Featured Post

Pendidikan Politik DPD Partai Gerindra Riau 2025 Sukses Digelar

Pendidikan Politik DPD Partai Gerindra Riau 2025 Sukses Digelar  PEKANBARU - forumriau.com: DPD Partai Gerindra Riau sukses gelar Pendidikan...

Pendidikan Politik DPD Partai Gerindra Riau 2025 Sukses Digelar

forumriau.com 11.12.25



Pendidikan Politik DPD Partai Gerindra Riau 2025 Sukses Digelar 


PEKANBARU - forumriau.com: DPD Partai Gerindra Riau sukses gelar Pendidikan Politik bagi seluruh kadernya se Riau. Bertempat di ballroom hotel Pangeran Pekanbaru, Kamis 11/12/2025, acara tersebut dihadiri seluruh pengurus DPC Partai Gerindra 12 kabupaten kota se Riau. 


Mewakili Ketua DPD Gerindra Riau, M Rahul hadir Sekretaris DPD Gerindra Riau Rio Pinondang selaku keynote speaker di acara tersebut. Rio sampaikan bahwa acara ini merupakan puncak Pendidikan Politik partai Gerindra yang telah sukses dilakukan seluruh DPC se Riau. 


"Pendidikan Politik hari ini dilakukan setelah suksesnya semua DPC lakukan pendidikan Politik kader di daerah mereka masing-masing. Pada hari ini jadi puncak Pendidikan Politik partai Gerindra Riau yang kita lakukan oleh DPD Partai Gerindra Riau. Kita harapkan dengan pendidikan Politik ini akan jadi ajang silaturrahmi dan penyampaian pesan pada semua kader untuk mensukseskan program presiden kita Pak Prabowo Subianto di Riau," ungkap Rio. 


Menurut Rio, kekompakan dan kebersamaan sangat penting dikembangkan sesama kader dan telah dibuktikan kader Gerindra gerak cepat saat mengumpulkan bantuan bagi korban bencana alam Sumatera. 


"Kita buktikan dengan gerak cepat sesama kader mengumpulkan bantuan bagi korban bencana alam di Sumatra kemarin, kita langsung kumpulkan bantuan dan salurkan ke korban bencana alam," ungkap Rio. 


Dalam acara ini, hadir kader partai Gerindra yang juga menjabat sebagai anggota dewan baik tingkat kabupaten kota maupun tingkat DPRD provinsi Riau seperti Edi Basri, Budiman Lubis dan lainnya. 


"Pendidikan politik ini kita tujukan menjadi motivasi bagi setiap kader Gerindra se Riau dalam meningkatkan peran sertanya meningkatkan, mensukseskan program presiden Prabowo di Riau," pungkas Rio.*** Penulis: SURYADI.

Razia di Lapas Kelas IIA Pekanbaru Temukan Dua Telepon Genggam dan Barang Terlarang Lainnya

forumriau.com 11.12.25



Pekanbaru - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Riau, menggelar razia mendadak pada Rabu siang, 10 Desember 2025. Operasi penggeledahan yang melibatkan puluhan petugas lapas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang di blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Razia yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB tersebut menyita dua unit telepon genggam, satu unit charger, satu buah gunting berukuran sedang, beserta benda terlarang lainnya.

"Kami lakukan razia siang ini secara tiba-tiba untuk memutus potensi peredaran barang terlarang di dalam lapas," kata Kasi Adm Kamtib Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Heru Prabowo, kepada wartawan usai razia, Rabu (10/12/2025).

Heru menegaskan, temuan dua handphone menjadi atensi serius karena alat komunikasi tersebut dapat digunakan untuk mengoordinasikan kegiatan terlarang dari dalam lapas.

"Razia siang ini membuktikan komitmen kami menuju Lapas Pekanbaru zero handphone dan zero barang terlarang lainnya," ujarnya.

Seluruh barang bukti langsung diamankan untuk didata dan diperiksa lebih lanjut. Pihak lapas akan melakukan penelusuran internal guna mengetahui cara masuknya barang-barang tersebut.

Hingga saat ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru masih mengalami overkapasitas dengan jumlah penghuni mencapai sekitar 1.814 orang, atau lebih dari dua kali lipat kapasitas normal 771 orang. Kondisi ini terus menjadi tantangan dalam pengendalian keamanan dan ketertiban. (JR)

Pentingnya Bantuan Hukum Bagi Warga Binaan, LBH Keadilan Negeri Junjungan Bengkalis Berikan Penyuluhan Hukum Bagi WBP Lapas Pekanbaru

forumriau.com 11.12.25



Pekanbaru – Dalam rangka pemenuhan hak-hak warga binaan serta menciptakan kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan Negeri Junjungan Bengkalis menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Hukum bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru, Selasa (09/12/2025).

Penyuluhan hukum merupakan salah satu sarana untuk menyebarluaskan informasi serta memberikan pemahaman mengenai norma hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong terbentuknya budaya hukum dalam masyarakat, khususnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Kegiatan ini mendapat perhatian serius dari pihak Lapas. Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penyuluhan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas untuk terus memberikan pelayanan yang optimal kepada warga binaan.

"Penyuluhan yang kita laksanakan ini menjadi bentuk konkret dalam menjamin pemenuhan hak-hak hukum bagi warga binaan. Kami berupaya agar setiap warga binaan mendapatkan kepastian hukum dan mampu memahami proses hukum yang sedang mereka jalani," ujar Yuniarto.

Sementara itu, pihak LBH Keadilan Negeri Junjungan Bengkalis menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan edukasi hukum, namun juga sebagai sarana untuk memotivasi warga binaan agar mampu menghadapi proses hukum secara aktif dan bijak.

Penyuluhan berjalan dengan lancar dan diikuti dengan antusias oleh para warga binaan. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana warga binaan diberikan kesempatan untuk menyampaikan persoalan atau kebingungan terkait perkara hukum masing-masing. Respons aktif peserta menunjukkan bahwa penyuluhan ini memberikan ruang dialog yang konstruktif dan mendorong pemahaman hukum yang lebih baik.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari pembinaan yang berkelanjutan, serta menjadi jembatan menuju reintegrasi sosial yang lebih baik bagi warga binaan setelah mereka menyelesaikan masa pidananya.

HNSI dan BI Dorong Modernisasi, Nelayan Riau Siap Masuki Era Teknologi Maritim

forumriau.com 10.12.25


FORUMRIAU.COM - PEKANBARU - Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD HNSI) Provinsi Riau bersinergi dengan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau menggelar workshop intensif di Kota Dumai. 



Kegiatan ini bertujuan mendorong modernisasi teknologi penangkapan ikan dan peningkatan nilai tambah hasil laut, menandai upaya Riau mentransformasi sektor perikanan dari tradisional menuju modern.
Workshop ini sendiri  berlangsung dua hari, 6-7 Desember 2025, di Hotel Patra Dumai, melibatkan 25 perwakilan nelayan, pelaku usaha perikanan, dan penggerak ekonomi pesisir dari tiga wilayah utama, yaitu Rokan Hilir (Rohil), Dumai, dan Bengkalis.

Wakil Ketua DPD HNSI Riau, Gunawan, yang mewakili Ketua DPD HNSI Riau Hendrawan, SE.MM., menyatakan bahwa acara ini merupakan momentum penting bagi nelayan Riau untuk beradaptasi dengan perubahan zaman.
"Dari Dumai, semangat baru nelayan Riau pun dikobarkan menuju laut yang lebih produktif, teknologi yang lebih maju, dan kehidupan yang lebih sejahtera," ujar Gunawan, Sabtu (6/11/2025)
Peserta workshop dibekali materi yang komprehensif, tidak hanya mengenai alat tangkap modern yang lebih efisien dan ramah lingkungan, tetapi juga strategi untuk meningkatkan nilai jual hasil tangkapan.


Narasumber yang dihadirkan berasal dari berbagai bidang, termasuk Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau (Faperika UR), ahli perikanan tangkap, pakar pemasaran, serta perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau.
Materi yang disampaikan mencakup pengolahan hasil tangkap, strategi pemasaran, hingga cara efektif mengakses pasar digital.

"Tujuannya jelas, menjadikan nelayan tidak hanya sebagai produsen, tetapi juga pelaku ekonomi mandiri yang mampu mengelola dan memasarkan hasil laut dengan lebih bernilai," tegas Gunawan.

Manager Pengembangan UMKM dan Syariah BI Riau, Rendy Janesa, yang mewakili Kepala Perwakilan BI Riau DR. Panji Achmad, SH.LLM., menjelaskan bahwa penguatan ekonomi maritim merupakan salah satu fokus Bank Indonesia dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah.
"Kegiatan ini sejalan dengan upaya pemberdayaan ekonomi sektor riil, khususnya masyarakat pesisir," ucap Rendy.

HNSI Riau mengapresiasi dukungan dari BI Riau, Faperika UR, dan Pemprov Riau. Apresiasi juga disampaikan kepada Lanal Dumai dan Polres Dumai atas kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di perairan.
"Kami ingin nelayan Riau tidak tertinggal. Melalui workshop ini, kami dorong transformasi dari nelayan tradisional menjadi pelaku usaha tangguh di sektor kelautan," pungkas Gunawan. ( rls )



Duka' Sumbar, 'Duka' Polres Kampar, Bantuan Sembako 'Diserahkan' di Lubuk Alung, Kapolres: 'Semoga Pulih Kembali!

forumriau.com 8.12.25




Forumriau.com-Padang Pariaman: Polres Kampar menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap korban bencana alam banjir bandang di Sumatera Barat, dengan menyerahkan bantuan sembako secara langsung kepada masyarakat yang terdampak, Rabu (3/12/ 2025).
 
Tim yang dipimpin oleh Ipda Irwan Fadilla, S.H., dan Ipda Arif Chaniago, S.H., serta beranggotakan Aipda Masril Efendi, Aipda Syamsul Bahri, Aipda Yance, S.H., dan Bripda Wanto Prayoga, mendistribusikan bantuan tersebut di dua lokasi, yaitu Nagari Pasie Laweh dan Nagari Balah Hilir, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.
 
Bantuan sembako ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang tengah mengalami kesulitan akibat dampak dari bencana alam tersebut.
 
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Ipda Irwan Fadilla menyampaikan bahwa Kami dari Polres Kampar sangat merasakan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami di Sumatera Barat. Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat sedikit meringankan beban mereka dan menjadi penyemangat untuk segera bangkit kembali," ujar Ipda Irwan Fadilla 
 
"Bantuan ini merupakan wujud nyata dari kepedulian dan solidaritas Polri, khususnya Polres Kampar, terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap, kehadiran kami di sini dapat memberikan semangat dan motivasi kepada para korban bencana untuk tetap tegar dan optimis dalam menghadapi cobaan ini," lanjutnya.
 
"Kami juga berharap, bantuan ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, serta mempererat hubungan yang baik antara masyarakat dengan Polri. Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat, baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban, maupun dalam memberikan bantuan kemanusiaan," pungkas Ipda Irwan Fadilla  
 
Dengan adanya bantuan ini, Polres Kampar berharap dapat membantu memulihkan kondisi masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatera Barat, serta mempererat tali persaudaraan antara Polri dan masyarakat.

Pimpin Apel Pagi, Kepala KPLP Ajak Seluruh Jajaran Tingkatkan Kewaspadaan dan Deteksi Dini Memasuki Akhir Tahun

forumriau.com 8.12.25



Pekanbaru  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan apel pagi rutin pada hari Senin, yang kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Pebri Sadam. Bertempat di Halaman Kantor Lapas Pekanbaru, apel pagi diikuti mulai dari Pejabat Struktural, Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), Jabatan Fungsional Umum (JFU), peserta Maganghub Kemenaker Batch II, mahasiswa yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL), sampai dengan satuan pengamanan yang diwakili oleh Petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) serta Komandan Jaga, Senin (08/12).

Dalam amanatnya, Pebri Sadam menekankan pentingnya disiplin, integritas, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sehari-hari, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. Ia juga mengajak seluruh petugas untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat koordinasi antarbidang guna mencegah potensi gangguan keamanan.

"Mendekati akhir tahun, saya mengajak kepada seluruh jajaran untuk tetap menjaga integritas dan rasa penuh tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas pengamanan. Tingkatkan kewaspadaan dan deteksi dini baik di dalam maupun di luar area Lapas, sehingga bisa mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan dan ketertiban," ucap Sadam.

"Lakukan kontrol rutin terhadap seluruh kamar hunian, monitor aktivitas warga binaan, serta periksa kondisi kesehatan mereka guna memastikan keamanan dan kenyamanan di dalam kamar hunian. Dan tidak lupa terus lakukan langkah-langkah preventif secara konsisten," tambah Sadam.

Apel berlangsung dengan tertib dan ditutup dengan doa bersama, sebagai bentuk harapan agar seluruh kegiatan Pemasyarakatan di Lapas Pekanbaru senantiasa berjalan lancar dan aman.

Lapas Pekanbaru Tambahkan Ekstrakurikuler Life Skill Digital Pada Program PKBM

forumriau.com 8.12.25



Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan. Melalui program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Lapas Pekanbaru kini menambah program ekstrakurikuler baru berupa life skill digital yang mencakup komputer dasar, pengoperasian Microsoft Office, desain grafis, serta video editing, Minggu (07/12/2025).

Untuk diketahui Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru sebelumnya telah resmi menjalin kerjasama dengan PKBM Pelita Riau dalam meluncurkan program pendidikan sebagai bekal Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Program ini memberikan kesempatan bagi WBP yang belum menyelesaikan pendidikan formal untuk melanjutkan belajar dan memperoleh ijazah sebagai modal penting untuk masa depan.

Peresmian program dipimpin oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Angki Setyo Andrianto. Yuniarto menyampaikan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara, termasuk warga binaan. "Program ini diharapkan menjadi bekal positif bagi WBP untuk kembali ke masyarakat dan menjalani hidup yang lebih produktif," ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Lapas Pekanbaru menyampaikan bahwa penambahan program ini merupakan upaya untuk membekali warga binaan dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Dengan kemampuan digital yang memadai, diharapkan para warga binaan memiliki peluang lebih besar untuk beradaptasi dan berkontribusi secara positif setelah bebas nanti.

Program life skill digital ini dilaksanakan secara bertahap dengan pendampingan tenaga pengajar dari PKBM Pelita Riau serta instruktur berpengalaman di bidang teknologi informasi dari Universitas Muhammadiyah Riau. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, mulai dari pengenalan perangkat komputer hingga praktik langsung membuat desain dan mengedit video.

Melalui inovasi dalam layanan pendidikan ini, Lapas Pekanbaru berharap dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih produktif, kreatif, serta memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat dan aplikatif bagi masa depan warga binaan.

"Kami percaya bahwa pendidikan bisa menjadi jembatan perubahan, bahkan bagi mereka yang saat ini tengah menjalani masa pembinaan. Kami siap hadir untuk membantu membuka jalan itu. Harapan kami, setelah memperoleh ilmu dan ijazah, mereka dapat memiliki semangat baru untuk melanjutkan kehidupan secara lebih baik di luar nanti," tambah Kalapas.

Toni Supriadi Pimpin DPD Lembaga Investigasi Negara Provinsi Riau Masa Bakti 2025-2028

forumriau.com 8.12.25



PEKANBARU, – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lembaga Investigasi Negara (LIN) Provinsi Riau resmi dikukuhkan dan menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan. SK mandat diberikan kepada Toni Supriadi untuk memimpin DPD LIN Riau periode 2025-2028.

Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LIN, Mohamad Yusuf, S.H., di Hotel Yamin Karawaci, Tangerang, pada tanggal 5 Desember 2025. 

Toni Supriadi menerima mandat tersebut disaksikan oleh Plt. Sekretaris Jenderal, Eko Suparyanto, S.E., dan Koordinator Daerah Provinsi Riau, Efriadi, S.E., M.M., MAP.

"Saya sangat berharap semoga mandat yang diberikan kepada Toni Supriadi sebagai Ketua DPD Provinsi Riau ini dapat dijaga dengan penuh tanggung jawab dan dapat memberikan pembinaan kepada setiap kepala Divisi DPD Provinsi Riau," Tegas Ketua Umum DPP LIN, Mohamad Yusuf, S.H.

Penyatuan Visi dan Misi Pengawalan Pemerintahan Sebelum pengukuhan, Koordinator Daerah Provinsi Riau, Efriadi, S.E., M.M., MAP, mengadakan pertemuan internal pada 4 September 2025 untuk melanjutkan kepengurusan LIN yang sudah ada di Riau. Pertemuan ini bertujuan menyatukan Visi dan Misi lembaga dalam mengawal jalannya pemerintahan, baik pada tingkat Instansi maupun Institusi.

"Dari hasil rapat dan musyawarah di lanjutkan pengurus LIN DPD Provinsi Riau yang terdiri KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) beserta susunan Divisi-Divisi untuk menjalankan roda Lembaga Investigasi Negara Provinsi Riau. Mereka yang tercetus merupakan orang-orang pilihan, yang diharapkan dapat membesarkan nama LIN sesuai fungsi tugasnya untuk menjalin sinergi dengan pemerintahan pusat maupun daerah," jelas Efriadi.

Legalitas dan Alamat Sekretariat
Lembaga Investigasi Negara (LIN) merupakan lembaga yang terdaftar secara resmi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Nomor AHU-0015802.AH.01.07.Tahun 2017.
Untuk DPD Provinsi Riau yang berkantor  di Jalan Riau Ujung, Pekanbaru.

Lembaga Investigasi Negara (LIN) adalah sebuah lembaga non-pemerintah yang bergerak dalam fungsi pengawasan dan investigasi untuk mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, serta menjalin sinergi dengan seluruh elemen pemerintahan di tingkat pusat maupun daerah.

Polantas Menyapa Masyarakat CFD, Ajak Warga Wujudkan Tertib dan Aman Berlalu Lintas

forumriau.com 7.12.25



Pekanbaru — Aktivitas masyarakat di kawasan Car Free Day (CFD) Pekanbaru setiap Minggu pagi selalu dipadati warga yang berolahraga dan menikmati ruang publik. Pada kesempatan tersebut, Ditlantas Polda Riau kembali hadir di tengah-tengah masyarakat melalui kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas, Minggu (07/12/25)

Kegiatan Edukasi Kamseltibcarlantas ini dipimpin langsung oleh Kaur Keu Ditlantas Polda Riau IPTU Herlina Lorens, yang bersama personel memberikan penyuluhan dan imbauan agar masyarakat meningkatkan kedisiplinan serta selalu mengutamakan keselamatan di jalan.

IPTU Herlina Lorens menjelaskan bahwa program Polantas Menyapa merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan secara intens, baik oleh Ditlantas Polda Riau maupun Satlantas Polres jajaran. "Program ini terus kami gelar agar masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas," ujarnya.

Menjelang Operasi Lilin 2025 dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, edukasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas semakin diperkuat oleh jajaran Ditlantas Polda Riau.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban dan keselamatan saat berkendara.
"Kami mengajak masyarakat untuk selalu tertib, mematuhi aturan lalu lintas, dan saling menghormati sesama pengguna jalan. Dengan kedisiplinan, kita dapat mencegah potensi kecelakaan dan menjaga situasi tetap aman dan kondusif," tegasnya.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Sinta, warga Wina Widya Pekanbaru, mengaku merasa lebih aman dengan kehadiran Polantas di kawasan CFD.
"Dengan hadirnya polisi di CFD, kami merasa aman dan nyaman. Tadi kami juga sempat berinteraksi dan beberapa pertanyaan kami Alhamdulillah dijawab dengan baik. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut. Tetap semangat ya," ungkapnya.(***)

Lapas Pekanbaru Kembali Gelar Razia Gabungan Internal

forumriau.com 7.12.25



Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan razia keamanan dan ketertiban secara internal pada Sabtu malam, 6 Desember 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Pebri Sadam bersama seluruh petugas Regu Pengamanan Lapas dan pejabat struktural.

Razia mendadak ini menyasar blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan melibatkan 38 personel internal Lapas Pekanbaru. Penggeledahan dilakukan secara sistematis dan menyeluruh, mencakup tempat tidur, lemari pakaian, ventilasi, hingga area tersembunyi lainnya.

Dari hasil razia malam ini, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang, antara lain:

- 5 unit telepon seluler (handphone) berbagai merek  
- 2 buah charger ilegal  
- 1 senjata tajam rakitan (sajam)  
- 1 obeng
- ⁠1 alat cukur  
- Kabel listrik modifikasi dan beberapa barang lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Seluruh barang bukti langsung didata dan akan dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.

Ka. KPLP Pebri Sadam menyatakan bahwa razia internal kali ini merupakan implementasi nyata dari 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin pemberantasan handphone, sajam, dan pungli di dalam Lapas/Rutan.

"Meskipun tanpa dukungan eksternal malam ini, petugas internal tetap mampu melaksanakan tugas dengan profesional dan tegas. Razia rutin minimal dua kali seminggu, termasuk malam hari, tetap kami laksanakan sesuai standar operasional yang berlaku untuk menjaga zero halinar," tegas Pebri Sadam usai razia.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, yang turut memantau jalannya razia, mengapresiasi kinerja seluruh petugas pengamanan. "Razia mendadak seperti ini akan terus kami gencarkan guna mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang," ujar Yuniarto.

Razia internal ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas Pekanbaru dalam mewujudkan pemasyarakatan maju, bersih dari peredaran barang terlarang, serta tetap fokus pada pembinaan dan persiapan reintegrasi sosial WBP. (JR)

Pernyataan KETUA UMUM DPP LIN tentang adanya musibah banjir bandang di beberapa wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

forumriau.com 7.12.25



JAKARTA - Sehubungan dengan adanya musibah nasional yang menimpa saudara saudara kita di daerah Aceh dan Sumatera Utara dan juga di beberapa wilayah Indonesia lainnya, maka Mohamad Yusuf sebagai Ketua Umum DPP LIN ikut bela sungkawa dan rasa prihatin yang sangat mendalam atas terjadinya musibah tersebut.

Menurutnya kejadian tersebut tidak terlepas ulah tangan tangan kotor manusia serakah yang hanya mementingkan keuntungan dirinya sendiri tanpa melihat akibat dari perbuatannya.
Penjahat penjahat lingkungan hidup ini tidak akan bisa leluasa melakukan perbuatan merusak hutan tanpa adanya dukungan atau fasilitas dari para penguasa.
Alam sudah sangat marah dengan perbuatan orang orang serakah tersebut sehingga terjadilah musibah besar.  
Yang paling di rugikan dan terdampak dengan musibah ini tentunya masyarakat sekitarnya dan tentunya yang paling penting dengan semua musibah yang terjadi ini tidak terlepas dari campur tangan Tuhan Yang Maha Kuasa yaitu Allah SWT.

Mekanisme alam berjalan berdasarkan hukum Sebab – Akibat, dan kerusakan lingkungan yang terjadi akibat perbuatan manusia manusia serakah  terutama adanya praktik illegal logging yang menjadi pemicu utama terjadinya bencana ekologis tersebut.

Kami dari DPP LIN  berharap dan berdoa agar musibah ini cepat berakhir dan segera teratasi, untuk yang terkena musibah atau terdampak dengan adanya musibah ini agar lebih sabar dan tawakal.

Menurut Mohamad Yusuf bahwa selain yang disampaikan di atas ada beberapa faktor alam yang menyebabkan banjir bandang di Aceh dan Sumatera Utara, antara lain:

- *Curah Hujan Tinggi*: 
Curah hujan yang tinggi dan ekstrem menjadi penyebab utama banjir bandang dan longsor di Aceh dan Sumatera Utara.
- *Kerusakan Ekosistem Hutan*: 
Kerusakan ekosistem hutan di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) telah menghilangkan daya dukung dan daya tampung ekosistem hulu untuk meredam curah hujan tinggi.
- *Perubahan Fungsi Lahan*: 
Perubahan fungsi lahan hutan menjadi kebun sawit, pertambangan, dan pemukiman telah meningkatkan risiko banjir bandang.
- *Siklon Tropis*: 
Siklon Tropis Senyar yang terbentuk di Selat Malaka juga memicu curah hujan tinggi di wilayah tersebut.
- *Daya Tampung Wilayah*: 
Daya tampung wilayah yang menurun akibat kerusakan lingkungan juga menjadi salah satu penyebab banjir bandang.

Perlu diingat juga bahwa penyebab banjir bandang sangat kompleks dan melibatkan banyak faktor.

Untuk mencegah agar hutan kita terlindungi dan tetap lestari, Pemerintah dan Masyarakat punya peran yang sangat penting dalam hal ini antara lain :

Yang perlu dilakukan oleh Pemerintah :
- Buat aturan yang tegas dan sanksi yang berat bagi yang merusak hutan
- Lakukan pengawasan dan penegakan hukum yang efektif
- Dukung program reboisasi dan rehabilitasi hutan
- Berikan insentif bagi masyarakat yang menjaga hutan

Yang perlu dilakukan oleh Masyarakat :
- Ikut serta dalam program Pel bảo hutan
  ( Pel Bao hutan adalah program yang bertujuan untuk melindungi dan melestarikan hutan dengan melibatkan masyarakat lokal )
- Laporkan jika ada aktivitas ilegal di hutan
- Dukung produk yang ramah lingkungan
- Edukasi diri sendiri dan orang lain tentang pentingnya menjaga hutan.

Mungkin itu sekilas yang perlu kami sampaikan sebagai rasa kepedulian kami terhadap pelestarian hutan di Indonesia agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan pemerintah ataupun masyarakat bisa bersama sama menjaga dan melindungi hutan kita agar tetap lestari sepanjang masa.

Red