Featured Post

Polsek Kampar Kiri Hilir Ungkap Pengedar Shabu, Amankan 10,68 Gram Barang Bukti dan Diduga Ganja

KAMPAR KIRI TENGAH,– Unit Reskrim Polsek Kampar Kiri Hilir berhasil mengungkap kasus perdagangan narkotika jenis shabu dengan menang...

SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner đŸ‘‡

Polsek Kampar Kiri Hilir Ungkap Pengedar Shabu, Amankan 10,68 Gram Barang Bukti dan Diduga Ganja

forumriau.com 22.4.26

Uploaded Image

KAMPAR KIRI TENGAH,– Unit Reskrim Polsek Kampar Kiri Hilir berhasil mengungkap kasus perdagangan narkotika jenis shabu dengan menangkap tersangka HF (46 Th) pada hari Rabu (22/04/2026) sekitar pukul 00.30 WIB di pintu samping rumahnya di Desa Penghidupan, Kecamatan Kampar Kiri Tengah. Tim kepolisian mengamankan barang bukti berupa 10,68 gram shabu, diduga ganja, serta alat dan uang hasil penjualan.
 
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui Kapolsek Kampar kiri hilir Akp Era Maifo menjelaskan bahwa Kasus ini mulai terbongkar setelah pihak Polsek Kampar Kiri Hilir mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa terdapat aktivitas transaksi narkotika yang sering terjadi di wilayah Desa Penghidupan. Berdasarkan informasi tersebut, tim operasional Reskrim langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi yang dicurigai sekitar pukul 00.00 WIB, hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka tepat di pintu samping rumahnya sekitar pukul 00.30 WIB.
 
Selanjutnya Kapolsek Kampar Kiri Hilir menambahkan bahwa Kami sangat menghargai informasi dari masyarakat yang telah membantu kami mengungkap kasus ini. Penangkapan tersangka dilakukan secara tepat waktu setelah melakukan pengawasan yang cermat terhadap aktivitasnya. Dari hasil penggeledahan yang dilakukan di hadapan saksi setempat, kami menemukan berbagai barang bukti yang sangat penting untuk menyelesaikan kasus ini," ujar Kapolsek Kampar Kiri Hilir dalam keterangan resmi.
 
Beliau menambahkan bahwa tersangka telah mengakui perannya sebagai pengedar narkotika. "Tersangka mengaku bahwa narkotika yang diamankan diperoleh dari seseorang bernama IM yang berdomisili di Kota Pekanbaru. Kami akan terus melakukan pengembangan kasus untuk menangkap pelaku yang berada di atasnya dan menghancurkan seluruh jaringan peredaran narkotika di wilayah ini," tegasnya.
 
Dari hasil penggeledahan terhadap tas sandang milik tersangka, tim Reskrim menemukan:
 
1. 1 buah kotak plastik bening yang berisi, 1 bungkus besar plastik klip bening diduga shabu, 3 bungkus kecil plastik klip bening diduga shabu, 1 bungkus plastik klip bening sedang diduga ganja,  1 pack plastik klip bening kosong, 1 buah timbangan kecil,  1 unit handphone Android,  Uang tunai sebesar Rp150.000,- yang diklaim sebagai hasil penjualan narkotika.
 
Setelah dilakukan pemeriksaan, total berat bruto narkotika jenis shabu yang diamankan mencapai 10,68 gram. Selain itu, ditemukan juga bungkusan yang diduga berisi ganja yang akan segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium forensik.
 
Hasil tes urine terhadap tersangka menunjukkan reaksi positif untuk metamphetamin, yang mengindikasikan bahwa tersangka juga menggunakan narkotika jenis shabu. Dalam proses interogasi, tersangka mengakui bahwa narkotika yang diamankan adalah miliknya dan sebagian telah berhasil diedarkan kepada beberapa orang di wilayah sekitar Desa Penghidupan.
 
Tersangka HF seorang wiraswasta beralamat di Dsn Sei Tampalo  Desa Penghidupan, sekarang ditahan di Polsek Kampar Kiri Hilir dan akan dituntut berdasarkan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 609 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, yang dapat menjeratnya dengan ancaman hukuman berat.

Kegiatan penangkapan berjalan dengan aman dan kondusif tanpa adanya bentrokan. Pihak Polsek Kampar Kiri Hilir mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Adi Kampai

HUMANIS! Polsek Tapung Hulu Gelar Mengaji Rutin Setiap Maghrib, 37 Santri Dididik Guru Tamatan Pesantren

forumriau.com 22.4.26

Uploaded Image

TAPUNG HULU, – Polsek Tapung Hulu menunjukkan sisi humanisnya melalui kegiatan rutin mengaji setiap waktu Maghrib di Mushola Rumah Qur'an Polsek Tapung Hulu. Kapolsek Tapung Hulu IPTU Riko Riki Masri mengungkapkan bahwa kegiatan yang telah berjalan selama 5 bulan sejak November 2025 ini telah menjadi bagian penting dari program pembinaan masyarakat oleh pihak kepolisian.
 
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan melalui Kapolsek Tapung Hulu IPTU Riko Riki Masri menyampaikan bahwa Sebanyak 37 santri terdiri dari 11 anak laki-laki dan 26 anak perempuan mengikuti kegiatan mengaji rutin ini setiap hari. Para santri berasal dari berbagai keluarga di wilayah hukum Polsek Tapung Hulu, yang dengan antusias mengikuti pembelajaran Al-Qur'an dan ajaran agama Islam setiap sore hari setelah pulang sekolah atau menyelesaikan aktivitas harian mereka.
 
"Kegiatan mengaji rutin ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap pendidikan agama dan pembinaan karakter generasi muda. Kita tidak hanya fokus pada menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan memiliki landasan agama yang kuat," ujar Kapolsek Tapung Hulu IPTU Riko Riki Masri pada hari Selasa (21/04/2026).
 
Beliau menambahkan bahwa pembelajaran diberikan oleh guru mengaji yang merupakan tamatan pesantren, sehingga menjamin kualitas pendidikan agama yang diberikan kepada para santri. "Kami sengaja memilih guru yang memiliki latar belakang pendidikan pesantren agar pembelajaran yang diberikan sesuai dengan ajaran agama yang benar dan dapat memberikan pemahaman yang mendalam kepada para santri," jelasnya.
 
Mushola Rumah Qur'an Polsek Tapung Hulu yang menjadi lokasi kegiatan ini telah disiapkan dengan fasilitas yang cukup untuk mendukung proses pembelajaran. Dinding yang diberi ornamen kaligrafi Islam, karpet yang bersih, serta rak buku yang diisi dengan berbagai kitab agama menjadi bagian dari suasana yang kondusif untuk belajar agama.
 
Salah satu orang tua santri, Siti Aminah dari Desa Tapung Hulu, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak Polsek Tapung Hulu. "Kami sangat bersyukur ada kegiatan mengaji seperti ini. Anak-anak kami tidak hanya mendapatkan pendidikan agama yang baik, tetapi juga merasa aman dan nyaman belajar bersama teman-temannya di lingkungan yang positif," ujarnya.
 
Salah seorang santri perempuan berusia 10 tahun, Nurul Hidayah, mengaku senang mengikuti kegiatan mengaji setiap hari. "Saya suka belajar Al-Qur'an di sini, gurunya baik dan sabar mengajar kita. Selain itu, saya juga bisa bertemu dengan teman-teman saya setiap sore hari," katanya dengan wajah ceria.
 
Kegiatan mengaji rutin ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara pihak kepolisian dengan masyarakat, terutama keluarga para santri. Personel Polsek Tapung Hulu juga sering turut serta dalam kegiatan ini, baik sebagai peserta maupun pendukung, sehingga menciptakan suasana akrab dan hangat antara aparat dengan warga masyarakat.
 
"Kami berharap kegiatan ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan karakter para santri. Selain itu, kami juga berencana untuk mengembangkan kegiatan ini dengan menambah materi pembelajaran tentang akhlak mulia dan pentingnya menjaga keamanan serta ketertiban dalam masyarakat," tambah Kapolsek Riko Riki Masri.
 
Setiap akhir bulan, pihak Polsek Tapung Hulu juga mengadakan evaluasi dan acara khusus bagi para santri, seperti penghargaan bagi santri yang menunjukkan kemajuan terbaik dalam pembelajaran Al-Qur'an, serta pertemuan dengan orang tua untuk membahas perkembangan setiap anak.
 
Kegiatan yang berjalan selama lebih dari setengah tahun ini menjadi bukti bahwa kepolisian tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai agen pembangunan dan pembinaan masyarakat yang peduli dengan kesejahteraan dan perkembangan generasi muda. Selama pelaksanaan kegiatan, suasana selalu berjalan dengan aman dan penuh kehangatan antara seluruh peserta.

Adi Kampai

Lapas Kelas IIA Pekanbaru Perkuat Komitmen Zero Halinar Lewat Apel Ikrar Pemasyarakatan Se-Riau

forumriau.com 22.4.26

Uploaded Image

Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menunjukkan komitmen tegas dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas melalui partisipasi dalam kegiatan Apel Ikrar Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) dan Deklerasi Bersama yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau, Selasa (21/04).

Kegiatan yang dilaksanakan di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Maizar, dan diikuti oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran, pejabat struktural, dan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Riau. Kegiatan ini turut disaksikan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolsek Rumbai Barat, Danramil 0301-08 Rumbai Barat, serta Kepala BNN Kota Pekanbaru.

Apel ikrar Zero Halinar ini menjadi wujud nyata keseriusan Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam mendukung pemberantasan peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal, serta praktik pungutan liar di dalam lingkungan Pemasyarakatan. Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta melaksanakan penandatanganan deklarasi bersama sebagai simbol komitmen kolektif untuk menjaga integritas dan menolak segala bentuk pelanggaran.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk keseriusan seluruh jajaran Pemasyarakatan dalam menegakkan aturan dan menjaga integritas.

“Apel ikrar dan deklarasi ini merupakan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, handphone ilegal, dan pungutan liar. Ini adalah langkah nyata yang harus terus kita jaga dan implementasikan secara konsisten,” tegasnya.

Sebagai bentuk implementasi dari komitmen tersebut, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti hasil razia berupa barang-barang terlarang yang berhasil diamankan dari dalam Lapas dan Rutan. Pemusnahan ini menjadi simbol keseriusan dalam memutus rantai peredaran barang terlarang di dalam lingkungan Pemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antarinstansi, meningkatkan integritas jajaran, serta mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru Tunjukkan Solidaritas, Meriahkan Halal Bihalal PIPAS Daerah Riau Bersama Kakanwil Ditjenpas

forumriau.com 22.4.26

Uploaded Image

Pekanbaru – Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan Pertemuan Rutin dan Halal Bihalal PIPAS Daerah Riau yang dilaksanakan di Sport Centre Rumbai, Pekanbaru, Minggu (19/4).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Riau, Maizar, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, Pejabat Struktural Kanwil, serta Kepala UPT Pemasyarakatan se-Riau.

Mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Mempererat Silaturahmi, Mengukir Prestasi,” kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota PIPAS se-Riau dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PIPAS ke-22 dan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62.

Rangkaian acara berlangsung meriah, diawali dengan pembukaan, doa, penampilan seni, serta laporan kegiatan organisasi. Seluruh peserta, termasuk PIPAS Cabang Lapas Kelas IIA Pekanbaru, mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Dalam arahannya, Ketua PIPAS Daerah Riau, Dian Hariani Maizar, menekankan pentingnya menjaga kekompakan serta meningkatkan peran aktif anggota dalam mendukung tugas-tugas pemasyarakatan. Momentum ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antara jajaran pemasyarakatan dengan PIPAS.

Pada kesempatan tersebut, Kakanwil Ditjenpas Riau secara simbolis menyerahkan bola voli dan membuka pertandingan olahraga yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Dalam sambutannya, Kakanwil Ditjenpas Riau, Maizar, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan dan soliditas keluarga besar pemasyarakatan.

“Kegiatan pertemuan rutin dan halal bihalal ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi di lingkungan pemasyarakatan. Saya mengapresiasi peran aktif ibu-ibu PIPAS yang terus mendukung tugas-tugas pemasyarakatan,” ujar Maizar.

Ia juga berharap melalui kegiatan ini, PIPAS semakin berperan dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, penuh kekeluargaan, serta mampu mendorong lahirnya berbagai prestasi.

“Dengan kebersamaan yang terjalin, saya optimis kita dapat membangun pemasyarakatan yang lebih baik, humanis, dan berprestasi ke depan,” tambahnya.

Selain kegiatan seremonial, acara juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan seperti hias tumpeng, pertandingan voli, dan tenis meja antar rayon. Ketua PIPAS Cabang Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Dian Yuniarto, berserta jajaran turut berpartisipasi aktif dalam setiap perlombaan yang diselenggarakan.

Melalui kegiatan ini, PIPAS Cabang Lapas Kelas IIA Pekanbaru mendukung terwujudnya PIPAS Daerah Riau yang semakin solid serta mampu berkontribusi dalam mendukung program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus menciptakan keluarga besar pemasyarakatan yang harmonis dan berprestasi.

Adi Kampai

Perkuat integritas, lapas kelas IIA Bangkinang tegaskan komitmen zero halinar

forumriau.com 21.4.26

Uploaded Image

BANGKINANG – Dalam rangka menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang menggelar kegiatan deklarasi dan ikrar Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba), Senin (20/4/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di lapangan Lapas Kelas IIA Bangkinang tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, serta diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan pegawai. Suasana berlangsung khidmat, mencerminkan keseriusan jajaran dalam meneguhkan komitmen bersama untuk menjalankan tugas secara profesional dan bebas dari praktik-praktik yang melanggar aturan.

Dalam pelaksanaan ikrar, para pegawai secara bersama-sama mengucapkan komitmen untuk menolak dan memberantas peredaran narkotika, penggunaan handphone ilegal, serta segala bentuk pungutan liar di dalam lingkungan lapas. Ikrar tersebut menjadi landasan moral dan pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Selain itu, seluruh jajaran juga menegaskan sikap tegas untuk tidak terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam penyalahgunaan narkotika. Komitmen juga diperkuat dengan larangan keras terhadap kepemilikan maupun fasilitasi penggunaan handphone ilegal di dalam lapas.

Tidak hanya sebatas pernyataan, kegiatan ini turut diikuti dengan penandatanganan naskah ikrar oleh seluruh pegawai sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional. Penandatanganan tersebut menjadi bukti keseriusan dalam menjalankan komitmen, sekaligus kesiapan menerima konsekuensi hukum dan disiplin apabila terjadi pelanggaran.

Usai penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang-barang terlarang oleh Kalapas Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, bersama jajaran. Pemusnahan ini menjadi simbol nyata keseriusan dalam memberantas peredaran barang terlarang di dalam lapas, sekaligus bentuk transparansi kepada publik bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran.

Dalam arahannya, Kalapas menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

“Ikrar ini bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen kita bersama. Ini adalah janji kepada diri sendiri, kepada institusi, serta kepada bangsa dan negara. Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, handphone ilegal, maupun pungutan liar di dalam lapas,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga marwah institusi dengan bekerja secara jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Lapas Kelas IIA Bangkinang semakin mampu membangun kepercayaan publik serta menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan bebas dari praktik-praktik terlarang. Dengan kondisi yang kondusif, proses pembinaan warga binaan diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.(Adi kampai)

Langkah Baru, Kenangan Abadi: Momen Haru Pelepasan dan Purna Bakti Pegawai Lapas Pekanbaru

forumriau.com 18.4.26

Uploaded Image

Pekanbaru – Perpisahan merupakan bagian dari dinamika dalam sebuah organisasi, menjadi momen refleksi atas perjalanan pengabdian sekaligus awal dari langkah baru dalam melanjutkan tugas dan tanggung jawab. Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan kegiatan pelepasan pejabat dan purna bakti pegawai sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan, Sabtu (18/04).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sahardjo Lapas Kelas IIA Pekanbaru ini menjadi momentum penting untuk melepas pejabat yang akan mengemban amanah di tempat tugas yang baru. Pejabat yang dilepas antara lain Angki Setyo Andrianto, A.md.IP., S.H., M.H. yang mendapatkan promosi sebagai Kepala Lapas Kelas III Pagar Alam. Kemudian Jefriandy, S.H., M.H. yang kini menjabat sebagai Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Bangkinang, serta Novindra Pajingjing S, S.H., M.H. yang mengemban jabatan baru sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha Lapas Kelas IIA Bangkinang.

Selain pelepasan pejabat, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghormatan kepada Bapak Syahril yang telah memasuki masa purna bakti terhitung sejak 1 April 2026. Pengabdian dan loyalitas beliau selama bertugas menjadi teladan bagi seluruh jajaran pegawai.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Lapas Pekanbaru, Ibu Dian Yuniarto, serta diikuti oleh seluruh jajaran pegawai. Dalam sambutannya, Kepala Lapas menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para pejabat yang dilepas serta penghargaan setinggi-tingginya kepada pegawai yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Semoga sukses di tempat tugas yang baru dan tetap membawa nama baik institusi. Kepada Bapak Syahril, kami sampaikan penghormatan atas dedikasi selama ini, semoga masa purna bakti menjadi masa yang penuh kebahagiaan,” ujar Yuniarto.

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan, ditandai dengan pemberian cinderamata serta ucapan selamat dari seluruh jajaran. Diharapkan, semangat pengabdian yang telah ditunjukkan dapat terus menjadi inspirasi dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan Pemasyarakatan.

Gelar Hafiz Qur'an Tingkat SMP Ini Kata Ketua Pendiri Yayasan Al Fatih

forumriau.com 16.4.26


Gelar Hafiz Qur'an Tingkat SMP Ini Kata Ketua Pendiri Yayasan Al Fatih 

PEKANBARU - FORUMRIAU.COM : Sekolah Tahfiz Al Fatih Internasional Pekanbaru Kembali gelar Hafiz Qur'an tingkatan SMP pada 2026 ini. Pada Kamis, 16/4/2026 bertempat di Gedung Alfatih Islamic Center jalan Rasamala, Komplek Perumahan Beringin, Kelurahan Sidomulyo Timur, Pekanbaru, acara ini langsung dibuka bersama Plt Kadis Pendidikan Kota Pekanbaru Syafrian Tommy serta Ketua Pendiri Yayasan Al Fatih, Anthon Yuliandri. 

"Tahfiz acara Khatamil Qur'an 12 halaman Santri dan Santriwati SMP IT Al Fatih, mereka rata-rata( anak anak santri ) 1,5 tahun selesai, jadi tinggal mempertahankan. Kita memberikan selamat dan apresiasi kepada anak-anak kita di SMP Al Fatih ini, yang sudah hapalannya mencapai 30 juz, dan tadi mereka telah memperlihatkan dan membacakan hafalannya," jelas Anthon. 

Gelaran ini menurut Anthon bukan kompetisi namun lebih dari tujuannya untuk mempertahankan hafalan para santri meskipun mereka telah selesai dalam pendidikan mata pelajarannya. 

"Harapan kita dengan adanya acara Hafizh Qur'an tingkatkan mereka ini, apa yang sudah dihapal harus dipertahankan dijaga hafalannya jangan sampai hilang, tentunya ini bisa ditularkan pada rekan rekan dan teman teman yang lain untuk bisa menghapal Al qur'an dan menjadi kebanggaan orang tuanya," pesan Anthon terhadap santrinya dalam sambutan. 

Anthon jelaskan, SMP Islam Al Fatih berdiri sebagai SMP IT, yang mana konsentrasinya hafalan Al Qur'an namun sangat mendukung penerapan kurikulum sesuai pemerintah juga.

"Kita dan juga pemerintah sangat mendukung Kerikulum yang dilaksanakan oleh SMP Al Fatih ini, karena selain Kurikulum dan Pembelajaran Umum juga memiliki Hafalan Al qur'an, " ungkap Anthon. 

Di kesempatan yang sama, Plt Kadis Pendidikan Pekanbaru Syafrian Tommy. S.Stp., M.Si, disambangi awak media menjelaskan bahwa pemerintah kota Pekanbaru sangat apresiasi terhadap pendidikan seperti halnya juga untuk yayasan pendidikan Al Fatih yang berbasis pendidikan agama.

"Memberikan selamat dan apresiasi kepada anak anak kita, di SMP Alfatih ini, hafalannnya mencapai 30 Juz, tadi sudah memperliahatkan dan membacakan hafalannya. Harapan kita apa yang sudah dihafalkan untuk di pertahankan harus dijaga hafalannya, jangan sampai hilang dan ini tentunya bisa ditularkan pada rekan rekannya yang lain dan menjadi kebanggan orang tua," ujar Plt Kadis pendidikan Syafrian Tommy. 

Hadir dalam acara tersebut seluruh santri dan santri wati, guru guru dan perwakilan orang tua siswa. 

Sebagai informasi tambahan, pendaftaran siswa siswi baru tahun ajaran 2026/2027  silahkan klik link pendaftaran ini. (red syafri) 

Bangga, Plt Kadis Pendidikan, Hadiri Panen Jagung Raya, Di SDN 193 Pekanbaru

forumriau.com 16.4.26
Uploaded Image


FORUMRIAU.COM - PEKANBARU, Plt, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tomy S.Stp., M.Si, menghadiri Panen raya jagung di SDN 193 Kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai kamis pagi, 16/4/2026.

Plt kadis menjelaskan bersama awak media " Alhamdulillah, bangga hari ini kita melaksanakan kegiatan Panen jagung di SDN 193, Kota pekanbaru bersama K3S Kecamatan Marpoyan Damai MKKS, juga Komite serta seluruh Wali murid".

" Panen ini sebuah proses awal dimana kita punya program satu siswa satu polyback, dimana siswa ini kita dorong selain mereka bisa menghadirkan tanaman satu siswa dan menjadikan tanaman tersebut sebagai media pembelajaran, nah dengan adanya kokurikuler tersebut tentu bisa menjadikan siswa menjadikan pekanbaru kedepannya bukan hanya cerdas secara akademik, tentu mereka memiliki karakter yang peduli terhadap lingkungan". Ujar tomy

Kemudian dijelaskan " SDN 193 ini akan dipersiapkan untuk mencapai adiwiyata nasional, ini menjadi bagian dari proses, semoga dimudahkan agar mencapai adiwiyata tingkat nasional".  Ucapnya

Uploaded Image

Kepala Sekolah SDN 193  Hj, Hermaneli S.Pd, " Tujuan dari panen raya diadakan ini , Pertama menumbyhkan kepedulian warga sekolah untuk menciptakan sekolah yang bersih rapi, dan asri, kedua menumbuhkan karakter peduli terhadap lingkungan dan langsung bisa diintegrasikan dengan pembelajaran di beberapa mata pelajaran baik guru kelas maupun bidang studi".
Uploaded Image

Lanjutnya, " mendukung Program Pemerintah terutama dari Pemerintahan Kota Pekanbaru mewajibkan satu anak satu Polyback, disana anak dilatih kemendirian mereka untuk merawat dan memanen". Ujar bu Kepsek

Hadir dalam kegiatan tersebut, Plt Kadis Pendidikan Kota Pekanbaru Syafrian Tomy S.Stp., M.Si, , Kepala Sekolah SDN 193, Hj. Hermaneli S.Pd, Lurah Maharatu, Joko arif, K3S, MKKS, Kepala Sekolah Se - SD Kecamatan Marpoyan Damai, Komite, Babinkambtibmas, Babinsa, BabinPotdirga, LPM,Tokoh Masyarakat,  Perwakilan Wali murid dan seluruh Siswa. ( red syafri )

Ditlantas Polda Riau Tertibkan TNKB Tidak Sesuai Spesifikasi, Puluhan Pelanggar Ditindak

forumriau.com 13.4.26

Uploaded Image

Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau kembali menggelar kegiatan hunting penertiban terhadap kendaraan yang menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) tidak sesuai spesifikasi teknis, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Galih Apria, S.I.K., M.I.K., ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepatuhan dalam berlalu lintas, khususnya terkait penggunaan TNKB sesuai aturan yang berlaku.

Sebelum pelaksanaan, kegiatan diawali dengan apel gabungan bersama personel Ditlantas Polda Riau, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, serta Satlantas Polresta Pekanbaru. Penertiban kemudian difokuskan di depan Pos Gurindam 1, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Dalam pelaksanaan di lapangan, petugas tidak hanya melakukan penindakan, namun juga memberikan edukasi secara humanis kepada para pengendara. Penindakan dilakukan terhadap kendaraan yang menggunakan TNKB tidak sesuai spesifikasi teknis, seperti penggunaan huruf dan angka yang tidak standar, penggunaan variasi, hingga pelat yang tidak resmi.

Berdasarkan hasil kegiatan, tercatat sebanyak 15 pelanggar dikenakan sanksi tilang, 24 pelanggar diberikan teguran, serta 10 pasang TNKB yang tidak sesuai ketentuan diamankan oleh petugas.

AKBP Galih Apria menyampaikan bahwa kegiatan ini juga dilaksanakan secara serentak sebagai bentuk kegiatan imbangan di wilayah hukum lainnya.
“Salah satu bentuk kegiatan imbangan, kegiatan hunting ini juga digelar oleh Satlantas Polresta maupun Polres jajaran,” ungkapnya.

Di lokasi kegiatan, tampak adanya kesadaran dari masyarakat. Salah satu pengendara yang kedapatan menggunakan TNKB tidak sesuai spesifikasi teknis secara sukarela langsung membuka dan menyerahkan TNKB tersebut kepada petugas kepolisian, kemudian kembali menggunakan TNKB yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penertiban ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), di mana penggunaan TNKB yang tidak sesuai spesifikasi teknis merupakan bentuk pelanggaran hukum.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam menciptakan ketertiban berlalu lintas di wilayah Riau.

“Kegiatan hunting ini akan terus berlanjut dan dilaksanakan secara berkesinambungan, termasuk oleh Satlantas Polres jajaran di seluruh wilayah hukum Polda Riau. Kami mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi aturan penggunaan TNKB sesuai spesifikasi teknis yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat agar lebih disiplin dan sadar hukum dalam berlalu lintas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan modifikasi TNKB yang tidak sesuai ketentuan, selalu menggunakan pelat nomor resmi yang dikeluarkan oleh Polri, serta melengkapi kendaraan dengan dokumen yang sah. Kepatuhan ini bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi juga demi keselamatan bersama serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di jalan raya,” imbaunya.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan humanis tetap menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan kegiatan di lapangan.

“Penegakan hukum yang kami lakukan tetap mengedepankan edukasi dan pendekatan persuasif, sehingga masyarakat memiliki kesadaran untuk tertib berlalu lintas,” tambahnya.

Secara umum, situasi arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung terpantau dalam kondisi aman, tertib, lancar, dan terkendali, termasuk pada ruas pengerjaan Jalan Lintas Timur.

Ditlantas Polda Riau akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Provinsi Riau.(***)

Grand Opening Yakuza Arena Mini Soccer Pekanbaru

forumriau.com 11.4.26

FORUMRIAU.COM - PEKANBARU: Telah hadir bagi pencinta olahraga Mini Soccer Pekanbaru, Yakuza Arena, grand Opening Sabtu sore, 11/4/2026, bertempat Jalan Kartama depan SMPN 25 Kecamatan Marpoyan damai Kelurahan Maharatu.

Ucapan terima kasih dari management Yakuza, Bagas atas kehadiran bapak Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, diwakili Lurah Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai Joko Arif Santoso S.STP, RW dan Tokoh masyarakat.


"Yakuza arena menawarkan tiga lapangan 32 × 52 M dengan kwalitas Rumput Premium, keamanan 24 jam, diawasi Security dan CCTV, jadi resiko kehilangan kecil," ujar Bagas
Uploaded Image

Ditambahkan Bagas,
"Kedepannya kita akan memajukan program UMKM juga mendukung program pemerintah, ya pekerjanya dari warga tempatan.

Selain itu, ada juga program program Yakuza CUP nantinya, dan kita tidak menutup kemungkinan panitia atau vendor vendor yang ingin membuat Event ke kita, parkir gratis dan keamanan tetap terjaga," jelas Bagas

Lurah Maharatu Joko Arif saat dimintai keterangan bersama awak media menjelaskan.

"Kehadiran Yakuza Arena Mini Soccer, tentunya akan membuka peluang bagi UMKM di Kelurahan Maharatu ini, tentunya Program ini mendukung program Pemerintahan Walikota Pekanbaru". ucapnya. ( red Syafri )

Zulfahrianto Terseret, Dugaan Kepentingan di Balik RJ Menguat 

forumriau.com 11.4.26

Uploaded Image

Pekanbaru — Polemik penanganan kasus dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dengan inisial KS/EL kembali memanas pasca penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice (RJ). Situasi kian pelik setelah munculnya nama baru yang diduga “menumpang” dalam proses tersebut.

Nama Zulfahrianto, yang disebut sebagai Ketua DPD APDESI Riau, tiba-tiba mencuat dalam pemberitaan salah satu media lokal di Pekanbaru berjudul “Melalui RJ, Oknum Wartawan Tersangka Pemerasan Kalapas Pekanbaru Bebas” yang tayang pada Jumat (10 April 2026). Penyebutan nama tersebut pada bagian tertentu dalam berita memicu tanda tanya besar di tengah publik.

Kemunculan nama ini sontak menimbulkan kecurigaan luas di kalangan insan pers, aktivis LSM, organisasi masyarakat, hingga mahasiswa yang sejak awal mengawal kasus ini. Publik mempertanyakan: apakah ada pihak yang mencoba “bermain” dan mengambil keuntungan dari proses RJ yang seharusnya berjalan objektif?

Salah satu tim yang mengaku terlibat langsung dalam upaya pembebasan KS/EL menyebut kemunculan nama tersebut sebagai sesuatu yang janggal dan tidak berdasar.

“Selama berminggu-minggu kami fokus mendorong penyelesaian melalui RJ. Tapi di saat-saat akhir, tiba-tiba muncul pihak yang seolah punya peran besar. Ini patut dipertanyakan,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan relevansi dan kapasitas pihak yang disebut dalam pemberitaan tersebut. Menurutnya, sejak awal proses hingga menjelang akhir, tidak pernah ada keterlibatan nyata dari pihak yang kini disebut-sebut.

“Dari awal tidak pernah terlihat ikut mendampingi atau berjuang dalam proses ini. Lalu sekarang muncul. Apa dasar dan kepentingannya?” ujarnya.

Kondisi ini memperkuat dugaan adanya “penumpang gelap” dalam proses hukum yang seharusnya menjunjung tinggi transparansi dan keadilan. Mekanisme Restorative Justice tidak boleh dijadikan panggung bagi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Sementara itu, saat dikonfirmasi secara langsung melalui WhatsApp pada hari yang sama, Zulfahrianto mengaku tidak mengetahui apapun terkait keterlibatannya dalam proses RJ tersebut.

“Tak ado do, dinda. Aku tak tau menahu masalah itu. Kok baok-baok nama APDESI, aku urusan itu tidak tau,” ujarnya singkat, sembari mengaku terkejut namanya dikaitkan.

Pernyataan tersebut justru semakin menegaskan adanya kejanggalan dalam penyebutan namanya di ruang publik.

Kini, publik menanti kejelasan: siapa sebenarnya aktor di balik layar dalam proses ini? Apa motif di balik kemunculan nama-nama baru yang sebelumnya tidak pernah terlibat?

Kasus ini bukan sekadar soal pembebasan melalui RJ, tetapi juga menyangkut integritas proses hukum itu sendiri. Jika benar ada pihak yang mencoba memanfaatkan situasi, maka hal tersebut harus diungkap secara terang benderang.

Kalau mau, saya bisa buatkan versi lebih “keras” lagi (gaya opini/serangan langsung) atau versi netral untuk media arus utama.....(Tim)