Featured Post

PERKUAT PROGRAM PEMBINAAN KEMANDIRIAN WARGA BINAAN, LAPAS BANGKINANG GANDENG DINAS PERIKANAN KABUPATEN KAMPAR DAN KOPERASI MERAH PUTIH LANGGINI

KAMPAR – Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Ke...

SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner šŸ‘‡

PERKUAT PROGRAM PEMBINAAN KEMANDIRIAN WARGA BINAAN, LAPAS BANGKINANG GANDENG DINAS PERIKANAN KABUPATEN KAMPAR DAN KOPERASI MERAH PUTIH LANGGINI

forumriau.com 6.7.26

Uploaded Image

KAMPAR – Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang melaksanakan kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Dinas Perikanan Kabupaten Kampar dan Koperasi Merah Putih Langgini, bertempat di Aula Lapas Bangkinang, Kamis (02/07/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang dilaksanakan oleh Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Kelas IIA Bangkinang, yang dikomandoi langsung oleh Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Jefriandy, sebagai upaya memberikan pembinaan keterampilan produktif kepada warga binaan melalui pengembangan sektor perikanan, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kemampuan kerja yang nantinya menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kampar, H. Zulfahmi, S.Pi., M.Si, Ketua Koperasi Merah Putih Langgini, H. Yulizar Baharudin, MM, Kasi Giatja Jefriandy, Kasi Binadik, Arian adi bowo serta jajaran pegawai Lapas Kelas IIA Bangkinang.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari masing-masing pihak sebagai bentuk penguatan komitmen bersama dalam pelaksanaan kerja sama.

Dalam sambutannya, Kalapas Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra menyampaikan bahwa program pembinaan di dalam lapas harus mampu memberikan manfaat nyata dan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih siap menghadapi kehidupan setelah bebas.

"Pemasyarakatan hari ini bukan hanya berbicara tentang menjalani masa pidana, tetapi bagaimana kita mampu membina warga binaan agar memiliki keterampilan dan kesiapan hidup yang lebih baik. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk membuka peluang pembelajaran, pengembangan keterampilan, dan menciptakan warga binaan yang produktif serta mandiri ketika kembali ke masyarakat," ujar Alexander.

Selanjutnya, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kampar, H. Zulfahmi, S.Pi., M.Si dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap program pembinaan yang dijalankan Lapas Bangkinang.

"Kami menyambut baik kolaborasi ini dan siap mendukung dari sisi pembinaan teknis, pelatihan, serta pendampingan terkait sektor perikanan. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan ilmu dan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan sebagai modal membangun masa depan yang lebih baik," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Merah Putih Langgini, H. Yulizar Baharudin, MM mengatakan bahwa pihak koperasi siap mengambil bagian dalam mendukung pemberdayaan warga binaan melalui penguatan ekonomi produktif.

"Kami percaya bahwa setiap individu berhak mendapatkan kesempatan untuk berkembang. Koperasi Merah Putih Langgini siap bersinergi bersama Lapas Bangkinang dalam mendukung pembinaan yang memberikan dampak positif dan membuka peluang ekonomi bagi warga binaan ke depannya," tuturnya.

Sebagai penanggung jawab teknis kegiatan, Kasi Kegiatan Kerja Lapas Bangkinang, Jefriandy, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi salah satu langkah konkret Seksi Giatja dalam menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada produktivitas dan peningkatan keterampilan warga binaan.

" kami terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang aplikatif dan berkelanjutan. Kerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Kampar dan Koperasi Merah Putih Langgini ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan agar memiliki kompetensi, pengalaman kerja, serta mental produktif yang akan sangat berguna ketika mereka kembali ke masyarakat," jelas Jefriandy.

Setelah seluruh rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lapas Kelas IIA Bangkinang bersama Dinas Perikanan Kabupaten Kampar dan Koperasi Merah Putih Langgini sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjalankan program pembinaan kemandirian warga binaan secara berkelanjutan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama sebagai simbol sinergitas, komitmen bersama, serta penguatan kolaborasi antar instansi dalam mendukung keberhasilan program pembinaan warga binaan agar menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

Di akhir kegiatan, Kalapas Kelas IIA Bangkinang Alexander Lisman Putra kembali menegaskan pentingnya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan pembinaan yang berkualitas.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap warga binaan mendapatkan kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimis program pembinaan di Lapas Kelas IIA Bangkinang akan semakin maksimal dan memberikan dampak nyata bagi masa depan warga binaan," tegasnya.(rls).

Adi Kampai

Polsek Tapung Hiling Tangkap Pelaku Narkoba Saat Ingin Transaksi 

forumriau.com 4.7.26

Uploaded Image

TAPUNG HILIR,- PA (27) warga Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar hanya bisa pasrah saat di tangkap Polsek Tapung Hilir pada Jum'at (3/7/2026) sekira pukul 21.30 Wib.

Penangkapan pelaku ini saat ia berada di belakang rumahnya yang sedang menelpon yang diduga ingin Transaksi Narkoba jenis sabu-sabu. "Naas pelaku berhasil kita amankan dan darinya berhasil penggeledahan di dalam kamarnya kita sita 7 paket sabu-sabu dengan berat 6,34 gram dan barang bukti lainnya"jelas Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Tapung Hilir AKP Khairil.

Pelaku sudah melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan  Atau Pasal 609 ayat (2) huruf A UU nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP Dan atau Pasal 609 ayat (2) Huruf A UU nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Tindak pidana.
"Ia selalu pengedar di wilayah Desa Kota Garo ini sudah sangat meresahkan bagi masyarakat sekitar,"ujar Kapolsek.

Awal penangkapan pelaku ini saat team Opsnal Unit Reskrim Polsek Tapung Hilir mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang melakukan transaksi atau menjual narkotika jenis sabu sabu tepatnya didalam kamar rumah pelaku.

Kemudian Kanit Reskrim Tapung hilir IPDA Hazli Murham dan teamnya melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut. "Kita langsung ke TKP dan berhasil tangkap pelaku yang sedang menelpon dibelakang rumahnya,"terang AKP Khairil.

Setelah itu petugas berhasil mengamankan pelaku selanjutnya petugas melakukan penggeledahan yang disaksikan oleh aparat desa setempat serta ditemukan barang bukti tersebut. "Dari hasil interogasi pelaku, ia mendapat barang haram itu dari JE di Desa Kota Garo. Selanjutnya pelaku kita bawa ke Mapolsek bersama barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut,"pungkas Kapolsek Tapung Hilir.

SUKSESKAN PROGRAM PRESIDEN RI, KAPOLSEK SINGINGI TINJAU PERKARANGAN TAMAN BERGIJI WARGA

forumriau.com 4.7.26

Uploaded Image

KUANSING - Dalam Rangka mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia Kapolsek Singingi melalui   Bhabinkamtibmas   Bhabinkamtibmas Desa Sungai Kuning AIPDA SLAMAT WAHYUDI  langsung melakukan Pengecekan Pekarangan Bergizi tanaman terong ungu milik Bpk. Juli  Asia Tenggara & Kepulauan Pasifik
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Sungai Kuning Kecamatan Singingi. Kec.Singingi Kabupaten Kuansing pada hari Sabtu tanggal 04 juli 2026 pukul 10.00 Wib, telah dilaksanakan Pengecekan

Lahan pertanian tersebut memiliki luas kurang Lebih kurang     Lebih kurang 100 M2   Pengecekan  selain jenis terong ungu,diladang tersebut juga ditanami berbagai jenis sayuran cabe merah serta rawit.

Menurut pak juli, Pemanfaatan lahan Pekarangan yang dilakukan oleh masyarakat desa Pulau Padang untuk bertani sangat bernilai positif karena selain meningkatkan taraf ekonomi juga dapat mendukung program ketahanan pangan.


"Kita sangat mengapresiasi dan mendukung kegitan yang dilakukan oleh masyarakat, sehingga kita juga ikut turun langsung melakukan pengecekan sekaligus menunjukkan bahwa Polri dekat dengan seluruh elemen masyarakat"ucapnya.


Selama kegiatan berlangsung situasi terlihat dalam keadaan aman dan kondusif(Red)

Sukeskan progran Presiden RI, Kapolsek Singingi tinjau pekarangan taman bergizi warga

forumriau.com 3.7.26

Uploaded Image

KUANSING - Dalam Rangka mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia Kapolsek Singingi melalui   Bhabinkamtibmas Desa 
 air emas Aipda Rio hendri  langsung melakukan Pengecekan Pekarangan Bergizi tanaman terong ungu milik Bpk. Saman Asia Tenggara & Kepulauan Pasifik
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa air emas  Kec.Singingi Kabupaten Kuansing pada hari Selasa Jum'at tanggal 03 juli 2026 pukul 08.30 Wib,

Lahan pertanian tersebut memiliki luas kurang Lebih kurang 1000 M Pengecekan  selain jenis terong ungu,diladang tersebut juga ditanami berbagai jenis sayuran cabe merah serta rawit.

Menurut saman, Pemanfaatan lahan Pekarangan yang dilakukan oleh masyarakat desa air emas untuk bertani sangat bernilai positif karena selain meningkatkan taraf ekonomi juga dapat mendukung program ketahanan pangan.


"Kita sangat mengapresiasi dan mendukung kegitan yang dilakukan oleh masyarakat, sehingga kita juga ikut turun langsung melakukan pengecekan sekaligus menunjukkan bahwa Polri dekat dengan seluruh elemen masyarakat"ucapnya.


Selama kegiatan berlangsung situasi terlihat dalam keadaan aman dan kondusif(Red).

Sukseskan Program Presiden RI, Kapolsek Singingi Tinjau Pekarangan tanaman bergizi warga

forumriau.com 30.6.26

Uploaded Image

PEKANBARU - Dalam Rangka mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia Kapolsek Singingi melalui Bhabinkamtibmas Bripka Amar Yulianto turun langsung melakukan Pengecekan Pekarangan Bergizi tanaman terong ungu milik Bpk. PAIMIN

Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Pulau padang Kec.Singingi Kabupaten Kuansing pada hari Selasa 30 Juni 2026 sekitar pukul 09:00 WIB.

Lahan pertanian tersebut memiliki luas kurang lebih  1000 M2,selain jenis terong ungu,diladang tersebut juga ditanami berbagai jenis sayuran cabe merah serta rawit.

Menurut Amar, Pemanfaatan lahan Pekarangan yang dilakukan oleh masyarakat desa Pulau Padang untuk bertani sangat bernilai positif karena selain meningkatkan taraf ekonomi juga dapat mendukung program ketahanan pangan.

"Kita sangat mengapresiasi dan mendukung kegitan yang dilakukan oleh masyarakat, sehingga kita juga ikut turun langsung melakukan pengecekan sekaligus menunjukkan bahwa Polri dekat dengan seluruh elemen masyarakat"ucapnya.

Selama kegiatan berlangsung situasi terlihat dalam keadaan aman dan kondusif(Red).

Ketum PP PPM Lantik Suhardiman Amby Jadi Ketua PD PPM Riau periode 2026-2031

forumriau.com 29.6.26


Uploaded Image

KUANSING - Ketua Umum PP PPM Patriani Paramita Mulia, S.H, LL.M.,  resmi melantik Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga Provinsi Riau Dr.H.Suhardiman Amby, M.M., Periode 2026-2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing, Ahad (28/06/2026).

Hadir dalam pelantikan pengurus PD PPM Riau Ketua Umum PP PPM Patriani Paramita Mulia, Sekjen PP PPM M.Taufik,Syaiful Anwar S.Com, Ketua LVRI Provinsi Riau, Plt.Gubernur Riau, Wakil Bupati Kuansing, Sekda Kabupaten Kuansing, Ketua PC Pemuda Pancasila Kuansing, Ketua PC PPM Se- Riau dan lainnya.

Ketua PD PPM Riau, Suhadirman Amby dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Ketua umum PP PPM beserta rombongan di kabupaten Kuansing. Lebih lanjut Amby menjelaskan bahwa PPM harus mampu melanjutkan perjuangan nenek moyang kita.

"PPM Riau siap memperjuangkan program agar bisa mensejahterakan anggota PPM, meningkatkan pendidikan, ekonomi dan juga membesarkan PPM sampai ke penjuru Riau".

Dalam sambutannya, Ketua umum PP PPM Patriani mengucapkan selamat menjalankan tugas kepada Ketua PD PPM Riau Suhardiman Amby dan jajarannya. Dia meminta kepada Ketua PPM Riau terpilih untuk dapat mengembangkan dan membesarkan PPM sampai ke pelosok daerah Riau dengan merangkul anak cucu veteran untuk bergabung dan bersama-sama membesarkan PPM.

Patriani melanjutkan setelah pelantikan ini mari bersama-sama kita membesarkan PPM. Jangan ada lagi kisruh di tubuh PPM. Hormati hasil keputusan Musda agar PPM di Riau dapat maju dan menjadi besar sehingga bisa membantu masyarakat.

Plt Gubernur Riau yang diwakili Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Zulkifli Syukur dalam sambutannya mengucapkan tahniah atas pelantikan Ketua PD PPM Riau Suhadirman Amby dan jajarannya untuk periode 2026-2031.

"Kami atas nama Plt Gubernur Riau dan Pemrov Riau mengucapkan tahniah atas pelantikan Pengurus PPM Riau. PPM merupakan organisasi anak veteran yang besar dan tertuang dalam UU Veteran RI.
Pemerintah Provinsi Riau siap bersinergi dengan PPM karena program PPM bersinergi dengan program yang dijalankan oleh Pemrov Riau". Ungkap Zulkifli Syukur.

Zulkifli Syukur juga menjelaskan bahwa dia juga adalah anak seorang pejuang dan akan konsisten untuk membantu terlaksananya program-program yang akan dijalankan oleh PPM Riau.

Zulkifli Syukur mengharapkan dengan adanya PPM riau, menjadi salah satu tameng bagi generasi muda khususnya anak keturunan veteran untuk tidak terlibat narkoba dan LGBT. Dia menjelaskan bahwa kedua permasalahan ini merupakan yang terbesar di Riau. Mengingat Riau adalah jalur lintas peredaran narkoba terdekat dari negeri jiran.

Pelantikan Pengurus PD PPM Riau diakhiri dengan photo bersama epngurus PD PPM Riau dengan Ketum PP PPM Patriani Paramita Mulia. (Rls).


ADI KAMPAI

Akan Lapor APH, Eks Pegawai Setwan DPRD Riau Buka Borok Pemain Lama yang Masih Menjabat

forumriau.com 28.6.26


Akan Lapor APH, Eks Pegawai Setwan DPRD Riau Buka Borok Pemain Lama yang Masih Menjabat 

PEKANBARU - forumRiau.com: Borok "Pemain Lama" yang melakoni SPPD fiktif di lingkungan Sekretariat DPRD Riau satu persatu dibuka oleh eks pegawai sekretariat DPRD Riau. Hal ini disebabkan karena masih adanya pegawai yang dinilai "pemain utama" selama ini masih lolos dari kebijakan rotasi dan mutasi besar-besaran terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Dewan (Setwan) Provinsi Riau tersebut.

Salah satu borok itu diungkapkan eks pegawai sekretariat DPRD Riau yang tak mau ditulis namanya mengatakan, bahwa peran mereka saat ini sebagai pengumpul uang untuk membayar kerugian temuan SPPD fiktif 2024 di sekretariat DPRD Riau. 

"Ada yang masih menjabat saat ini. Mereka malah dijadikan PPTK. Padahal status PPTK ini akan membuat mereka bertahan selama satu tahun karena teknisnya jabatan itu. Sementara mereka saat ini sebagai pengumpul uang pengganti temuan dan juga pengganti kas kosong," ungkap sumber. 

Ironisnya, lanjut sumber, uang yang dipotong oleh bendahara dan PPTK ini tidak jelas laporan pertanggungjawaban sampai empat bulan sejak Januari 2026.

"Jadi teman teman sepakat untuk mengumpulkan uang kepada PPTK itu, ada yang pengumpulnya, namun laporan keuangan pengumpul dan PPTK ini tidak jelas. Padahal hitungan minimal setoran saja dari teman teman ini telah dikalkulasi hampir mencapai 80 persen dari target pemulangan uang untuk temuan dan untuk kas sekretariat itu," jelasnya.

Oleh karena itu, eks pegawai di birokrasi tersebut dalam waktu dekat akan melaporkannya ke Aparat Penegak Hukum (APH).

"Kita akan laporkan mereka ke APH, semua bukti setoran ada. Jika mereka tidak juga transparan dan masih menjabat, maka kita serahkan laporan ke APH," tegas sumber. 

Seperti yang diberitakan, ratusan pegawai di lingkup Kantor DPRD Riau telah dipindahkan ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain. Kendati demikian, banyak juga yang ditinggal bahkan ada yang sudah mendapat surat keputusan sebagai PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan). Sehingga mereka sebagai PPTK akan bertahan selama satu tahun karena teknis jabatan tersebut saat ini dari pusat. 

"Faktanya teman teman tidak terima. Kita minta keluarkan semua tanpa tebang pilih, harus keluarkan semuanya," tegas sumber yang enggan ditulisan namanyan itu kepada forumRiau.com, Sabtu malam (27/6/2026) di Pekanbaru.***

Ketua PP PPM Bantah Tuduhan Pelapor, Tegaskan Musda PPM Riau Sah Sesuai AD/ART, Pelantikan Tetap Berjalan

forumriau.com 27.6.26

Uploaded Image

PEKANBARU – Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PPM), Patriani Paramita Mulia, membantah tegas isi pemberitaan yang memuat pernyataan pelapor Fadila yang meminta Polda Riau mengusut dugaan pelanggaran dalam proses Musyawarah Daerah (Musda) PPM Riau.

Sebelumnya, Fadila melalui laporannya meminta Kapolda Riau melalui Ditreskrimum melakukan pemanggilan, pemeriksaan, serta proses hukum. Ia menyatakan langkah tersebut dilakukan demi menjaga marwah organisasi PPM dan mengklaim terdapat dugaan pelanggaran terhadap AD/ART organisasi.

Menanggapi hal tersebut, Patriani Paramita Mulia menegaskan bahwa Pimpinan Pusat PPM telah melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan Musda PPM Riau dan berkesimpulan seluruh proses telah dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

"Pada prinsipnya, Pimpinan Pusat PPM meninjau pelaksanaan Musda sudah sesuai AD/ART. Validasi dan verifikasi juga telah dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi. Jadi proses Musda telah berlangsung sesuai aturan," tegas Patriani dalam keterangannya.

Menurutnya, upaya-upaya yang dinilai dapat mengkerdilkan organisasi seharusnya tidak dilakukan hanya demi mencari perhatian, karena tujuan yang lebih besar adalah menyatukan PPM di Provinsi Riau.

Patriani mengatakan, PPM Riau saat ini membutuhkan figur pemimpin yang memiliki kemampuan, komitmen, serta kesediaan berkorban untuk membesarkan organisasi. Karena itu, Pimpinan Pusat PPM bersama LVRI Riau dan para Ketua Cabang yang memiliki hak suara dalam Musda memberikan kepercayaan kepada Suhardiman Amby sebagai Ketua PPM Riau melalui mekanisme Musda yang sah.

"PP PPM, LVRI Riau, dan para Ketua Cabang yang memiliki hak suara mempercayakan kepemimpinan kepada Saudara Suhardiman Amby sebagaimana dibuktikan melalui proses Musda sesuai AD/ART organisasi," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Musda telah selesai dan seluruh peserta, termasuk Fadila, mengikuti proses tersebut. Karena itu, hasil Musda seharusnya dihormati sebagai keputusan organisasi.

"Mekanisme organisasi sudah selesai. Kalau ada pihak yang tidak cocok dengan hasil Musda, itu hal yang wajar dalam organisasi. Namun apa dasar dan kaitannya dengan pelaporan secara hukum, sementara yang dipersoalkan merupakan proses internal organisasi sesuai AD/ART," katanya.

Patriani menegaskan Pimpinan Pusat PPM berharap seluruh kader bersikap dewasa dalam menyikapi dinamika organisasi. Menurutnya, apabila terdapat persoalan pribadi, sebaiknya diselesaikan di luar konteks organisasi agar tidak mengganggu konsolidasi PPM.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan Pimpinan Pusat PPM akan menggelar rapat untuk mempertimbangkan langkah tegas terhadap tindakan yang dilakukan Fadila.

"Seorang keturunan veteran sejati seharusnya berkontribusi membantu perkembangan PPM, bukan justru mengkerdilkan organisasi. Kalau ingin membesarkan organisasi, mari bergabung dan menghormati hasil Musda," ujarnya.

Patriani juga memastikan bahwa berdasarkan hasil rapat terbatas Pimpinan Pusat PPM, pelaksanaan pelantikan kepengurusan PPM Riau tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, Patriani menilai langkah Fadila yang membawa persoalan internal organisasi ke ranah publik melalui laporan dan pemberitaan telah mencemarkan nama baik serta merugikan marwah Pemuda Panca Marga sebagai organisasi putra-putri keturunan Veteran Republik Indonesia.

Menurutnya, setiap keberatan terhadap hasil Musda semestinya diselesaikan melalui mekanisme organisasi, bukan dengan membangun opini publik yang berpotensi menimbulkan kesan seolah-olah telah terjadi pelanggaran hukum, padahal hal tersebut masih berupa klaim sepihak.

"PP PPM berpendapat tindakan tersebut telah merugikan nama baik organisasi. PPM adalah organisasi perjuangan yang harus dijaga kehormatannya, bukan dijadikan objek konflik yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat," tegasnya.

Ia menambahkan, PP PPM sedang mengkaji langkah-langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dinilai telah menyebarkan informasi yang tidak benar dan merugikan nama baik organisasi maupun pengurus.

"Apabila setelah dilakukan kajian hukum ditemukan adanya unsur tindak pidana, maka tidak tertutup kemungkinan pihak yang bersangkutan dimintai pertanggungjawaban hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Menurut Patriani, perbuatan tersebut berpotensi dikaji berdasarkan sejumlah ketentuan hukum apabila memenuhi unsur-unsurnya, antara lain ketentuan mengenai pencemaran nama baik dalam KUHP, ketentuan mengenai informasi elektronik yang menyerang kehormatan atau nama baik dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), serta ketentuan pidana lain yang relevan berdasarkan hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

Meski demikian, Patriani menegaskan bahwa penentuan ada atau tidaknya tindak pidana merupakan kewenangan penyidik dan pengadilan. PP PPM, kata dia, menghormati proses hukum yang berlaku, namun juga akan menggunakan hak hukumnya apabila organisasi maupun pengurus dirugikan oleh tuduhan yang tidak dapat dibuktikan.

"Seluruh tuduhan tersebut kami bantah. Informasi yang disampaikan merupakan klaim sepihak yang belum terbukti secara hukum dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum apabila terus disebarluaskan tanpa dasar yang sah," tutup Patriani. (rls)

Ini Kata Menag Saat Resmikan Masjid di Kanwil Kemenag Riau

forumriau.com 27.6.26


Ini Kata Menag Saat Resmikan Masjid di Kanwil Kemenag Riau 


Pekanbaru - forum Riau.com: Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. secara resmi meresmikan Masjid Amal Ikhlas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Sabtu (27/6/2026) di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau.


Di momen tersebut Menag RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa masjid tidak boleh hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi harus berkembang menjadi meeting point peradaban, pusat pencerahan, penguatan umat, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

 

"Dimana ada masjid, di situ ada keberkahan. Di situ ada kerumunan malaikat, tempat berkumpulnya para hamba Allah. Masjid harus menjadi meeting point peradaban umat," tegas Menteri Agama di hadapan jajaran Kementerian Agama, tokoh agama, dan tamu undangan, saat memberikan sambutannya. 

 

Menteri Agama juga sampaikan rasa syukur atas bertambahnya rumah Allah di pusat Kota Pekanbaru. Menurutnya, keberadaan Masjid Amal Ikhlas menjadi penanda lahirnya ruang baru bagi penguatan spiritual dan peradaban umat.

 

"Hari ini bertambah lagi rumah Allah di jantung Kota Pekanbaru. Bertambah lagi satu bintang kejora yang akan menerangi kehidupan umat," ujar Menag.

Ia berharap Masjid Amal Ikhlas tidak hanya ramai saat pelaksanaan salat berjamaah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan intelektual dan pengembangan wawasan keislaman. Karena, masyarakat saat ini semakin memiliki ketertarikan untuk mendalami ilmu agama, termasuk berbagai kajian tentang mukjizat Al-Qur'an.

 

"Kita perlu menghadirkan diskusi-diskusi ilmiah, menghadirkan para pakar, karena masyarakat saat ini semakin tertarik mendalami mukjizat Al-Qur'an. Masjid harus menjadi pusat pencerahan, pusat kecerdasan, dan pusat moderasi umat," ungkapnya.

 

Menteri Agama juga mengingatkan bahwa sejarah peradaban Islam menunjukkan fungsi masjid yang jauh lebih luas daripada sekadar tempat ibadah ritual.

 

"Kalau kita melihat perjalanan Rasulullah SAW, beliau tidak hanya fokus pada ibadah ritual, tetapi juga memberikan perhatian besar pada penguatan dan pemberdayaan umat lainnya, seperti untuk membangun, menguatkan, dan memberdayakan umat. Karena itu, masjid harus menjadi pusat penguatan umat," jelasnya.

 

Meski kapasitas Masjid Amal Ikhlas tidak terlalu besar, Menag optimistis keberadaannya dapat melahirkan kekuatan besar bagi masyarakat.

 

"Kalau perlu terus ditingkatkan agar jamaahnya semakin ramai, terutama pada salat Jumat. Walaupun ruangnya terbatas, tetapi dari tempat yang terbatas ini bisa lahir kekuatan umat yang luar biasa," katanya.

 

Menutup arahannya, Menteri Agama mengingatkan bahwa membangun masjid sejatinya adalah membangun masa depan peradaban umat.


"Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya istana di surga. Karena itu, membangun masjid bukan sekadar membangun bangunan, tetapi membangun peradaban," pungkas Menteri Agama.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Muliardi, M.Pd. dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Amal Ikhlas merupakan hasil kebersamaan dan gotong royong seluruh elemen.

 

"Masjid Amal Ikhlas dibangun dari dana swadaya ASN Kementerian Agama, dukungan masyarakat, dan para donatur yang memiliki semangat yang sama dalam membangun rumah Allah," jelas Muliardi.

Ia berharap keberadaan Masjid Amal Ikhlas dapat menjadi simbol pengabdian dan integritas ASN Kementerian Agama dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

 

"Dengan hadirnya Masjid Amal Ikhlas ini, kami berharap seluruh ASN Kementerian Agama menjadikannya sebagai simbol dalam menjalankan tugas sehari-hari, memperkuat spiritualitas, integritas, dan semangat pelayanan kepada umat," ujarnya.

 

Muliardi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Agama RI atas dukungan dan perhatian terhadap pembangunan serta pengembangan kehidupan keagamaan di Provinsi Riau.

 

Usai menyampaikan sambutan dan arahan, Menteri Agama RI didampingi Kepala Kanwil Kemenag Riau melakukan penandatanganan prasasti peresmian, dilanjutkan dengan pembukaan selubung nama Masjid Amal Ikhlas sebagai tanda resmi beroperasinya masjid tersebut. 

 

Menteri Agama kemudian melakukan peninjauan langsung ke seluruh area Masjid Amal Ikhlas, sekaligus melihat fasilitas dan sarana pendukung yang telah disiapkan untuk mendukung kegiatan ibadah, kajian keagamaan, dan aktivitas pembinaan umat.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, para pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Kanwil Kemenag Riau, pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI), Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, para Kepala Madrasah Negeri se-Kota Pekanbaru, Kepala Kantor Urusan Agama se-Kota Pekanbaru, tokoh agama, tokoh masyarakat, H. Asril Awaloeddin dan H Ibnu Mas’ud serta seluruh ASN di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.

 

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama, sebagai bentuk rasa syukur atas berdirinya Masjid Amal Ikhlas yang diharapkan menjadi pusat pencerahan, penguatan moderasi beragama, serta meeting point peradaban umat di Provinsi Riau. (Rilis) ***

Setelah 404 Take Down Berita di Media Center Riau, Linknya Dialihkan ke Home dan Jawaban Berbelit

forumriau.com 24.6.26


Setelah 404 Take Down Berita di Media Center Riau, Linknya Dialihkan ke Home dan Jawaban Berbelit 

Pekanbaru - forumRiau.com: Setelah kedapatan lakukan Take Down berita atau menghapus penerbitan berita di situs website resmi, media center Riau, milik Pemerintah Provinsi Riau, Diskominfotik Riau menjadikan link berita itu ke laman Home https://mediacenter.riau.go.id/

Hal ini setelah redaksi forumRiau.com kembali mencoba mengklik jumper link berita yang sempat ditakedown itu pada pukul 12.30 WIB, 24/6/2026. Namun alasan Eriadi Fahmi sebelumnya jaringan lelet kembali bertolak belakang dengan jawaban susulan terakhirnya menyatakan, bahwa ada dua berita yang sama diupload, sehingga perlu dihapus salah satu berita tersebut. 

Website yang selama ini menampilkan informasi layaknya seperti liputan berita perusahaan pers tersebut, kedapatan melakukan take Down salah satu beritanya pada Selasa 23/6/2026, kemarin. 

Diberitakan sebelumnya, halaman 404 | NOT FOUND muncul ketika link berita itu diklik. Selain itu, pengelolaan website ini juga dipertanyakan legal standingnya atau legalitas terkait kegiatannya yang seperti perusahaan pers, mempunyai wartawan liputan, menampilkan liputan berita dan informasi yang dibiayai oleh APBD Riau.

Menanggapi hal ini, Eriadi Fahmi, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau menjawab redaksi forumRiau.com via WA mengatakan bahwa itu terjadi karena jaringan lelet. 

Namun jawaban itu bertolak belakang dengan fakta link berita lainnya di website tersebut tetap tampil tanpa kendala. Menanggapi hal ini, Fahmi belum menanggapi mengapa berita itu saja yang lelet, sementara berita lainnya tetap bisa tampil di website media center Riau tersebut. 

Setelah dikonfirmasi ulang, link berita https://search.app/QPK9J milik media center Riau: https://mediacenter.riau.go.id/read/pemprov-riau-dan-pt-tempo-inti-media-perkuat-sinergi-publikasikan-kemajuan-daerah didapatkan menampilkan laman Home dari website ini. 

Sejumlah pihak mulai mempertanyakan uang rakyat dari APBD Riau untuk anggaran yang digunakan oleh Diskominfotik Riau untuk pengelolaan website ini, karena independensi pers yang seharusnya dilakukan oleh pihak ketiga diluar pemerintahan. *** Penulis: SURYADI 

Take Down Berita di Media Center Riau Juga Terjadi, Ini Alasan Diskominfotik Riau

forumriau.com 24.6.26


Take Down Berita di Media Center Riau Juga Terjadi, Ini Alasan Diskominfotik Riau 

Pekanbaru - forumRiau.com: Take Down berita atau menghapus penerbitan berita juga terjadi di situs website resmi, media center Riau, milik Pemerintah Provinsi Riau.

Website yang selama ini menampilkan informasi layaknya seperti liputan berita perusahaan pers tersebut, kedapatan melakukan take Down salah satu beritanya pada Selasa 23/6/2026. Link berita yang dimaksud Sumber: Media Center Riau https://search.app/QPK9J 

berjudul "Pemprov Riau dan PT Tempo Inti Media Perkuat Sinergi Publikasi Kemajuan Daerah,".

Halaman 404 | NOT FOUND muncul ketika link berita itu diklik. Selain itu, pengelolaan website ini juga dipertanyakan legal standingnya atau legalitas terkait kegiatannya yang seperti perusahaan pers, mempunyai wartawan liputan, menampilkan liputan berita dan informasi yang dibiayai oleh APBD Riau.

Menanggapi hal ini, Eriadi Fahmi, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau menjawab redaksi forumRiau.com via WA mengatakan bahwa itu terjadi karena jaringan lelet.

Namun jawaban itu bertolak belakang dengan fakta link berita lainnya di website tersebut tetap tampil tanpa kendala. Menanggapi hal ini, Fahmi belum menanggapi mengapa berita itu saja yang lelet, sementara berita lainnya tetap bisa tampil di website media center Riau tersebut.

Hingga saat berita ini dirilis, 24/6/2026, link berita https://search.app/QPK9J milik media center Riau: https://mediacenter.riau.go.id/read/pemprov-riau-dan-pt-tempo-inti-media-perkuat-sinergi-publikasikan-kemajuan-daerah masih menampilkan laman 404 jika diklik keberadaan berita tersebut. 

Sejumlah pihak mulai mempertanyakan uang rakyat dari APBD Riau untuk anggaran yang digunakan oleh Diskominfotik Riau untuk pengelolaan website tersebut.*** Penulis: SURYADI