SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner 👇

Tampilkan postingan dengan label Pilkada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilkada. Tampilkan semua postingan

Terkait DPRD kota Pekanbaru Akan Panggil Forum RT RW, Ini Kata Ketuanya

forumriau.com 12.11.24

PEKANBARU - FORUMRIAU.COM: Rencana undangan kehormatan dari DPRD kota Pekanbaru untuk bersilaturahmi dengan RT RW sekota Pekanbaru, mendapat tanggapan langsung dari ketua Forum RT RW se Kota Pekanbaru DR. Ali Azmi MA. 


Menurut Ali Azmi akrab dipanggil Ocu Azmi ini, rencana undangan DPRD kota Pekanbaru untuk para ketua forum RT RW se kota Pekanbaru itu adalah hal yang sangat positif karena belum pernah dilakukan sebelumnya. 


"Kami sambut dengan baik, karena setahu saya belum pernah dilakukan selama ini setelah mereka terpilih atau duduk di DPRD," ungkap ketua forum RT RW kota Pekanbaru ocu Azmi, Selasa 12/11/2024 di Pekanbaru. 


"Kami sangat bangga dengan niat baik ini, kami merasa tersanjung diundang datang ke kantor dewan, namun kami meminta agar undangan ini ditunda setelah Pilkada. Hal ini menurut kami agar bisa menampilk anggapan negatif dari undangan yang tidak biasa ini," jelas Ocu Azmi.


Menurut Ocu Azmi yang juga dosen di salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru ini, bahwa para anggota dewan yang terhormat tentu lebih paham tentang suhu politik menjelang pemilihan kepala daerah  yang tinggal menghitung hari.


"Jadi agar niat baik ini tetap dianggap baik, kita tunda dulu undangan itu  sampai pilkada selesai.Kepada seluruh RT RW se kota Pekanbaru, tidak perlu resah, karena kalaupun terundang kita berhak untuk hadir atau tidak hadir," pungkasnya.***

Dikunjungi Ketua SEKOCI, Pedagang Nasi Uduk Warga Marpoyan Damai Pastikan Pilih Abdul Wahid-SF Hariyanto Untuk Gubernur Riau

forumriau.com 27.10.24


Dikunjungi Ketua SEKOCI, Pedagang Nasi Uduk Warga Marpoyan Damai Pastikan Pilih Abdul Wahid-SF Hariyanto Untuk Gubernur Riau


PEKANBARU - FORUMRIAU.COM : Dukungan untuk pasangan Calon Gubernur Riau Abdul Wahid-SF Hariyanto sebagai pemimpin Riau lima tahun mendatang, terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat.


Hal ini dibuktikan sendiri oleh Haryanto sebagai Ketua tim SEKOCI SF HARIYANTO salah satu tim simpul relawan BERMARWAH pada Sabtu (26/10/2024) di Pekanbaru, tepatnya di kecamatan Marpoyan Damai. 


"Jadi, setiap kita duduk dimanapun, baik di rumah lingkungan kita tinggal, maupun sedang belanja seperti saat ini di warung nasi uduk Bunda Fifi ini, kita sebagai simpul tim relawan pemenangan calon Abdul Wahid -SF Hariyanto, selalu melakukan sosialisasi dan meyakinkan masyarakat agar memilih Calon Gubernur Riau yaitu pasangan Nomor urut satu (1), Abdul Wahid -SF Hariyanto di TPS pada 27 November 2024 nantinya. Itu sudah sangat memberi efek domino untuk pasangan Abdul Wahid -SF Hariyanto meraih suara dalam pilkada ini," terang Haryanto saat bincang bincang dengan media. 


Menurut Haryanto sebagai Ketua tim SEKOCI SF HARIYANTO, dengan komunikasi yang baik dan merakyat, masyarakat yang tadinya belum ada pilihan, bahkan ada masyarakat tidak peduli sama sekali dengan Pilkada ini, akan terdorong untuk ikut menjadi pemilih aktif di TPS, menjadi pemilih bagi pasangan Calon Gubernur Riau Abdul Wahid -SF Hariyanto pada 27 November 2024 ini nantinya.


"Ini salah satu bukti yang dari sekian banyak kita jumpai di tengah masyarakat, bahwa sebelum kita datang, sosialisasi, bahkan ada yang tidak tau dengan Pilkada 2024 ini. Sehingga kita dari tim SEKOCI SF HARIYANTO mesti tidak kenal lelah, tidak kenal waktu dan tempat dimanapun di Riau ini kita bertemu orang, selalu mensosialisasikan pentingnya memilih Calon Gubernur Riau Abdul Wahid -SF Hariyanto ini kepada masyarakat. Alhamdulillah rata rata semua masyarakat yang kita jumpai, kita sosialisasi kan selalu menerima dan memastikan positif memilih nomor satu (1) pasangan Abdul Wahid -SF Hariyanto untuk gubernur Riau nanti di TPS pada 27 November 2024," jelas Haryanto. 


Pada kesempatan itu, tim SEKOCI SF HARIYANTO lakukan sosialisasi kepada seorang ibu dan sekeluarga mereka penjual nasi uduk di Kecamatan Marpoyan Damai. Dari perbincangan, diketahui sebelumnya keluarga ibu Fifi ini tidak menyadari adanya Pilkada serentak untuk gubernur Riau 27 November 2024 ini. 


Setelah melakukan dialog, maka ibu Fifi penjual nasi uduk tersebut memastikan ia sekeluarga positif memilih Abdul Wahid -SF Hariyanto. 


"Tanggal 27 November nanti ya Pak? Kami baru tau, yang untuk gubernur nomor satu itu ya, Wahid?," kata bunda Fifi balik bertanya dalam bincang bincang dengan ketua SEKOCI SF HARIYANTO pada Sabtu malam 26/10/2024 di Marpoyan Damai, Pekanbaru. 


Setelah diterangkan tentang visi misi Abdul Wahid -SF Hariyanto oleh ketua SEKOCI SF HARIYANTO, Bunda Fifi penjual nasi uduk ini sangat antusias dan memastikan mereka sekeluarga akan memilih Abdul Wahid -SF Hariyanto.


"Saya yakin mereka bisa membawa perubahan. Kalau pemimpin berpihak pada rakyat kecil seperti kami, pasti kami memilihnya karena kami yakin dengan program mereka pasti hidup kami bisa lebih baik," ujar Bunda Fifi. 


Selain Bunda Fifi, para warga yang juga ramai sedang berbelanja di warung itu juga sangat antusias menyatakan dukungan mereka kepada pasangan Wahid-SF Hariyanto. Mereka berharap kepemimpinan yang baru bisa membawa Riau ke arah yang lebih baik. 


"Kami ingin pemimpin yang jujur dan berkomitmen membangun daerah ini. Wahid-SF Hariyanto tampaknya punya kemampuan dan pengalaman yang sangat dibutuhkan Riau sekarang dan di masa depan," kata salah satu tokoh masyarakat setempat.


"Itulah alasannya kita selalu mengimbau, mengajak masyarakat agar tidak salah memilih gubernur. Berdasarkan rekam jejak dan visi-misi, kami yakin Wahid dan SF Hariyanto adalah sosok yang tepat untuk memimpin Riau," ujarnya.


Dengan semakin dekatnya hari pemilihan, Hariyanto berharap masyarakat bisa melihat program dan gagasan pasangan ini secara objektif.


"Kami percaya, bersama Abdul Wahid dan SF Hariyanto, Riau akan mengalami perubahan yang lebih baik dan sejahtera," tambahnya.


Dukungan dari masyarakat akar rumput dan berbagai elemen menunjukkan semakin kuatnya harapan akan pemimpin baru yang mampu membawa Riau ke masa depan yang lebih cerah. Masyarakat kini menantikan pesta demokrasi dengan harapan besar terhadap perubahan positif di provinsi ini.


Penulis: Suryadi & Hadi 


Foto: Warga Marpoyan damai (penjual nasi uduk) dan Ketua Sekoci Hariyanto

Dian Wahyuni Esman Kembalikan Formulir CaWagubri Ke PDI-P Riau

forumriau.com 10.5.24


FORUMRIAU.COM - PEKANBARU - Dian Wahyuni Esman kader PDI-P Riau ini
mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Wakil gubernur ke partai politik PDI-P Riau, Jum'at, 10/5/2024, Bertempat Kantor PDI-P Jalan Sudirman Pekanbaru.

Pengembalian dilakukan langsung oleh Dian Wahyuni SKM, SH, MM, MH, Kes, 
hari ini bersama Team relawan, dan diterima langsung oleh Suyanto selaku Sekretaris Penjaringan Balon Gubri dan Wagubri Didampingi Anggota DPRD Riau Suyadi Fraksi PDI-P

"Hari ini saya mengembalikan berkas-berkas pendaftaran ke partai yang beberapa hari lalu kita ambil, hari ini kita kembalikan ke PDI-P ". Ujar Dian

" Kegiatan hari ini adalah pengembalian Bakal Calon Wakil Gubernur Riau, Untuk Tahun 2024 ".

Untuk Cagubri Sendiri menurut Dian masih diincar incar, kira kira kisi kisinya bisik bisik tetangga sebelah dulu ". Ujarnya sambil tersenyum

Menurutnya untuk Calon Gubri, Pertama kita butuh pasti agamanya yang kuat, Aqidah yang baik, kedua semua Calon tidak ada yang berani menyampaikan Visi Misi yang berhubung dengan Anti Rasuah ( Anti Suap ) hal ini tegas dinyatakan Dian

" Kalau saya bermarwah dan Anti rasuah, dan ini adalah satu yang membuat saya terdorong semangat untuk maju dan berani mengambil formulir Balon ( Bakal Calon ) Wakil Gubernur Riau ". Ujar Wanita tangguh ini

Antar Berkas Balon Gubernur ke PDIP Riau, Ian P Siagian Bantah Isu Luaran

forumriau.com 10.5.24

Antar Berkas Balon Gubernur ke PDIP Riau, Ian P Siagian Bantah Isu Luaran

PEKANBARU - Kantor DPD PDIP Riau di jalan Sudirman, Pekanbaru menyambut kedatangan bakal calon gubernur Riau. Ian P Siagian yang merupakan kader PDIP sendiri. Ian P Siagian yang juga Staf ahli menteri Hukum dan Ham, caleg DPR RI dapil 2024 dan anggota DPR RI periode 2009-2014 ini menyatakan niatnya jadi Calon Gubernur Riau di Pilkada 2024 ini. 

"Awalnya melirik posisi bakal calon wakil gubernur Riau, pada kesempatan ini menyatakan bahwa niat jadi bakal calon Gubernur," kata Ian, Jumat 10/5/2024. 

Menyusul juga karena perolehan suara PDIP di Riau jadi barometer. Membawa visi misi pemerataan kesejahteraan, Ian juga menyoroti masalah lahan dan kehutanan, peningkatan UMKM di Riau. 

Berkas Ian P Siagian diterima langsung oleh Sekretaris Penjaringan Balon Gubernur Riau DPD PDI-P Riau, Suyatno. 

Menyusul isu PDI-P Riau tak akan mengusung kadernya jadi gubernur pada 2024 ini, Suyatno menjelaskan hal tersebut tidak benar. 

"Jadi terkait dengan isu-isu yang berkembang awal ini kan hanya melakukan penjaringan dan penyaringan. Informasi di luar seperti itu, namun keputusan DPP itu mutlak nanti seandainya orang tanpa ada nama di sini pun bisa saja yang mendapat penugasan untuk dijadikan. Itu berita-berita yang belum jelas ketetapannya.

Namun demikian untuk informasi-informasi itu kan baru masyarakat di luaran sana yang menyimpulkan seperti itu dan semua kader maupun baik itu internal maupun eksternal baik kader aktif maupun kader yang di luaran, itu diperkenankan untuk melakukan proses penjaringan, nanti akan dilakukan tahapan-tahapan dan keputusan final itu adalah tetap Partai. Meskipun informasi ketua DPD seandainya umpamanya katanya tidak mendaftar dan lain sebagainya. 

Itu bisa saja khusus dari DPP Partai sebagaimana jumlah kita di dalam proses Pilkada penjaringan maupun tahapan itu tidak mengikat kepada siapa-siapa yang mendaftar dan apa yang menjadi pilihan pendaftarannya," terang Suyatno. 

Banyak mendaftar sebagai wakil, tapi bisa saja ditugaskan menjadi gubernurnya bisa juga tanpa ada mendaftar, bisa saja yang mendapat penugasan ketika sudah di plenokan atau sudah dilakukan vit proper test maupun kajian dan survei nantinya baik survei internal maupun eksternal," pungkas Suyatno. 

Selanjutnya Ian P Siagian menyatakan partai Banteng Gemuk Moncong Putih itu selalu terkait dengan survei. 

"PDI Perjuangan ini percaya dengan survei ya, kita berikan contoh lah bagaimana lah kami dulu waktu Pemilu kemarin, selalu mendorong untuk presiden tapi didorong terus survei. Jika survei nggak begitu mengangkat jadi kita itu selalu bukan percaya soal figurnya, tapi pendapat orang juga selalu kita ambil sebagai ukuran. Terkait isu PDI-P tidak usung kadernya jadi gubernur, itu isu yang tidak tepat,"jelas Ian P Siagian. 

Sementara ini sudah banyak yang mendaftar di DPD PDI-P Riau untuk bakal Calon Gubernur Riau 2024, diantaranya yang udah datang adalah Edy Natar, Syamsurizal, Abdul Wahid, Iman Sukendar, Annas Maamun dan lainnya. Perolehan kursi PDI-P di DPRD Riau tahun 2019 untuk membentuk perahu pilkada saatnya ini ada 9 kursi dan butuh 4 kursi lagi agar bisa menjadi perahu Pilkada 2024.***

Polda Riau Siap Gelar Pengamanan PSU Di Inhu Dan Rohul

forumriau.com 18.4.21

Polda Riau Siap Gelar Pengamanan PSU Di Inhu Dan Rohul.

FORUMRIAU.COM - PEKANBARU - Polda Riau mempersiapkan pengamanan untuk mendukung terselenggaranya Pemilihan suara ulang pada 26 TPS di dua wilayah kabupaten Indragiri Hulu dan Rokan Hulu. Pemilihan Suara Ulang sesuai keputusan MK akan digelar pada Rabu (21/4/2021) mendatang.

Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Efendi SH SIK MSI melalui Kabid Humas Kombes Narto kepada awak media pada Minggu siang (18/4) menerangkan Kepolisian Polda Riau memberikan atensi khusus untuk pengamanan PSU di  26 TPS yakni diwilayah Inhu 1 TPS dan di Rokan Hulu 25 TPS. Hal ini sesuai surat permintaan pengamanan dari KPU dan Bawaslu kepada Kepolisian.

"Sebanyak 764 personel Polri (termasuk didalamnya 194 perdonel BKO Brimob) dan didukung 90 personel TNI dengan total 854 orang akan diterjunkan untuk mengamankan jalannya PSU", terang Narto.

Disinggung tentang keberadaan Gakkumdu, Kombes Narto menerangkan bahwa telah dibentuk Gakkumdu sesuai keputusan Bawaslu.

"Sesuai Keputusan Bawaslu Provinsi Riau Nomor : 048/PP/.00.01/K/05/2021 tanggal 9 Apri 2021 telah ditetapkan Pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) Provinsi Riau Dalam Rangka Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Pada Provinsi Riau Tahun 2020, tim Gakkumdu akan bekerja maksimal mendukung terselenggaranya PSU yang jujur adil di kedua wilayah kabupaten ini", lanjut mantan Kabid Humas Sultra ini.

Kombes Narto menyampaikan himbauan kepada masyarakat dan semua pihak untuk bersama sama mendukung terselenggaranya PSU dikedua wilayah tersebut dengan aman dan tertib.

"Saya menghimbau dan mengajak semua pihak, mari bersama sama kita dukung penyelenggaraan pemilihan suara ulang ini agar berjalan dengan aman dan tertib dengan menjalankan ptotokol kesehatan secara ketat, untuk menghindari penyebaran virus covid-19, yang memiliki hak suara silakan gunakan hak suaranya dan kami jamin keamanannya", imbuhnya.

Bawaslu Riau Bersama 5 Kabupaten Susun Keterangan Tertulis untuk Persidangan di MK

forumriau.com 14.1.21


*Bawaslu Riau Bersama 5 Kabupaten Susun Keterangan Tertulis untuk Persidangan di MK*



FORUMRIAU.COM - Pekanbaru- Dalam rangka menghadapi sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK), Bawaslu Riau menyusun Keterangan Tertulis bersama 5 Kabupaten di Riau yang terdapat Permohonan Sengketa. (Kamis, 14/01/2021).

Sebagaimana diketahui, di Provinsi Riau  terdapat 5 Kabupaten yang terdapat Permohonan Penyelesaian Sengketa Hasil Perhitungan suara  pada Pilkada serentak tahun 2020 yakni Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir,  Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Kepulauan Meranti.  Penyusunan dilaksanakan di Aula Bawaslu Riau, jalan Adi Sucipto No.284, Komplek Transito, Pekanbaru pada Pukul 10.00 WIB. 

Terlihat hadir Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan dan 2 anggota lainnya yaitu Neil Antariksa dan Amiruddin Sijaya yang memberikan arahan kepada para peserta yang terdiri dari Ketua, Anggota, dan staf Bawaslu Kabupaten. 

Kegiatan Bimbingan di buka oleh Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (Hubal) Bawaslu Riau, Neil Antariksa. Dalam penyampaian arahannya, Neil meminta kepada seluruh peserta dalam memberikan keterangan nantinya tetap berkoordinasi dengan divisi lain, Bawaslu Provinsi serta Bawaslu RI. Neil menambahkan, dalam pemberian keterangan di MK, Bawaslu Kabupaten harus memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya. Hal ini untuk menjelaskan fakta yang sebenarnya atas pokok permohonan dari masing masing pihak yang bersengketa dan mejaga citra lembaga Bawaslu di Masyarakat.

"Setiap Anggota Bawaslu Kabupaten yang akan memberikan keterangan di MK, wajib  mengetahui pokok permohonan pemohon karena keterangan Bawaslu memilki peran strategis dalam pengambilan keputusan oleh MK. Dalam kesempatan itu Neil juga mengutip ucapan Ketua Bawaslu RI Abhan, SH, MH, bahwa dalam sidang Sengketa PHP di MK, Bawaslu Kabupaten harus mempersiapkan segala sesuatunya, sebab dalam sidang PHP nanti, Bawaslu Kabupaten mewakili wajah lembaga kepada publik." tutur Neil.

Lebih lanjut, Amiruddin Sijaya Koordinator Divisi Hukum, Hubungan Masyarakat (Humas), Data dan Informasi (Datin)  menyampaikan bahwa dalam menyusun keterangan tertulis di MK Bawaslu Kabupaten,   harus mengikuti format yang ada dalam lampiran Petunjuk Teknis yang dikeluarkan Bawaslu RI, sebab Petunjuk Teknis tersebut merupakan perluasan dari lampiran Perbawaslu nomor 22 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pemberian Keterangan Dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Di Mahkamah Konstitusi.

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam memberikan keterangan di MK, Bawaslu Kabupaten diantaranya adalah melampirkan dokumen-dokumen hasil pengawasan selama melakukan pengawasan tahapan pilkada, Penanganan Pelanggaran, serta penyelesaian sengketa yang pernah ada. Setiap masalah yang diterangkan dalam keterangan tertulis wajib diserta bukti dengan diberikan nomor. Apabila terdapat bukti yang digunakan secara berulang, maka cukup menggunakan satu nomor bukti.

"Untuk menyusun keterangan tertulis di MK, Bawaslu RI telah memberikan Petunjuk Teknis-nya. Bawaslu Kabupaten harus melampirkan dokumen-dokumen seperti Hasil pengawasan Pengawas, dokumen Penanganan Pelanggaran, hingga Penyelesaian sengketa, jika di daerahnya terdapat sengketa. Dimana setiap pernyataan yang di buat dalam keterangan tertulis, wajib menyertakan bukti tersebut dengan diberikan nomor dokumennya. Apabila terdapat bukti yang digunakan secara berulang, maka kita cukup menggunakan satu nomor bukti saja." jelas Amir.

Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan dalam arahannya menegaskan agar Bawaslu Kabupaten yang terdapat Permohonan Penyelesaian Sengkata  membentuk tim penyusun keterangan tertulis. Dimana dalam Tim tersebut seluruh divisi memiliki kewajiban yang sama.  Rusidi juga meminta laporan dari tiap Tim tersebut terkait kemajuan Progresnya. Lebih lanjut, Rusidi meminta agar tiap Kabupaten mempresentasikan hasil penyusunan keterangan Tertulis sebelum difinalisasi di Bawaslu RI.

"saya sudah sampaikan beberapa waktu lalu, agar Bawaslu Kabupaten membentuk Tim dalam penyusunan keterangan tertulis ini. Dan hari ini saya meminta kepada kawan-kawan untuk mempresentasikan kemajuan progresnya, dan nanti kita perbaiki bersama sebelum difinalisasi di Jakarta," jelas Rusidi.

"Hasil penyusunan keterangan tertulis ini akan dikonsultasikan dan difinalisasi  ke Bawaslu RI malam ini," tutupnya.

Pastikan Pilkada Berjalan Aman Damai Dan Patuhi Prokes, Kapolda Riau Bersama Forkopimda Lakukan Peninjauan TPS Di Rohul Dan Dumai.

forumriau.com 9.12.20


Pastikan Pilkada Berjalan Aman Damai Dan Patuhi Prokes, Kapolda Riau Bersama Forkopimda Lakukan Peninjauan TPS Di Rohul Dan Dumai.


FORUMRIAU.COM - PEKANBARU- Dengan menggunakan Helikopter, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi SH SIK MSI beserta Forkopimda Riau melakukan kunjungan ke wilayah Kabupaten Rokan Hulu dan Kota Dumai pada hari H pencoblosan suara Pilkada serentak (9/12).

Tiba di Pasir Pangarayan, rombongan disambut Bupati bersama Forkopimda Rohul langsung menuju ke TPS 10 di Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah.

Turut dalam rombongan  tersebut Wakil Gubernur Provinsi Riau Brigjen TNI (Purn) Edi Natar Nasution,S.Ip, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Riau Hardianto,SE, Danlanud Riau Marsma TNI Ronny Irianto Maningka ST.MM, Danrem 031/Wirabima Brigadir Jenderal TNI M. Syech Ismed, Wakajati Riau Daru Trisardono, SH,MH dan Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan S.Ag.M.Pdi
   
Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) Edi Natar Nasution, S.Ip mengatakan tujuan peninjauan untuk memastikan berjalannya protokol kesehatan dan pelaksanaan penggunaan hak pilih masyarakat.

"Tujuan Kita turun ke Daerah untuk melihat proses pelaksanaan pencoblosan apakah sudah menerapkan protokol kesehatan dan memastikan masyarakat menggunakan hak pilihnya sesuai aturan", ujar Edy Natar.

Sementara itu Kapolda Riau Irjen Pol. Agung Setya mengatakan bahwa Kepolisian bersama TNI memberikan jaminan keamana bagi seluruh masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.

"Alhamdulillah hingga proses pemungutan suara ini situasi secara umum dapat dikendalikan, aman damai dan tertib protokol kesehatan. Pihak Kepolisian bersama TNI menjamin situasi kondusif dan aman selama proses tahapan Pilkada, oleh karenanya kami mengharapkan kepada masyarakat agar bersama sama mensukseskan Pilkada serentak lanjutan yang aman dan damai dengan mematuhi protokol kesehatan", terang Irjen Agung

Selesai kunjungan di Rohul, Kapolda beserta rombongan melanjutkan penerbangan menuju Kota Dumai.

Tiba di Dumai, Kapolda Riau dan rombongan melakukan kunjunhan ke TPS 23 di Kelurahan Bukit Batrem Kecamatan Dumai Timur.

Ditempat tersebut rombongan disambut Forkopimda Kota Dumai, Direktur Samapta Polda Riau, Kombes Faried Zulkarnaen Sik sebagai Ketua Tim Pamatwil dari  Polda Riau, serta penyelenggara Pilkada Kota Dumai.

Dalam kesempatan peninjauan TPS tersebut Kapolda mengatakan kesiapan personel TNI Polri dengan dukungan aplikasi Dashboard Lancang Kuning.
 "Kesiapsiagaan Personil TNI-Polri dalam melaksanakan Pengamanan TPS, dimana khusus Personil Polri Jajaran Polda Riau dalam melakukan pengamaman TPS dilakukan monitoring melalui dukungan Aplikasi DAshboard Lancang Kuning berdasarkan titik koordinat", terang Agung.

"Agar dalam pelaksanaan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS tetap mematuhi Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19", pesan Jenderal bintang dua yang syarat inovasi tersebut.

Diakhir kunjungannya, rombongan Memberikan Parsel makanan dan minuman kepada petugas TPS 023.

Kapolda Riau Inisiasi Deklarasi Bersama Parpol, Wujudkan Pilkada Aman Damai Ditengah Pandemi

forumriau.com 3.12.20


Kapolda Riau Inisiasi Deklarasi Bersama Parpol, Wujudkan Pilkada Aman Damai Ditengah Pandemi.


FORUMRIAU.COM - PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSI menginisiasi deklarasi bersama partai politik (parpol) peserta pilkada serentak tahun 2020 di wilayah Prov Riau dalam rangka mewujudkan pelaksanaan pilkada yang aman, damai dan kondusif di tengah pandemi covid-19, di lantai 1 Ballroom Hotel Grand Central Jl Sudirman Kota Pekanbaru pada Rabu pagi (2/12/2020).

 Acara yang juga dihadiri 16 Parpol peserta Pilkada yakni dari PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, Garuda, Berkarya, PKS, Perindo, PPP, PSI, PAN, Hanura, Demokrat, PBB dan PKPI, juga dihadiri Ketua KPU Provinsi, Ketua Bawaslu Provinsi, Asisten I Pemprov, para pejabat Polda serta awak media yang meliput acara tersebut.

Seluruh peserta mendeklarasikan Naskah Deklarasi Bersama Partai Politik, dengan isi :

KAMI PARTAI POLITIK PESERTA PILKADA TAHUN 2020 DI PROV. RIAU :

- Siap menjaga dan memelihara situasi Kamtibmas yang aman, damai dan kondusif diwilayah Prov. Riau dalam rangka pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 di 9 kab/kota.

- siap melaksanakan seluruh tahapan Pilkada sesuai dengan protokol kesehatan covid-19 secara konsisten.

- siap menang dan siap menerima dengan ikhlas kekalahan dan mengakui kemenangan yang sah pasangan lain dalam pilkada serentak th 2020 serta tidak melakukan pengerahan massa dan akan menempuh jalur hukum sesuai dengan perundang undangan yang berlaku.

- siap mencegah issu sara, berita hoax, ujaran kebencian dan money politic.

Pernyataan tersebut dikuatkan dengan penanda tanganan naskah deklarasi oleh perwakilan partai politik, Kapolda, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Asisten I Provinsi serta Wakil Ketua DPRD Provinsi.

Kapolda Riau Irjen Agung dalam sambutannya mengucapkan terima kasihnya kepada pihak KPU, Bawaslu dan semua pihak yang telah melakukan berbagai upaya dalam mensukseskan pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 yang aman, damai dan kondusif ditengah pandemi covid-19.

Agung mengatakan Polda Riau bersama stake holder lainnya akan bersama sama menjaga keamanan sehingga pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 di 9 kab/kota di wilayah Prov Riau terlaksana secara aman damai.

"Pada pelaksanaan pilkada ini tentu banyak kepentingan yang akan mempengaruhi masyarakat, namun hendaknya dapat diclearkan  dengan baik. Provinsi Riau ini merupakan wilayah yang kental dengan adat Melayunya, oleh karenanya diharapkan kita bersama lebih bijak dan santun dalam menyikapi pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 di tengah pandemi covid-19," terang Agung.

Sementara itu Ketua KPU Prov Riau Ilham M Yasir mengucapkan terimakasihnya kepada Kapolda Riau yang menggelar acara deklarasi bersama partai, juga membeberkan pilkada tinggal menghitung hari membuat KPU Riau saat ini sangat sibuk dengan kegiatan di lapangan.

"Tercatat sebanyak 34 pasangan calon yang akan andil dalam perhelatan maju menjadi kepala daerah dalam pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 di 9 kab/kota di Provinsi Riau, yang tentunya ini didukung oleh partai pengusungnya", jelas Yasir.

Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada Kapolda Riau yang sudah menginisiasi deklarasi bersama parpol dan juga terobosan yang luar biasa di Provinsi Riau.

"Saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih pak Kapolda atas inisiasi kegiatan ini, dan juga terobosan terintegrasinya para petugas hingga tingkat bawah ini tentu memudahkan pelaksanaan tugas kita semua. Bawaslu, KPU dan Polda Riau telah melakukan berbagai upaya dalam mendapatkan dukungan dan sokongan dari parpol dalam mensukseskan pelaksanaan pilkada nanti", terang Rusdan.

7 Hari Jelang Pencoblosan, Bawaslu dan Polisi se Riau akan Patroli Money Politik

forumriau.com 1.12.20


7 Hari Jelang Pencoblosan, Bawaslu dan Polisi se Riau akan Patroli  Money Politik

FORUMRIAU.COM: Pekanbaru- Dalam rangka menekan potensi Money Politik menjelang pelaksanaan Pemungutan suara 9 Desember 2020 mendatang,  Bawaslu se Riau bersama Polres dan Polsek akan melakukan Patroli Berskala Besar di 9 Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Lanjutan Tahun 2020. Patroli akan dimulai tanggal 2 Desember Tahun 2020 sampai dengan hari Pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020.

Rencana Patroli berskala besar ini berdasarkan permohonan Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan kepada Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SH, S.I.K, M.Si. melalui surat nomor surat 081/PM.00.05/K/XI/2020 tanggal 26 November 2020 tentang Permohonan Kerjasama Pelaksanaan Razia dan Patroli Money Politik dengan tujuan agar terciptanya situasi dan kondisi yang kondusif. Pelaksanaan Patroli berskala besar tersebut akan melibatkan organisasi Masyarakat (Ormas), Organisasi Kepemudaan (OKP), serta elemen masyarakat lainnya dalam rangka antisipasi terjadinya gangguan Keamanan, Ketertiban Masyarakat (kamtibmas), mencegah terjadinya money politik maupun tindak pidana lainnya.

Patroli Berskala Besar serentak akan dilakukan di masing masing Markas Kepolisian (Mapolres/Mapolsek) 9 Kabupaten/Kota, nantinya akan dimulai dengan kegiatan Deklarasi Masyarakat Peduli Pemilu Anti Money Politik serta Pelepasan Tim Patroli dengan mengundang Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten/Kota, Ketua KPU, Anggota Polri dan TNI, OKP/Ormas, Tokoh Masayarakat, Tokoh Agama, serta Tokoh Adat.

Sasaran Patroli Berskala Besar adalah kendaraan pribadi, angkutan orang/umum, maupun angkutan barang/jasa, secara selektif yang diduga membawa barang ataupun uang yang akan digunakan untuk money politik.

Disamping  melakukan Patroli, juga akan dibuka Posko Pengaduan Anti Money Politik. Posko didirikan oleh Pengawas Kecamatan bekerjasama denga Pengawas Desa/Kelurahan dan Pengawas TPS. Lokasi-lokasi Posko akan didirikan di sekitar TPS maupun lokasi-lokasi strategis lainnya. Patroli akan menggunakan kendaraan bermotor yang telah di pasang spanduk maupun stiker " Tim Patroli Money Politik" di kendaraan dinas Bawaslu Kabupaten/Kota.  Kegiatan akan dilakukan secara rutin mulai H-7 sampai dengan hari pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020. 
 
Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan dan Kapolda Riau telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pengawas Pemilu dan Polres/Polsek agar dalam pelaksanaan Patroli berskala besar nanti  berkoordinasi dengan pihak lainnya sehingga pelaksanaan kegiatan patroli tersebut dapat terarah dan tidak Kontra Produktif.

"Pak Kapolda dan saya telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Bawaslu  Kabupaten/Kota dan Polres/Polsek agar nantinya dalam melaksanakan Patroli money Politik  berkoordinasi dengan semua pihak Sehingga kegiatan ini dapat terarah dan tidak kontra produktif." tegasnya.

Rusidi juga berpesan agar dalam pelaksanaan Patroli berskala besar nanti seluruh pelaksana dapat mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta menjauhi kerumunan. "Bagi pelaksana Patroli Money Politik nanti,  dalam menjalankan tugas harus tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan dengan cara memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta menjauhi kerumunan." Ucapnya. (Rls/Anas)

Sukseskan Pengamanan Pilkada Tahun 2020, Polres Siak Gelar Simulasi Sispamkota

forumriau.com 29.11.20

Sukseskan Pengamanan Pilkada Tahun 2020, Polres Siak Gelar Simulasi Sispamkota

FORUMRIAU.COM - SIAK, Mengantisipasi gangguan kamtibmas pada proses Pilkada yang dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020, Polres Siak Polda Riau, menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota).

Kegiatan ini  dilaksanakan dilapangan sepak bola Kampung Dayun Kecamatan Dayun,Sabtu (28/11/2020)

Saat Simulasi Sispamkota Ops Mantap Praja Lancang Kuning 2020 Polres Siak melakukan skenario pengamanan seolah olah terjadi rusuh massa pada saat pemilihan kepala daerah nanti.

Dimana di Simulasikan ada salah satu kelompok pendukung pasangan Calon yang tidak terima dengan hasil penghitungan suara dan melakukan unjuk rasa ke Kantor Pemilihan Umum (KPU) Siak.

Kemudian, Pihak pengamanan dari Polres Siak pun melakukan tugasnya guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Mulai dari menurunkan negosiator berlanjut menurunkan personil pengendalian masa ( Dalmas ) yang melibatkan seluruh personil Polres Siak dari setiap Satuan. Hingga diturunkan mobil water cannon dan pasukan bermotor untuk mengurai masa yang di Simulasikan anarkis.

Saat Simulasi Sispamkota Ops Mantap Praja Lancang Kuning 2020 Polres Siak disaksikan oleh undangan dari Forkopinda Kabupaten Siak, Komisioner KPU dan Komisioner Bawaslu serta masyarakat sekitar. 

Dalam arahannya, Kapolres Siak AKBP Doddy F. Sanjaya, SH, SIK, MH mengatakan kegiatan Simulasi Sispamkota Ops Mantap Praja Lancang Kuning 2020 ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan Polres Siak dalam melaksanakan pengamanan Pilkada 2020.

"Kita melaksanakan Simulasi pengamanan Pilkada ini untuk mempersiapkan diri dalam pengamanan setiap tahapan dan rangkaian Proses pemilihan kepala daerah nanti mulai dari tahapan pemungutan suara hingga Pelantikan dan sumpah jabatan," kata Kapolres

Tambah AKBP Doddy, dalam pengamanan Pilkada tahun ini berbeda dengan tahun tahun sebelum nya karena selain menjaga situasi tetap aman dan kondisif polri juga dituntut untuk memastikan tidak terjadinya penyebaran Covid - 19 karena masih dalam situasi pandemi.

"Saya berharap seluruh personil benar benar siap dalam melakukan pengamanan, baik menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses pesta demokrasi ini berlangsung , mulai dari pencoblosan nanti sampai pada pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih serta benar benar memastikan semua nya terhindar dari penyebaran Covid - 19, dua hal ini yang harus benar benar jadi pedoman". Tegas Kapolres.

Diakhir arahan nya Kapolres Siak memyampaikan agar seluruh personil melaksanakan sumulasi ini dengan serius dan sungguh sungguh.

"Kemampuan dalam pengendalian massa merupakan kemampuan yang perlu latihan secara berkelanjutan dalam rangka menguji kesiap siagaan personil, untuk itu lakukan simulasi ini dengan serius dan sungguh sungguh,seolah olah ini benar benar terjadi agar tahapan demi tahapan pengamanan dapat berjalan sesuai rencana dan hasil nya sesuai dengan yang kita harapkan.".tutup AKBP Doddy