Featured Post

Dukung Program Asta Cita Presiden RI, Kapolsek Singingi Lakukan Pengecekan Pekarangan Bergizi di rumah warga

FORUMRIAU.COM , KUANSING - Kapolsek singingi Pengecekan Pekarangan Bergizi tanaman Kacang Tanah milik Bpk.Wanto dalam rangka Mendukung Pro...

SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner 👇

Dukung Program Asta Cita Presiden RI, Kapolsek Singingi Lakukan Pengecekan Pekarangan Bergizi di rumah warga

forumriau.com 18.6.26


Uploaded Image

FORUMRIAU.COM, KUANSING - Kapolsek singingi Pengecekan Pekarangan Bergizi tanaman Kacang Tanah milik Bpk.Wanto dalam rangka Mendukung Program ASTA CITA Presiden Republik Indonesia.

Pengecekan Pekarangan Bergizi tanaman Kacang Tanah milik Bpk.Wanto ini dilakukan Kapolsek Singingi AKP Azhari, S.H., Kamis (18/07/2026) pukul 10.00 Wib di Desa Sungai Kuning Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau.

Penanaman kacang tanah ini dilaksanakan di lahan seluas 300 m2 yang berada di Desa Sungai Kuning Kec.Singingi Kabupaten Kuansing.

Kapolsek Singingi melalui Bhabinkamtibmas Desa Sungai Kuning Aipda Slamat Wahyudi memberikan apresiasi atas kinerja yang dilakukan oleh pak Wanto dalam mengelola lahan sebaik mungkin sehingga memberikan hasil yang diharapkan.

"Hasil yang kita harapkan Tersedianya lahan Lahan Pertanian untuk Ketahanan Pangan guna untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Terciptanya hubungan kerjasama yang baik antara Polri dan masyarakat dalam Ketahanan pangan." Ungkap Aipda Slamat Wahyudi.

Kapolsek mengharapkan kedepannya hasil Pengelolaan Perkarangan bergizi yang ada di Desa Sungai Kuning ini bertambah luas sehingga dapat  membantu untuk meningkatkan ekonomi warga Desa Sungai Kuning pada khususnya dan masyarakat Kabupaten Kuansing pada umumnya.

Aipda Slamat Wahyudi juga melaporkan bahwa selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman dan kondusif. Dan diharapkan kegiatan ini bisa tersampaikan kepada Wakapolres kuansing, Kabag Ops Polres Kuansing dan para Kasat Fung Polres Kuansing.

Diakhir kegiatan dilakukan photo bersama antara Polsek Singingi dengan warga untuk menambah eratnya silaturahmi. (Rls).

Dari Bedah Rumah hingga Green Policing, Polda Riau Tebar 1.198 Paket Bansos Jelang Hari Bhayangkara ke 80

forumriau.com 18.6.26


Dari Bedah Rumah hingga Green Policing, Polda Riau Tebar 1.198 Paket Bansos Jelang Hari Bhayangkara ke 80


Pekanbaru-forumRiau.com: Komitmen Polda Riau dalam membantu masyarakat melalui kegiatan bakti sosial (baksos) dan bantuan sosial (bansos) terus bergulir di berbagai wilayah hukum Polda Riau. Hingga Kamis, 18 Juni 2026, pendistribusian bantuan yang dilakukan secara serentak menunjukkan capaian yang signifikan dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


Berdasarkan data realisasi kegiatan, sebanyak 1.198 paket bantuan sosial berhasil didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, bantuan air bersih telah disalurkan di enam lokasi, program bedah rumah dilaksanakan pada satu unit rumah warga, serta Gerakan Indonesia Asri digelar di dua titik lokasi sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.


Pelaksanaan bakti sosial dan bantuan sosial yang digelar dalam rangka menyambut puncak Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 terus dilaksanakan secara berkesinambungan oleh Ditlantas Polda Riau bersama Satlantas Polres jajaran di seluruh wilayah Provinsi Riau. Berbagai kegiatan kemanusiaan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial, bantuan air bersih, bedah rumah, hingga kegiatan pelestarian lingkungan yang dikemas dalam program Green Policing.


Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melalui Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan bakti sosial dan bantuan sosial tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui edukasi serta pembinaan.


“Menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Ditlantas Polda Riau bersama Satlantas Polres jajaran terus bergerak melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kami ingin memastikan kehadiran Polri dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat melalui bantuan yang diberikan, edukasi yang disampaikan, serta kepedulian terhadap lingkungan yang terus kami gaungkan melalui program Green Policing,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Menurutnya, setiap kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya menghadirkan bantuan sosial, tetapi juga diiringi dengan penyampaian edukasi kepada masyarakat terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).


Selain itu, dalam setiap pelaksanaan kegiatan, Polda Riau juga menyampaikan pemahaman mengenai program Green Policing sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Edukasi tersebut secara khusus diberikan kepada masyarakat di kawasan pesisir agar terus menjaga kebersihan lingkungan, mencegah pencemaran, serta melestarikan ekosistem yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.


“Melalui program Green Policing, kami ingin mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya menjaga alam dan lingkungan. Khususnya masyarakat pesisir yang memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian ekosistem, sehingga pembangunan dan kesejahteraan dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan,” ujarnya.


Adapun penerima manfaat dari program bansos tersebut berasal dari berbagai kelompok masyarakat, di antaranya komunitas ojek online (ojol), pengemudi ojek pangkalan, sopir angkutan umum, sopir truk, penghuni panti asuhan, penghuni panti jompo, hingga masyarakat yang berada di kawasan pesisir.


Secara khusus, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menjelaskan bahwa program bedah rumah dilaksanakan melalui proses verifikasi yang matang agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Informasi calon penerima manfaat diperoleh dari laporan dan masukan masyarakat setempat yang kemudian ditindaklanjuti oleh tim melalui peninjauan langsung ke lokasi.


“Untuk masyarakat yang mendapatkan program bedah rumah, sumber informasinya berasal dari lingkungan sekitar. Selanjutnya tim melakukan survei dan peninjauan lokasi untuk memastikan kondisi rumah serta kelayakan penerima bantuan. Setelah memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan, kami melakukan koordinasi dengan pihak RT dan RW setempat agar pelaksanaan bedah rumah benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika selaku Ketua Panitia Penyelenggara Bakti Sosial dan Bantuan Sosial dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.


Melalui kegiatan kemanusiaan yang berkelanjutan ini, Polda Riau berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan, tertib berlalu lintas, memperkuat semangat gotong royong, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam dan lingkungan hidup.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang senantiasa hadir membawa manfaat, solusi, dan harapan bagi masyarakat di berbagai lapisan menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (***)

10 Siswa SMAIT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru Lulus SNBT 2026 di PTN Favorit, Ini kata Kepseknya

forumriau.com 17.6.26


10 Siswa SMAIT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru Lulus SNBT 2026 di PTN Favorit, Ini kata Kepseknya

Pekanbaru - forumRiau.com: Sebanyak 10 orang siswa SMAIT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru, lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026 di berbagai perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia. Para siswa berhasil diterima di berbagai jurusan strategis seperti Biologi, Farmasi, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Sistem Informasi, Manajemen, hingga Agroekoteknologi.

Menanggapi hal ini, Kepala SMAIT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru Ustadz Ilham Dwitama Haeba, Ph,D menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas capaian luar biasa tersebut.

"Pada tahun ini hari senin, tanggal 25 Mei 2026 hadir kembali kabar yang membanggakan keluarga besar SMAIT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru. Dengan penuh rasa syukur dan haru, kami mengucapkan selamat dan barakallah kepada ananda terbaik Angkatan II SMAIT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru yang berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026 di berbagai perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia," kata ustadz Ilham dengan haru.

Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan yang memadukan keunggulan akademik, pembinaan karakter Islami, dan penguatan hafalan Al-Qur’an mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi, tangguh, dan siap bersaing di tingkat nasional dan persentase kelulusannya 49%, meningkat dari tahun lalu yang hanya 30%.

"Bahwasanya prestasi ini menjadi tonggak penting sekaligus bukti nyata komitmen SMAIT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru dalam menghadirkan pendidikan Islam terpadu yang unggul dalam akademik, karakter, dan nilai-nilai Qur’ani. Para siswa berhasil diterima di berbagai jurusan strategis seperti Biologi, Farmasi, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Sistem Informasi, Manajemen, hingga Agroekoteknologi. Persentase kelulusannya tahun ini 49%, meningkat dari tahun lalu yang hanya 30%.

Keberhasilan ini adalah dari karunia Allah SWT sekaligus hasil dari perjuangan panjang para siswa, doa orang tua, serta dedikasi seluruh guru dan pembimbing di SMAIT Tahfizh Al Fatih. Kami bangga melihat anak-anak kami mampu bersaing dan diterima di perguruan tinggi negeri favorit melalui jalur SNBT 2026 ini,” ujarnya.

Beliau menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan hanya tentang kelulusan ke perguruan tinggi, namun juga tentang lahirnya generasi muda muslim yang memiliki integritas, akhlak mulia, dan semangat memberikan manfaat bagi umat.

“Kami percaya bahwa pendidikan terbaik bukan hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang dekat dengan Al-Qur’an, berkarakter, disiplin, dan siap menjadi pemimpin masa depan. Inilah visi yang terus kami bangun di SMAIT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru,” tambahnya.

Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi orang tua dan SMAIT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh generasi muda muslim untuk terus berjuang meraih cita-cita terbaik.

Dibalik keberhasilan tersebut terdapat proses panjang yang dibangun melalui disiplin belajar, pembinaan intensif, lingkungan pendidikan yang kondusif, serta dukungan penuh dari para guru dan orang tua.

Hal senada juga disampaikan Waka Humas SMAIT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru Zah Putri Aliyanti, S.Si., M. Si., Gr, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari sinergi yang kuat antara sekolah, guru, orang tua, dan para siswa yang terus berjuang dengan disiplin, doa, serta semangat belajar yang tinggi.

"Prestasi ini semakin memperkuat komitmen SMAIT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya fokus pada pencapaian nilai, tetapi juga membangun akhlak, kepemimpinan, serta kemampuan menghadapi perkembangan zaman.

Sekolah terus berupaya menghadirkan sistem pendidikan terbaik melalui pembinaan tahfizh, penguatan bahasa Arab dan Inggris, pembelajaran akademik berkualitas, serta pembentukan karakter Islami yang berkelanjutan. Sebagai sekolah yang telah terakreditasi A dan berada di bawah naungan Yayasan Ayo Indonesia Mengaji, SMAIT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru hadir dengan visi mencetak generasi Qur’ani yang unggul, berprestasi, dan berdaya saing global.

Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian ananda Angkatan II yang berhasil lolos SNBT 2026 di berbagai jurusan dan kampus favorit. Ini bukan sekadar prestasi akademik, tetapi juga bukti bahwa pendidikan Islam terpadu mampu melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Sebagai sekolah Islam berbasis tahfizh dan akademik, SMAIT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru terus berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kokoh dalam akhlak, spiritualitas, dan kepemimpinan. Dengan pendekatan pendidikan yang terintegrasi, siswa dibimbing untuk mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan sunnah.

Momentum ini sekaligus menjadi motivasi besar bagi calon peserta didik dan para orang tua yang sedang mencari sekolah terbaik untuk masa depan putra-putrinya.

SMAIT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru hadir sebagai pilihan pendidikan yang mengedepankan keseimbangan antara prestasi akademik, hafalan Al-Qur’an, pembinaan karakter, dan kesiapan masa depan.

"Kami percaya, pendidikan bukan hanya tentang mendapatkan nilai terbaik, tetapi tentang membentuk generasi yang siap menjadi pemimpin umat, membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

Keberhasilan Angkatan II ini menjadi bukti bahwa lulusan SMAIT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi favorit dan bersaing secara kompetitif di berbagai bidang keilmuan, mulai dari sains, teknologi, kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi dan manajemen.

Semoga seluruh ananda yang telah lulus diberikan kemudahan dalam menempuh pendidikan di jenjang berikutnya, dilimpahkan ilmu yang bermanfaat, dijaga keistiqamahan dan akhlaknya, serta kelak menjadi generasi yang membanggakan umat dan bangsa. Aamiin ya Rabbal ‘alamin," pungkasnya.(Rls)

Resmi Dibuka, Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog UIR Siap Mencetak Psikolog Profesional untuk Indonesia

forumriau.com 17.6.26

Uploaded Image

Forumriau, Pekanbaru – Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau (UIR) kembali menorehkan sejarah penting dalam pengembangan pendidikan tinggi di Provinsi Riau. Setelah melalui proses evaluasi yang ketat, Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Program Profesi Universitas Islam Riau resmi memperoleh izin penyelenggaraan dari pemerintah melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 628/B/O/2026 tentang Izin Pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Program Profesi pada Universitas Islam Riau di Kota Pekanbaru yang diselenggarakan oleh Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Riau.

Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 12 Juni 2026 dan menjadi tonggak baru bagi dunia pendidikan psikologi di Riau. Dengan terbitnya keputusan tersebut, masyarakat kini memiliki akses yang lebih luas untuk menempuh pendidikan profesi psikolog berkualitas tanpa harus meninggalkan daerah.

Dekan Fakultas Psikologi UIR, Dr. Sigit Nugroho, M.Psi., Psikolog, menyampaikan bahwa kehadiran Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog merupakan bentuk komitmen UIR dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan psikologi yang semakin meningkat.

“Ini bukan sekadar pembukaan program studi baru. Ini adalah ikhtiar untuk menghadirkan pendidikan profesi yang unggul dan bermakna. Kami ingin melahirkan psikolog yang tidak hanya kompeten secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta kepekaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan budaya masyarakat Indonesia,” ungkap Dr. Sigit Nugroho.

Menurutnya, selama ini banyak lulusan Sarjana Psikologi di Riau yang harus melanjutkan pendidikan profesi ke berbagai kota besar di luar provinsi. Kehadiran program profesi di UIR diharapkan dapat menjadi solusi strategis sekaligus memperkuat ekosistem layanan psikologi di wilayah Sumatera.

Program studi ini dipimpin oleh Yanwar Arief, M.Psi., Psikolog, sosok yang telah lama berkecimpung dalam dunia praktik, pendidikan, dan organisasi profesi. Selain berpengalaman sebagai akademisi dan psikolog praktisi, ia juga dipercaya sebagai Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Riau.

Yanwar Arief menegaskan bahwa pendidikan profesi psikolog harus mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Kebutuhan terhadap psikolog saat ini semakin luas, mulai dari bidang pendidikan, industri dan organisasi, kesehatan mental, keluarga, hingga komunitas. Karena itu, kami merancang proses pendidikan yang menekankan kompetensi profesional, kematangan etik, kemampuan kolaboratif, serta kesiapan menghadapi persoalan nyata di masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog UIR akan didukung oleh dosen-dosen yang kompeten, jejaring kerja sama dengan berbagai institusi layanan psikologi, serta pengalaman praktik yang dirancang untuk memperkuat kesiapan lulusan dalam menjalankan profesinya.

Kehadiran program ini juga menjadi bagian dari upaya UIR dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan sumber daya manusia Indonesia, khususnya dalam isu kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis masyarakat yang semakin mendapatkan perhatian.

Bagi para lulusan Sarjana Psikologi yang bercita-cita menyandang gelar Psikolog, terbukanya Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog UIR menjadi kesempatan berharga untuk melanjutkan pengabdian profesi melalui pendidikan yang berkualitas, dekat dengan masyarakat, dan berorientasi pada kebermanfaatan.

Saatnya Melangkah Menjadi Psikolog Profesional Bersama UIR

Dengan semangat keilmuan, profesionalisme, dan pengabdian, Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau mengundang putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi bagian dari angkatan perdana Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog UIR.

Dari Pekanbaru untuk Indonesia, UIR menyiapkan psikolog masa depan yang kompeten, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat.

Kontak person :  Dr.Tengku Nila Fadhlia.M.Psi. Psikolog . (Wk. Dekan 1 fak.psikologi UIR)

Sumber : DPP AMI

Taja Seminar Membangun Masa Depan Gen Z di Kampus Timur Tengah, SMAIT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru Bangun Optimis Santrinya

forumriau.com 14.6.26


Taja Seminar Membangun Masa Depan Gen Z di Kampus Timur Tengah, SMAIT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru Bangun Optimis Santrinya 

PEKANBARU - forumRiau.com : Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru kembali menghadirkan kegiatan inspiratif dan edukatif bagi para siswa, orang tua, dengan seminar bertajuk “Serba Serbi Kuliah Timur Tengah: Inspirasi, Strategi, dan Langkah Menuju Kampus Impian.”

Seminar kuliah timur tenggah ini menjadi wadah berharga untuk membuka wawasan tentang peluang pendidikan internasional, khususnya di berbagai perguruan tinggi ternama di kawasan Timur Tengah.

Dalam era globalisasi saat ini, melanjutkan pendidikan ke luar negeri bukan lagi sekadar impian, melainkan sebuah peluang nyata yang dapat diraih dengan persiapan yang matang, tekad yang kuat, serta strategi yang tepat. 

Timur Tengah sebagai pusat peradaban Islam dan keilmuan dunia memiliki daya tarik tersendiri bagi para pelajar Muslim. Beragam universitas unggulan di negara-negara seperti Arab Saudi, Mesir, Sudan, Madinah lainnya menawarkan kualitas pendidikan yang baik, lingkungan akademik yang islami, serta kesempatan memperdalam ilmu syariat dan berbagai disiplin ilmu modern.

Melalui kegiatan yang telah terlaksanakan ini, siswa diberikan pembekalan langsung, mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai dunia perkuliahan di Timur Tengah, mulai dari persiapan akademik, penguasaan bahasa Arab, proses pendaftaran beasiswa, adaptasi budaya, hingga pengalaman nyata selama menempuh studi di luar negeri.

Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga berdasarkan pengalaman langsung para narasumber yang telah menempuh pendidikan dan berkiprah di dunia akademik.

Kegiatan kerjasama ini, SMAIT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru berlangsung pada hari Sabtu, 23 Mei 2026, di Auditorium Lt. 6 SMAIT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru. Menghadirkan dua narasumber inspiratif, yaitu Dr. Masrun, Lc., M.A., alumni S1, S2, dan S3 Sudan, sekaligus dosen UIN SUSKA Riau, serta Rizki Halim, Lc., M.H., alumni Universitas Islam Madinah dan dosen UIN SUSKA Riau.

"Menghadirkan kedua tokoh ini diharapkan mampu memberikan motivasi, gambaran nyata, serta panduan praktis kepada para peserta untuk mempersiapkan diri meraih pendidikan terbaik di Timur Tengah. Sekaligus membagikan pengalaman, motivasi, serta langkah-langkah strategis untuk menembus kampus impian di Timur Tengah. Diharapkan kegiatan ini mampu menjadi motivasi besar bagi para pelajar agar lebih percaya diri dalam merencanakan masa depan pendidikan mereka," jelas Ketua Pendiri Yayasan Al Fatih, Anthon Yuliandri. 

Waka Humas SMAIT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru Zah Putri Alliyanti, S.Si., M.Si., Gr, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya SMAIT Tahfizh Al- Fatih Pekanbaru dalam memberikan pendampingan dan arah yang jelas bagi para siswa terkait perencanaan pendidikan tinggi.

“Kami berharap kegiatan Serba Serbi Kuliah Timur Tengah ini dapat menjadi sarana inspiratif sekaligus edukatif bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat peluang studi di Timur Tengah. SMAIT Tahfizh Al-Fatih berkomitmen mendukung lahirnya generasi yang tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kualitas akademik, wawasan internasional, dan kesiapan menghadapi tantangan global. Semoga melalui kegiatan ini, para peserta semakin termotivasi untuk meraih kampus impian dan memberikan kontribusi terbaik bagi umat dan bangsa,” ujar Waka Humas SMAIT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru zah putri alliyanti, S.Si., M.Si., Gr.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen SMAIT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru dalam membina generasi Qurani yang unggul, berwawasan global, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang berilmu dan berakhlak mulia. Diharapkan melalui acara ini, para siswa semakin termotivasi untuk menata masa depan pendidikan mereka sejak dini dan berani bermimpi besar demi meraih kampus impian.

Bahkan Nrasumber mengatakan bahwa merasa bangga dapat menjadi bagian keluarga SMAIT Tahfizh Al-Faatih dari acara yang penuh inspiratif ini.

"Kegiatan ini bukan sekadar kegiatan pendidikan, akan tetapi juga menjadi jembatan bagi para siswa untuk memahami peluang, strategi, dan langkah nyata menuju kampus impian di Timur Tengah.

Kami percaya bahwa pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Dengan persiapan yang tepat, bimbingan yang terarah, serta semangat belajar yang kuat, insya Allah peluang untuk melanjutkan studi ke luar negeri akan semakin terbuka lebar. Semoga melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan wawasan baru, motivasi yang lebih besar, serta keberanian untuk melangkah meraih cita-cita terbaiknya. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, khususnya SMAIT Tahfizh Al-Fatih Pekanbaru dan seluruh narasumber yang luar biasa.

Mari manfaatkan kesempatan emas ini untuk menambah wawasan, memperluas jaringan, dan mempersiapkan langkah menuju masa depan yang gemilang. Karena sesungguhnya, langkah hari ini adalah gerbang masa depan,” ujar narasumber di kesempatan itu.*** (Rls)

Ketum PBB Sah Terbitkan SK DPW PBB Riau, Ini Kata Syafril Koto

forumriau.com 12.6.26

Ketum PBB Sah Terbitkan SK DPW PBB Riau, Ini Kata Syafril Koto 


Pekanbaru: Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB), Yuri Kemal Fadlullah secara resmi telah keluarkan Surat Keputusan (SK) untuk Kepemimpinan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBB Riau. 


SK dengan No.: SK.PP/078/2026 dan ditandatangani oleh Ketum DPP PBB Yuri Kemal Fadlullah SH, MH dan Sekjen H.Ruksamin ST, MSi, IPU, ASEAN.Eng tersebut tertanggal 21 Mei 2026. Dilampirkan dalam SK tersebut, Ketua DPW PBB Riau atas nama Syafril Koto, Sekretaris Wilayah Al Irsyad J, Bendahara Nurma Eka Putri SE, Ketua MPW (Majelis Penasihat Wilayah), Syafrial Alidin MAg dan Ketua Badan Kehormatan Wilayah (BKW), Afrijon. Serta kelengkapan badan pengurus DPW lainnya di struktur organisasi. 


Menurut Syafril Koto, SK tersebut sebenarnya telah diteken oleh Ketum dan Sekjen DPP PBB sejak 21 Mei 2026 silam. Karena adanya penyesuaian jadwal penyerahan SK tersebut sempat tertunda. 


"Seperti yang diberitakan sebelumnya, SK DPW PBB Riau telah disahkan diteken oleh Pak ketum kita Pak Yuri Kemal Fadlullah dan pak Sekjen Pak Dr Ruksamin pada 21 Mei 2026 lalu, namun karena adanya penyesuaian agenda Pak Ketum dan pak Sekjen, maka kita terima SK tersebut pada hari ini, 12 Juni 2026. Penyesuaian agenda itu karena adanya libur nasional dan setelah itu juga Pak sekjen kita waktu itu dirawat di rumah sakit, alhamdulilah berkat doa kita semua Pak sekjen kita sudah sehat dan beraktifitas seperti biasa," terang Syafril Koto. 


Langkah selanjutnya, lanjut Syafril Koto, Ketum dan Sekjen telah instruksikan bahwa DPW PBB Riau melaporkan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari 12 kabupaten kota se Riau. 


"Alhamdulillah, DPW PBB Riau telah laksanakan instruksi perintah dan amanah DPP PBB ini dengan sebaik-baiknya. DPW PBB Riau telah menyusun kepengurusan DPC 12 kabupaten kota se Riau. Kita tinggal menyempurnakan daftar pengurus DPC PBB kabupaten kota ini se Riau. 


Sesuai instruksi DPP PBB, sebenarnya Pak Yuri dan pak Dr Ruksamin memberikan opsi, bagi pengurus DPC yang telah ada selama ini, segera memberikan susunan kepengurusan mereka ke kita, DPW PBB Riau, namun jika mereka juga masih menunggu hasil keputusan gugatan mereka, ya kita diperintahkan buat pengurus DPC baru," ungkap Syafril Koto.


Untuk diketahui, seperti yang diberitakan sebelumnya, Prof Yusril Ihza Mahendra sebagai Dewan Pertimbangan DPP PBB menegaskan, bahwa kepengurusan DPP PBB Yuri Kemal Fadlullah secara sah dan resmi telah dikeluarkan oleh Menkumham. Sehingga tidak ada lagi dualisme kepengurusan partai dari semua tingkat se Indonesia.*** Penulis: Suryadi

Jangan Giring Opini Publik! Aktivis dan Praktisi Hukum Larshen Yunus Bantah Tuduhan Soal Gelar Profesor Sufmi Dasco Ahmad

forumriau.com 10.6.26

Uploaded Image

FORUMRIAU.COM ' JAKARTA– Polemik yang berkembang terkait status akademik dan gelar Profesor yang disematkan kepada Wakil Ketua DPR RI, Prof Dr Ir H Sufmi Dasco Ahmad SH MH, yang terus menerus menuai beragam tanggapan.

Menyikapi hal tersebut, Aktivis Anti Korupsi, Praktisi Hukum dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo-Gibran sekaligus Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, Larshen Yunus, turut menyampaikan komentar dan pernyataan strategis. 

Menurut Larshen Yunus, berbagai tudingan yang beredar di sejumlah Platform Media Online maupun Media Sosial (Medsos) harus segera dan serius untuk disikapi secara Objektif, Proporsional, Profesional serta Mengedepankan Asas Verifikasi dan Prinsip Praduga tak bersalah.

"Kami membantah secara tegas berbagai Narasi Sesat yang berupaya menggiring opini publik, seolah-olah Gelar Profesor yang disandang oleh Bapak Sufmi Dasco Ahmad tidak sah atau tidak memenuhi Ketentuan Akademik.

Tuduhan seperti itu harus dibuktikan dengan Data, Fakta dan Mekanisme Akademik yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan sekedar Asumsi maupun Spekulasi," tegas Aktivis Larshen Yunus kepada awak media, hari ini Rabu (10/6/2026).

Ketua Umum DPP Gabungan Rakyat Prabowo Gibran itu menjelaskan, bahwa publik perlu memahami secara utuh proses panjang yang menjadi dasar seseorang memperoleh Pengakuan Akademik sebagai Guru Besar atau Profesor.

Menurut Relawan Garis Keras Prabowo Gibran itu, Esensi dari Pengabdian dalam dunia pendidikan tidak semata-mata diukur atas satu karya ilmiah atau satu publikasi tertentu, melainkan juga dari keseluruhan Rekam Jejak Akademik yang mencakup Pendidikan, Penelitian, Publikasi ilmiah, Pengabdian kepada masyarakat serta Kontribusi Nyata terhadap Pengembangan ilmu Pengetahuan.

"Don Sufmi Dasco Ahmad bukanlah sosok yang baru kemarin sore terlibat dalam Dunia Pendidikan. Beliau itu telah lama berkontribusi sebagai Dosen, Akademisi, Pembicara ilmiah serta Aktif dalam berbagai kegiatan Pengembangan ilmu Hukum dan Kebijakan Publik. Semua itu merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi," ujar Larshen Yunus, dengan nada penuh optimis.

Ketua DPD I KNPI Provinsi Riau itu juga mengingatkan, agar pihak-pihak tertentu tidak mudah Menghakimi seseorang tanpa terlebih dahulu melakukan Klarifikasi kepada Lembaga yang berwenang.

"Apabila terdapat keraguan terhadap Dokumen Akademik ataupun Publikasi ilmiah tertentu, maka langkah yang benar adalah melakukan konfirmasi kepada Perguruan Tinggi, Kementerian terkait, Jurnal yang bersangkutan, maupun Lembaga Akademik yang memiliki kewenangan. Jangan langsung membangun opini yang berpotensi Mencemarkan Nama Baik seseorang," tambah Kandidat Kuat Calon Ketua Umum DPP KNPI itu.

Lebih lanjut, menurut Larshen Yunus, yang justru Menyoroti pentingnya Penerapan Kode Etik Jurnalistik sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang mewajibkan setiap insan pers untuk menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan Fakta dan Opini yang Menghakimi serta Menerapkan Asas Praduga tak bersalah.

"Prinsip Cover Both Sides harus dijunjung tinggi. Jangan sampai ada pihak yang dirugikan akibat pemberitaan yang tidak didasarkan pada Verifikasi yang memadai. Pers memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan informasi yang Akurat dan Berimbang kepada masyarakat," kata Ketua Umum Relawan Prabowo Gibran itu.

Larshen Yunus berkali-kali menegaskan, bahwa selama ini publik mengetahui Sufmi Dasco Ahmad sebagai Tokoh Nasional yang memiliki Kapasitas Tinggi dan Kedekatan dengan Dunia Pendidikan dan Hukum. Bahkan aktivitas mengajar yang pernah dijalankan Dasco di Lingkungan Perguruan Tinggi telah menjadi bagian dari Rekam Jejak Pengabdiannya kepada Bangsa dan Negara.

"Fakta bahwa beliau pernah Mengajar, terlibat dalam Kegiatan Akademik, memberikan Kuliah Umum, membimbing mahasiswa dan Aktif dalam Pengembangan Keilmuan merupakan bukti nyata Kontribusi beliau terhadap Dunia Pendidikan. Oleh karena itu, sangat tidak bijak apabila seluruh Rekam Jejak tersebut diabaikan hanya karena munculnya satu atau dua tudingan yang belum tentu memiliki dasar yang kuat," ujar Ketua KNPI Provinsi Riau, Larshen Yunus.

Sebagai Aktivis Anti Korupsi dan Praktisi Hukum dari Kantor Hukum Mediator Satya Wicaksana, dirinya selalu mengajak seluruh Komponen Bangsa, Elemen Masyarakat untuk Menghentikan Praktik Pembunuhan Karakter (Character Assassination) terhadap Tokoh-Tokoh Bangsa.

"Kita semua harus berusaha Membangun Budaya Demokrasi yang sehat. Kritik yang Konstruktif tentu boleh-boleh saja untuk disampaikan, namun harus berdasarkan Data, Fakta dan Argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Jangan menjadikan ruang publik sebagai Arena Fitnah, Hoax maupun upaya Pembunuhan Karakter terhadap seseorang yang telah banyak Berkontribusi bagi Kemajuan Bangsa dan Negara," tegas Larshen Yunus.

Diakhir keterangan persnya, Praktisi Hukum dan mantan Presiden Mahasiswa (Presma) Sosialis Indonesia itu acap kali menyatakan keyakinannya, bahwa seluruh Proses Akademik yang berkaitan dengan status Profesor Sufmi Dasco Ahmad telah benar-benar melalui Rangkaian dan atau Mekanisme dan Prosedur yang berlaku di Lingkungan institusi Pendidikan Tinggi.

"Kami sangat percaya! bahwa institusi Pendidikan Tinggi memiliki Standar, Mekanisme dan Sistem Evaluasi yang ketat. Karena itu! mari Hormati Proses Akademik dan jangan terburu-buru menyimpulkan sesuatu, sebelum seluruh Fakta terungkap secara terang benderang. Don Sufmi Dasco Ahmad telah lama mengabdikan dirinya kepada Dunia Pendidikan di Republik ini, yang sesuai dengan Semangat dan Nilai-Nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi," pungkas Larshen Yunus, seraya mengakhiri pernyataan persnya. ( rls )

KNPI Riau Desak Aparat Tangkap dan Penjarakan Mafia Kebun Sawit Dalam Kawasan Hutan

forumriau.com 8.6.26

Uploaded Image



FORUMRIAU.COM - PEKANBARU– Maraknya Praktik Haram Penguasaan dan Pengelolaan Kebun Kelapa Sawit dalam Kawasan Hutan di Wilayah Provinsi Riau kembali menjadi sorotan serius.

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau mendesak Pemerintah Pusat, Aparat Penegak Hukum serta Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk bertindak tegas terhadap seluruh pihak yang diduga kuat Menguasai Kawasan Hutan secara Melawan Hukum, termasuk para aktor intelektual yang selama ini diduga berada di balik Praktik Haram Mafia Perkebunan Sawit.

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau, Larshen Yunus, menegaskan bahwa persoalan perkebunan sawit dalam Kawasan Hutan bukan lagi sekedar Pelanggaran Administratif, melainkan juga telah berkembang menjadi kejahatan terstruktur yang Merugikan Negara, Merusak Lingkungan Hidup dan Menghilangkanhak Masyarakat atas Kawasan Hutan yang harus dilindungi.

Menurutnya, Kabupaten Kampar dan Kabupaten Siak menjadi dua Daerah yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari Aparat Penegak Hukum karena selama bertahun-tahun diduga kuat menjadi lokasi berkembangnya Praktik Haram Penguasaan Lahan Perkebunan Sawit dalam Kawasan Hutan dengan berbagai modus operandi.

"Tidak boleh ada lagi kompromi terhadap Mafia Kebun Kelapa Sawit dalam Kawasan Hutan. Negara harus hadir!!! Siapapun pelakunya, baik korporasi maupun individu yang selama ini menikmati keuntungan dari Penguasaan Kawasan Hutan secara ilegal, wajib diproses secara hukum. Tangkap dan Penjarakan para Mafia tersebut," tegas Larshen Yunus, Ketua DPD KNPI Provinsi Riau.

Menurut Aktivis Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perkebunan itu, Riau Menjadi Fokus Nasional Penertiban Kawasan Hutan. Persoalan Kebun Kelapa Sawit dalam Kawasan Hutan saat ini menjadi perhatian nasional.

Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) mengungkapkan, bahwa target Penertiban Nasional mencapai sekitar 3,7 juta Hektare Kebun Kelapa Sawit yang berada di dalam Kawasan Hutan, dengan Provinsi Riau disebut sebagai Wilayah terbesar yang menjadi fokus Penertiban, yakni mencapai sekitar 1,2 juta Hektare.

Pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan juga telah membentuk Satgas PKH guna memperbaiki Tata Kelola Kawasan Hutan, melakukan Penguasaan kembali kawasan yang disalahgunakan, serta memulihkan fungsi hutan yang telah mengalami kerusakan akibat aktivitas ilegal.

Ketua KNPI Riau Larshen Yunus menilai Langkah Pemerintah Pusat tersebut harus didukung penuh dengan Penegakan Hukum yang Transparan dan tidak tebang pilih.

Dugaan adanya Keterlibatan Aktor-Aktor Besar, Aktivis Larshen Yunus meminta Aparat Penegak Hukum untuk mendalami seluruh dugaan Keterlibatan pihak-pihak yang selama ini disebut-sebut Mengendalikan Perkebunan Sawit dalam Kawasan Hutan.

Terkait penyebutan nama Johannes Sitorus sebagai Pemilik dan Bos Besar Perusahaan Central Group, DPD KNPI Riau meminta seraya mendesak, agar Aparat Penegak Hukum segera melakukan Penyelidikan secara Profesional berdasarkan Alat Bukti yang Sah dan Ketentuan Hukum yang berlaku.

"Kami tidak ingin ada Fitnah maupun Kriminalisasi. Namun apabila terdapat bukti yang cukup berdasarkan hasil Penyelidikan dan Penyidikan Aparat Penegak Hukum, maka siapapun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan Hukum.

"Negara tidak boleh kalah melawan para Kelompok Mafia Sumber Daya Alam itu," ujar Larshen Yunus, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran (GARAPAN).

Relawan Garis Keras Prabowo Gibran itu berkali-kali menegaskan, bahwa Prinsip Presumption Of Innocence (Asas Praduga Tak Bersalah) harus tetap dihormati sampai terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Dasar Hukum Penindakan yang dimaksud, menurut Ketua Umum Larshen Yunus menjelaskan, bahwa Praktik Haram Penguasaan Kawasan Hutan tanpa izin berpotensi melanggar berbagai ketentuan hukum, antara lain:
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, khususnya ketentuan mengenai Larangan Penggunaan Kawasan Hutan tanpa izin dari Pemerintah.

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, yang mengatur Sanksi Pidana terhadap setiap orang maupun Korporasi yang melakukan kegiatan perkebunan secara tidak sah dalam Kawasan Hutan.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, apabila aktivitas tersebut mengakibatkan Kerusakan Lingkungan dan Pencemaran. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), apabila ditemukan Unsur Pemalsuan Dokumen, Penyerobotan Lahan maupun Tindak Pidana lainnya.

Ketentuan Penataan dan Penyelesaian Keterlanjuran usaha perkebunan dalam Kawasan Hutan sebagaimana diatur dalam Perubahan Regulasi pasca Undang-Undang Cipta Kerja, yang tetap membuka ruang Penegakan Hukum terhadap Pelanggaran yang tidak memenuhi syarat Penyelesaian Administratif.

Desak Penyitaan dan Penguasaan Kembali Aset Negara
KNPI Riau juga mendukung penuh Langkah Satgas PKH yang telah melakukan berbagai Tindakan Penertiban terhadap Kebun Kelapa Sawit yang berada dalam Kawasan Hutan.

Beberapa Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Riau bahkan telah menjadi objek Penindakan dan Penyegelan oleh Satgas PKH sejak awal tahun 2025.

Larshen Yunus meminta agar negara tidak hanya berhenti pada Pemasangan Plang atau Penyegelan semata, melainkan juga melakukan Audit secara menyeluruh terhadap seluruh izin, Kepemilikan Lahan, Aliran Keuntungan Ekonomi serta dugaan Kerugian Negara yang ditimbulkan.

"Kawasan Hutan yang dikuasai secara Melawan Hukum harus dikembalikan kepada negara. Bila perlu dilakukan Penyitaan Aset dan Pemulihan Lingkungan Hidup secara menyeluruh.

"Jangan sampai rakyat kecil yang terus menjadi korban, sementara para Mafia itu hidup nyaman menikmati hasil Perambahan Hutan," kata Ketua DPD KNPI Provinsi Riau.

Terakhir, Ketua KNPI Riau Larshen Yunus kembali meminta Presiden dan para APH, agar segera Bertindak Tegas.

Larshen Yunus mendesak Presiden Republik Indonesia, Jaksa Agung, Kapolri, Menteri Kehutanan, Satgas PKH serta seluruh Aparat Penegak Hukum untuk menjadikan Pemberantasan Mafia Kebun Kelapa Sawit dalam Kawasan Hutan sebagai Agenda Prioritas Nasional.

KNPI Riau menilai bahwa Keberhasilan Penertiban Kawasan Hutan di Provinsi Riau akan menjadi tolak ukur Keseriusan Negara dalam Memberantas Mafia Sumber Daya Alam sekaligus Menyelamatkan Lingkungan Hidup untuk Generasi Mendatang.

"Kami mendukung penuh Langkah Penegakan Hukum yang Profesional, Transparan dan Berkeadilan. Tidak boleh ada pihak yang kebal hukum!!! Siapapun yang terbukti Menguasai dan Memanfaatkan Kawasan Hutan secara Melawan Hukum harus ditangkap, diadili dan dijatuhi Hukuman sesuai Peraturan Perundang-undangan yang berlaku," tutup Larshen Yunus, Ketua KNPI Provinsi Riau sekaligus Ketua Umum DPP Gabungan Rakyat Prabowo Gibran hari ini, Minggu (7/6/2026). *** ( rls )

Evakuasi Korban Kecelakaan Maut Tol Permai, Sat PJR Berjibaku dan Tim TAA Diturunkan Ini Kata Dirlantas Polda Riau Jeki Rahmat

forumriau.com 7.6.26


Evakuasi Korban Kecelakaan Maut Tol Permai, Sat PJR Berjibaku dan Tim TAA Diturunkan Ini Kata Dirlantas Polda Riau Jeki Rahmat 

Siak – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Riau bersama petugas lalu lintas di lapangan menjadi faktor penting dalam upaya penyelamatan korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) KM 46+200 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kecelakaan lalu lintas berat tersebut melibatkan satu unit mobil Toyota Hiace BH 7013 RU yang membawa rombongan penumpang asal Provinsi Jambi dengan satu unit dump truck Hino BM 9064 VU yang sedang melaju di jalur yang sama.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, kendaraan Toyota Hiace yang dikemudikan RM (30) melaju dari arah Pekanbaru menuju Dumai melalui lajur kiri. Setibanya di lokasi kejadian, diduga pengemudi mengalami micro sleep sehingga kendaraan yang dikemudikannya menabrak bagian belakang dump truck yang berada di depannya.

Benturan keras menyebabkan bagian depan kendaraan Hiace mengalami kerusakan berat dan mengakibatkan sejumlah penumpang terjepit di dalam kendaraan.

Mendapatkan informasi kejadian, personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau bersama petugas lalu lintas segera menuju lokasi. Setibanya di TKP, petugas langsung melakukan tindakan penyelamatan dengan mengevakuasi para korban dari dalam kendaraan yang ringsek, memberikan pertolongan pertama, serta mengatur arus lalu lintas guna menghindari terjadinya kecelakaan susulan.

Dalam situasi yang penuh keterbatasan waktu, personel di lapangan memprioritaskan penyelamatan jiwa para korban. Korban yang masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan segera dievakuasi dan dibawa ke Klinik Kasih Ibu Kandis untuk mendapatkan pertolongan medis secepat mungkin.

Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 4 orang meninggal dunia di TKP, dengan inisial RM (30) selaku pengemudi kendaraan, TB (60), NR (55), UR (80). Dalam perkembangannya bertambah 1 orang meninggal dunia dalam perawatan di Klinik Kasih Ibu Kandis dengan inisial RS (57).

Sementara itu, korban yang mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis masing-masing berinisial RP (69), SS (17), SPP (17), DF (34), dan MP (24). Beberapa korban selanjutnya dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa sejak awal kejadian, fokus utama petugas di lapangan adalah menyelamatkan korban yang masih hidup dan memberikan akses penanganan medis secepat mungkin.

"Korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian sebanyak empat orang. Sementara satu korban lainnya ditemukan dalam kondisi luka berat dan kami pastikan segera mendapatkan perawatan medis yang terbaik dengan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun setelah mendapatkan penanganan medis, korban tersebut akhirnya meninggal dunia. Sehingga jumlah korban meninggal dunia menjadi lima orang dan lima korban lainnya telah mendapatkan perawatan medis," jelas Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.

Menurutnya, tindakan cepat personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau bersama petugas lalu lintas di lapangan merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang mengalami musibah di jalan raya. Proses evakuasi dilakukan sesegera mungkin dengan mengedepankan penyelamatan jiwa korban sebelum proses penyelidikan dilaksanakan.

Atas musibah tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban yang ditinggalkan.

"Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh keluarga besar Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai. Semoga almarhum dan almarhumah yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini," ujar Dirlantas.

Beliau juga mendoakan agar para korban yang saat ini masih menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

"Kami juga mendoakan korban yang mengalami luka-luka agar segera pulih dan diberikan kesehatan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami, dan kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum berkendara," tambahnya.

Saat ini proses penanganan dan penyelidikan kecelakaan masih terus berlangsung. Untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, Ditlantas Polda Riau menerjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau AKBP Galih Apria, didampingi Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara, bersama personel Satlantas Polres Siak, Tim PT Jasa Raharja Wilayah Riau, serta Tim PT Hutama Karya (HK) selaku pengelola Jalan Tol Pekanbaru–Dumai.

Tim gabungan tersebut melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh dengan mengumpulkan barang bukti, melakukan pengukuran di lokasi kejadian, mendokumentasikan posisi kendaraan, menganalisis jejak pengereman, kondisi jalan, kondisi kendaraan, serta faktor-faktor lain yang berkaitan dengan kecelakaan guna mendapatkan gambaran kronologi secara ilmiah dan akurat.

Dirlantas Polda Riau menegaskan bahwa penerjunan Tim TAA merupakan bentuk keseriusan Ditlantas Polda Riau dalam mengungkap penyebab kecelakaan secara profesional, objektif, dan berbasis scientific investigation.

"Untuk memastikan penyebab kecelakaan secara akurat, kami telah menerjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) guna melakukan olah TKP secara mendalam. Hasil analisis nantinya akan menjadi dasar dalam penanganan perkara ini serta sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah Provinsi Riau," tegas Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi Toyota Hiace mengalami micro sleep saat mengemudikan kendaraan di jalur tol. Namun demikian, kepastian penyebab kecelakaan masih menunggu hasil analisis dan investigasi lebih lanjut dari Tim TAA Ditlantas Polda Riau.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan bahwa risiko micro sleep dapat terjadi kapan saja, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh pada malam hingga dini hari. Oleh karena itu, Ditlantas Polda Riau mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara ketika merasa lelah atau mengantuk dan memanfaatkan rest area untuk beristirahat demi keselamatan bersama.

Dengan semangat pelayanan kemanusiaan, personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau, petugas lalu lintas, tim medis, Satlantas Polres Siak, Tim Jasa Raharja, Tim PT Hutama Karya, serta seluruh unsur terkait terus berupaya memberikan penanganan terbaik kepada para korban sekaligus memastikan proses penyelidikan berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel. (***)

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Digelar Serentak di Riau, Fokus pada 10 Sasaran Prioritas Pelanggaran Lalu Lintas

forumriau.com 4.6.26

Uploaded Image

PEKANBARU – Korps Lalu lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Patuh Tahun 2026 secara serentak di seluruh Indonesia mulai tanggal 8 hingga 21 Juni 2026. Di Provinsi Riau, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan sandi Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 yang melibatkan seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Riau.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa operasi yang berlangsung selama 14 hari ini mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, dan persuasif yang didukung dengan pemanfaatan teknologi digital dalam penegakan hukum lalu lintas.

"Sesuai perintah Bapak Kapolri, tujuan Operasi Patuh 2026 adalah menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta menekan fatalitas korban kecelakaan. Kita ingin mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan menjelang Hari Bhayangkara Tahun 2026," ujar Irjen Agus.

Mengusung tema "Optimalisasi Transformasi Penegakan Hukum Secara Elektronik", pelaksanaan Operasi Patuh 2026 memaksimalkan penggunaan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dengan komposisi penindakan sebesar 60 persen ETLE, 30 persen penindakan manual (non-ETLE), dan 10 persen teguran simpatik.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau bersamaan dengan pelaksanaan Operasi Patuh yang digelar di seluruh Indonesia.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Provinsi Riau untuk meningkatkan disiplin dan kepatuhan dalam berlalu lintas. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 ini, kami berharap dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat," ujar Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.

Dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 akan memfokuskan penindakan terhadap 10 sasaran prioritas pelanggaran lalu lintas, yaitu:

1. Kendaraan bermotor R2 dan R4 yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong).
2. Kendaraan truk yang dimodifikasi tidak sesuai standar pabrikan, menambah panjang rangka, atau mengubah spesifikasi teknis.
3. Kendaraan pribadi yang menggunakan sirine, rotator, dan strobo tidak sesuai peruntukannya.
4. TNKB (plat nomor) kendaraan bermotor yang tidak sesuai ketentuan dan spesifikasi teknis.
5. Kendaraan pribadi yang digunakan sebagai travel ilegal.
6. Kendaraan angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut orang.
7. Kendaraan penumpang yang tidak laik jalan.
8. Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dan berboncengan lebih dari satu orang.
9. Kendaraan pengunjung tempat wisata yang parkir di bahu jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.
10. Pengendara yang berkendara sambil merokok.

Selain melakukan penegakan hukum, jajaran Ditlantas Polda Riau juga akan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif melalui sosialisasi, edukasi, penyuluhan, serta kampanye keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

Melalui Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, diharapkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas semakin meningkat sehingga dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan di seluruh wilayah Provinsi Riau.

"Tertib Berlalu Lintas Demi Keselamatan Bersama."tutupnya. (***)

Aldi kampai

Skandal Seragam Sekolah di Riau Mulai Terbuka, Ketua KNPI Larshen Yunus Desak Kepala Dinas dan Pejabat Terlibat Dicopot

forumriau.com 2.6.26

Uploaded Image


FORUMRIAU.COM - PEKANBARU-- Jajaran Inspektorat Daerah Provinsi Riau telah Menuntaskan Audit Khusus terkait Pengadaan Seragam Siswa SMA Negeri di Riau tahun 2025.

Dari Hasil Pemeriksaan tersebut, ada sebanyak 31 sekolah diminta Mengembalikan Uang dengan Total Rp.566.265.000 kepada para orang tua atau wali murid, karena ditemukan kelebihan pembayaran dalam Proyek Pengadaan Seragam Sekolah.

Pelaksana Tugas Inspektur Daerah Provinsi Riau, Jondra Jayaputra Manurung, mengatakan bahwa Proses Audit dilakukan terhadap 56 SMA Negeri yang tersebar di Kota Pekanbaru, Kota Dumai dan Kabupaten Siak.

“Total ada 56 SMA Negeri yang di-Audit terkait Pengadaan Seragam Siswa Kelas X. Dari Hasil Audit tersebut, telah ditemukan Kelebihan Pembayaran yang Wajib dikembalikan kepada orang tua siswa dengan nilai mencapai Rp.566.265.000,” ujar Jondra Manurung pada saat dikonfirmasi, hari Minggu (31/5/2026).

Menurut Jondra, Inspektorat kini masih menunggu Realisasi Pengembalian Dana tersebut dari masing-masing sekolah maupun komite sekolah kepada para orang tua siswa.

“Kami masih menunggu tindak lanjut Pengembalian Kelebihan Pembayaran beserta Bukti Pembayarannya dari pihak sekolah dan komite sekolah kepada orang tua siswa,” katanya.

Ketua DPD I KNPI Provinsi Riau: "Pejabat yang Terbukti Melanggar Aturan Harus dan Wajib Dicopot serta Diproses Hukum Pidana"

Menanggapi temuan tersebut, Ketua DPD tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, Larshen Yunus, menyampaikan Apresiasi kepada Inspektorat Daerah Provinsi Riau yang telah melakukan Audit secara menyeluruh terhadap dugaan Penyimpangan Pengadaan Seragam Sekolah.

Menurut Larshen Yunus, bahwa Temuan Kelebihan Pembayaran itu yang mencapai Ratusan Juta Rupiah telah menjadi Bukti Otentik, bahwa Tata Kelola Pengadaan Seragam di Lingkungan SMA Negeri masih menyisakan persoalan serius yang wajib ditindaklanjuti hingga tuntas.

“Ini bukan lagi Persoalan Administrasi biasa. Jika hasil Audit menemukan adanya Kelebihan Pembayaran yang merugikan masyarakat, maka seluruh pihak yang terlibat harus bertanggung jawab. Dana tersebut wajib dikembalikan kepada orang tua siswa tanpa terkecuali,” tegas Ketua KNPI Provinsi Riau, Larshen Yunus kepada awak media hari ini, Senin (1/6/2026).

Aktivis Anti Korupsi Lulusan Kampus Universitas Riau (UNRI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu berkali-kali Menegaskan, bahwa Pernyataan Keras yang sebelumnya disampaikan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Ir H SF Hariyanto MT seharusnya menjadi Peringatan bagi seluruh Kepala Sekolah maupun Pejabat di Lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

“Terhadap Kepala Sekolah, para Pejabat, maupun Kepala Dinas Pendidikan yang terbukti Melanggar Aturan dan justru Menyalahgunakan Kewenangan, maka harus siap dan ikhlas untuk di-Copot dari Jabatannya, bahkan bila perlu di-Nonjobkan sekaligus Wajib di-Proses Hukum secara Pidana, sesuai dengan Ketentuan Hukum yang berlaku.

Jangan sampai ada kesan bahwa Persoalan ini cukup selesai dengan Pengembalian uang saja. Jika ditemukan unsur Melawan Hukum, maka pihak Aparat Penegak Hukum harus turun tangan,” ujar Larshen Yunus, Ketua DPD KNPI Provinsi Riau.

Kandidat Kuat Calon Ketua Umum DPP KNPI pada Kongres ke-XVII akhir tahun 2026 itu juga meminta pihak Kejaksaan Tinggi Riau, Kepolisian Daerah Riau, serta Aparat Pengawas internal Pemerintah untuk bergegas Mengawal tindak lanjut hasil Audit tersebut, agar tidak berhenti pada aspek Administratif semata.

“Kami mendukung penuh Komitmen bapak Plt Gubernur Riau, Ayahanda SF Hariyanto dalam membersihkan dunia pendidikan dari praktik-praktik haram yang membebani masyarakat. Pendidikan tidak boleh dijadikan Ladang Bisnis yang mengorbankan orang tua siswa. Jika ada indikasi Korupsi, Penyalahgunaan Jabatan atau Persekongkolan dalam Pengadaan Seragam, maka harus segera di Proses Hukum. Langkah itu Wajib ditegakkan secara Profesional dan Transparan,” tegas Ketua KNPI Riau Larshen Yunus.

"Seragam Sekolah Jadi Sorotan Pemprov Riau, Isu Pengadaan Seragam SMA dan SMK Negeri sebelumnya menjadi Perhatian yang sangat Serius oleh Pemerintah Provinsi Riau"

Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, baru-baru ini secara terbuka menyinggung persoalan tersebut, pada saat Momentum Pelantikan 77 orang Kepala SMA, SMK dan SLB di Riau, yakni pada hari Selasa yang lalu (26/5/2026).

Dalam kesempatan itu, SF Hariyanto melontarkan Kritik Keras terhadap praktik penjualan seragam di Lingkungan Sekolah. Mantan Birokrat Senior itu menilai, bahwa Biaya yang dibebankan kepada orang tua tidak sebanding dengan Kualitas Pakaian yang diterima para siswa, bahkan Plt Gubri itu menyebut praktik tersebut sebagai bentuk Pemerasan terhadap masyarakat dengan alih-alih meringankan beban orang tua murid.

Pihak Sekolah justru dinilai telah berhasil Membebani mereka dengan biaya yang besar. SF Hariyanto kemudian meminta agar seluruh Dana Seragam yang terbukti bermasalah segera dikembalikan kepada orang tua siswa. Permintaan itu disampaikan setelah dirinya memerintahkan Inspektorat Daerah melakukan Pemeriksaan terhadap dugaan Praktik Bisnis Seragam yang berlangsung setiap tahun.

Menurutnya, Hasil Pemeriksaan menunjukkan persoalan itu telah melibatkan banyak pihak dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
Diduga kuat sangat Bertentangan dengan Aturan Kemendikbud RI.

Jondra Manurung menjelaskan, bahwa Praktik Pengadaan Seragam tersebut bertentangan dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 50 Tahun 2022, yakni soal Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dalam Pasal 12 disebutkan bahwa, Pengadaan Pakaian Seragam Sekolah menjadi tanggung jawab orang tua atau wali peserta didik.
Sementara pada Pasal 13 menegaskan, bahwa sekolah tidak diperbolehkan mewajibkan ataupun membebani orang tua membeli seragam baru pada setiap kenaikan kelas maupun pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Secara aturan sudah jelas ada Larangannya,” kata Jondra dengan nada tegas.

Larshen Yunus menambahkan lagi, bahwa apabila dalam Proses Penyelidikan ditemukan adanya Penyalahgunaan Jabatan atau keuntungan yang diperoleh secara Melawan Hukum dari Pengadaan Seragam tersebut, maka Penanganannya dapat mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Jangan sampai ada pihak yang bermain-main dengan uang masyarakat. Siapapun yang terbukti bersalah harus Mempertanggungjawabkan Perbuatannya di hadapan hukum. Ini momentum untuk membangun tata kelola pendidikan yang bersih, transparan dan berkeadilan,” tutup Larshen Yunus, yang juga mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Riau.

Potensi Perputaran Dana Capai Rp.174 Miliar
dari Hasil Penelusuran dan Perhitungan berdasarkan Daya Tampung Siswa tahun 2024, Bisnis Seragam SMA dan SMK Negeri di Riau diperkirakan memiliki nilai ekonomi yang sangat besar sekali.

Berdasarkan Data dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau yang dirilis pada bulan Mei 2024, Total Daya Tampung Siswa SMA dan SMK Negeri di Riau mencapai 92.965 Orang. Jumlah itu terdiri dari 60.515 Siswa SMA Negeri dan 32.450 Siswa SMK Negeri.

Jika mengacu pada Harga Seragam yang ditetapkan saat itu, maka perhitungannya sebagai berikut ini:
SMA Negeri:
Jumlah Siswa: 60.515 Orang
Biaya Seragam per Siswa: Rp.1.750.000
Total Senilai Pengadaan: sekitar Rp.105,9 Miliar
SMK Negeri:
Jumlah Siswa: 32.450 Orang
Biaya Seragam per Siswa: Rp.2.100.000
Total Nilai Pengadaan: sekitar Rp.68,14 Miliar
Jika dijumlahkan, Potensi Nilai Bisnis Pengadaan Seragam Siswa SMA dan SMK Negeri di Riau mencapai Lebih dari Rp.174 Miliar dalam satu tahun.

Besarnya nilai perputaran Dana tersebut menjadikan Bisnis Pengadaan Seragam Sekolah sebagai salah satu persoalan yang kini menjadi sorotan serius di Lingkungan Pendidikan di Wilayah Provinsi Riau.

DPD KNPI Riau mendesak agar seluruh temuan Audit dibuka secara Transparan kepada publik serta ditindaklanjuti hingga ke Ranah Hukum apabila ditemukan unsur Pelanggaran yang Merugikan Masyarakat maupun Keuangan Negara. ( rls )