai yang menerima penghargaan yakni Komandan Regu jaga Charlie, Ferry Tambunan. Pegawai tersebut dinilai sigap, disiplin, serta memiliki integritas tinggi dalam melaksanakan tugas, khususnya pada aspek pengawasan dan kontrol area lapas.

Dalam amanatnya, Kalapas Kelas IIA Bangkinang Alexander Lisman Putra menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dedikasi pegawai yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata kesiapsiagaan petugas dalam menjaga Lapas dari ancaman peredaran narkoba.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi saya atas kinerja, loyalitas, dan integritas pegawai yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab," ujar Alexander.

Ia juga menegaskan pentingnya meningkatkan kewaspadaan seluruh jajaran dalam setiap pelaksanaan tugas, terutama pada proses pengawasan dan ketelitian, agar tidak memberi celah sedikit pun terhadap upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam Lapas.

"Keamanan Lapas adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, seluruh pegawai harus tetap waspada, disiplin, dan konsisten dalam menjalankan prosedur yang telah ditetapkan," tegasnya.

Sementara itu, Petugas penerima penghargaan, Ferry Tambunan, mengungkapkan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan pimpinan. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkoba tersebut merupakan hasil kerja sama dan kekompakan seluruh petugas.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab serta menjaga Lapas Kelas IIA Bangkinang tetap aman dan bersih dari narkoba," ungkapnya.

Melalui pemberian penghargaan ini, Lapas Kelas IIA Bangkinang menegaskan komitmennya dalam mendukung 15 Program Aksi menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto khususnya dalam upaya pemberantasan narkoba, sebagai wujud nyata penguatan keamanan serta integritas petugas pemasyarakatan.

Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas, Lapas Pekanbaru Tegaskan Pembangunan Zona Integritas 2026

forumriau.com 9.2.26



Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali teguhkan komitmen pembangunan Zona Integritas (ZI) melalui Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas Tahun 2026, Senin (9/2).

Bertempat di Aula Sahardjo Lapas Pekanbaru, kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan diikuti seluruh pejabat struktural dan jajaran pegawai. Penandatanganan komitmen bersama ini merupakan bentuk keseriusan seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas selaras dengan implementasi 15 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026, yang wajib dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh jajaran.

"Penandatanganan komitmen ini merupakan langkah konkret dalam mendukung 15 Program Akselerasi Kemenimipas Tahun 2026. Salah satu fokus utama yang harus kita laksanakan dengan tegas adalah pemberantasan peredaran handphone ilegal dan narkoba di dalam lapas. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran tersebut," tegas Yuniarto.

Lebih lanjut, Yuniarto, menekankan bahwa pemberantasan handphone dan narkoba merupakan bagian penting dalam membangun Zona Integritas, sekaligus upaya menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari praktik penyimpangan.

"Seluruh petugas harus memiliki integritas dan komitmen yang sama. Pengawasan harus diperketat, aturan ditegakkan, dan pelayanan tetap berjalan secara profesional. Dengan komitmen bersama, kita optimis dapat mewujudkan Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang bersih, aman, dan berintegritas," tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan Kemenimipas, khususnya dalam pelaksanaan 15 Program Akselerasi Tahun 2026, serta mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).