Featured Post

Kekerasan Seksual terhadap Anak di Riau Masih Tinggi, UPT PPA Tangani 237 Kasus Sepanjang 2025

PEKANBARU — Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Riau masih menjadi perhatian serius. Sepanjang tahun 2025, Unit ...

SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner 👇

Kekerasan Seksual terhadap Anak di Riau Masih Tinggi, UPT PPA Tangani 237 Kasus Sepanjang 2025

forumriau.com 19.5.26

Uploaded Image

PEKANBARU — Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Riau masih menjadi perhatian serius. Sepanjang tahun 2025, Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Provinsi Riau mencatat sebanyak 237 kasus kekerasan yang ditangani, dengan kekerasan seksual terhadap anak perempuan di bawah umur menjadi kasus paling dominan.

Kepala UPT PPA Provinsi Riau, Sri Nurmala Dewi, mengungkapkan bahwa dari ratusan kasus tersebut, sebanyak 58 korban merupakan anak perempuan di bawah umur, sedangkan 18 kasus lainnya menimpa anak laki-laki.

“Sebagian perkara sudah memasuki tahap putusan pengadilan, sementara lainnya masih dalam proses persidangan dan pendampingan hukum,” ujar Sri Nurmala Dewi, Selasa (19/5/2026).

Ia menegaskan, tingginya angka kekerasan seksual terhadap anak tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa. Menurutnya, perlindungan terhadap anak membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, keluarga, hingga lingkungan pendidikan.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas P3AP2KB Provinsi Riau melalui Kepala
UPT PPA terus melakukan edukasi dan penyuluhan ke sekolah-sekolah tingkat SLTA dan sederajat. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai bahaya kekerasan seksual, pergaulan bebas, serta pentingnya menjaga diri di lingkungan sosial maupun digital.

Sri Nurmala Dewi juga menyoroti perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial yang dinilai menjadi tantangan besar dalam pengawasan terhadap anak. Karena itu, ia mengingatkan para orang tua agar lebih aktif memantau aktivitas anak, terutama dalam penggunaan media sosial dan lingkungan pergaulan sehari-hari.

“Pengawasan dan komunikasi yang baik dalam keluarga menjadi langkah utama untuk mencegah terjadinya kekerasan maupun eksploitasi terhadap anak,” katanya.

Selain penanganan hukum, UPT PPA Provinsi Riau juga memperkuat pendampingan psikologis dan sosial bagi korban guna memastikan proses pemulihan berjalan maksimal pascakejadian.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak takut melapor apabila mengetahui adanya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pelaporan yang cepat dinilai penting agar penanganan dapat segera dilakukan demi melindungi masa depan generasi muda.(Team)

Sumber : DPP AMI

Kapolsek Cerenti Cek Lahan 6 Hektare Untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

forumriau.com 19.5.26


Kapolsek Cerenti Cek Lahan 6 Hektare Untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Kuantan Singingi - forumriau.com: Kapolsek Cerenti IPTU Peri Padli memimpin langsung pengecekan lahan ketahanan pangan enam desa di Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Pulau Bayur, Selasa (12/5/2026) siang.

Pengecekan dilakukan sebagai bentuk dukungan Polsek Cerenti terhadap program ketahanan pangan nasional yang terus digencarkan pemerintah.

Turut mendampingi dalam kegiatan itu, Kanit Reskrim Polsek Cerenti IPDA Toni, S.E, Ps Kanit Binmas Polsek Cerenti AIPDA Harry Rahyudi, serta Bhabinkamtibmas BRIPKA Windrahadi. Hadir pula unsur pemerintahan kecamatan, kepala desa, hingga petugas penyuluh lapangan.

"Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan ketahanan pangan yang akan dikelola bersama,” ujar IPTU Peri Padli di sela kegiatan.

Dari hasil pengecekan, lahan yang disiapkan memiliki luas sekitar 60 ribu meter persegi atau sekitar 6 hektare. Kondisi lahan tersebut telah dibajak dan dibersihkan sehingga siap memasuki tahap pengelolaan berikutnya.

Selain pihak kepolisian, kegiata juga dihadiri Sekcam Cerenti Alda Marlena, S.E, Kepala Desa Pulau Bayur Dislagana Parce, S.Pd, Kepala Desa Kampung Baru Timur Zulhery, Kepala BPP Rini Widarni, S.P, Kasi PMD Fitriyani, S.E, PPL Desa Koto Cerenti Ferry Hardiansyah, serta Direktur BUMDes Desa Kampung Baru Timur.

Kegiatan pengecekan berlangsung mulai pukul 12.30 WIB hingga 13.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman terkendali dan kondusif. ***

Polsek Kampar Kiri monitor tanaman jagung 1,8 ha di Desa Sungai Geringging – Tanaman Sehat, Siap Panen Juni 2026

forumriau.com 19.5.26

Uploaded Image

 
FORUMRIAU.COM - KAMPAR – Program ketahanan pangan yang digalakkan oleh Polsek Kampar Kiri melalui pengelolaan lahan jagung pipil di Desa Sungai Geringging Kecamatan Kampar Kiri menunjukkan perkembangan yang sangat memuaskan. Pada hari Selasa (19/05/2026) sekitar pukul 09.15 WIB, pihak Polsek Kampar Kiri yang diwakili oleh Aiptu Sapril melakukan pengecekan menyeluruh terhadap tanaman jagung seluas 1,8 hektar yang dikelola bersama Kelompok Tani Presisi Desa Sungai Geringging, ditemani oleh pengelola kebun Sdr. Daru.
 
Dengan menggunakan bibit sebanyak 26 kg yang ditanam sejak tanggal 11 Maret 2026, tanaman jagung pipil yang berada di lokasi menunjukkan kondisi bibit dan tanah yang sangat baik. Tanaman tumbuh subur tanpa kendala apapun, baik dari serangan hama, penyakit, maupun faktor lingkungan yang dapat mengganggu pertumbuhan.
 
Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Zuhri Siregar menyampaikan bahwa Kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung ini menjadi bukti nyata komitmen Polsek Kampar Kiri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami tidak hanya fokus pada urusan keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif terlibat dalam usaha yang dapat memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat setempat," ujar Kapolsek Kampar Kiri dalam keterangannya setelah menerima laporan pengecekan.
 
Beliau menambahkan bahwa dengan kondisi tanaman yang saat ini sangat baik, pihaknya memperkirakan masa panen akan dapat dilakukan pada bulan Juni 2026 mendatang, tepat pada usia tanaman mencapai sekitar 110 hari. "Kami berharap hasil panen dari lahan seluas 1,8 hektar ini tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk bersama-sama meningkatkan kemandirian pangan di wilayah hukum Polsek Kampar Kiri," jelasnya.
  
Uploaded Image

Dalam kegiatan pengecekan yang berlangsung hingga pukul 09.40 WIB, Aiptu Sapril bersama Sdr. Daru melakukan pemeriksaan pada berbagai titik di lahan untuk memastikan bahwa setiap bagian tanaman tumbuh dengan merata. Pengelola kebun Sdr. Daru menjelaskan bahwa perawatan tanaman dilakukan secara teratur sesuai dengan standar teknis pertanian, mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga pengendalian hama secara alami.
 
"Kami merasa sangat terbantu dengan dukungan yang diberikan oleh Polsek Kampar Kiri dalam mengelola lahan ini. Kerja sama antara kepolisian dan kelompok tani telah membawa hasil yang luar biasa – tanaman tumbuh dengan sangat baik dan kami sangat optimis akan mendapatkan hasil panen yang melimpah," ujar Sdr. Daru dengan penuh semangat.
 
Lahan jagung yang menjadi fokus program ketahanan pangan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, di mana setiap langkah dalam pengelolaan lahan dilakukan secara kolaboratif dan penuh kebersamaan. Pihak Polsek Kampar Kiri menyampaikan bahwa akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap perkembangan tanaman hingga masa panen tiba, serta siap memberikan dukungan apapun yang dibutuhkan untuk memastikan kesuksesan program ini.

Polda Riau Tetapkan PT Musim Mas sebagai Tersangka Korporasi Kasus Dugaan Perusakan Hutan dan Sempadan Sungai di Pelalawan, Peran Malinton Purba SH Jadi Sorotan!

forumriau.com 19.5.26

Uploaded Image



FORUMRIAU.COM - JAKARTA -- Upaya Penegakan Hukum (Gakkum) terhadap Kejahatan Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Wilayah Hukum (Wilkum) Polda Riau maupun di Wilayah Administratif Provinsi Riau kembali menunjukkan Perkembangan yang cukup Signifikan.

Polda Riau melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Resmi menetapkan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT Musim Mas sebagai Tersangka Korporasi dalam Kasus dugaan Perusakan Kawasan Hutan dan Pelanggaran Sempadan Sungai di Kabupaten Pelalawan.

Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan S.IK mengungkapkan bahwa Proses Penyidikan menemukan indikasi kuat adanya Aktivitas Pembukaan dan Pengelolaan Kebun Kelapa Sawit yang telah Merusak Ekosistem di sekitar Sungai Air Hitam.

Kerusakan tersebut bahkan sudah menimbulkan banyak Kerugian Ekologis yang ditaksir mencapai Nilai Rp.187,8 Miliar.

Uploaded Image

“Kasus ini mulai teridentifikasi sejak Januari 2025, sementara aktivitas di Lapangan diduga kuat telah berlangsung sejak tahun 2022. Setelah Laporan dari Asosiasi Penyelamat Lingkungan dan Hutan Indonesia (APLHI) Riau pada Desember 2025, kami langsung melakukan Penyidikan berbasis ilmiah,” ujar Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, pada hari Senin (18/05/2026).

Dari hasil Penyelidikan (Lidik) Perusahaan milik Taipan yang berkantor pusat di Negara Singapura itu diduga kuat telah Melanggar ketentuan jarak aman Perkebunan dengan badan sungai. Aturan mewajibkan minimal 50 meter dari tepi sungai, namun di Lapangan ditemukan Tanaman Pohon Kelapa Sawit hanya berjarak sekitar 2 hingga 5 meter saja dari Sungai Air Hitam di Kabupaten Pelalawan.

Kondisi tersebut sangat Memperparah Kerusakan Lingkungan. Pembukaan Lahan yang terbukti sudah Menghilangkan Vegetasi Alami menyebabkan erosi berat, Penurunan Struktur Tanah, hingga terjadinya Longsor di sepanjang Sempadan Sungai dengan kedalaman mencapai 1 sampai 2 meter.

Selain itu, Lahan yang dikelola juga diduga kuat Tumpang Tindih dengan Kawasan Hutan dan Area Konservasi seluas sekitar 29 Ribu Hektar. Penyidik Ditreskrimsus Polda Riau tegas menyebutkan, bahwa Hasil Uji Laboratorium menunjukkan adanya Parameter Kerusakan Tanah, yang telah melampaui ambang batas baku mutu Lingkungan. Temuan tersebut Langsung memperkuat dugaan adanya dampak Ekologis Serius akibat aktivitas perkebunan tersebut.

Hingga saat ini, Selasa (19/5/2026)  Penyidik Subdit terkait di Ditreskrimsus Polda Riau telah berhasil Memeriksa 13 orang Saksi dan 8 orang Ahli, termasuk Ahli Pemetaan, Ahli Kerusakan Tanah serta Ahli Hukum Pidana. Selain itu, sebanyak 30 Dokumen penting turut serta disita sebagai Barang Bukti (BB), mulai dari Dokumen AMDAL, Legalitas Perusahaan, hingga 17 item Hasil Uji Laboratorium.

Atas Perbuatan Pelanggaran Hukum tersebut, PT Musim Mas dijerat dengan Pasal Berlapis, yakni Pasal 98 ayat (1) jo Pasal 99 ayat (1) jo Pasal 116 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Ancaman Hukuman dalam Perkara yang dimaksud sudah mencakup Pidana Penjara hingga 10 tahun Penjara serta Denda Korporasi maksimal mencapai Rp.10 Miliar.

Menanggapi Perkembangan Kasus tersebut, Praktisi Hukum dan Kebijakan Publik, Ketua DPD KNPI Provinsi Riau sekaligus dikenal sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran, Larshen Yunus menegaskan bahwa Langkah Polda Riau dalam menetapkan PT Musim Mas sebagai Tersangka Korporasi harus di-ikuti dengan Penetapan Tersangka terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab secara langsung di internal Perusahaan.

Menurut Relawan Prabowo Gibran itu, Polda Riau Wajib Menunjukkan Keseriusan dalam rangka Penegakan Hukum pada Aspek Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perkebunan dengan Menetapkan Tersangka terhadap para Pimpinan Perusahaan, Direksi, hingga Jajaran Manajemen PT Musim Mas yang diduga kuat terlibat maupun mengetahui Praktik Haram Pelanggaran tersebut.

“Penetapan Tersangka Wajib dilakukan, sebagai Bukti Keseriusan Aparat Penegak Hukum dan hadirnya Kepastian Hukum di tengah-tengah masyarakat. Jangan sampai Hukum hanya berhenti pada Status Korporasi semata, sementara aktor-aktor yang berada di balik dugaan Kejahatan Lingkungan itu tidak disentuh,” tegas Larshen Yunus, Ketua KNPI Provinsi Riau, kepada para awak media melalui siaran persnya hari ini juga, Selasa 19 Mei 2026.

Praktisi Hukum dan Kebijakan Publik Larshen Yunus juga secara khusus meminta, agar bila diperlukan dalam rangka Kepastian Hukum, Polda Riau segera menetapkan Malinton Purba SH selaku Manager Humas dan Legal PT Musim Mas sebagai Tersangka, karena diduga kuat dan dianggap turut serta menutup-nutupi informasi terkait dugaan Pelanggaran Hukum yang dilakukan Perusahaan.

“Saudara Malinton Purba SH mesti bertanggung jawab atas seluruh Permasalahan tersebut, yang bersangkutan adalah Corong informasi Perusahaan di hadapan masyarakat luas. Jika selama ini ada upaya Spekulasi menutup-nutupi fakta-fakta Pelanggaran Kejahatan Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang terjadi, maka hal tersebut harus dipertanggungjawabkan secara Hukum,” ujar Ketua KNPI Riau Larshen Yunus.

Aktivis Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perkebunan itu menilai, bahwa Kasus dugaan Perusakan Hutan, Kejahatan Lingkungan dan Sempadan Sungai itu tidak bisa dipandang sebelah mata, yakni hanya sebagai Persoalan Administratif biasa saja, melainkan juga telah masuk dalam Kategori Kejahatan Lingkungan yang sangat berdampak luas terhadap Ekosistem, Kehidupan Masyarakat sekitar dan masa depan Generasi muda mendatang.

Aktivis Larshen Yunus juga mengingatkan, bahwa Proses Penegakan Hukum terhadap Korporasi besar harus benar-benar dilakukan secara Transparan, Profesional dan Tanpa Tebang Pilih, agar Kepercayaan Publik terhadap institusi Penegak Hukum tetap terjaga.

“Kita mendukung penuh Langkah Ditreskrimsus Polda Riau, namun Proses Hukum itu jangan hanya berhenti di tengah jalan. Semua pihak yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban. Negara tidak boleh kalah oleh kepentingan Korporasi, Negara harus berani melawan para Mafia, Komprador dan Penjahat Lingkungan Hidup dan Kehutanan!,” tegas Ketua Umum DPP Gabungan Rakyat Prabowo Gibran itu.

Sementara disatu sisi, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan Menegaskan lagi, bahwa Proses Hukum akan terus dikawal hingga tahap Pelimpahan Berkas Perkara ke Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau (P-21).

Direktur Reskrimsus Polda Riau itu juga menekankan, bahwa Kasus tersebut menjadi Peringatan Keras bagi para Pelaku Usaha Perkebunan Kelapa Sawit, HTI dan Karet di Riau, agar tidak mengabaikan Aspek Kelestarian Lingkungan.

“Negara Harus Hadir memastikan tidak ada Korporasi yang merusak Lingkungan demi Keuntungan sepihak. Hal ini adalah Komitmen kami untuk menjaga Kelestarian Lingkungan dan Kehutanan di Wilayah Hukum Polda Riau dan di Wilayah Administratif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, terutama bagi para Generasi Muda mendatang,” tegas Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, seraya menutup pernyataan persnya. (*)
Uploaded Image

Kepengurusan DPW PBB Riau Rampung, Ini Kata Syafril Koto

forumriau.com 13.5.26

Ketua DPW PBB Riau Syafril Koto dan Sekretaris DPW PBB Riau Al Irsyad 

Kepengurusan DPW PBB Riau Rampung, Ini Kata Syafril Koto

Pekanbaru - forumRiau.com: Kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Riau telah rampung disusun oleh Ketua DPW PBB Riau Syafril Koto bersama Sekretaris DPW PBB Riau, Al Irsyad. Permintaan susunan kepengurusan ini sesuai mandat Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB, Yuri Kemal Fadlullah. 

Menurut Ketua DPW PBB Riau, Syafril Koto didampingi Sekretaris DPW PBB Riau, Al Irsyad mengatakan bahwa, kepengurusan ini dirampungkan menyusul setelah kunjungan DPW PBB Riau ke DPP PBB pada Jumat pekan silam langsung disambut Ketum DPP PBB Yuri Kemal Fadlullah. 

"Rampungnya kepengurusan DPW PBB Riau ini, menyusul perintah mandat dari Ketum DPP PBB bapak Yuri Kemal Fadlullah kepada DPW PBB Riau saat kunjungan pada Jum'at (8/5/2026) ke kantor DPP PBB pekan lalu. Sehingga mandat tersebut harus kita segerakan, sebelumnya memang sudah ada susunan sementara, namun hari ini, Rabu 13 Mai 2026, kita telah tetapkan kepengurusan untuk dikirim ke DPP PBB sesuai permintaan Ketum DPP PBB bapak Yuri Kemal Fadlullah tempo hari," jelas Syafril Koto ditemui, Rabu 13/5/2026 di Pekanbaru. 

Menurut Syafril Koto, dengan rampungnya kepengurusan DPW PBB Riau ini, maka akan diikuti oleh susunan kepengurusan 12 DPC PBB kabupaten kota se Riau. 

"Sama halnya dengan kepengurusan DPW, susunan kepengurusan 12 DPC PBB kabupaten kota se Riau, sebenarnya sementara ini sudah ada susun kepengurusannya. Sehingga kami DPW PBB Riau tinggal melanjutkan kepengurusan DPC DPC ini berikutnya," ungkap Syafril. 

Senada di kesempatan yang sama, Sekretaris DPW PBB Riau, Al Irsyad mengatakan, saat dirinya bertemu langsung Ketum DPP PBB Yuri Kemal Fadlullah, meminta kepengurusan DPW Riau mesti segera dirampungkan. Sehingga DPP PBB akan segera mengesahkan secara definitif. 

"Saat kunjungan Jum'at pekan lalu itu, Ketum kita, bapak Yuri Kemal Fadlullah menyampaikan, agar susunan kepengurusan DPW PBB Riau segera dirampungkan untuk di-SK-kan DPP. Sehingga kepengurusan DPW PBB Riau SK-nya segera definitif," ungkap Al Irsyad.

Menurut Al Irsyad, sebenarnya secara daring, DPW dan DPP PBB telah melakukan komunikasi selalu untuk kepengurusan DPW PBB Riau dan 12 DPC PBB kabupaten kota se Riau. 

"Secara daring, kita DPW PBB Riau sebenarnya selalu komunikasi dengan DPP PBB, bapak Yuri Kemal Fadlullah. Terkait hal kepengurusan ini, pada hari ini kita juga kirimkan dulu versi PDF via daring. Karena pak Ketum kita juga berpesan, beliau juga siap ke Riau jika kita DPW nanti ada rencana pelantikan Pengurus DPW dan DPC se Riau nantinya," jelas Al Irsyad.

Sekretaris DPW PBB Riau Al Irsyad bersama Ketum DPP PBB Yuri Kemal Fadlullah 

Ditambahkan Ketua DPW PBB Riau Syafril Koto, bahwa ketua umum DPP PBB Yuri Kemal Fadlullah juga menyampaikan agar semua pengurus se Riau nanti menghadiri HUT partai besutan Yusril Ihza Mahendra ini yang ke 28 tahun pada Juli mendatang. 

"Ketum DPP PBB bapak Yuri Kemal Fadlullah juga berpesan bahwa kepengurusan DPW PBB Riau diminta hadir di hari jadinya partai PBB ini pada bulan Juli mendatang," pungkas Syafril Koto.*** Penulis: Suryadi 

Polsek Kawasan Pelabuhan Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong untuk Pertanian Demi Dukung Ketahanan Pangan

forumriau.com 12.5.26

Uploaded Image


FORUMRIAU.COM - PEKANBARU – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, Polsek Kawasan Pelabuhan Polresta Pekanbaru mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong dan lahan tidur menjadi area pertanian produktif seperti kebun jagung.

Kegiatan edukasi tersebut dilakukan melalui sambang dan dialog langsung bersama warga Tempat giat,
Jl.Alamanda Marpoyan Damai
selasa 12/5/ 2026,
Bersama kelompok tani Prima Jaya wilayah binaan guna memberikan pemahaman pentingnya memanfaatkan lahan yang belum digunakan agar dapat memberikan nilai manfaat bagi kebutuhan pangan keluarga maupun masyarakat sekitar.

Kapolsek Iptu Teddy menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan kosong menjadi salah satu langkah sederhana namun efektif dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Selain itu kegiatan bertani juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada menjadi kebun produktif. Minimal dapat membantu kebutuhan pangan keluarga dan apabila dikelola dengan baik tentu bisa mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Uploaded Image

Dalam kesempatan tersebut, warga juga diberikan motivasi agar tidak ragu memulai bercocok tanam.

Masyarakat menyambut positif ajakan tersebut dan mengaku siap memanfaatkan lahan kosong di lingkungan mereka untuk kegiatan pertanian produktif.

Melalui kegiatan ini, Polsek Kawasan Pelabuhan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ketahanan pangan semakin meningkat serta mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan di tengah masyarakat.

Semangat Polri cinta petani terus diwujudkan melalui edukasi, pendampingan, dan kepedulian terhadap masyarakat guna menciptakan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan.
#swasembadapangan
#ketahananpangan
#polisicintapetani ( rls)

Ini Kata Ditlantas Polda Riau Edukasi Generasi Bangsa di SDN 42 Pekanbaru

forumriau.com 11.5.26


Ini Kata Ditlantas Polda Riau Edukasi Generasi Bangsa di SDN 42 Pekanbaru

Pekanbaru - Dalam upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini, Ditlantas Polda Riau bersama Ditbinmas Polda Riau melaksanakan kegiatan Green Policing Polda Riau yang dirangkai dengan program Police Goes To School di SDN 42 Pekanbaru, Senin (11/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB tersebut dilaksanakan di lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan Inpes No. 2, Kelurahan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Program ini menyasar para siswa dan guru sebagai bentuk edukasi dini terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran personel dari Ditbinmas Polda Riau yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol Eko Budhi Purwono beserta personel Ditlantas Polda Riau yang dipimpin oleh AKBP Dasril. Selain itu kegiatan juga melibatkan personel Polsek Bukit Raya, Tim RAGA Polda Riau, Tim Damkar Kota Pekanbaru serta DLHK Kota Pekanbaru.

Dalam pelaksanaannya, para siswa diberikan edukasi dan kampanye keselamatan berlalu lintas melalui penyampaian materi interaktif serta sesi tanya jawab. Tidak hanya itu, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan, menanam pohon serta membangun kebiasaan peduli terhadap alam sekitar.

Tampak dalam kegiatan tersebut, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril turut membagikan buku panduan tertib berlalu lintas serta helm berstandar SNI kepada siswa-siswi dan para guru yang mampu menjawab pertanyaan seputar keselamatan berlalu lintas dan program Green Policing. Suasana kegiatan pun berlangsung penuh antusias dan interaktif.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para siswa yang aktif mengikuti kegiatan, personel Ditlantas Polda Riau juga membagikan hadiah berupa helm keselamatan, buku petunjuk keselamatan berlalu lintas, tumblr hingga kaos bertemakan Green Policing.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril menyampaikan bahwa kegiatan Police Goes To School yang dirangkai dengan program Green Policing Polda Riau tersebut mendapatkan sambutan hangat dan antusias dari para siswa dan siswi SDN 42 Pekanbaru.

“Kami melihat antusiasme yang sangat luar biasa dari para pelajar. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini sekaligus mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa edukasi kepada generasi muda merupakan langkah penting dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Riau di masa mendatang.

Sementara itu, pihak sekolah melalui Kepala Sekolah Ria Anggreni, S.Pd menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau dan Ditbinmas Polda Riau atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut di lingkungan sekolahnya.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan positif yang dilaksanakan oleh Ditlantas Polda Riau bersama Ditbinmas Polda Riau. Edukasi seperti ini sangat penting bagi anak-anak untuk membangun kedisiplinan berlalu lintas serta menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan sejak usia dini,” ungkapnya.




Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika juga menyampaikan bahwa kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas dan Green Policing akan terus digencarkan sebagai upaya membangun karakter generasi muda yang disiplin, peduli lingkungan serta sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

“Kami ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya tertib berlalu lintas, namun juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Melalui kegiatan humanis dan edukatif seperti ini, diharapkan dapat menciptakan budaya keselamatan dan budaya cinta lingkungan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara personel Ditlantas Polda Riau, Ditbinmas Polda Riau, para guru serta seluruh siswa-siswi SDN 42 Pekanbaru dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.

Dengan hadirnya Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan edukatif dan humanis seperti ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas serta memperkuat kepercayaan publik kepada Polri. Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.(***)

Jumpa Langsung Ketum PBB, Ini Kata DPW PBB Riau Dengan Sosok Yuri Kemal Fadlullah

forumriau.com 11.5.26

Sekretaris Daerah DPW PBB Riau, Al Irsyad bersama Ketum DPP PBB, Yuri Kemal Fadlullah 

Jumpa Langsung Ketum PBB, Ini Kata DPW PBB Riau Dengan Sosok Yuri Kemal Fadlullah 


Pekanbaru - forumRiau.com: Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Riau, secara langsung silaturahmi ke Ketua Umum PBB, Yuri Kemal Fadlullah di kantor pusat partai Islam itu, jalan Pasar Minggu No.1, Jakarta Selatan, Jumat 8/5/2026. 


Kunjungan ini merupakan hasil rapat dari beberapa pertemuan bersama pengurus DPW PBB Riau yang dipimpin oleh Ketua DPW PBB Riau, Syafril Koto, mandat Ketum PBB Yuri Kemal Fadlullah.


"Sesuai perintah mandat dari Ketum DPP PBB, bapak Yuri Kemal Fadlullah, kami DPW PBB Riau telah beberapa kali melakukan rapat khusus untuk membuat, merampungkan pengurus DPW Riau dan DPC 12 kabupaten dan kota se Riau. Pada pertemuan pekan lalu, Sekretaris DPW PBB Riau, bapak Al Irsyad, menjalankan amanat untuk berjumpa langsung Ketum ke kantor DPP PBB," jelas Syafril Koto ditemui pada, Senin 11/5/2026 di Pekanbaru. 


Menurut Syafril Koto, kunjungan Sekretaris DPW PBB Riau, Al Irsyad merupakan keseriusan provinsi Riau menjalankan perintah mandat DPP PBB untuk mengembangkan partai berasaskan Islam tersebut di Riau. 


"Kunjungan langsung sekretaris Daerah DPW PBB Riau ini merupakan wujud keseriusan kita di Riau untuk menjalankan perintah DPP PBB, mengembangkan dan memenangkan partai ini di Pemilu yang akan datang," tambah Syafril Koto.

Ketua DPW PBB Riau, Syafril Koto 

Di kesempatan yang sama, Sekretaris DPW PBB Riau, Al Irsyad mengatakan, kunjungan itu sangat disambut baik oleh Ketum PBB, Yuri Kemal Fadlullah di hari penuh berkah tersebut.


"Alhamdulillah, saya membawa mandat pertemuan dari teman teman DPW PBB Riau, khusunya dari ketua DPW kita, Bapak Syafril Koto. Kunjungan ini sangat disambut baik, suasana hangat dan penuh kekeluargaan oleh bapak Ketum kita, bapak Yuri Kemal Fadlullah," jelas Al Irsyad. 


Menurut Al Irsyad, sosok Ketum PBB Yuri Kemal Fadlullah adalah orang yang moderat, terbuka dan luwes serta visioner bagi semua orang. 


"Sosok ketua umum DPP PBB, bapak Yuri Kemal Fadlullah ini sangat meyakinkan kita untuk sukses dalam mencapai target kemenangan PBB Riau di pemilu yang akan datang. Saya sangat tersanjung disambut hangat, baik dengan akrab suasana penuh kekeluargaan oleh bapak Ketum PBB Yuri Kemal Fadlullah di kantornya," ungkap Al Irsyad. 


Untuk diketahui, partai bulan bintang (PBB) saat ini diketuai oleh Yuri Kemal Fadlullah yang mendapat sanggahan oleh pengurus DPP sebelumnya yang diketuai oleh Gugum Ridho Putra. Namun hal ini ditegaskan oleh Ketua Dewan Pertimbangan Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, kepengurusan partai bulan bintang kini dipimpin, Yuri Kemal Fadlullah telah resmi disahkan oleh Menkumham. 


Yusril Ihza Mahendra yang kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia di kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto ini menyebutkan, kepengurusan PBB yang dipimpin Yuri Kemal Fadlullah itu sudah disahkan oleh Kementerian Hukum RI, sehingga tidak boleh ada lagi perbedaan di antara jajaran pengurus PBB.*** Penulis: SURYADI 

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pimpin Apel Pagi di Lahan Jagung Bersama Ketua Kelompok Tani

forumriau.com 9.5.26
Uploaded Image


FORUMRIAU.COM - PEKANBARU – Dalam upaya mendukung program *ketahanan pangan* nasional, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Polresta Pekanbaru memimpin pelaksanaan apel pagi, jum'at pagi 8/5/2026 bersama personel dan Ketua Kelompok Tani di area lahan jagung binaan, Jl. Alamanda I Marpoyan Pekanbaru.

Kegiatan apel pagi tersebut dilaksanakan langsung di lokasi pertanian sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung program

 *swasembada pangan* serta mempererat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat petani".

Uploaded Image

Dalam arahannya, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Iptu Teddy menyampaikan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan konsistensi dalam merawat tanaman jagung agar hasil panen dapat maksimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar apel pagi, namun menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap para petani. Kami berharap program *ketahanan pangan* dapat berjalan optimal melalui kerja sama yang baik antara Polri dan kelompok tani,” ujar Kapolsek.
Uploaded Image

Usai apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kondisi tanaman jagung dan diskusi ringan terkait perawatan tanaman guna mendukung keberhasilan program *swasembada pangan*.

Melalui kegiatan tersebut, semangat *Polri cinta petani* terus diwujudkan dengan hadir langsung mendampingi masyarakat demi terciptanya *ketahanan pangan* yang kuat dan berkelanjutan.( rls ) 

Tingkatkan Kesadaran Budaya Tertib Berlalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Gencarkan Sosialisasi dan Program Green Policing

forumriau.com 8.5.26

Uploaded Image

Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melalui Subdit Kamsel melaksanakan kegiatan Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas, Program Green Policing Polda Riau serta pemberian reward kepada masyarakat pengguna jalan yang tertib berlalu lintas, Jumat (8/5/2026) pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan di kawasan Tugu Perjuangan Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru tersebut dimulai sejak pukul 06.30 WIB hingga 07.30 WIB dan dipimpin langsung Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M bersama personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau.

Dalam kegiatan tersebut, personel Ditlantas Polda Riau melaksanakan kampanye keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat khususnya pengendara roda dua dengan memberikan edukasi secara humanis terkait pentingnya mematuhi tata tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Selain memberikan imbauan dan edukasi, petugas juga membagikan helm SNI dan buku petunjuk keselamatan berlalu lintas kepada pengendara roda dua yang kedapatan tidak menggunakan helm saat berkendara. Sementara kepada pengendara yang tertib berlalu lintas, personel memberikan reward berupa coklat Silverqueen sebagai bentuk apresiasi.

Tidak hanya itu, dalam mendukung Program Green Policing Polda Riau, personel Subdit Kamsel juga membagikan bibit pohon mangga kepada masyarakat sebagai simbol ajakan menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah nyata Ditlantas Polda Riau dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar sosialisasi, namun bagaimana kami mengajak masyarakat untuk benar-benar memahami pentingnya keselamatan saat berkendara. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama dan dimulai dari kesadaran diri masing-masing,” ujar AKBP Dasril.

Ia juga menambahkan bahwa melalui Program Green Policing, Ditlantas Polda Riau ingin mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari kehidupan yang berkelanjutan.

Salah seorang warga Kecamatan Tenayan Raya, Donna Tarigan yang menerima helm SNI secara gratis menyampaikan apresiasi kepada jajaran Ditlantas Polda Riau atas kegiatan edukasi yang dinilai sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya sangat berterima kasih kepada polisi lalu lintas Polda Riau karena telah memberikan edukasi dan helm gratis kepada masyarakat. Kegiatan seperti ini sangat membantu dan mengingatkan kami agar lebih disiplin dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara,” ungkap Donna.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Ditlantas Polda Riau yang terus aktif melaksanakan kegiatan edukasi Kamseltibcarlantas kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Ditlantas Polda Riau yang konsisten melaksanakan kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi tata tertib berlalu lintas, gunakan helm SNI, lengkapi surat kendaraan dan jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Melalui kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Riau berharap dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, meminimalisir fatalitas korban kecelakaan serta menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah hukum Polda Riau.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dengan semangat “Bersatu, Keselamatan Nomor Satu” serta bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.

Buku Perdana Karmila Sari Kupas Jejak Pengabdian Perempuan di Dunia Politik

forumriau.com 8.5.26


Buku Perdana Karmila Sari Kupas Jejak Pengabdian Perempuan di Dunia Politik

Pekanbaru - Anggota DPR RI Dapil Riau, Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, meluncurkan buku perdananya berjudul Perempuan di Pentas Politik, 'Jejak Pengabdi Merawat Amanah' di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau, Jumat (8/5/2026).

Peluncuran buku ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus refleksi perjalanan Karmila dalam dunia politik, mulai dari tingkat daerah hingga nasional.

Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau, Taufik Ikram Jamil, menilai kehadiran buku tersebut memberi warna tersendiri bagi dunia literatur di Riau, khususnya yang mengangkat kiprah perempuan dalam politik. 

Ia menegaskan, lembaga adat memang tidak berpolitik praktis, namun tidak boleh buta terhadap dinamika politik karena kebijakan politik turut memengaruhi kehidupan masyarakat.

“LAM tidak berpolitik, tetapi tidak boleh buta politik. Kehadiran buku ini menjadi catatan penting tentang bagaimana politik dijalani dengan nilai pengabdian,” ujar Taufik.

Hal senada disampaikan Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau, Marjohan Yusuf, yang mengaku bangga atas lahirnya karya tersebut. Menurutnya, politik adalah ruang yang dinamis, penuh seni dalam membaca dan mengondisikan keadaan, serta sarat dengan persaingan gagasan maupun perebutan pengaruh untuk membesarkan partai dan memperjuangkan kepentingan publik.

Dalam kesempatan itu, Dr Karmila Sari yang juga Wakil Ketua umum PP KPPG menceritakan berbagai pengalaman yang ia jalani selama menjadi anggota DPRD hingga kini duduk di kursi DPR RI. Ia mengaku banyak belajar dari dialog langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi, lalu memperjuangkannya sesuai kewenangan yang dimiliki sebagai wakil rakyat.

“Saya mengalami banyak hal selama berada di dunia politik, mulai dari tingkat daerah hingga nasional. Yang paling penting adalah terus berdialog dengan masyarakat dan memperjuangkan kebutuhan daerah sesuai kewenangan yang ada,” kata Karmila.

Ia menuturkan, buku tersebut lahir dari keyakinannya bahwa perempuan memiliki kontribusi besar bagi pembangunan daerah. Pengalaman yang ditulisnya diharapkan bisa menjadi pelajaran, inspirasi, dan bekal bagi perempuan lain yang ingin terlibat aktif dalam ruang publik.

“Politik itu hmbagaimana kita menjalaninya. Saya berharap buku pertama ini bisa menggerakkan perempuan untuk berkarya, berkontribusi, dan meninggalkan ilmu yang bermanfaat bagi banyak orang sebagai amal jariyah,” tutupnya.(rls-red)