Featured Post

Terkait LKBB, LIN Riau: Pecat Kepsek SMAN Plus Edi Sutono

Terkait LKBB, LIN Riau: Pecat Kepsek SMAN Plus Edi Sutono Pekanbaru - forumriau.com : Ketua Lembaga Investigasi Negara (LIN) DPD Riau, Toni ...

SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner 👇

Terkait LKBB, LIN Riau: Pecat Kepsek SMAN Plus Edi Sutono

forumriau.com 2.10.26


Terkait LKBB, LIN Riau: Pecat Kepsek SMAN Plus Edi Sutono

Pekanbaru - forumriau.com : Ketua Lembaga Investigasi Negara (LIN) DPD Riau, Toni Supriadi, menyayangkan pernyataan kepala sekolah SMAN Plus Riau, Edi Sutono, "Enak nyari 100 juta" terkait acara Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) di sekolah favorit provinsi Riau tersebut.

Menurut Toni, sebagai Kepala Sekolah, Edi Sutono seharusnya menjaga ucapan layaknya tenaga pendidik, bukan seperti azas manfaat jabatan yang disandangnya saat ini. 

"Sekolah negeri itu milik rakyat, kepala sekolah dan guru-guru digaji oleh rakyat. Jika ada indikasi memanfaatkan jabatannya memperkaya diri sendiri, entah apapun alasan dan agenda di belakangnya, perlu diusut. Pernyataan "Enak nyari 100 juta" terkait acara LKBB itu perlu ditelusuri. Ada indikasi dia menikmatinya nggak tu?," kata Toni balik bertanya. 

Menurut Toni, tak layak seorang kepala sekolah menyampaikan hal tersebut jika ada acara agenda untuk konteks pendidikan bagi siswa siswi, apalagi tujuannya untuk pembinaan akhlak dan karakter peserta didik. 

"Sekolah jelas jelas lembaga pendidikan untuk pembinaan akhlak dan moral anak bangsa. Bukan untuk mencari penghasilan tambahan bagi kepala sekolahnya. Jika Kepala sekolahnya tak menunjukkan akhlak dan moral yang baik, maka kepala Dinas Pendidikan Riau harus memberi sanksi tegas ke Kepala Sekolah ini, ganti saja dengan yang lebih baik, kan banyak calon kepala sekolah penggantinya. Setahu saya, Edi Sutono ini sudah cukup lama dia jadi Kepala Sekolah SMAN Plus Riau ini. Kapan digantinya? Pecat Kepsek SMAN Plus Edi Sutono ini. Kapolri saja sekarang sudah diganti kok, masa Kepala Sekolah SMAN Plus Riau ini ggak bisa diganti?," tegas Toni. 

Pernyataan tersebut disampaikan Toni Supriyadi menanggapi berita forumriau.com terkait agenda LKBB pembinaan bagi siswa SMK yang ikut peserta se Riau. Namun dibalik lomba tersebut terkesan juga jadi penghasilan tersendiri bagi penyelenggara. LKBB yang dilaksanakan di SMAN Plus 2026 ini sukses dilakukan dengan banyak sponsor dan sumbangan dari luar sekolah. 

Hal tersebut diakui oleh Kepala Sekolah SMAN Plus Riau, Edi Sutono saat bincang bincang dengan redaksi forumriau.com di sela sela acara tersebut, Jumat 2/10/2026. 

"Enak nyari 100 juta dengan acara ini," sebut Edi Sutono saat berbincang bersama dengan Komite Sekolah dan utusan dari SMK Pertanian Riau juga didengar beberapa orang staf dan guru di ruangan itu. 

Menurut Edi, uang sumbangan itu selain dari beberapa wali murid, juga ada dari sponsor yang mendukung kegiatan. Namun Edi Sutono menolak memberikan rincian berapa jumlah sumbangan yang diperoleh untuk acara LKBB 2026 ini. 

"Nanti ada LPJ nya dari OSIS itu setelah kegiatan selesai . Dan biasanya setiap tahun untuk kegiatan ini mereka akan memberikan ke sponssorship dan juga ke kepsek. Kita tunggu saja setelah selesai acaranya" balas Edi via pesan singkat ke redaksi forumriau.com. 

Saat dikonfirmasi apakah pernyataan uang 100 juta itu untuk keuntungan pribadinya, Edi Sutono menolak menjawab tegas dan berdalih tingkat kepercayaan sponsorship masih baik. 

"Kalau tingkat kepercayaan sponsorship besar terhadap semua kegiatan semua nya mungkin Di. Tapi kalau kepercayaan tidak ada ya tidak mungkin . Memang ada saya menyampaikan secara resmi terkait itu nggak kan? Kita tunggu saja LPJ OSIS nanti berapa kebutuhan untuk kegiatan dan berapa semua dana yang terkumpul," jawab Edi Sutono. 

Waktu sambutan acara pembukaan tadi Saya ucapkan terimakasih kepada semua sponsorship yang sudah membantu luar biasa terhadap kegiatan ini. Kami juga menyerahkan plakat penghargaan kepada mereka yang sudah membantu kegiatan ini," dalih Edi. *** Penulis: Suryadi  

Sukses LKBB, Edi Sutono: Enak Nyari 100 Juta Dengan Acara Ini

forumriau.com 2.10.26


Sukses LKBB, Edi Sutono: Enak Nyari 100 Juta Dengan Acara Ini 


Pekanbaru - forumriau.com : Agenda Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) bukan jadi sekedar pembinaan bagi siswa yang ikut peserta. Namun dibalik lomba tersebut terkesan juga jadi penghasilan tersendiri bagi penyelenggara. LKBB yang dilaksanakan di SMAN Plus 2026 ini sukses dilakukan dengan banyak sponsor dan sumbangan dari luar sekolah. 


Hal tersebut diakui oleh Kepala Sekolah SMAN Plus Riau, Edi Sutono saat bincang bincang dengan redaksi forumriau.com di sela sela acara tersebut, Jumat 2/10/2026. 


"Enak nyari 100 juta dengan acara ini," sebut Edi Sutono saat berbincang bersama dengan Komite Sekolah dan utusan dari SMK Pertanian Riau juga didengar beberapa orang staf dan guru di ruangan itu. 


Menurut Edi, uang sumbangan itu selain dari beberapa wali murid, juga ada dari sponsor yang mendukung kegiatan. Namun Edi Sutono tidak memberikan rincian berapa jumlah sumbangan yang diperoleh untuk acara LKBB 2026 ini. 


"Nanti ada LPJ nya dari OSIS itu setelah kegiatan selesai . Dan biasanya setiap tahun untuk kegiatan ini mereka akan memberikan ke sponssorship dan juga ke kepsek.  Kita tunggu saja setelah selesai acaranya," balas Edi via pesan singkat ke redaksi forumriau.com. 


Saat dikonfirmasi apakah pernyataan uang 100 juta itu untuk keuntungan pribadinya, Edi Sutono menolak menjawab tegas dan berdalih tingkat kepercayaan sponsorship masih baik. 


"Kalau tingkat kepercayaan sponsorship besar terhadap semua kegiatan semua nya mungkin Di. Tapi kalau kepercayaan tidak ada ya tidak mungkin . Memang ada saya menyampaikan secara  resmi terkait itu nggak kan? Kita tunggu saja LPJ OSIS nanti berapa kebutuhan untuk kegiatan dan berapa semua dana yang terkumpul," jawab Edi Sutono. 


Waktu sambutan acara pembukaan tadi Saya ucapkan terimakasih kepada semua sponsorship yang sudah membantu luar biasa terhadap kegiatan ini. Kami juga menyerahkan plakat penghargaan kepada mereka yang sudah membantu kegiatan ini," dalih Edi. *** Penulis: Suryadi 

 

Perjuangkan Hak Tarif Bongkar Muat Buruh, Ketua DPD LIN Riau Datangi Disnaker Pekanbaru

forumriau.com 30.9.26


Perjuangkan Hak Tarif Bongkar Muat Buruh, Ketua DPD LIN Riau Datangi Disnaker Pekanbaru 


Pekanbaru - forumriau.com : Tarif bongkar muat barang yang telah diatur sebelumnya di kota Pekanbaru, kini jadi polemik di tengah masyarakat. Karena Peraturan Wali Kota (Perwako) Pekanbaru Nomor 42 Tahun 2018 mengatur tentang Tarif Bongkar Muat Kota Pekanbaru Tahun 2018 sudah dicabut namun belum ada Perwako baru sebagai gantinya. 


Hal ini jadi perhatian dari Ketua Lembaga Investigasi Negara (LIN) DPD Riau, Toni Supriyadi. Menurutnya, banyak pengaduan warga soal tarif bongkar muat ini khususnya dari pekerja yang resmi dari organisasi buruh. 


"Karena banyak laporan dari teman teman organisasi pekerja masuk ke LIN, maka kami inisiatif untuk menjumpai Kepala Disnaker Kota Pekanbaru. Kami akan sampaikan agar Pemko Pekanbaru, khususnya Pak Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho agar dapat buat Perwako baru untuk tarif bongkar muat. Dalam hal ini, tentunya Dinas tenaga kerja adalah dinas terkait masalah ini. Supaya mereka dapat masukkan untuk diajukan ke Pak walikota buat perwako baru," ungkap Toni saat dijumpai di kantor Disnaker kota Pekanbaru, Rabu 30/9/2026.


Ditambahkannya, Disnaker kota perlu menerima laporan masyarakat untuk semua pekerja, termasuk tenaga kerja buruh harian lepas juga.


"Tenaga kerja buruh harian non karyawan juga perlu perlindungan hukum dari Perwako yang mengatur tarif jasa bongkar muat barang. Jika tidak ada Perwako, maka polemik akan terus terjadi di lapangan soal tarif ini. Dan tentunya buruh yang kita maksud adalah buruh yang terdaftar resmi di organisasi pekerja dan buruh, seperti SPSI NIBA (Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa, dan Asuransi/FSP-NIBA-SPSI) dan lainnya," jelas Toni.


Kehadiran Toni Supriyadi bersama Pengurus LIN Riau di Disnaker kota Pekanbaru disambut baik oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru Iwan Samuel Parlindungan Simatupang, S.Sos, M.Si.


Dinas Tenaga Kerja kota Pekanbaru menyampaikan bahwa akan menerima audiensi dari lembaga manapun jika ada yang akan disampaikan untuk masukkan kebijakan Pemko Pekanbaru ke depan.


Hermansyah, Kasubag Umum, Mewakili Kepala Dinas Tenaga Kerja kota Pekanbaru, Iwan Samuel Parlindungan Simatupang, S.Sos, M.Si sampaikan, jika ada kelompok masyarakat yang ingin audiensi maka akan dijadwalkan pertemuan dengan Kepala Dinas.


"Kita jadwalkan untuk pertemuan dengan Kepala Dinas. Karena beliau ada agenda memang agak padat akhir akhir ini," sambut Hermansyah. 


Sebagai informasi, Peraturan Wali Kota (Perwako) Pekanbaru Nomor 42 Tahun 2018 mengatur tentang Tarif Bongkar Muat Kota Pekanbaru Tahun 2018 secara resmi telah dicabut pada tahun 2024. Sehingga Status Hukum saat ini  tidak berlaku. Pencabutan Peraturan ini resmi dicabut oleh Peraturan Wali Kota Pekanbaru Nomor 1 Tahun 2024 tentang Tarif Bongkar Muat.***  Penulis: Suryadi 

Lapas Pekanbaru Gelar Razia Gabungan Bersama TNI, Polri, dan BNN, Tegaskan Komitmen Pemberantasan Halinar

forumriau.com 28.9.26

Uploaded Image

PEKANBARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan razia insidental berskala besar pada Rabu (23/9/2026) sebagai langkah nyata dalam memperkuat pengawasan dan pemberantasan Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) serta menindak lanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan razia dilaksanakan secara gabungan dengan melibatkan personel Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, TNI, Polri, serta Badan Narkotika Nasional (BNN). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengawasan dan deteksi dini di lingkungan satuan kerja pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan melakukan pemeriksaan pada sejumlah blok dan kamar hunian warga binaan. Penggeledahan menyasar potensi keberadaan barang-barang terlarang, khususnya handphone, narkotika, serta benda lain yang tidak diperkenankan berada di dalam blok hunian.

Selain penggeledahan, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap warga binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan Lapas. Tidak hanya warga binaan, petugas Lapas juga turut menjalani tes urine sebagai bentuk komitmen bersama dalam memastikan jajaran pemasyarakatan terbebas dari penyalahgunaan narkotika serta menjaga integritas petugas.

Pelaksanaan razia dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Petugas melaksanakan pemeriksaan secara profesional, persuasif, dan tetap menghormati hak serta martabat warga binaan selama seluruh proses kegiatan berlangsung.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Eko Ari Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan semata-mata tindakan pemeriksaan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pembinaan untuk menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.

“Kami melaksanakan pemeriksaan secara tegas sesuai ketentuan, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Hak-hak warga binaan tetap kami hormati. Di sisi lain, petugas juga kami libatkan dalam tes urine sebagai bentuk komitmen bahwa upaya menciptakan Lapas yang bersih dari narkoba harus dimulai dari seluruh unsur yang ada di dalamnya,” ujar Eko Ari Wibowo.

Sementara itu, perwakilan APH turut menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan razia gabungan yang melibatkan berbagai unsur. Sinergi lintas instansi dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap penyalahgunaan serta peredaran narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

“Kegiatan seperti ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen bersama dalam melakukan pencegahan serta deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika. Pemeriksaan dan tes urine tidak hanya dilakukan kepada warga binaan, tetapi juga petugas, sehingga upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba dapat dilakukan secara menyeluruh,” ungkap perwakilan BNN.

Lebih lanjut, sinergi antara Lapas, Kanwil, TNI, Polri, dan BNN turut memperkuat pelaksanaan kegiatan, khususnya dalam aspek pengawasan, pencegahan, serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Seluruh rangkaian pemeriksaan dilaksanakan dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis. Petugas memastikan kegiatan berjalan secara tertib, profesional, dan kondusif dengan tetap menghormati hak-hak warga binaan.

Melalui razia gabungan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan, memperkuat sinergi dengan seluruh pihak terkait, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari Halinar, aman, tertib, dan berintegritas.

“Sinergi lintas instansi akan terus kami perkuat. Razia dan tes urine ini merupakan bagian dari langkah pencegahan untuk memastikan Lapas Pekanbaru tetap berada dalam kondisi aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” tutup Eko Ari Wibowo.

Jembatan Siak I Tutup Sementara Ini Kata Kadis PU Riau Zulfahmi

forumriau.com 24.9.26


Jembatan Siak I Tutup Sementara Ini Kata Kadis PU Riau Zulfahmi 

Pekanbaru - forumRiau.com: Jembatan Siak 1 atau jembatan Laighton ditutup sementara karena adanya perbaikan untuk kekuatan kostuksi bangunan lama tersebut. Namun jalur kendaraan tidak akan terganggu menyusul adanya akses jembatan Siak 3 yang dialihkan sementara ke sana.

Menurut Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, Zulfahmi ST, MT, kegiatan konstruksi bangunan untuk jembatan itu teknisnya melakukan injeksi menambah kapasitas kekuatan jembatan.

"Pengerjaan kan gantian. Sekarang yang kerja kan Siak 1, ditutup Siak 1, lalu lintas diarahkan ke Siak 3, kalau sudah selesai Siak 1, selesai diinjeksi, nunggu bor beton, nanti kita buka. Kerjaan pindah ke Siak 3, nanti kita tutup Siak 3 nya, jalur lalulintas kita pindah ke Siak 1, jadi gantian," jelas Zulfahmi usai hadiri rapat paripurna DPRD Riau, 23/9/2026 di Pekanbaru.

Menurutnya, pengerjaan injeksi beton untuk jembatan Siak 1 tersebut cukup menunggu kering setelah dilakukan injeksi. Sehingga kendaraan yang melewati nanti juga akan punya keamanan dari konstruksi bangunan.

Untuk soal portalnya, Zulfahmi jelaskan bahwa tetap digunakan untuk menjaga kendaraan yang melintas yang hanya jenis kendaraan pribadi dan tidak over kapasitas.

"Jembatan Siak 1 kan sudah tua bangunannya, hanya untuk kendaraan pribadi. Makanya perlu kita re konstruksi untuk menambah kekuatan. Tapi portalnya akan tetap dipakai karena kapasitasnya untuk kendaraan pribadi," jelas Zulfahmi.

Pemerintah provinsi Riau dalam hal ini dinas PUPR-DKPP Riau menghimbau agar masyarakat mengetahui atas informasi ini untuk dapat sementara waktu mengikuti jalur buka tutup pergantian lalu lintas lewat jembatan Siak 1 dan Siak 3 tersebut.*** Penulis: Suryadi  

Sukses Taja Rapimprov Kadin Riau 2026 Dorong UMKM Naik Kelas Ini kata Ketum Kadin Riau

forumriau.com 24.9.26


Sukses Taja Rapimprov Kadin Riau 2026 Dorong UMKM Naik Kelas Ini kata Ketum Kadin Riau 

PEKANBARU – forumriau.com: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Riau menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Riau 2026 di Grand Elite Hotel, Jalan Riau, Kota Pekanbaru, Kamis, 24 September 2026. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kadin ke-58 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Rapimprov Kadin Riau 2026 mengusung tema “Ekonomi Kerakyatan Untuk Indonesia Mendunia. UMKM Naik Kelas Ekonomi Berkualitas.” Kegiatan tersebut dihadiri seluruh pengurus Kadin Provinsi Riau, perwakilan sebelas kabupaten/kota se-Riau, serta peserta, peninjau dan undangan lainnya.

Ketua Pelaksana Rapimprov Kadin Riau 2026, Rudi Alfian Umar, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 undangan di luar jajaran pengurus Kadin Riau. Rudi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Rapimprov dan HUT Kadin ke-58.

Sebelum menyampaikan laporan, Rudi menyampaikan kabar duka atas berpulangnya H. Fran Rizal, Wakil Ketua Umum Kadin Riau, pada Rabu, 23 September 2026, sehari sebelum pelaksanaan Rapimprov. Rudi mengajak seluruh peserta untuk mendoakan almarhum.

Rudi mengatakan kehadiran seluruh pengurus Kadin Provinsi Riau dan perwakilan delapan kabupaten/kota menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Rapimprov 2026. Rudi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor yang ikut mendukung kegiatan tersebut.


Kadin Dorong Dunia Usaha Berperan dalam Ekonomi Riau

Ketua Umum Kadin Riau, Masuri, SH, dalam sambutannya kembali menyampaikan doa untuk dua pengurus Kadin Riau yang telah berpulang, yakni Wakil Ketua Umum Kadin Riau H. Fran Rizal dan H. Nasir Nurdin/Nasir Day.

Masuri juga menyampaikan selamat datang kepada perwakilan Plt Gubernur Riau, yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Ir. H. M. Taufiq Oesman Hamid, MT, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para kepala daerah yang hadir.

Menurut Masuri, pembangunan kesejahteraan masyarakat tidak dapat hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena itu, Kadin Riau menempatkan dunia usaha sebagai salah satu unsur yang perlu terlibat dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kesejahteraan masyarakat tidak bisa semata-mata berharap dari APBD, untuk itulah Kadin hadir di tengah dunia usaha dan masyarakat,” kata Masuri.

Masuri juga menyampaikan pesan Ketua Umum Kadin Indonesia agar semangat kewirausahaan terus dikembangkan hingga ke berbagai daerah. Menurutnya, penguatan pelaku usaha dan UMKM menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi yang melibatkan masyarakat secara lebih luas.

Masuri menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini menghadapi gejolak sehingga Kadin tidak dapat bekerja sendiri. Keterlibatan pemerintah, dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan dinilai diperlukan untuk menghadapi kondisi tersebut.

“Hari ini ekonomi Indonesia tidak baik-baik saja. Ekonomi sedang dalam gejolak. Kadin tidak bisa sendiri, butuh keterlibatan semua,” ujar Masuri.

Rapimprov Kadin Riau 2026 selanjutnya menjadi forum bagi jajaran Kadin di Riau untuk membahas arah organisasi dan peran dunia usaha dalam mendorong ekonomi kerakyatan. Isu pertumbuhan ekonomi Riau dan pengangguran di Riau turut menjadi bagian dari konteks yang disampaikan dalam agenda tersebut.

Kadin Institute Disiapkan untuk Pelatihan Bersertifikasi

Dalam kesempatan tersebut, Masuri mengungkapkan Kadin Riau telah menyiapkan Kadin Institute, sebuah yayasan yang diarahkan untuk menampung kebutuhan pelatihan keterampilan bersertifikasi.

Program tersebut diprioritaskan bagi anak-anak Riau. Masuri menegaskan prioritas tersebut bukan berarti Kadin Riau menutup diri dari masyarakat luar, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dengan dunia usaha.

“Kadin Riau sudah menyiapkan sebuah yayasan yaitu Kadin Institute, untuk menampung permintaan pelatihan skill bersertifikasi. Ini diprioritaskan untuk anak-anak Riau, bukan berarti kita anti orang luar,” ujar Masuri.

Menurut Masuri, Kadin Institute diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan keterampilan yang memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dunia usaha. Langkah tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di Riau.

Launching Kadin Institute

Rapimprov Kadin Riau 2026 juga menjadi momentum peluncuran Yayasan Institusi Kadin Riau/Kadin Institute. Peluncuran dilakukan oleh Ketua Umum Kadin Riau Masuri, SH bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Riau.

Melalui tema “Ekonomi Kerakyatan Untuk Indonesia Mendunia. UMKM Naik Kelas Ekonomi Berkualitas,” Kadin Riau menempatkan penguatan UMKM, pengembangan keterampilan dan keterlibatan dunia usaha sebagai bagian dari agenda Rapimprov 2026.(Rilis/Kadin)*** 

Rutan Siak Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama APH, TNI, Polri dan BNN

forumriau.com 23.9.26

Uploaded Image

Siak Sri Indrapura, 21 September 2026 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Siak Sri Indrapura melaksanakan razia gabungan dan tes urine bersama Aparat Penegak Hukum (APH), TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pelalawan, Senin (21/9) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut merupakan langkah deteksi dini dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus memperkuat komitmen Rutan Siak dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba.

Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura, Dedy Krihastoni, dengan melibatkan unsur BNN Kabupaten Pelalawan, Polres Siak, dan Kodim 0322/Siak. Dalam arahannya, Karutan menekankan kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antarinstansi dalam mendukung pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Usai apel, petugas gabungan melaksanakan penggeledahan pada Blok A Kamar A1 dan A2, Blok B Kamar B1 dan B2, Blok C Kamar C5 dan C8, serta Blok D Kamar D2. Penggeledahan melibatkan Kepala Rutan, pejabat struktural, regu pengamanan Rutan Siak, personel Polres Siak, BNN Kabupaten Pelalawan, dan unsur TNI. Pelaksanaan razia dilakukan sebagai upaya preventif untuk memastikan tidak terdapat barang terlarang maupun potensi gangguan keamanan di dalam kamar hunian warga binaan.

Selain penggeledahan, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine secara acak terhadap pegawai serta tahanan dan narapidana. Pemeriksaan menggunakan alat tes urine 10 parameter dan diikuti oleh sebanyak 50 orang, terdiri dari 25 pegawai dan 25 tahanan/narapidana. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif dan tidak terindikasi mengandung narkoba, sehingga kegiatan ini sekaligus memberikan gambaran positif terhadap komitmen bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan Rutan Siak.

Kegiatan melibatkan Kepala BNN Kabupaten Pelalawan AKBP Sasli Rais beserta 6 petugas, 3 personel TNI AD yang dipimpin Serma Zulkifli, 4 personel Polri yang dipimpin Aiptu Johan Wahyudi, serta 69 orang petugas Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura. Melalui pelaksanaan razia gabungan dan tes urine ini, Rutan Siak terus memperkuat sinergi dengan APH dan instansi terkait sebagai bagian dari upaya berkelanjutan mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, berintegritas, serta bersih dari narkoba.

Kajian Pengabdian Kepada Masyarakat UIN Suska Riau dan Yayasan Aru Anotero Scientific

forumriau.com 20.9.26



FORUMRIAU.COM- PEKANBARU -- Kegiatan Pelatihan Daur Ulang Sampah dilaksanakan  sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah secara bijak dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pengetahuan dan praktik langsung tentang cara memanfaatkan sampah anorganik menjadi barang yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi, seperti kerajinan tangan, pot tanaman, atau produk rumah tangga sederhana. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Serbaguna BRI, Masjid Dar El Tasqif, Jl. Taman Karya XX Pekanbaru. Ahad, 20 September 2026.

Pelatihan ini diikuti oleh masyarakat, kader lingkungan, pelajar, dan kelompok PKK. Dibimbing oleh Narasumber dari 
Tim Ahli Yayasan Anotero Scientific Syahrul Rahmansyah, M.Pd, Syafrizal Ulum, M.Si, Dr. Rian Vebrianto, M.Ed. Selain pelatihan praktik, peserta juga diberikan edukasi mengenai konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta pentingnya pengurangan sampah sejak dari sumbernya.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kreativitas, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat mampu menerapkan prinsip daur ulang dalam kehidupan sehari-hari serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bernilai produktif.

Pendampingan masyarakat ini kolaborasi UIN Suska Riau (Nurdiana. M.Pd dan Roswati, M.Pd) dan Yayasan anotero (Dr. Rian Vebrianto bersama para pakar Syahrul Rahmansyah, M.Pd dan Syafrizal Ulum, M.Si) dengn kegiatan pengembangan masyarakat terkait *pelatihan kreatif daur ulang plastik bernilai ekonomis bgi masyrakat*, kita menghibahkan alat yang digunakan membuat daur ulang dan bingkisan  khususnya hasil karya yang dihasilkan dibawa pulang untuk peserta salah satunya bisa dimanfaatkan untuk pot serba guna menanam tanaman.
Uploaded Image

Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Deteksi Dini Keamanan Melalui Razia Gabungan di Rutan Kelas I Pekanbaru

forumriau.com 19.9.26


Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Deteksi Dini Keamanan Melalui Razia Gabungan di Rutan Kelas I Pekanbaru

Pekanbaru - forumriau.com: Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau terus memperkuat langkah deteksi dini dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan razia gabungan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Jum'at (18/9/2026).

Razia gabungan ini dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Riau, Muhammad Lukman, bersama Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal, Nimrot Sihotang. Kegiatan turut melibatkan personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru, Brimob, Polsek Kulim, dan Koramil Tenayan Raya. Dari jajaran Rutan Kelas I Pekanbaru, kegiatan dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR), Boni Hasiholan Manullang, bersama jajaran petugas pengamanan.


Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap sejumlah kamar hunian dan area yang menjadi sasaran razia. Pemeriksaan dilakukan secara teliti guna memastikan tidak terdapat barang terlarang maupun benda yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara profesional, terukur, dan tetap mengedepankan sikap humanis serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Riau, Muhammad Lukman, menegaskan bahwa sinergi dengan APH menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pengamanan dan deteksi dini di UPT Pemasyarakatan. “Razia gabungan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap aman dan tertib. Sinergi dengan APH akan terus diperkuat sebagai langkah preventif sekaligus upaya mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini,” ujarnya.

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, Kanwil Ditjenpas Riau akan terus mendorong pelaksanaan deteksi dini dan penguatan sinergi dengan APH di seluruh jajaran UPT Pemasyarakatan.*** 

Pro Bono dan Pidana Alternatif, Kanwil Ditjenpas Riau Wujudkan Layanan Hukum Berkeadilan

forumriau.com 16.9.26

Pro Bono dan Pidana Alternatif, Kanwil


Ditjenpas Riau Wujudkan Layanan Hukum Berkeadilan

Pekanbaru – forumRiau.com: Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau melaksanakan Sosialisasi Bantuan Hukum Probono bagi Tahanan dan Pelaksanaan Pidana Alternatif Tahun Anggaran 2026, Rabu (16/9/2026), bertempat di Kanwil Ditjenpas Riau. Kegiatan ini diikuti oleh unsur Polda Riau, Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Kanwil Kementerian Hukum Riau, Organisasi Bantuan Hukum (OBH), perguruan tinggi, Kepala UPT Pemasyarakatan, serta pejabat dan jajaran UPT Pemasyarakatan.

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Riau, Yusup Gunawan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Rudy Fernando Sianturi. Dalam sambutannya, Kakanwil menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam memastikan pemenuhan hak hukum masyarakat, khususnya bagi tahanan yang membutuhkan akses bantuan hukum.

“Pemenuhan hak atas bantuan hukum dan pelaksanaan pidana alternatif membutuhkan sinergi yang kuat dari seluruh pihak. Melalui kolaborasi lintas sektor, kita wujudkan layanan hukum yang mudah diakses, berkeadilan, serta mendukung proses reintegrasi sosial," kata Rudy Fernando Sianturi, Kepala Kanwil Ditjenpas Riau.

Sosialisasi dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama membahas penguatan pemenuhan hak tahanan atas bantuan hukum gratis melalui sinergi antara OBH dan UPT Pemasyarakatan, termasuk pemahaman mengenai layanan bantuan hukum probono bagi masyarakat yang tidak mampu. Sesi kedua membahas pelaksanaan pidana alternatif, yang diarahkan sebagai bagian dari pembaruan pemidanaan dengan mengedepankan pendekatan korektif, rehabilitatif, dan reintegrasi sosial.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Riau mendorong semakin kuatnya pemahaman dan sinergi lintas sektor dalam memberikan akses bantuan hukum serta mendukung pelaksanaan pidana alternatif secara terukur dan sesuai ketentuan. Kegiatan diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pelayanan hukum yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada reintegrasi sosial.*** 

4 Siswa SMP Al Fatih Sukses Rampungkan 30 Juz Target Ziyadah Susul Semangat Seniornya Ikut MTQ Nasional 2026 Tingkat SMA di Semarang

forumriau.com 13.9.26

 


4 Siswa SMP Al Fatih Sukses Rampungkan 30 Juz Target Ziyadah Susul Semangat Seniornya Ikut MTQ Nasional 2026 Tingkat SMA di Semarang 



Pekanbaru - forumRiau.com : Yayasan sekolah Islam terpadu Al Fatih Pekanbaru kembali umumkan target prestasi siswa siswi atau santrinya yang sukses menyelesaikan target Ziyadah Al Qur'an 30 Juz. Pada periode ini, di tingkat SMP IT Tahfidz Al Fatih ada 4 orang siswa yaitu Fawwaz Akbar, Muhammad Hanif Alfatih, Muhammad Farhat Aljufri dan Evan Riski Fernanda.


Mereka menyusul seniornya dari SMAIT Al-Fatih Pekanbaru yang telah membawa semangat dan nama harum bagi Riau, yaitu Andi Rahli Azizi yang dipercaya jadi delegasi Riau dalam ajang MTQ Nasional ke 31 tahun ini, dalam cabang Musabaqoh Fahmil Qur'an di Semarang. 


Kepala Sekolah SMP IT Al Fatih Pekanbaru, Ust Haidi MPd, didampingi Ketua Pendiri Yayasan Sekolah IT Al Fatih Pekanbaru, Anthon Yuliandri mengatakan, bahwa prestasi siswa Al Fatih terintegrasi dengan baik hingga semua tingkatan. Sehingga menjadi motivasi positif yang saling membangun antar siswa hingga mencapai prestasi mereka, baik tingkat nasional bahkan untuk internasional ke depan. 


"Ini  kabar yang membanggakan datang dari SMAIT Al-Fatih Pekanbaru. Salah seorang siswa terbaik, Andi Rahli Azizi, siswa kelas XII Ikhwan, dipercaya menjadi bagian dari delegasi Provinsi Riau dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 yang diselenggarakan di Semarang. Andi akan mewakili Riau pada cabang Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ).


Keikutsertaan Andi Rahli Azizi dalam ajang bergengsi tingkat nasional tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi. Lebih dari itu, kehadirannya menjadi representasi semangat generasi muda Riau dalam mencintai, memahami, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya bagi adik adik tingkatan mereka di SMPIT al-Fatih juga 4 orang telah merampungkan 30 Juz Al Qur'an target Ziyadah.


Dengan membawa nama Provinsi Riau, Andi diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus menjadi inspirasi bagi para pelajar lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi melalui pendidikan, keislaman, serta pengembangan diri. Bagi keluarga besar yayasan Al-Fatih Pekanbaru, keberangkatan Andi menuju panggung nasional merupakan sebuah kebanggaan sekaligus amanah. 


Perjalanan tersebut tidak hanya berbicara tentang kompetisi dan target prestasi, tetapi juga tentang proses panjang yang meliputi 

kedisiplinan, kesungguhan dalam belajar, latihan, doa, serta keberanian membawa nama daerah dan lembaga pendidikan ke tingkat nasional," terang Haidi MPd. 


Ditambakan Anthon Yuliandri, prestasi tersebut bukan instan namun berawal dari kesungguhan dan proses pembinaan. 


"Perjalanan Andi Rahli Azizi hingga dipercaya menjadi bagian dari delegasi Provinsi Riau tentu tidak hadir secara instan. Di balik pencapaian tersebut terdapat proses belajar, latihan, pembinaan, pendampingan dan doa yang terus mengiringi setiap langkahnya," ungkap Anthon. 


Untuk diketahui, lanjut Anthon, Cabang Musabaqah Fahmil Qur’an menuntut peserta memiliki kemampuan memahami berbagai 

kandungan Al-Qur’an, wawasan keislaman yang luas, ketepatan dalam menjawab pertanyaan, kecepatan berpikir, serta kemampuan bekerja secara optimal dalam suasana kompetisi.


"Karena itu, keikutsertaan Andi di tingkat nasional menjadi salah satu bukti pentingnya pembinaan generasi Qur’ani yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Al-Fatih Pekanbaru memandang bahwa prestasi seorang siswa tidak semata-mata diukur 

dari angka, penghargaan, atau piala yang berhasil diraih. Prestasi sejati adalah ketika ilmu yang diperoleh mampu menjadi bekal kehidupan dan nilai-nilai Al-Qur’an menjadi pedoman dalam membentuk karakter," jelas Anthon.


Sosok Andi Rahli Azizi menjadi salah satu gambaran dari proses pembinaan tersebut. Ia tidak hanya dipersiapkan untuk berkompetisi, tetapi juga untuk tumbuh menjadi generasi muda yang berilmu, berkarakter, dan memiliki semangat untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.


Membawa Nama Riau dan Harapan Berangkat ke Semarang sebagai bagian dari delegasi Provinsi Riau tentu menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi Andi dan keluarga besar SMAIT Al-Fatih Pekanbaru.


Dibalik identitas yang dikenakannya, terdapat nama keluarga, sekolah, daerah dan masyarakat Riau yang turut ia bawa. Namun demikian, keluarga besar SMAIT Al-Fatih Pekanbaru mengingatkan bahwa kemenangan bukan semata-mata tentang menjadi yang terbaik di antara peserta lainnya. Kemenangan juga berarti keberanian untuk tampil, kesungguhan dalam menjalani setiap proses, serta kemampuan untuk tetap rendah hati ketika memperoleh prestasi.


Kepala Sekolah SMAIT Tahfizh Al-Fatih, Ustaz Ilham Dwitama Haeba, Ph.D., menyampaikan 

harapannya agar Andi dapat menjalani seluruh rangkaian MTQ Nasional dengan tenang, percaya diri, dan penuh keikhlasan.


“Kami berharap Andi dapat menjalani seluruh rangkaian MTQ Nasional ini dengan tenang, 

percaya diri, dan penuh keikhlasan. Jangan hanya mengejar hasil, tetapi nikmati prosesnya. Karena setiap proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh, insyaallah akan menjadi pengalaman berharga yang membentuk karakter dan masa depan," ucap Ust Ilham. 


Menurutnya, kesempatan tampil dalam ajang nasional merupakan amanah besar yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab. Pada saat yang sama, pengalaman tersebut juga menjadi kesempatan bagi Andi untuk belajar, mengembangkan diri, serta memberikan inspirasi kepada 

generasi muda lainnya. Keluarga besar SMAIT Al-Fatih Pekanbaru pun memberikan dukungan penuh dan doa terbaik bagi 

Andi Rahli Azizi. Semoga ia mampu memberikan penampilan terbaik, menjaga nama baik Provinsi Riau dan almamater, serta menjadikan pengalaman di MTQ Nasional ke-31 sebagai bagian penting dari perjalanan untuk menjadi generasi Qur’ani yang berprestasi dan berkarakter.


"Selamat berjuang, Andi Rahli Azizi. Bawa semangat, bawa doa, dan bawa nama baik Riau. Semoga Ananda dipermudahkan dalam menjaga hafalannya, mengamalkan isi Al-Qur'an dan Al-Qur'an bisa menjadi cahaya, penolong, serta syafa'at hingga akhir hayat," pungkas ust Ilham.***