Featured Post

56 Pegawai Lapas Pekanbaru Naik Pangkat, Kalapas Yuniarto: Momentum Perkuat Integritas dan Profesionalisme!

Pekanbaru – Sebanyak 56 orang pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru resmi menerima kenaikan pangkat dalam sebua...

SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner 👇

56 Pegawai Lapas Pekanbaru Naik Pangkat, Kalapas Yuniarto: Momentum Perkuat Integritas dan Profesionalisme!

forumriau.com 9.4.26

Uploaded Image

Pekanbaru – Sebanyak 56 orang pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru resmi menerima kenaikan pangkat dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Aula Sahardjo Lapas Pekanbaru. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, dan dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat struktural serta pegawai Lapas Pekanbaru, Kamis (09/04/2026).

Upacara diawali dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara dan pembacaan Surat Keputusan kenaikan pangkat. Dalam amanatnya, Kepala Lapas Pekanbaru, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk penghargaan atas masa kerja, tetapi juga wujud kepercayaan dan tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan.

“Kenaikan pangkat ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik, baik kepada warga binaan maupun kepada masyarakat,” ungkap Yuniarto.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga komitmen terhadap tugas dan fungsi Pemasyarakatan, serta memperkuat sinergi antarpegawai dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.

Prosesi dilanjutkan dengan penyematan tanda pangkat baru kepada perwakilan pegawai yang naik pangkat, disaksikan oleh seluruh peserta upacara. Suasana haru dan bangga turut mewarnai momen tersebut, terutama bagi para pegawai yang telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas selama bertugas.

Dengan kenaikan pangkat ini, diharapkan ke-56 pegawai tersebut semakin bersemangat dalam mengemban amanah serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan sistem Pemasyarakatan yang lebih baik di Lapas Pekanbaru.

Semarak HBP ke-62, Lapas Pekanbaru Tampilkan Produk Unggulan Warga Binaan di Bazaar Pemasyarakatan

forumriau.com 9.4.26

Uploaded Image

Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan pembukaan bazaar produk hasil karya warga binaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau. Bertempat di Halaman Rutan Kelas I Pekanbaru, kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, sekaligus memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat luas, Kamis (09/04).

Bazaar tersebut menghadirkan berbagai produk unggulan hasil kreativitas warga binaan dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Riau. Produk yang ditampilkan tidak hanya memiliki nilai ekonomis, tetapi juga mencerminkan keterampilan serta semangat perubahan para warga binaan dalam menjalani masa pembinaan.

Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini dengan menampilkan beragam produk hasil karya warga binaannya yang dipasarkan dengan brand “Kawan”. Adapun produk yang dipasarkan antara lain sayur hidroponik segar, telur ayam, roti dan keripik pisang serta aksesoris.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam bazaar ini merupakan bagian dari upaya nyata dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga binaan untuk menunjukkan hasil karya mereka kepada masyarakat. Kami berharap melalui bazaar ini, produk-produk yang dihasilkan dapat dikenal lebih luas dan memberikan nilai tambah, sekaligus menjadi bekal keterampilan bagi mereka setelah bebas nanti,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembinaan yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian, tetapi juga keterampilan produktif yang bernilai ekonomis.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami ingin membangun kepercayaan diri warga binaan serta membuka peluang agar mereka dapat mandiri dan produktif saat kembali ke masyarakat,” tambahnya.

Partisipasi Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam bazaar ini menjadi bukti komitmen dalam mendukung program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan produk warga binaan semakin dikenal masyarakat dan mampu meningkatkan kepercayaan diri serta keterampilan mereka sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.

Selain sebagai ajang promosi, bazaar ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara Pemasyarakatan dengan masyarakat dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan. Dengan adanya dukungan berbagai pihak, diharapkan tujuan pemasyarakatan untuk membentuk warga binaan yang produktif dan mandiri dapat terwujud secara optimal.

Perkuat Komitmen "Say No to Drugs", Lapas Pekanbaru Gelar Tes Urine Massal Bersama TNI, Polri, dan BNN

forumriau.com 6.4.26

Uploaded Image

PEKANBARU – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar kegiatan tes urine massal bagi Petugas dan Warga Binaan, Senin (06/04).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen jajaran Pemasyarakatan dalam memberantas peredaran gelap narkoba di dalam Lembaga Pemasyarakatan. Tak main-main, Lapas Pekanbaru turut menggandeng jajaran Aparat Penegak Hukum (APH) eksternal, mulai dari unsur TNI, Polri, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memastikan transparansi dan integritas pelaksanaan tes.

Pelaksanaan tes urine diawali oleh seluruh petugas yang di awasi langsung oleh seluruh petugas dari TNI, Polri dan BNN. Selanjutnya di ikuti oleh warga binaan. Satu per satu petugas dan warga binaan diminta memberikan sampel urine untuk diuji melalui alat drug test kit.

Kalapas Kelas IIA Pekanbaru menyatakan bahwa pelibatan APH eksternal merupakan bentuk transparansi instansi kepada publik dan sinergi yang selama ini telah terjalin baik.

"Kegiatan hari ini bukan sekadar seremonial HBP ke-62, melainkan langkah konkret kami dalam mewujudkan memberantas perederan gelap narkoba sekaligus salah satu deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. Kami sengaja mengundang rekan-rekan dari TNI, Polri, dan BNN agar proses ini berjalan objektif dan akuntabel," ujar Yuniarto (Kalapas Pekanbaru).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap puluhan petugas dan warga binaan, seluruhnya menunjukkan hasil negatif (-) narkoba. Hasil ini disambut baik sebagai indikator bahwa internal Lapas Pekanbaru terus berupaya menjaga integritas.

"Saya tegaskan, tidak ada ruang bagi narkoba di sini. Jika ada petugas yang terlibat, sanksi tegas menanti. Begitu juga bagi warga binaan, hak-hak mereka bisa dicabut jika terbukti melanggar. Kami ingin Lapas Pekanbaru benar-benar menjadi tempat pembinaan yang bersih dan kondusif," tutup Yuniarto dalam keterangannya.

Tim Raicet Satlantas Polres Pelalawan Sukses Urai Kemacetan Panjang di Jalur Lintas Timur

forumriau.com 5.4.26



Pekanbaru - Minggu 5 April 2026 – Tim Reaksi Cepat (Raicet) Satuan Lalu Lintas Polres Pelalawan berhasil mengurai kemacetan panjang yang terjadi di ruas Jalan Lintas Timur, tepatnya pada kilometer 75 hingga kilometer 83.

Kemacetan dipicu oleh aktivitas penimbunan untuk peninggian badan jalan yang berlangsung selama 24 jam di lokasi tersebut. Kondisi ini menyebabkan penyempitan jalur dan peningkatan volume kendaraan, sehingga arus lalu lintas sempat tersendat.

Dalam mengantisipasi hal tersebut, Tim Raicet secara rutin melaksanakan patroli dan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan. Setiap kali terjadi penumpukan kendaraan, petugas dengan sigap melakukan rekayasa dan penguraian arus guna memastikan lalu lintas kembali berjalan normal. Bahkan, personel Satlantas Polres Pelalawan secara khusus melaksanakan patroli rutin di lokasi penimbunan guna memastikan situasi tetap terkendali.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Pelalawan, IPDA Maryadi Putra, S.H., yang memimpin langsung patroli tersebut, menyampaikan bahwa keberhasilan penguraian kemacetan tidak terlepas dari peran aktif petugas di lapangan serta dukungan masyarakat.

"Apabila terjadi kepadatan kendaraan, tim Raicet kami siap melakukan penguraian arus lalu lintas. Namun demikian, kami juga membutuhkan kesadaran para pengendara yang melintasi Jalan Lintas Timur agar mematuhi imbauan petugas," ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya disiplin pengendara, khususnya untuk tidak saling mendahului secara sembarangan atau melambung kendaraan di titik penyempitan jalan, karena hal tersebut dapat memperparah kemacetan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi, menegaskan bahwa kegiatan penimbunan di Jalan Lintas Timur tersebut menjadi salah satu tugas prioritas bagi personel Tim Raicet Satlantas Polres Pelalawan.

"Kegiatan penimbunan di ruas Jalan Lintas Timur ini menjadi atensi dan prioritas kami. Personel Tim Raicet terus kami siagakan untuk melakukan pengaturan dan penguraian arus lalu lintas di lokasi tersebut," tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan aktivitas lalu lintas tetap berjalan tertib, aman, dan lancar.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar pelaksanaan pekerjaan jalan dapat berjalan beriringan dengan kelancaran arus lalu lintas, sehingga tidak menimbulkan dampak kemacetan yang berkepanjangan bagi masyarakat," tambahnya.

Terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, turut memberikan apresiasi atas kinerja Satlantas Polres Pelalawan dalam menangani kemacetan di jalur strategis tersebut.

"Kami menyampaikan penghargaan atas kerja cepat dan responsif personel Satlantas Polres Pelalawan, khususnya Tim Raicet, yang mampu mengurai kepadatan arus lalu lintas secara efektif. Ini menunjukkan kesiapsiagaan dan profesionalisme anggota di lapangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan penimbunan di lokasi tersebut merupakan salah satu program prioritas pemerintah.

"Lokasi penimbunan ini merupakan bagian dari kegiatan prioritas pemerintah, di mana jalan akan ditinggikan agar saat terjadi banjir, aktivitas lalu lintas tetap dapat dilintasi oleh masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa Ditlantas Polda Riau akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan.

"Kami akan terus memantau perkembangan aktivitas lalu lintas di Jalan Lintas Timur, khususnya pada KM 75 hingga KM 83, guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan lancar," pungkasnya.(**)

Kasus Lapas Pekanbaru, AMI dan Pers Riau Dorong Penyelesaian Damai

forumriau.com 5.4.26



PEKANBARU — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Media Indonesia (DPP AMI), Ismail Sarlata, mengajak seluruh insan pers di Riau untuk menahan diri dan menghentikan penyebaran opini maupun narasi yang berpotensi memperkeruh situasi terkait perkara yang melibatkan pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru dan rekan pers berinisial EL/KS.

Ajakan tersebut disampaikan Ismail dalam keterangan persnya, Minggu (5/4/2026). Ia menilai, langkah tersebut penting guna menjaga kondusivitas serta membuka ruang penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice (RJ).

Menurut Ismail, pihak Polsek Bukit Raya telah memberikan kesempatan agar perkara tersebut dapat diselesaikan melalui RJ antara pihak pelapor, yakni Lapas Kelas IIA Pekanbaru, dan pihak terlapor EL/KS.

Dan Ia juga menjelaskan, peluang penyelesaian secara damai tersebut telah mendapat respons positif secara lisan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Dirjenpas) Riau, Maizar, serta Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis (23/3/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh kuasa hukum EL/KS, Dr. Freddy Simanjuntak, Muhajirin yang mengaku sebagai Keluarga EL/KS, Rudi, Rian, Buyana, Yusman Ghea yang merupakan unsur Pimpinan Media, serta Dirinya (Ismail Sarlata) selaku Ketua Umum yang turut didampingi Fadila Saputra Dewan Kehormatan, Said Biyan Wakil Ketua Bidang Humas serta pengurus DPP AMI lainnya.

Namun demikian, hingga saat ini proses RJ belum dapat dilaksanakan. Ismail menyebutkan bahwa terdapat persyaratan administratif yang belum dipenuhi oleh Muhajirin , yakni pengajuan surat permohonan RJ dari pihak EL/KS kepada pelapor di Polsek Bukit Raya yang ditembuskan kepada Kakanwil sebagaimana yang telah disampaikan dan diarahkan oleh Maizar Kakanwil Dirjenpas Riau usai pertemuan Kamis (23/03/2026) kemarin. kembali beber Ismail

Tidak cukup sampai disitu saja, Proses RJ tetap terus dikejar yang kali ini rekan-rekan pers Riau dalam pertemuan pada Jum'at (3/4), meminta agar proses RJ langsung diambil alih oleh Dr Freddi Simanjuntak,SH.,MH selaku Kuasa Hukumnya EL/KS kepada Kalapas dan Kakanwil Dirjenpas Riau, 

Sementara jalan yang ditempuh DPP AMI dalam mendorong terjadinya RJ, untuk tetap terus mendorong dan meminta kepada Kakanwil Dirjenpas Riau Maizar agar Kalapas tetap komitmen akan pernyataan kepada Kakanwil dihadapan seluruh yang hadir dalam pertemuan tersebut (Kamis,23/3) yang menyatakan akan mengikuti arahan pimpinan/atasan.

Lebih lanjut, Ismail berharap seluruh pihak, khususnya insan pers di Riau, dapat mendukung proses penyelesaian Justice ini dapat segera terwujud demi menjaga marwah kedua belah pihak, baik institusi pemerintah maupun lembaga pers," tutupnya.

Sumber: DPP AMI

Polsek Tambang Tangkap Pelaku Narkoba di Kebun Sawit, Begini Kronologisnya!

forumriau.com 4.4.26



KAMPA,- Jajaran Polsek Tambang tangkap seorang pelaku pengedar Narkoba jenis sabu-sabu di dalam kebun kelapa sawit yang berlokasi di Dusun Jawi-jawi, Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampa, Sabtu (28/3/2026) sekira pukul 12.00 Wib.

Pelaku adalah RA (30) warga Dusun Jawi-jawi, Desa Kato Perambahan, Kecamatan Kampa. "Dari pelaku ini berhasil kita sita empat paket sabu-sabu dengan berat 2 Gram Sabu-sabu," kata Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman.

Penangkapan pelaku ini berawal Unit Reskrim Polsek Tambang mendapatkan informasi bahwa sering terjadi transaksi narkotika jenis shabu shabu di kebun sawit di dusun jawi jawi desa koto perambahan Kecamatan Kampa. " Mendapatkan informasi tersebut, kita langsung melakukan penyelidikan,"ujar Kapolsek.

Setelah itu, kita lakukan pengintai dan berhasil amankan pelaku yang mengaku bernama RA.

"Disana kita langsung lakukan penggeledahan badan ditemukan. Tas yang berisikan kotak rokok yang berisikan sabu-sabu dan barang bukti lainnya,"ungkap AKP Aulia.

Hasil interogasi dari pelaku, ia mengakui bahwa barang bukti yang ditemukan pada saat dirinya ditangkap adalah miliknya. "Barang haram itu juga ia perjualkan,"jelas Kapolsek.

Dari keterangannya pelaku membeli barang haram tersebut dari GO yang berdomisili di Dusun Kampung Panjang, Desa Koto Perambahan. "Pelaku kita bawa bersama barang bukti ke Polsek Tambang untuk proses penyelidikan lebih lanjut dan ia melanggar Pasal 609 Ayat (1) UU NO 1 Tahun 2023 tentang KUHP,"tegas Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman.***

PERINGATI HBP KE-62, LAPAS BANGKINANG GELAR PEMBUKAAN PEKAN OLAHRAGA DAN SENI NARAPIDANA

forumriau.com 3.4.26



BANGKINANG – Semarak peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang resmi dimulai. Kegiatan tersebut ditandai dengan upacara pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Narapidana yang digelar di Lapangan Blok Hunian Warga Binaan, Kamis (02/04/2026).

Acara pembukaan berlangsung khidmat sekaligus meriah, dihadiri langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, beserta jajaran pejabat struktural, staf, peserta magang, serta seluruh warga binaan yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Upacara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti secara penuh khidmat oleh seluruh peserta. Dalam amanatnya, Alexander Lisman Putra menyampaikan bahwa kegiatan Pekan Olahraga dan Seni ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HBP ke-62 yang bertujuan untuk mempererat kebersamaan serta meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani.

"Pekan olahraga dan seni ini diikuti oleh warga binaan dengan mempertandingkan berbagai cabang olahraga, seperti bola voli, tenis meja, sepak takraw, hingga bulutangkis. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menjaga kebugaran." ujarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan janji wasit dan atlet sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjunjung tinggi sportivitas dan integritas selama perlombaan berlangsung.

Dalam sambutannya, Kalapas Bangkinang, Alexander kembali menegaskan bahwa esensi kegiatan ini tidak semata-mata untuk meraih kemenangan, melainkan sebagai bagian dari proses pembinaan kepribadian bagi warga binaan.

"Kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga merupakan sarana pembinaan yang positif. Momentum ini diharapkan mampu meningkatkan kesehatan fisik, memperkuat kebersamaan, serta membangun nilai-nilai sportivitas di lingkungan Lapas," tutur Alexander.

Ia juga berpesan kepada seluruh warga binaan untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. 
"Saya mengingatkan kepada seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dan berjiwa besar dalam menerima hasil pertandingan, baik menang maupun kalah. Yang terpenting adalah menjaga situasi tetap kondusif," tegasnya.

Sebagai tanda dimulainya perlombaan secara resmi, dilakukan pelepasan balon HUT Hari Bakti Pemasyarakatan Ke- 62 ke udara oleh Kalapas Bangkinang bersama jajaran pejabat struktural dan penendangan bola ke gawang oleh Kalapas sebagai Pembuka kegiatan. kemudian ditutup dengan defile peserta yang berlangsung meriah, menampilkan perwakilan dari setiap blok hunian dan ditutup dengan foto bersama.

Pemantauan Arus Mudik Riau–Sumbar, Polda Riau Pastikan Lalin Lancar dan Personel Siaga 24 Jam

forumriau.com 24.3.26



PEKANBARU – Pada Senin, 23 Maret 2026, Polda Riau melaksanakan pemantauan arus lalu lintas di jalur lintas Riau–Sumbar, khususnya di wilayah Kabupaten Kampar. Dari hasil monitoring, arus kendaraan terpantau cukup ramai namun tetap berjalan tertib dan lancar.

Kegiatan monitoring tersebut juga melibatkan Pejabat Utama Polda Riau, di antaranya Karo Ops Polda Riau dan Dansat Brimobda Polda Riau, sebagai bentuk sinergi dalam memastikan kesiapan pengamanan arus mudik. Di lokasi kegiatan, Dirlantas Polda Riau juga didampingi Kapolres Kampar beserta Pejabat Utama Polres Kampar.

Pengamanan arus mudik didukung penuh oleh personel yang tersebar di sejumlah titik strategis, meliputi Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan (Pos Yan), dan Pos Terpadu. Adapun pos yang aktif antara lain Pos Pam Kualu Nenas Tambang, Pos Pam Gerbang Tol Sungai Pinang, Pos Terpadu Bangkinang Kota, Pos Pam Gerbang Tol Tanjung Alai, serta Pos Yan XIII Koto Kampar.

Seluruh personel disiagakan selama 24 jam guna memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Selain itu, penguatan dilakukan melalui Tim RAICET Polres Kampar yang bersifat mobile untuk memantau situasi serta melakukan penguraian kepadatan apabila terjadi potensi kemacetan.

Berdasarkan data hingga H+3, volume kendaraan tercatat mencapai 112.640 unit atau mengalami peningkatan sebesar 1,74 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 110.712 kendaraan.

Terkait layanan di ruas Tol Pekanbaru–Bangkinang (Pekbang), Polda Riau bersama stakeholder telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas pada arus balik. Apabila terjadi peningkatan signifikan, akan diberlakukan penambahan gardu masuk di Gerbang Tol XIII Koto Kampar guna mencegah terjadinya penumpukan kendaraan.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan pelayanan demi terciptanya kelancaran dan keselamatan selama periode mudik.

"Kami memastikan seluruh personel dan sarana pendukung siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penguatan di titik-titik rawan serta kesiapan rekayasa lalu lintas menjadi prioritas kami, agar arus mudik maupun arus balik dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali," ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengendara agar senantiasa tertib berlalu lintas serta saling menghormati sesama pengguna jalan. Ketertiban lalu lintas berawal dari kesadaran bersama.

"Selamat mudik, sampaikan salam kami untuk keluarga di kampung halaman. Mari kita ciptakan mudik aman, keluarga bahagia," tutupnya.(***)

Mudik 2026 Meningkat, Wadirlantas Polda Riau Intensifkan Pemantauan di Tol Permai dan Jalur Strategis

forumriau.com 20.3.26



PEKANBARU – Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Riau, AKBP Budi Setiyono selaku Kasatgas Kamseltibcarlantas, bersama PT Jasa Raharja dan PT Hutama Karya melaksanakan pemantauan arus mudik Lebaran 2026 di ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai).

Kegiatan ini mencakup pengecekan sejumlah titik strategis, mulai dari Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2026, hingga Posko angkutan laut di Pelabuhan Pelindo Dumai. Pemantauan dilakukan guna memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Budi Setiyono juga memberikan imbauan kepada para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Masyarakat diingatkan untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam keadaan laik jalan.

Selain itu, sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat, rombongan turut menyapa para pemudik dengan membagikan souvenir guna meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.

AKBP Budi Setiyono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sinergi lintas instansi dalam memastikan kelancaran arus mudik, khususnya di wilayah strategis.

"Hari ini kita bersama Kepala Kanwil PT Jasa Raharja Bapak M. Hidayat serta tim manajemen Hutama Karya, Kapolres Dumai dan perwakilan instansi terkait lainnya turut mendampingi langsung dalam kegiatan monitoring arus mudik, khususnya di Jalan Tol Permai hingga situasi di Pelabuhan Pelindo Dumai," ujarnya.

Ia juga menambahkan pentingnya edukasi kepada masyarakat selama periode mudik.

"Kami juga memberikan edukasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas kepada masyarakat yang melaksanakan mudik maupun para pengendara agar selalu tertib berlalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta mematuhi aturan demi terciptanya perjalanan yang aman dan nyaman," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil PT Jasa Raharja Riau, M. Hidayat, menyampaikan komitmennya dalam mendukung keselamatan para pemudik melalui sinergi bersama kepolisian dan stakeholder terkait.

"Kami dari Jasa Raharja terus berkomitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya para pemudik. Melalui kegiatan monitoring ini, kami memastikan pelayanan berjalan optimal serta mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama," ungkapnya.

AKBP Budi Setiyono menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan pemantauan arus lalu lintas akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya di ruas tol, namun juga di sejumlah jalur utama lainnya.

"Monitoring akan terus kita lakukan, baik di Jalan Lintas Sumatera, Lintas Timur, Lintas Tengah, maupun jalur Riau–Sumbar," tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan pada arus mudik tahun 2026, khususnya menuju wilayah Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

"Untuk menciptakan Mudik Aman, Keluarga Bahagia dibutuhkan peran semua pihak, terutama dari para pengendara itu sendiri. Kami sampaikan salam untuk keluarga di kampung halaman, semoga selamat sampai tujuan. Mudik aman, keluarga bahagia," tutupnya.

Pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Riau bersama stakeholder terkait dalam mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar selama momentum arus mudik Lebaran 2026. (***)

Mudik Aman, Keluarga Bahagia: Polda Riau dan Cipayung Plus Berangkatkan Ratusan Pemudik dengan Pengawalan Hingga Tujuan

forumriau.com 17.3.26



PEKANBARU – Wakapolda Riau, Brigjen Hengki Haryadi, membacakan amanat Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, dalam kegiatan pelepasan program mudik bersama yang digelar menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam amanat tersebut, Kapolda Riau mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan kesempatan, khususnya dalam menyambut momentum Lebaran yang penuh berkah.

Ia menegaskan bahwa tradisi mudik bukan sekadar perjalanan pulang ke kampung halaman, melainkan memiliki makna sosial dan budaya yang mendalam bagi masyarakat Indonesia. Mudik menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat identitas sosial, serta menjaga kesinambungan nilai-nilai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

"Pada hakikatnya, mudik merupakan perjalanan pulang ke kampung halaman yang dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dalam perspektif sosial, mudik menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan dan menjaga nilai-nilai budaya," ujar Brigjen Hengki, Selasa (17/3/2026).

Lebih lanjut disampaikan, tradisi mudik telah berkembang menjadi fenomena nasional dengan dimensi sosial, ekonomi, dan budaya yang sangat kuat. Hal ini mencerminkan karakter masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi kebersamaan, silaturahmi, dan penghormatan kepada keluarga.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan RI, diperkirakan sekitar 50,60 persen penduduk Indonesia atau setara 143,91 juta orang akan melakukan perjalanan selama masa angkutan Lebaran 2026. Tingginya mobilitas tersebut berpotensi meningkatkan volume kendaraan di berbagai jalur utama, sekaligus berdampak pada dinamika lalu lintas secara nasional.

Namun demikian, fenomena mudik juga memberikan dampak positif, seperti berkurangnya kepadatan di kota-kota besar karena sebagian masyarakat kembali ke daerah asal.

Dalam mendukung kelancaran program mudik bersama, Polda Riau menyiapkan empat unit armada transportasi yang terdiri dari dua bus besar dan dua bus kecil, dengan kapasitas sekitar 140 hingga 160 orang. Para peserta diberangkatkan menuju sejumlah daerah tujuan, seperti Bukittinggi dan Solok (Sumatera Barat), Rantau Prapat (Sumatera Utara), serta Padang Sidempuan melalui wilayah Rokan Hulu.

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan, setiap rombongan mendapatkan pengawalan dari personel kepolisian hingga tiba di tujuan. Langkah ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode mudik.

Selain itu, Polri juga tengah melaksanakan Operasi Ketupat 2026 sebagai bagian dari pengamanan nasional. Operasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan arus mudik berjalan aman, tertib, dan lancar.

"Kelancaran transportasi tidak hanya berkaitan dengan mobilitas masyarakat, tetapi juga menyangkut distribusi logistik, aktivitas ekonomi, serta stabilitas sosial," jelasnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan upaya pengamanan dan pelayanan lalu lintas guna mendukung terwujudnya mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk mewujudkan mudik aman, keluarga bahagia melalui penguatan Kamseltibcarlantas, peningkatan pengawasan di jalur-jalur rawan, serta pelayanan maksimal di pos pengamanan dan pos pelayanan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, menjaga kondisi fisik, dan tidak memaksakan diri saat berkendara," tegasnya.

Ia juga menambahkan agar para pemudik memanfaatkan fasilitas rest area serta pos pengamanan untuk beristirahat, serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Salah satu peserta, Rahmat Syarif, pengemudi ojek online (ojol) di Pekanbaru yang berasal dari Rantau Prapat dan berdomisili di Air Hitam, mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik kebangsaan ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Polda Riau dan seluruh pihak yang telah memfasilitasi perjalanan pulang ke kampung halamannya.

"Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan program ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat meringankan beban masyarakat, khususnya kami para pekerja," ungkapnya.

Di akhir amanat, Kapolda Riau melalui Wakapolda menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat. Ia juga berharap sinergi lintas sektor terus ditingkatkan dalam membangun etika dan budaya tertib berlalu lintas.

"Semoga kerja sama ini terus terjalin dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas," tutupnya.

Apel Pagi Lapas Pekanbaru, Kasubag TU Ingatkan Pentingnya Disiplin dan Integritas Petugas

forumriau.com 16.3.26



Pekanbaru  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan apel pagi pada Senin (16/03), yang bertempat di halaman Lapas Pekanbaru. Apel pagi tersebut dipimpin oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Novindra.

Kegiatan apel pagi ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural, staf, serta pegawai magang di lingkungan Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Apel berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai bentuk kedisiplinan pegawai sekaligus sarana penyampaian arahan kepada seluruh jajaran.

Dalam amanatnya, Novindra menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan dan integritas sebagai dasar utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemasyarakatan. Ia mengingatkan seluruh petugas untuk selalu bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi profesionalisme, serta menjaga nama baik institusi.

"Disiplin dan integritas merupakan hal yang sangat penting bagi setiap petugas. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tetap menjaga sikap profesional dalam setiap pelaksanaan pekerjaan," ujar Novindra dalam arahannya.

Selain itu, Novindra juga mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas, terlebih dalam momentum bulan Ramadhan. Ia menekankan agar seluruh petugas tetap menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas tetap kondusif.

Menurutnya, bulan Ramadhan seringkali membawa perubahan pada aktivitas harian, sehingga diperlukan kesiapsiagaan serta pengawasan yang lebih optimal dari seluruh petugas.

Melalui kegiatan apel pagi ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru dapat terus meningkatkan kedisiplinan, integritas, kewaspadaan, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan, sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.