SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner šŸ‘‡

Tampilkan postingan dengan label Seni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seni. Tampilkan semua postingan

Paduka Raja Air Tiris Sambut Raja Perak Malaysia

forumriau.com 27.11.22


Paduka Raja Air Tiris Sambut Raja Perak Malaysia 

PEKANBARU - FORUMRIAU.COM : Pada Ahad, 27 November 2022, Paduka Raja Duli Yang Mulia HM Yunus.A.R. Alhaj, menerima kunjungan kemuliaan dari tamu kehormatan dzuriat Radja Kampar dari negeri Perak Malaysia YM Saiyid Sahidi beserta rombongan di istana darul Rahmat Diraja Air Tiris Melayu Kampar. 

Tamu kehormatan dzuriat Radja Kampar dari kerajaan Perak, Malaysia itu adalah Yang Mulia RS Shahidi B. Ibrahim, Dato Seri Laksmana Ferdaus bin Mohamad, En. Mior Abdul Rahman bin Mior Adlan, En. Mohd Shaib bin Md Yusof, En. Ahmad Kamal bin Saharuddin, En. Nurman Shah bin Zulkarnain Shah, En. Fadzil Arsady bin Mohd Yaacob, Puan Norhayati bt Sulaiman, En. Saat bin Karim, Puan Lailatussaadiah Binti Mohammed Sulaiman, En. Ahmad Nabil bin Mohd Huzaimi, En. Mohd Faizal bin Zainal, En. Muhamad Nazrin bin Ramli, Cik Noor Atiqah bt Abd Aziz, En. Muhamad Fauzi Husni bin Ahmad Puat, Cik Salina bt Kulul, Cik Norita bt Saari, En. Subky Latiff bin Abdul Jalil, En. Mohd Shahril bin Borhanudin.

Mereka didampingi pengiring dari kerajaan Siak YM Tengku Firdaus. Kunjungan mereka menjenguk istana Siak Seri Indrapura, lanjut ke Air Tiris, salah satunya masjid Jamik Air Tiris, Candi Muara Takus dan hingga ke Pagaruyung, Sumatera Barat. 

Dalam sambutannya, Paduka Raja Duli Yang Mulia HM Yunus A.R. Alhaj, menyampaikan, bahwasanya kunjungan kemuliaan ini merupakan kunjungan balik kampung bagi Kerajaan Perak. Karena, dzuriat YM Saiyid Sahidi merupakan orang Kampar. Sehingga, pertemuan ini dinilai sebagai pertemuan keluarga yang telah lama terbenam untuk dijalin kembali.***




Fajar Lase: Produk Kesenian Sekolah Harus Dilindungi Agar Tidak Dicontek Pihak Lain

forumriau.com 20.10.22



FORUMRIQU.COM - PEKANBARU -Staf Khusus Menkumham Bidang Transformasi Digital Fajar BS Lase kembali menyambangi 3 sekolah di Pekanbaru, Rabu (19/10/2022). 

Fajar Lase kembali mensosialisasikan hak kekayaan intelektual kepada siswa SMAN 2 Pekanbaru, SMA Dharma Yudha Pekanbaru dan SMK Metta Maitreya Pekanbaru.

Kegiatan Fajar Lase diawali dengan menyambangi SMAN 2 Pekanbaru. Di Sekolah Sadar Hukum ini, Fajar Lase disambut langsung oleh Kepala Sekolah Drs. Kasim.

Dihadapan ratusan siswa, Fajar menyebutkan, dunia digital memberikan kesempatan tanpa batas bagi generasi masa kini untuk bisa berinovasi.

"Contoh saja dengan membagikan pengetahuan kita melalui kanal YouTube, kita bisa mendapatkan manfaat ekonomi, hal seperti ini tidak memungkinkan di masa lalu, saat teknologi komunikasi masih belum berkembang seperti sekarang," ungkapnya.

Fajar Lase juga menjelaskan berbagai kategori Hak Kekayaan Intelektual dengan memberikan contoh bagi masing-masing jenis Kekayaan Intelektual, seperti paten, merek, hak cipta, desain industri dan lainnya.

"Ada banyak teknologi paten dan hak cipta yang akan menjadi sektor utama dalam interaksi sosial di masa depan, hal itu semua akan terjadi karena perkembangan teknologi," imbuhnya.

Untuk itu, dia mengajak generasi muda untuk menggunakan smartphone dan teknologi untuk hal yang positif.

"Gunakan smart phone dan teknologi yang ada untuk mencari tahu masa depan akan seperti apa, setidaknya kita harus bisa mengetahui gambaran masa depan seperti apa dan bisa mengantisipasi segala disrupsi yang terjadi karena adanya perubahan teknologi yang cepat," imbuhnya.

SMA Darma Yudha

Sedangkan di SMA Darma Yudha, kehadiran Fajar Lase disambut dengan penampilan dari para siswa berupa kesenian tari dan musik. Hadir juga dalam kesempatan itu Managing Director Christian Pamudana.

Di sekolah yang siswanya banyak berpartisipasi dalam kegiatan olimpiade sains internasional, Fajar Lase menjelaskan, tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk mengetahui apa kekayaan intelektual itu, memahami pentingnya perlindungan kekayaan intelektual, serta mendaftarkan kekayaan intelektual karena akan ada keuntungan ekonomi yang akan didapatkan dari pendaftarab kekayaan intelektual tersebut.

"Seperti hasil seni yang ditampilkan tadi, itu adalah hasil karya dari SMA Darma Yudha, produk-produk kesenian dari ide dan gagasan yang dimiliki sekolah memiliki potensi kekayaan intelektual yang harus dilindungi agar tidak dicuri pihak lain. Jangan sampai nanti ada sekolah lain yang mencontek tarian atau seni musik tadi dan mengklaim nya sebagai miliknya," tegasnya.

Sosialisasi dilakukan secara interaktif, para siswa berpartisipasi secara aktif dan antusias. Kegiatan sosialisasi ini juga ditutup dengan perlombaan penciptaan jingle untuk contoh produk dodol kedondong.
Dengan berani dan percaya diri, para siswa secara kreatif menciptakan berbagai contoh jingle yang bisa dijadikan sebagai merek suara dari suatu produk.

SMK Metta Maitreya

Di sekolah Kejuruan Teknik Komputer Jaringan dan Akuntasi ini, sebanyak 161 siswa yang mengikuti sosialisasi. Di SMK Metta Maitreya ini juga, Fajar Lase disuguhkan penampilan kesenian musik dari peserta sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual. Hadir juga
Kepala Sekolah Herni Lestari.

Di sekolah ini, Fajar Lase mengapresiasi inovasi dari tenaga pendidik dan staf sekolah tersebut sehingga siswa terus semangat di saat Pandemi.

"Ada banyak inovasi pendidikan yang dilakukan oleh tenaga pendidikan dan staf sekolah agar dapat terus menyemangati para siswa disaat kondisi pandemi kemarin, beberapa inovasi ini sebetulnya adalah potensi kekayaan intelektual yang harus dilindungi, karenanya penting untuk mendaftarkan dan mencatatkan inovasi tersebut," tambahnya.

Riau Global Music International Festival 2022.Cerita dari Pagelaran hari ke-3

forumriau.com 26.8.22



FORUMRIAU.COM - PEKANBARU - Memasuki pelaksanaan hari ketiga pagelaran Riau Global Music Festival 2022, antusiasme masyarakat Pekanbaru semakin tinggi.

"Kami dari Yayasan Global Musik Konservatori, awalnya merasa bimbang, karena 3 hari pelaksanaan Riau Global Music Internasional Festival 2022 adalah pada saat weekdays. Ada sedikit ketakutan, pada hari kerja ini maka kegiatan akan sepi penonton. Kami tidak menyangka, antusiasme masyarakat Pekanbaru cukup tinggi, untuk menyaksikan pagelaran global musik yang kental dengan musik tradisi", ungkap Rino Deza Paty selaku Ketua Yayasan Global Musik Konservatori.

Malam ketiga pelaksanaan Riau Global Music Internasional Festival 2022  dimeriahkan dengan penampilan dari Rumah Seni Balai Proco dari  Kabupaten Rokan Hulu, Bathin Galang dari Kabupaten  Kepulauan Meranti dan Pura Mahligai dari Kota Dumai.

"Ketiga group ini, adalah group musik yang telah lolos kurasi. Mereka dipilih karena telah memiliki banyak karya yang dapat diperhitungkan dan telah mengikuti berbagai ajang musik bahkan telah memenangi berbagai perlombaan", ujar Rino yang juga merupakan bagian dari Tim Kurator Riau Global Music Internasional Festival 2022.

"Dinas Pariwisata melalui bidang ekraf, akan selalu mendukung pada musisi yang merupakan bagian dari sub sektor ekraf. Melalui Tim Kurasi, kami berharap ini menjadi cambuk bagi para musisi untuk terpicu menghasilkan karya-karya musik yang bagus. Harapannya ditahun depan dapat bermunculan group musik baru yang menjadi bagian dari gendre world music, sehingga musik tradisi kita yang sangat beragam ini dapat diangkat pada ajang-ajang yang lebih besar", ujar Amry Setiawan, Kepala Bidang Ekraf Dinas Pariwisata Provinsi Riau.

Riau Global Music Internasional Festival 2022  masih akan di gelar hingga hari Sabtu (27/8) dimana pada hari ini (Jum'at, 26/8) akan mengahadirkan Geliga dari Provinsi Riau, Balimbuk dari Kabupaten  Rokan Hilir, Omok dari Kabupaten Siak dan Orkes Taman Bunga dari Provinsi Sumatera Barat.**

Ayo Ramaikan Riau Global Music International Festival 2022

forumriau.com 26.8.22



FORUMRIAU.COM - PEKANBARU -Tentang World Music, pertama kali dipakai pada tahun 1987 dan 1992. Ajang penghargaan musik dunia, grammy award pertama kali memberikan penghargaan pada musisi yang mengusung world music.

Dalam perkembangan, ditahun 2020, penyelenggara Grammy award melakukan diskusi dengan seniman, etnomusikolog, dan ahli bahasa dari seluruh dunia yang memutuskan, ada peluang untuk memperbarui kategori album world music menuju istilah lebih relevan, modern, dan inklusif. Dari sinilah nama Global Music dipakai untuk menggantikan world music.

Di Riau sendiri, dengan memakai semangat world music pada era tahun 2000-an melaksanakan kegiatan Riau Hitam Putih Internasional yang mengangkat genre world music, hingga pelaksanaan terakhir di tahun 2015.

Fakumnya Riau Hitam Putih dan dengan pergantian nama genre menjadi world music, maka Yayasan Global Musik Konservatori melaksankan ajang Pekanbaru Global Musik Festival 2021 secara mandiri dengan support dari pelaku ekraf di Pekanbaru.

Semangat ini, ditangkap  langsung oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau, sehingga tahun ini dilaksanakan Riau Global Music International Festival 2022.

Sajian Global Music International Festival 2022 menampilkan beberapa group musik  dimulai dari 23-27 Agustus 2022 dengan jadwal sebagai berikut: 

Tanggal 23 Agustus 2022

1. Riau Rhythm  : Provinsi Riau 
2. Cenglu : USA - Solo
3.  WS Trio : Inhu
4. Limuno : Kuansing

 Tanggal 24 Agustus 2022

1. The Syndicate : inhil
2. Blacan Aromatic : Bengkalis
3. Djangat Indonesia : Pekanbaru 

Tanggal 25 Agustus 2022

1. Rumah Seni Balai Proco : Rohul
2. Batin Galang : Kep. Meranti
3. Pura Mahligai : Dumak

Tanggal 26 Agustus 2022

1. Geliga : Provinsi Riau 
2. Balimbuk : Rohil
3. Omok : Siak 
4. Taman Bunga : Provinsi Sumatera Barat

 Tanggal 27 Agustus 2022

1. Kober : Pelalawan
2. Sendayung : Kampar
3. De Tradisi : Prov. Sumatera Utara
4. Shaziva : Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)

18 penampil di Riau Global Music International Festival 2022, telah di kurasi secara ketat oleh 3 orang kurator yaitu Shindu Alpito, Rino Deza Paty dan Reizky Habibullah, serta menghadirkan Pengamat World Music, Loni Jaya Putra.

Ayo masyarakat Riau dan sekitarnya, mari ramaikan Riau Global Music International Festival 2022, bertempat Badar Serai Raja Ali Haji Anjungan Seni Indrus Tintin Pekanbaru.**

Pagelaran Wayang Kulit, Kapolri: Pelestarian Budaya Hingga Dekat dengan Masyarakat

forumriau.com 3.7.22


FORUMRIAU.COM - JAKARTA - Mabes Polri menggelar kegiatan pagelaran wayang kulit bertajuk 'Semar M'bangun Kahyangan' di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Sabtu 2 Juli 2022 malam. Acara ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat dan elemen bangsa. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, kegiatan wayang kulit satu layar tiga dalang yang masih satu rangkaian dalam momentum Hari Bhayangkara ke-76 ini, juga wujud dari komitmen Polri untuk terus bisa dekat dan melebur bersama dengan masyarakat Indonesia.

"Dan yang paling penting adalah kegiatan kali ini menjadi bagian ikhtiar kita melaksanakan ulang tahun bersama-sama dengan masyarakat, dengan menonton wayang kulit lakonnya Semar m'bangun khayangan," kata Sigit. 

Tak hanya itu, Sigit menekankan, pentas pewayangan ini merupakan salah satu warisan budaya dari sekian banyak yang ada  di Indonesia yang harus terus dilestarikan. Karena didalamnya, banyak nasihat dan pesan-pesan positif yang disampaikan. 

"Dimana kegiatan wayang kulit ini kita selenggarakan sebagai bagian dari upaya institusi Polri untuk terus mendorong kebudayaan-kebudayaan khususnya wayang kulit. Dan tentunya kita juga tetap mendorong kebudayaan lainnya yang ada di seluruh Indonesia," ujar eks Kabareskrim Polri tersebut. 

Sigit menekankan, kegiatan pelestarian budaya juga diharapkan semakin meningkatkan sinergitas dan soliditas antara, Pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat dalam menghadapi segala bentuk tantangan, permasalahan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang. 

Mengingat, dikatakan Sigit, untuk saat ini, seluruh negara maupun Indonesia sedang menghadapi situasi global yang penuh dengan ketidakpastian. Untuk di tingkat dunia, permasalahan yang dihadapi oleh seluruh negara yakni, mulai dari Pandemi Covid-19 hingga konflik Rusia dan Ukraina.

Tak hanya itu, Sigit menyebut, sinergitas dan soliditas lintas elemen juga dibutuhkan untuk menghadapi agenda di tingkat nasional, seperti Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 dan penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). 

Menurut Sigit, untuk menghadapi semua hal tersebut diperlukan kerjasama dari seluruh elemen. Tujuannya, agar dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta dapat melakukan perbaikan dari pengalaman yang sudah ada sebelumnya. 

"Karena kita ingin bisa melewati situasi sulit ini dengan baik dan itu butuh soliditas, sinergitas antara Pemerintah, TNI, Polri dan seluruh masyarakat. Pada saat kita bersatu, maka kita bisa melalui seluruh masalah-masalah tersebut. Dan harapan kita, bisa menuju masyarakat yang unggul, ekonomi tumbuh dan kita terus menyongsong menuju visi Indonesia Emas 2045," ujar eks Kapolda Banten ini. 

Disisi lain, Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang selama ini telah berjuang bersama-sama di garis terdepan dalam menghadapi segala permasalahan dan tantangan di Indonesia. Ia berharap, kedepannya sinergitas dan soliditas yang sudah terbangun akan terus dioptimalkan. 

"Sehingga semuanya bisa kita lalui dan Indonesia menjadi lebih baik, masyarakatnya sejahtera. Persatuan dan kesatuan kita jaga sebagai bagian dari kekayaan kita, menjaga keberagaman yang ada di Indonesia menjadi satu kekuatan. Dan itu adalah modal kita untuk bisa melompat maju bersama-sama menghadapi kompetisi kita dengan negara-negara lain," tutup Sigit.

Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke 76, Polres Kuansing Mengirimkan Team (10 org) untuk mengikuti *Lomba Tari Kreasi Kearifan Lokal yang di Taja Polda Riau

forumriau.com 30.6.22



FORUMRIAU.COM - TELUK KUANTAN -  Polres Kuantan Singingi mengikuti giat lomba tari kreasi kearifan lokal dalam rangka Hari Bhayangkara ke 76 tahun 2022, yang Diselenggarakan oleh Polda Riau di ruang Tribrata lantai 5 Polda Riau, kamis (30/06/2022) pukul 08.30 WIB.

Kegiatan lomba tari kreasi kearifan lokal di buka oleh Waka Polda Riau Brigjen. Pol. Drs. Tabana Bangun, M.Si dan di hadiri oleh PJU Polda Riau, adapun perwakilan Polres Kuansing terdiri dari Kaurbin Ops Binmas Iptu Said Muh Ali Hanafiah sebagai pendamping, Bripka Ricky Fahrinaldi sebagai pendamping dan 10 orang penari kreasi kearifan lokal.

Kepada wartawan Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata,S.Ik M.Si melalui Kaur Bin Ops Binmas Iptu Said M.Ali Hanafiah, sebagai pendamping Tim Penari,  dalam keterangan resminya menyampaikan "Kegiatan berlangsung sampai pukul 11.30 wib dengan hasil Juara 1 Pelalawan, Juara 2 kota Dumai dan Juara 3 Rokan hulu. Selama kegiatan berjalan tertib dan lancar sesuai rencana", ujar Iptu Said.

Tim penari kita saat ini sudah termasuk bagus kreasinya, namun belum.berhasil meraih juara, akan tetapi kita tetap bangga karena sudah bisa ikut menampilkan karya tari dari kuansing dan lomba tari kreasi kearifan lokal tersebut, dan para penari kita tetap bersemangat," tutup Said M.Ali

Sumber : Humas Polres Kuansing

Kapolda Riau Jamu Pemenang Pertama Lomba Film ‘Sogok’ Sampaikan Rasa Bangga Raihan Prestasi

forumriau.com 25.6.22



FORUMRIAU.COM - PEKANBARU - Perwakilan dari Riau berhasil menyabet juara I kategori film pendek, dalam ajang penghargaan Lomba Kreasi Setapak Perubahan Polri. Film berjudul 'Sogok' ini, disutradarai oleh Putera Indragiri Hilir Bayu Candra. 

Beberapa pemainnya, yakni Ipda Pantun Siagian merupakan anggota Polres Inhil dan dua orang pemain Muflih Ariadi serta Suryansyah, mendapat kesempatan langsung untuk hadir menerima piala serta penghargaan di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (22/6) malam.

Jumat (24/6), sutradara dan para pemain tiba kembali di Pekanbaru, langsung disambut hangat Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal. Mereka dijamu Kapolda di ruang kerjanya di Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru. Dalam kesempatan itu, Irjen Iqbal sempat mengutarakan rasa bangga atas prestasi yang telah diraih. 

Karena para pemain berasal dari Inhil yang identik menggunakan bahasa Banjar, Irjen Iqbal sempat mengungkapkan perasaannya menggunakan bahasa Banjar.

"Pilem yang diulah harat banar (Film yang dibuat sangat bagus). Hingkat jadi juara 1 nasional (bisa menjadi juara 1 nasional). Jangan beampeh maulah tarus (jangan berhenti dan terus bekarya)," ucap Kapolda dihadapan sutradara dan pemain.

Tidak hanya itu. Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini juga sempat memuji salah satu pemain Sogok. Yakni Suryansah. Kapolda memuji dia dengan mengatakan pemain yang paling tampan.

"Pemain yang hirang ni paling bungas bangat (aktor yang paling hitam ni yang paling tampan)," imbuhnya disambut gelak tawa.

Diakui Kapolda, untuk menjadi juara dalam ajang nasional tidaklah gampang. Butuh keseriusan, konsistensi, kerja keras serta kolaborasi yang baik antar semua pemain. Maka dari itu, kata dia, apa yang sudah diraih sutrada dan pemain Film Sogok sangat membanggakan seluruh masyarakat Provinsi Riau. 

"Saya bangga utusan dari Polda Riau yang mewakili Riau bisa menjadi juara 1 nasional. Ini prestasi yang tidak mudah untuk diraih. Saya ucapkan selamat kepada seluruh crew film yang terlibat," tuturnya.

Selain menyatakan rasa bangga, Kapolda sampai ingin sekali memegang dan berfoto dengan piala serta piagam penghargaan yang diberikan langsung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kepada sutradara dan pemain Film Sogok. Bahkan dalam beberapa momen foto bersama, Irjen Iqbal lah yang memegang piala dan piagam tersebut.

Sementara itu, Sutradara Film Sogok Bayu Candra dalam kesempatan itu turut mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal. Kata dia, tanpa dukungan langsung Kapolda dan juga Kapolres Inhil AKBP Dian Setiawan, film yang ia garap tidak akan mungkin bisa menembus juara I. 

"Bisa juara I ini semua atas dukungan dari pak Kapolda Riau, Pak Kapolres Inhil AKBP Dian Setiawan, Pak Kabag Ops Inhil Kompol Rizki Hidayat. Mohon doa Pak Kapolda agar kami tetap eksis ikut menggelorakan Polri yang Presisi," pintanya kepada Irjen Iqbal.

Untuk diketahui, Polri menggelar kegiatan malam apresiasi kreasi 'Setapak Perubahan Polri' di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (22/6). Kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-76 pada 1 Juli mendatang. 

Melalui ajang ini masyarakat dipersilahkan membuat kreasi dalam platform apapun. Peserta atau masyarakat diperbolehkan memuat konten kritik, saran ataupun aspirasi yang  akan dijadikan bahan evaluasi untuk wujudkan Polri yang jadi lebih baik lagi.

Pada Lomba Setapak Perubahan Polri tersebut peserta menyalurkan kreasinya melalui, film pendek, Vlog, TikTok, Blog, Infografis, fotografi kategori umum, fotografi kategori jurnalis, menulis surat untuk Kapolri kategori SD, SMP, dan SMA.

Gelaran Kreasi Setapak Perubahan Polri, Riau Menyabet Juara I Kategori Lomba Film Pendek.

forumriau.com 23.6.22

Gelaran Kreasi Setapak Perubahan Polri, Riau Menyabet Juara I Kategori Lomba Film Pendek.

FORUMRIAU.COM - JAKARTA - Film yang digawangi Bayu Candra dan para pemain laku Ipda Pantun Siagian, Muslih Ariadi dan Suriansyah dari Polres Indragiri Hilir Polda Riau berhasil meraih juara pertama Lomba Kreasi Setapak Perubahan Polri kategori film pendek yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke 76 tahun 2022.

Film berjudul 'Sogok' yang sederhana namun syarat makna tersebut berhasil menyisihkan ratusan karya film lainnya setelah melalui proses penilaian yang ketat oleh tim juri Sutradara ternama Monty Tiwa, Penulis Film Nataya Bagya dan Pengarang Sergius Sutanto dan Fotografer kondang Darwis Triadi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang hadir bersama Wakapolri dan para Pejabat Utama Mabes Polri pada malam Awarding Day apresiasi kreasi 'Setapak Perubahan Polri' di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan Rabu (22/6/2022) malam, memberikan piala dan penghargaan para pemenang.

Polri menggelar lomba kreasi yang diberi tajuk Setapak Perubahan Polri dengan menggelar berbagai lomba dalam upaya memperkuat dan mempererat soliditas Polri dengan masyarakat dalam segala aspek.
Kepolisian ingin mendapatkan saran masukan dan kritik dari masyarakat tentang hal apa saja yang dirasakan terhadap pelayanan Polri.

"Malam ini saya sangat mengapresiasi kepada seluruh masyarakat, khususnya teman-teman dan adik-adik, yang dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-76, mau berpartisipasi untuk ikut di dalam berbagai kegiatan. Salah satunya komitmen kami melakukan perubahan, dengan tema setapak perubahan Polri, komitmen kami untuk membuka ruang, mendapatkan masukan dan kritik, mendengar aspirasi masyarakat supaya kita memiliki masukan untuk memperbaiki dan mengevaluasi institusi Polri. Kami yakin tidak bisa memperbaiki dan berbenah tanpa masukan dari masyarakat," ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat malam Awarding Day.

Selain Film Pendek, kategori yang dilombakan dalam ajang kreasi setapak perubahan Polri kali ini diantaranya Vlog, Tiktok, Blog, Infografis, Fotografi untuk umum dan jurnalis serta lomba menulis surat untuk Kapolri (SD,SMP dan SMA).

Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengatakan rasa bangganya prestasi karya anak bangsa yang diraih peserta perwakilan dari Polda Riau.

"Luar biasa, saya mengucapkan selamat kepada segenap crew film pendek. Pesan disampaikan dengan cara yang sederhana, namun sangat menyentuh dan maknanya sangat dalam. Apa yang digambarkan tidak terlalu muluk muluk, merupakan pesan yang ingin disampaikan untuk mendukung Polri tang Presisi", ujar Kombes Narto.

Sementara itu Bayu Candra yang mensutradarai film tersebut mengaku sangat surprise bisa meraih juara I dan menyisihkan ratusan karya film lainya.

"Saya sangat terharu dan bangga, niat kami ingin berpartisipasi mendukung perubahan Polri yang Presisi mendapat apresiasi  yang sangat luar biasa. Terimakasih Polri", ujar Bayu.

"Saya dan tim mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke 76 tanggal 1 Juli 2022, semoga Polri semakin baik dan tulus melayani masyarakat,kami cinta Polri. Terimakasih bapak Kapolri, bapak Kapolda Riau telah mendukung dan memfasilitasi kami", tutupnya.

Gelar Apresiasi 'Setapak Perubahan Polri', Kapolri: Bentuk Dukungan Masyarakat agar Polri Lebih Baik Lagi

forumriau.com 23.6.22



FORUMRIAU.COM - JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri malam apresiasi kreasi 'Setapak Perubahan Polri' di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022) malam. Kegiatan ini dalam rangkaian memperingati Hari Bhayangkara ke-76 pada 1 Juli mendatang. 

"Malam ini saya tentunya sangat mengapresiasi kepada seluruh masyarakat, khususnya teman-teman dan adik-adik, yang dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-76, mau berpartisipasi untuk ikut di dalam berbagai kegiatan. Salah satunya komitmen kami melakukan perubahan, dengan tema setapak perubahan Polri," kata Sigit.

Dalam hal ini, Sigit menekankan, Polri selalu berkomitmen membuka dan memberikan ruang kepada seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan ekspresinya baik itu kritik maupun saran. 

Menurut Sigit, masukan, kritik dan saran dari masyarakat sangat bermanfaat untuk dijadikan bahan evaluasi demi mewujudkan Polri yang semakin dicintai dan diharapkan oleh seluruh masyarakat. 

"Komitmen kami untuk membuka ruang, mendapatkan masukan dan kritik, mendengar aspirasi masyarakat. Supaya kita memiliki masukan untuk memperbaiki dan mengevaluasi institusi Polri. Kami yakin tidak bisa memperbaiki dan berbenah tanpa masukan dari masyarakat," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Adanya kritik dan saran hingga pujian dari masyarakat, dikatakan Sigit, hal itu akan diserap dan dijadikan energi positif untuk institusi Bhayangkara terus melakukan pembenahan serta perubahan untuk menjadi lebih baik lagi. Sehingga, semangat Polri Presisi dapat terwujud dengan sempurna. 

Bahkan, Sigit menekankan, hasil karya dari peserta kreasi Setapak Perubahan Polri, agar dipasang dan dibaca. Sehingga seluruh personel Kepolisian dapat terus menyerap aspirasi dari apa yang diharapkan oleh masyarakat terhadap Polri. 

"Hasil karya semua peserta tentunya dihimpun kita perbanyak, ditempel dan dibaca seluruh anggota Polri. Bahwa itu menjadi harapan, kritik, dan apresiasi masyarakat dan saya minta terhadap hal itu kita selalu komitmen untuk berubah menjadi lebih baik," ucap mantan Kapolda Banten ini. 

Diakhir pernyataannya, Sigit menekankan, seluruh jajaran Kepolisian saat ini harus mendengar dan memperhatikan harapan masyarakat demi kemajuan dan kebaikan dari institusi Polri. 

"Komitmen kita bersama adalah membenahi institusi dan insan Polri. Terima kasih, atas kerja sama dari dewan juri yang mau meluangkan waktunya, karena pesertanya ribuan, lumayan capek dan lelah. Bagi kami, ini merupakan apresiasi untuk mendukung Polri. Kami komitmen terus berbenah dan memperbaiki diri," tutup Sigit.

28 Tim Semarakkan Gelaran Bhayangkara Mural Festival 2021 Polda Riau

forumriau.com 30.10.21

28 Tim Semarakkan Gelaran Bhayangkara Mural Festival 2021 Polda Riau.


FORUMRIAU.COM - PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar Festival Mural 2021 pada Sabtu (30/10/2021), dihalaman Mapolda Riau, waktu yang bertepatan dengan HUT Humas Polri ke-70. 

Menariknya, festival ini didominasi para seniman muda, 28 tim mural berpartisipasi, bahkan mereka rela datang dari seluruh kabupaten yang ada di Provinsi Riau. Bermodalkan kuas serta cat warna, peserta pun menumpahkan ekspresinya dalam berbagai rupa gambar.

Festival Mural 2021 diselenggarakan di Mapolda Riau. Peserta tampak sudah hadir sejak pagi dengan membawa berbagai perlengkapan. Mereka ada yang berasal dari Kota Pekanbaru hingga kabupaten lainnya yang ada di Riau. Bahkan dari Kepulauan Meranti pun turut meramaikan festival tersebut. Acara ini, juga dihadiri langsung oleh Kapolda Irjen Agung Setya Imam Effendi dan wakilnya, Brigjen Tabana Bangun, pejabat utama Polda Riau, Dosen dan para guru senirupa tingkat SMA/SMK serta dari komunitas seni rupa.

Acara Riau ini mendapat antusias cukup tinggi. Bahkan ada salah seorang peserta masih berusia 14 tahun. Menariknya lagi, meski acara digawangi oleh Polda Riau, akan tetapi peserta diberikan kebebasan mengekspresikan hal apapun lewat karya Mural, termasuk bila itu kritikan terhadap Polri. Kegiatan ini pun menjadi kesempatan para peserta untuk mempertontonkan bakatnya

Dalam festival ini para peserta sudah disiapkan tempat dan wadah oleh Polda Riau untuk melukis Muralnya. Hasil karya tersebut nanti akan dinilai oleh dewan juri untuk mengetahui siapa pemenangnya. Tidak cuma itu saja, Polda Riau juga mengirim satu tim Mural untuk mengikuti perlombaan serupa di Mabes Polri. Sebab, festival ini juga diselenggarakan di sana serta serentak diseluruh Polda se-Indonesia.

Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi didampingi wakilnya dan Kabid Humas mengungkapkan, festival Mural 2021 ini merupakan salah satu misi Polri untuk menjadi lebih demokratis, yang juga harus mampu mendengar suara dan aspirasi masyarakat, termasuk pula kritikan. Diyakinkannya, bahwa kepolisian tidak anti kritik, apalagi jika itu dituangkan dalam bentuk karya seni.

"Kita (Polri) mendengar suara, kritikan masyarakat. Tentunya (Kritikan) dengan budaya yang tinggi. Apalagi Riau ini dikenal sebagai sentral budaya melayu di Asia Tenggara. Ini harus kita jaga. Kita juga ingin wujudkan komunikasi publik baik, salah satunya dengan karya seni yang dicurahkan dari berbagai ekspresi yang menggambarkan peradaban kita semua," kata jenderal bintang dua tersebut.

Irjen Agung pun angkat jempol, di mana festival yang diselenggarakan oleh jajarannya ternyata turut dimeriahkan oleh anak muda berbakat. 

"Saya berterima kasih, ini artinya bahwa masyarakat Riau bisa mengekspresikannya, bahkan anak-anak dan remaja juga bisa. Artinya, Riau memiliki banyak seniman," puji Irjen Agung Setya Imam Effendi.

"Tentu, kita tidak membatasi pesan apa yang ingin diungkapkan dalam karya Mural ini. Saya sempat melihat tadi dan itu luarbiasa. Punya pesan yang tinggi dan dalam. Tidak mudah melukis sesuatu lukisan dengan makna yang dalam. Ini ekspresi kehidupan yang tinggi," sambung Kapolda Riau.

Kata Irjen Agung, nantinya Mural tersebut nantinya akan dihadiahkan oleh Polda Riau kepada jajaran Forkopimda hingga tokoh masyarakat di Riau. Tujuannya, agar pesan dalam mural tersampaikan, baik itu kritikan dan sebagainya.

Sebelum digelarnya festival mural 2021 di Polda Riau, Irjen Agung dan jajarannya lebih dahulu mengikuti video conference oleh Mabes Polri yang dipimpin langsung oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam penyampaiannya secara Daring, Jenderal Listyo menegaskan bahwa kepolisian tidak anti kritik, termasuk melalui Mural. Penegasan itu juga ia utarakan kepada seluruh Polda yang hadir dalam video conference.