SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner 👇

Tampilkan postingan dengan label Polda Riau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polda Riau. Tampilkan semua postingan

Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru

forumriau.com 3.9.26


Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru


Pekanbaru – forumRiau.com: Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melalui Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) terus memperkuat langkah preventif dalam mengantisipasi dampak pembangunan terhadap kelancaran dan keselamatan lalu lintas.


Upaya tersebut dilakukan melalui rapat pembahasan Dokumen Rekomendasi Teknis Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) rencana pembangunan Restaurant Thai Street Pekanbaru di Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, yang dilaksanakan oleh PT Boga Agung Nusantara Kuliner, Kamis (3/9/2026).


Rapat berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 747, Sukajadi, Pekanbaru, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.


Kegiatan tersebut diikuti Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., yang didampingi langsung oleh AKP Bahrul S., S.H., M.M., selaku Kanit Si Audit dan Inspeksi Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau.


Turut hadir Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Provinsi Riau Helmi, Wakasat Lantas dan Kanit Kamsel Satlantas Polresta Pekanbaru, perwakilan Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, pimpinan PT Boga Agung Nusantara Kuliner, serta konsultan penyusun dokumen rekomendasi teknis Andalalin.


Bahas Dampak Lalu Lintas Secara Komprehensif


Rapat diawali dengan pemaparan dokumen rekomendasi teknis Andalalin oleh konsultan. Pemaparan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan dan evaluasi bersama melalui penyampaian saran serta masukan dari unsur kepolisian, pemerintah daerah, pengembang dan konsultan.


Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau memberikan perhatian terhadap sejumlah aspek penting, antara lain akses keluar-masuk kendaraan, bangkitan dan tarikan perjalanan, potensi hambatan arus lalu lintas, kebutuhan perlengkapan jalan, keselamatan pengguna jalan, serta penerapan manajemen dan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pembangunan.


Pembahasan dilakukan untuk memastikan potensi dampak yang ditimbulkan dari pembangunan maupun aktivitas operasional restoran dapat diantisipasi sejak tahap perencanaan.


Hal ini menjadi perhatian mengingat lokasi pembangunan berada di Jalan Soekarno Hatta, salah satu koridor lalu lintas penting di Kota Pekanbaru dengan aktivitas kendaraan yang cukup tinggi.


Dirlantas: Keselamatan Pengguna Jalan Menjadi Prioritas


Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa setiap pembangunan yang berpotensi menimbulkan bangkitan dan tarikan perjalanan harus memperhatikan dampaknya terhadap sistem lalu lintas.



Menurutnya, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga keamanan, ketertiban, kelancaran serta keselamatan masyarakat pengguna jalan.


“Kita tentu mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Namun, setiap pembangunan yang berpotensi memberikan dampak terhadap lalu lintas harus dipersiapkan dengan perencanaan yang matang. Keselamatan masyarakat pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama,” tegas Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Ia menekankan agar dokumen Andalalin tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi menjadi pedoman nyata dalam pelaksanaan pembangunan maupun operasional.


“Rekomendasi teknis yang telah disepakati harus benar-benar dilaksanakan di lapangan. Tujuannya agar potensi gangguan terhadap arus lalu lintas dapat diminimalkan dan masyarakat tetap aman serta nyaman dalam beraktivitas,” ujarnya.


Dishub Riau: Sinergi Menjadi Kunci


Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Provinsi Riau Helmi mengatakan bahwa pembahasan Andalalin menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan terhadap dampak lalu lintas yang mungkin timbul.


Menurutnya, setiap pusat kegiatan baru akan memengaruhi pola pergerakan kendaraan dan masyarakat sehingga perlu dilakukan perencanaan serta penanganan secara terukur.


“Pembahasan Andalalin ini penting untuk memastikan seluruh aspek lalu lintas sudah diperhitungkan sejak awal. Kita berharap rekomendasi yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumen, tetapi benar-benar dapat diterapkan oleh pengembang,” ujar Helmi.


Helmi menambahkan, koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, pengembang dan konsultan perlu terus diperkuat untuk memastikan seluruh rekomendasi dapat diterapkan sesuai hasil kajian.


“Dengan sinergi yang baik, potensi kepadatan, konflik kendaraan maupun gangguan keselamatan di sekitar lokasi dapat diantisipasi lebih awal. Prinsipnya, pembangunan tetap berjalan, tetapi kepentingan dan keselamatan pengguna jalan harus tetap terlindungi,” tambahnya.


AKBP Dasril: Pengembang Wajib Perhatikan Rekomendasi Teknis


Senada dengan hal tersebut, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril menegaskan pentingnya komitmen pengembang dalam melaksanakan setiap rekomendasi teknis yang telah disepakati.


Menurutnya, penyusunan Andalalin merupakan bagian dari upaya preventif untuk mengidentifikasi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas sebelum suatu pembangunan beroperasi.


“Pembangunan tentu kita dukung, tetapi kelancaran dan keselamatan lalu lintas harus menjadi perhatian utama. Setiap potensi dampak harus diantisipasi melalui perencanaan dan penanganan yang tepat,” kata AKBP Dasril.


Ia berharap seluruh rekomendasi yang dihasilkan melalui rapat pembahasan dapat menjadi acuan bagi pengembang dalam setiap tahapan pembangunan hingga operasional Restaurant Thai Street Pekanbaru.


Ditutup dengan Penandatanganan Berita Acara


Setelah melalui tahapan pemaparan, evaluasi, diskusi dan penyempurnaan, seluruh pihak selanjutnya menyusun Berita Acara Hasil Pembahasan Dokumen Rekomendasi Teknis Andalalin.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh pihak-pihak terkait sebagai bagian dari proses pembahasan dan penyepakatan rekomendasi teknis.


Melalui pembahasan tersebut, Ditlantas Polda Riau bersama instansi terkait menunjukkan komitmennya untuk memastikan setiap pembangunan yang berpotensi memberikan dampak terhadap lalu lintas tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.


Dengan perencanaan yang matang dan implementasi rekomendasi yang konsisten, pembangunan Restaurant Thai Street Pekanbaru diharapkan dapat berjalan dengan baik tanpa mengesampingkan kelancaran arus lalu lintas, keamanan, ketertiban, kenyamanan, serta keselamatan seluruh pengguna jalan. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.***

Bersama petani, bhabinkamtibmas sialang lakukan penggilingan jagung pipil

forumriau.com 27.8.26
SIAK – Pendampingan program ketahanan pangan oleh Polri memasuki tahap akhir. *Bhabinkamtibmas Kampung
Uploaded Image

Sialang Baru Aiptu Turmudi bersama para petani melaksanakan kegiatan penggilingan jagung pipil di Kampung Sialang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam, kamis (27/08/2026).

Kegiatan ini merupakan rangkaian lanjutan dari Panen Raya Jagung Pipil Kuartal II yang sebelumnya dilaksanakan di lahan seluas 0,75 Ha. Setelah melalui proses panen dan penjemuran, jagung pipil saat ini siap digiling untuk meningkatkan nilai jual dan memudahkan pendistribusian.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani merupakan bentuk nyata komitmen Polsek Lubuk Dalam, Polres Siak dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI guna mewujudkan Swasembada Pangan Nasional. Mulai dari pengolahan lahan, perawatan, panen, penjemuran hingga penggilingan, Polri terus hadir mendampingi.

Kapolsek Lubuk Dalam Iptu Marhengky, S.Sos., M.H menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan agar hasil pertanian petani benar-benar bermanfaat.  

"Kami ingin mengawal sampai tuntas. Setelah digiling ini, jagung siap untuk dijual atau dijadikan pakan. Harapannya harga stabil dan dapat meningkatkan perekonomian warga Sialang Baru," ujar Kapolsek.

Para petani sangat mengapresiasi perhatian dan pendampingan dari Bhabinkamtibmas. Dengan adanya dukungan ini, mereka merasa lebih semangat dan optimis untuk terus memanfaatkan lahan pertanian.

Kegiatan penggilingan jagung pipil berlangsung aman, lancar dan penuh semangat gotong royong.

Sinergi untuk pangan, bhabinkamtibmas Sri Gading panen jagung pipil bersama korluh PPL dan petani

forumriau.com 27.8.26

Uploaded Image

SIAK – Wujud nyata dukungan Polri terhadap ketahanan pangan kembali terlihat. *Bhabinkamtibmas Kampung Sri Gading AIPDA BASRI DURIN, SH* bersama *Korluh PPL Kecamatan Lubuk Dalam FAUZIAH* dan para petani melaksanakan *Kegiatan Panen Jagung Pipil* di wilayah Kampung Sri Gading, Kecamatan Lubuk Dalam, *26/08*.

Kegiatan panen ini merupakan bagian dari program Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan Swasembada Pangan Nasional. Lahan jagung yang dipanen merupakan hasil pendampingan intensif dari Bhabinkamtibmas bersama penyuluh pertanian kepada kelompok tani setempat.

Dalam kegiatan tersebut, *Bhabinkamtibmas Sri Gading* turun langsung ke ladang membantu petani memanen jagung pipil. Sementara *Korluh PPL* memberikan arahan terkait teknik pasca panen yang baik agar hasil panen memiliki kualitas terbaik.

*Kapolsek Lubuk Dalam Iptu Marhengky, S.Sos., M.H melalui Bhabinkamtibmas menyampaikan* bahwa Polri akan terus hadir mendampingi petani.  
"Kami tidak hanya menjaga Kamtibmas, tetapi juga turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. Dengan adanya pendampingan dari awal tanam sampai panen seperti ini, diharapkan hasil pertanian warga semakin meningkat," ujarnya.

Para petani menyambut gembira kegiatan ini. Mereka merasa terbantu dan termotivasi untuk terus menggarap lahan pertanian demi ketahanan pangan keluarga dan wilayah.

Kegiatan panen jagung pipil berlangsung dengan aman, lancar dan penuh semangat kebersamaan antara Polri, PPL dan masyarakat.

Hentikan Pingpong Berkas Kasus PT Musim Mas. KNPI Riau Desak Penahanan Direksi, Penghentian Aktivitas, Cabut Sertifikasi Hijau, dan Usut Dugaan Kejahatan Pajak

forumriau.com 27.8.26


Uploaded Image

PEKANBARU - KNPI Riau menggelar aksi unjuk rasa untuk menyuarakan mandeknya penegakan hukum dalam kasus kejahatan lingkungan yang melibatkan PT Musim Mas. Berkas perkara korporasi ini dinilai jalan ditempat akibat proses bolak-balik berkas antara penyidik Polda Riau dan Jaksa Peneliti Kejaksaan Tinggi Riau (20/08/2026).

PT Musim Mas telah ditetapkan sebagai tersangka korporasi atas dugaan perusakan lingkungan hidup di kawasan sempadan Sungai Air Hitam, Kabupaten Pelalawan, dengan nilai kerugian ekologis fantastis mencapai Rp187,86 miliar. Namun, hingga saat ini, aparat penegak hukum belum juga menyentuh jajaran pengurus korporasi yang menjadi otak di balik kejahatan ini.

Merespons lambatnya penegakan hukum dan demi menyelamatkan keadilan ekologis di Bumi Lancang Kuning, Kami KNPI Riau dengan ini menyatakan sikap dan menuntut:
1. Polda Riau Segera Umumkan Tersangka Perorangan dan Lakukan Penahanan, kejahatan lingkungan berskala masif ini tidak terjadi secara otomatis oleh mesin. Ada kebijakan dan instruksi dari para petinggi perusahaan yang sengaja menanam sawit di sempadan sungai secara ilegal. Aktor intelektual ini harus segera ditahan demi mencegah upaya penghilangan barang bukti.
2. Kejaksaan Tinggi Riau Segera Terbitkan P-21, hentikan proses "pingpong" berkas perkara dan secepatnya menerbitkan status P-21 (berkas lengkap) agar kasus kejahatan lingkungan yang dilakukan PT Musim Mas bisa langsung disidangkan secara terbuka. KNPI Riau akan terus mengawal kasus ini hingga seluruh aktor intelektual diseret ke penjara dan alam Riau dipulihkan.
3. Polda Riau Segera Segel Lahan, Sita Aset, dan Segera Hentikan Aktivitas Operasional. Segera memasang garis polisi, menyegel areal perkebunan yang bermasalah di sempadan Sungai Air Hitam, dan menghentikan seluruh aktivitas operasional PT Musim Mas disana. Lakukan penyitaan aset korporasi sebagai jaminan pemulihan total ekosistem sungai yang telah rusak parah.
4. Segera Cabut Izin Usaha Perkebunan (IUP) dan Hak Guna Usaha (HGU). Kementerian ATR/BPN dan pemerintah daerah untuk segera mencabut total izin IUP dan HGU PT Musim Mas yang berada di area bermasalah tersebut. Korporasi yang merusak kelestarian alam demi keuntungan sepihak dinilai sudah tidak layak lagi memegang izin operasional di bumi Riau.
5. Bongkar Kebohongan Greenwashing, Cabut Sertifikasi ISPO dan RSPO. Komite ISPO dan Sekretariat Internasional RSPO untuk segera mencabut sertifikat kelapa sawit berkelanjutan milik PT Musim Mas. Penanaman kelapa sawit yang hanya berjarak 2-5 meter dari bibir sungai membuktikan bahwa label "keberlanjutan" yang disandang grup ini hanyalah kedok tipu-tipu (greenwashing) di pasar global.
6. Usut Tuntas Laporan Pajak dan Indikasi Kerugian Negara. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk segera mengaudit dan mengusut tuntas laporan perpajakan PT Musim Mas. Langkah ini krusial untuk menyelidiki potensi kerugian pendapatan negara akibat aktivitas perkebunan ilegal di luar izin serta dugaan manipulasi nilai ekspor (under-invoicing) CPO yang dilakukan PT Musim Mas.(rls/ Adi kampai)

Kapolsek kampar pimpin pembagian masker di kelurahan air tiris Kampar

forumriau.com 27.8.26


Uploaded Image

Kampar - Kapolsek Kampar AKBP Asdidyah Rasyid, S.H., pimpin pembagian masker di jalan baru kelurahan air tiris kabupaten Kampar, kamis (27/08/2026).

Pembagian masker gratis ini dilakukan Polsek Kampar dengan puskesmas air tiris dengan tujuan membantu masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan disaat suasana karhutla yang sedang melanda kampar pada khususnya dan provinsi Riau pada umumnya.

Kapolsek kampar AKP Asdisyah Rasyid,.S.H., yang di dampingi kepala puskesmas air tiris drg.Rita Herawati menjelaskan jumlah masker yang diberikan sebanyak 5 kotak @ 250 pcs dimana masker ini diberikan kepada kendaraan R4 dan R2 serta masyarakat yang melintas di jalan baru kelurahan air tiris.

"giat ini memberikan masker gratis dengan tujuan kepedulian kita terkait karhutla yang sedang melanda Kampar". ujar Asdisyah.

Pembagian masker ini dilaksanakan mulai pukul 09.00 wib sampai 09.30 wib dan diakhiri dengan Poto bersama antara Polsek Kampar dan Puskesmas air tiris.

Kapolsek kampar berharap dengan adanya giat pembagian masker gratis bersama puskesmas air tiris dapat meningkatkan solidaritas kedua instansi ini kedepannya.(adi kampai)

Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker ke Masyarakat Cegah Dampak Kabut Asap

forumriau.com 24.8.26


Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker ke Masyarakat Cegah Dampak Kabut Asap


PEKANBARU, — Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru pada Senin pagi 24/8/2026. Kondisi tersebut membuat jarak pandang di sejumlah ruas jalan berkurang dan mendorong pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.


Merespons kondisi tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau turun langsung ke tengah masyarakat dengan membagikan ribuan masker kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di kawasan Tugu Keris, sekitar pukul 07.00 WIB.


Kegiatan tersebut dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama personel Ditlantas Polda Riau.


Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polantas terhadap masyarakat sekaligus langkah preventif untuk membantu mengurangi paparan asap saat masyarakat beraktivitas di luar rumah.


“Alhamdulillah, pagi ini ribuan masker berhasil kita bagikan kepada masyarakat dan pengendara yang melintas. Kondisi asap cukup tebal dan jarak pandang juga tidak terlalu jauh. Karena itu, kami mengimbau pengendara agar selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan dan memperhatikan kondisi jalan,” kata AKBP Dasril.



Selain membagikan masker, personel Ditlantas Polda Riau turut memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas. Pengendara diingatkan untuk menjaga jarak aman, menyalakan lampu kendaraan serta tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi ketika jarak pandang terbatas.


AKBP Dasril juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


“Kita ketahui bersama saat ini memasuki musim kemarau. Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tanaman di sekitar rumah dengan melakukan penyiraman secara rutin. Dengan lingkungan yang terawat, tanaman tetap segar dan suasana di sekitar kita tetap sejuk,” ujarnya.


Dirlantas: Keselamatan Pengendara Menjadi Prioritas


Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama, terutama ketika kondisi udara dan jarak pandang dapat memengaruhi aktivitas berkendara.


“Dalam kondisi kabut asap seperti saat ini, kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pengendara, untuk meningkatkan kewaspadaan. Kurangi kecepatan, jaga jarak aman, nyalakan lampu kendaraan dan gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” tegas Kombes Pol Jeki.


Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan serta menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal.


“Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Jangan melakukan pembakaran yang dapat memicu kebakaran. Mari kita jaga lingkungan tetap hijau dan asri karena kepedulian terhadap lingkungan juga merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.


Warga Apresiasi Kepedulian Polantas


Aksi pembagian masker tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Firman, warga Sail, menjadi salah satu pengendara yang menerima masker saat melintas di kawasan Tugu Keris.


Firman mengatakan, saat itu dirinya berhenti di lampu merah kawasan Jalan Diponegoro untuk mengantar anaknya ke sekolah. Ia kemudian mendapatkan masker dari personel Ditlantas Polda Riau.


“Iya Mas, saya tadi berhenti di lampu merah Diponegoro untuk mengantar anak sekolah. Alhamdulillah, saya dan anak saya diberikan masker. Pagi tadi asapnya cukup tebal. Alhamdulillah sangat terbantu dengan adanya pembagian masker ini,” ujar Firman.


Ia pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polantas Polda Riau yang dinilai cepat merespons kondisi masyarakat.


“Terima kasih kepada Polantas yang sudah sigap dan peduli kepada masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan berjalan sesuai harapan,” tambahnya.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Polantas di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan serta kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap.


Ditlantas Polda Riau mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam berkendara, menggunakan perlengkapan pelindung, serta bersama-sama menjaga lingkungan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.(***)

Kado HUT Ke-81 RI, Personel Ditlantas Polda Riau Turut Harumkan Nama Indonesia Bersama Tim Karate Bhayangkara Presisi Polri Rebut 5 Medali di Thailand

forumriau.com 18.8.26


Kado HUT Ke-81 RI, Personel Ditlantas Polda Riau Turut Harumkan Nama Indonesia Bersama Tim Karate Bhayangkara Presisi Polri Rebut 5 Medali di Thailand


Pekanbaru - forumRiau — Kado istimewa dipersembahkan insan olahraga Polri untuk bangsa Indonesia menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tim Karate Bhayangkara Presisi (KBP) Polri sukses mengukir prestasi pada ajang 16th Thailand Open Karate Championship 2026 di Bangkok, Thailand, dengan memboyong tiga medali emas dan dua medali perunggu. Selasa ( 18/08/26 )


Prestasi tersebut menjadi bukti semangat, disiplin, kerja keras, dan dedikasi para atlet Polri dalam mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Tim Karate Bhayangkara Presisi berada di bawah asuhan Prof. Hermawan Sulistyo (Prof. Kikiek).


Keberhasilan ini juga sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., agar para atlet anggota Polri terus mengembangkan kemampuan dan mengukir prestasi di tingkat internasional, sekaligus membawa nama baik institusi dan Indonesia.


Lima medali tersebut dipersembahkan oleh putra-putri terbaik Polri. BRIPDA Salma Aulia dari Baharkam Polri meraih medali emas, BRIPDA Ni Komang Astrid Aulia dari Polda Bali meraih medali emas, BRIPDA Farhan Al Amin dari Polda Sumatra Barat meraih medali emas, BRIPTU Jessica Tety Debora dari Subdit Regident Ditlantas Polda Riau meraih medali perunggu, serta BRIPDA Muhammad Gibran dari Polda Sulawesi Selatan meraih medali perunggu.


BRIPTU Jessica, Personel Ditlantas Polda Riau, Turut Harumkan Nama Indonesia


Salah satu atlet yang turut memberikan kontribusi dalam prestasi tersebut adalah BRIPTU Jessica Tety Debora, personel Subdit Regident Ditlantas Polda Riau sekaligus bagian dari Tim Karate Bhayangkara Presisi Polri.


Medali perunggu yang diraih Jessica menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Polda Riau, khususnya Ditlantas Polda Riau. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa personel Polri mampu menjalankan tugas kepolisian sekaligus mengembangkan potensi diri dan berprestasi hingga tingkat internasional.


Jessica menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mewakili Polri dan Indonesia di ajang internasional tersebut.

“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan mewakili Polri dan Indonesia di ajang internasional ini. Medali ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, latihan, serta dukungan dari pelatih, pimpinan, rekan-rekan, dan keluarga,” ujar Jessica.


Menurut Jessica, perjuangan di arena pertandingan bukan hanya tentang meraih medali, tetapi juga tentang membawa nama baik Indonesia dan institusi Polri.


“Bisa membawa nama Indonesia dalam kompetisi internasional adalah sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab. Saya akan terus berlatih dan berusaha memberikan prestasi terbaik untuk Polri, khususnya Polda Riau,” tambahnya.


Kapolda Riau Apresiasi Prestasi Personel


Prestasi Jessica mendapat apresiasi dari Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Ia menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan personel Polda Riau yang telah membawa nama baik institusi dan Indonesia di arena olahraga internasional.


Kapolda Riau menilai capaian tersebut merupakan buah dari dedikasi, disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.


“Saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada BRIPTU Jessica Tety Debora atas prestasi yang telah diraih. Medali perunggu di ajang internasional merupakan sebuah kebanggaan bagi Polda Riau dan tentunya bagi Indonesia,” ujar Irjen Pol Herry Heryawan.


Ia juga berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi Jessica dan personel lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi.


“Teruslah berlatih, jangan cepat berpuas diri, dan jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk meraih capaian yang lebih tinggi di masa mendatang,” pesannya.


Dirlantas Polda Riau: Kami Terus Support SDM yang Berprestasi


Apresiasi juga disampaikan Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H. Di bawah kepemimpinannya, Ditlantas Polda Riau terus mendorong dan memberikan dukungan terhadap pengembangan potensi sumber daya manusia, termasuk personel yang memiliki kemampuan dan prestasi di bidang olahraga.


“Kita terus support SDM kita yang berprestasi, khususnya di bidang olahraga, baik seni bela diri maupun bidang lainnya. Rasa bangga kami jelas. Terlebih prestasi ini diraih bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Menurut Dirlantas, prestasi yang diraih Jessica bersama Tim Karate Bhayangkara Presisi merupakan kebanggaan bagi institusi sekaligus menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan.


“Kita ingin SDM Polri terus berkembang, memiliki kemampuan yang unggul, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi institusi maupun bangsa. Prestasi seperti ini harus menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus berprestasi,” tambahnya.


Rasa syukur dan kebanggaan atas prestasi tersebut tampak dari Dirlantas Polda Riau. Bagi Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolresta Pekanbaru, keberhasilan BRIPTU Jessica di pentas internasional merupakan capaian yang patut diapresiasi dan menjadi kebanggaan bersama.


Prestasi BRIPTU Jessica bersama Tim Karate Bhayangkara Presisi Polri sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan SDM Polri tidak hanya berorientasi pada profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga memberikan ruang bagi personel untuk mengembangkan bakat, kemampuan, dan prestasi.


Capaian tiga medali emas dan dua medali perunggu tersebut menjadi persembahan istimewa bagi Merah Putih di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Dari Bangkok untuk Indonesia, BRIPTU Jessica dan Tim Karate Bhayangkara Presisi Polri menghadirkan prestasi sebagai kado bagi Ibu Pertiwi, kebanggaan bagi Polri, serta inspirasi bagi seluruh personel untuk terus berprestasi dan mengabdi.(***)

Denda Pajak Dihapus Berlaku hingga 31 Agustus, Kesempatan bagi Kendaraan yang Menunggak PKB Bertahun-tahun

forumriau.com 11.8.26


Denda Pajak Dihapus Berlaku hingga 31 Agustus, Kesempatan bagi Kendaraan yang Menunggak PKB Bertahun-tahun

PEKANBARU – Jangan sampai terlewat. Masyarakat Riau yang masih memiliki tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) kini mendapat kesempatan untuk menyelesaikan kewajibannya dengan lebih ringan.

Pemerintah Provinsi Riau bersama Pembina Samsat Provinsi Riau menghadirkan program pemutihan PKB berupa penghapusan sanksi administratif atau denda pajak kendaraan yang berlaku serentak di seluruh unit pelayanan Samsat se-Provinsi Riau.

Program tersebut berlangsung selama satu bulan, mulai 1 hingga 31 Agustus 2026, dalam rangkaian peringatan HUT ke-69 Provinsi Riau.

Program ini menjadi momentum bagi masyarakat, khususnya pemilik kendaraan yang memiliki tunggakan pajak, untuk segera menyelesaikan kewajibannya sebelum masa pemutihan berakhir.

PS. Kasubdit Regident Ditlantas Polda Riau Kompol Vino Lestari mengatakan program pemutihan tersebut merupakan bentuk kemudahan yang diberikan Pembina Samsat Provinsi Riau kepada masyarakat.

“Selama bulan Agustus, terhitung mulai 1 sampai 31 Agustus, kami dari Pembina Samsat Provinsi Riau yang terdiri dari Bapenda, kepolisian dan Jasa Raharja melaksanakan program pemutihan,” kata Kompol Vino, Senin (10/08/2026).

Denda Pajak Dihapus

Kompol Vino menjelaskan, dalam program pemutihan tersebut masyarakat memperoleh penghapusan sanksi administratif berupa denda pajak kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kemudahan ini juga menjadi peluang bagi masyarakat yang memiliki tunggakan pajak selama beberapa tahun untuk kembali menyelesaikan kewajibannya.

“Misalnya ada masyarakat yang belum membayar pajak selama lima tahun, pada periode pemutihan ini diberikan kesempatan untuk membayar pajak tahun terakhir dan pajak berjalan, sementara denda pajaknya dihapuskan,” jelasnya.

Menurut Kompol Vino, masyarakat sebaiknya tidak menunggu hingga mendekati hari terakhir pelaksanaan program.

“Ini momen yang tepat dan sangat bagus bagi masyarakat yang memiliki tunggakan pembayaran pajak di tahun-tahun sebelumnya untuk segera memanfaatkan program pemutihan ini,” ujarnya.

Jam Pelayanan Samsat Diperpanjang

Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah masyarakat yang memanfaatkan program pemutihan, Pembina Samsat Provinsi Riau juga melakukan penambahan jam pelayanan.

Jika sebelumnya pelayanan berakhir sekitar pukul 14.00 WIB, selama program pemutihan pelayanan diperpanjang hingga pukul 15.00 WIB.

Perpanjangan waktu tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan.

“Secara kasat mata kita melihat animo masyarakat cukup tinggi. Sejak program pemutihan dilaksanakan, terlihat adanya peningkatan jumlah masyarakat yang datang ke Samsat untuk melaksanakan proses pembayaran pajak,” ungkap Kompol Vino.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari banyaknya pemilik kendaraan roda dua yang datang memanfaatkan program tersebut. Kendati demikian, pihaknya masih melakukan pengecekan data untuk mengetahui jenis kendaraan yang paling dominan memanfaatkan program pemutihan.

Jangan Tunggu Sampai Hari Terakhir

Ditlantas Polda Riau bersama Pembina Samsat Provinsi Riau kembali mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya.

Dengan adanya penghapusan denda dan tambahan waktu pelayanan, masyarakat yang memiliki tunggakan pajak kendaraan dapat menyelesaikan kewajibannya dengan beban yang lebih ringan sesuai ketentuan program.

Program pemutihan PKB ini hanya berlaku 1–31 Agustus 2026.

Jangan tunggu sampai hari terakhir. Segera manfaatkan program pemutihan PKB dan selesaikan kewajiban pajak kendaraan Anda selama kesempatan masih terbuka.***

Untuk HUT Riau ke 69 di 2026, Ini kata DPW PBB Riau

forumriau.com 8.8.26


Untuk HUT Riau ke 69 di 2026, Ini kata DPW PBB Riau 


Pekanbaru - forumRiau.com: Hari jadi provinsi Riau yang ke 69 tahun di 2026 ini, bertema "Bersatu dalam Keberagaman, Maju dalam Pembangunan" akan selalu jadi momen terbaik untuk masyarakat Riau. Riau dengan keberagaman, baik budaya, tradisi, suku, etnis dan agama serta geografis kekayaan alamnya, sangat penting menjaga persatuan agar maju dalam pembangunan. Hal ini jadi perhatian tersendiri oleh keluarga besar DPW PBB Riau.


"Pertama tentu kita bersyukur ya dan mengucapkan selamat HUT Riau di hari jadi yang 69 tahun ini, Riau dengan segala keberagamannya, baik budaya, tradisi, suku, etnis dan agama, selalu bersatu satu sama lainnya. Ini demi Riau maju dalam pembangunan. Hanya dengan persatuan maka kita akan dapat membangun daerah Riau yang kita cintai ini," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Riau, Syafril Koto, didampingi Sekretaris DPW PBB Riau Al Irsyad, Sabtu 8/8/2026 di Pekanbaru.


Menurut Syafril Koto, komitmen Riau bersatu dalam keberagaman tersebut, pada prinsipnya telah dilakukan oleh pendahulu Riau dari para raja-raja di bawah Kesultanan Siak untuk membangun negara Indonesia, tercatat dalam sejarah perjuangan kemerdekaan RI. 


"Komitmen Riau bersatu itu pada prinsipnya telah dilakukan para pendahulu kita, para raja dan Kesultanan Siak, dapat dilihat dalam sejarahnya, selain menyumbang materi, Riau juga menyumbangkan Bahasa Melayu yang jadi ibu bagi bahasa Persatuan Indonesia. Untuk itu, di momen HUT Riau 69 tahun ini, kita tinggal menjaganya, demi pembangunan Riau agar maju ke depannya yang akan dinikmati oleh generasi penerus di masa depan," jelas Syafril Koto. 


Hal senada juga disampaikan Sekretaris DPW PBB Riau, Al Irsyad, bahwa pembangunan Riau tidak lepas dari keadaan kondusif dan manajerial program pembangunan yang akan dijalankan. 


"Ya, tentunya pembangunan akan maju jika keadaan kondusif selalu tercipta di tengah masyarakat. Ini akan terwujud jika kita menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman itu sendiri. Untuk pembangunan, kita percayakan pada Kepala Daerah dan perangkatnya sebagai manajerial program pembangunan di Riau saat ini. Karena siapapun yang di pucuk pimpinan di setiap daerah, akan menentukan masa depan pembangunan yang akan dijalankan dan dinikmati oleh semua masyarakat, khususnya di Riau," jelas Al Irsyad. 


Terkait dinamika yang terjadi di Riau saat ini, baik secara hukum, politik dan sosial, Al Irsyad menilai bahwa hal ini merupakan proses pendewasaan masyarakat untuk tetap fokus dalam persatuan demi majunya pembangunan.

Al Irsyad saat Mukernas DPP PBB 2026
"Diakui memang, saat ini Riau banyak dinamika ya, ada yang terkait hukum, politik dan sosial, kita yakin, ini akan menjadikan pendewasaan bagi masyarakat itu sendiri baik secara sosial, hukum dan politik. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tetap bersatu demi pembangunan lebih maju," pungkas Al Irsyad.*** Penulis: Suryadi

Aksi di Mapolda Riau, Pengurus LSM MAMPIR Jumpai Kapolda Desak Proses Pelaku Ancaman Pembunuhan Terhadap Ketumnya

forumriau.com 27.7.26


Aksi di Mapolda Riau, Pengurus LSM MAMPIR Jumpai Kapolda Desak Proses Pelaku Ancaman Pembunuhan Terhadap Ketumnya 

Pekanbaru - forumRiau.com: Pengurus LSM-Masyarakat Pendukung Pembangunan Riau (LSM-MAMPIR) akan jumpai Kapolda Riau untuk mendesak proses hukum terhadap ancaman pembunuhan pada Ketua Umum LSM-MAMPIR, Haryanto. Orasi itu dilakukan pengurus LSM MAMPIR, Senin 27/7/2026 di halaman Mapolda Riau. 

Ancaman pembunuhan itu di akun media sosial Ketua Umum LSM MAMPIR, Haryanto telah melaporkan ke Mapolda Riau, 22/7/2026 silam. Oleh karenanya, pada hari ini Haryanto beserta jajarannya lakukan aksi damai menuntut Polda Riau segera tangkap pelaku yang diduga telah melakukan ancaman terhadapnya di media sosial FB.

"Kami telah melaporkan kasus ini ke Polda Riau pada 22/7/2026 kemarin, jadi hari ini kita orasi agar laporan kami segera disidik oleh Polda Riau. Karena ancaman ini, selain mencemarkan nama baik saya, juga sangat sarat akan ancaman pembunuhan terhadap saya," ujar Haryanto.

Laporan itu, lanjut Haryanto, terkait dengan postingannya di akun FB Haryanto yang ditulisnya “Hura..! Wahid Akan Bebas 8 Tahun Yang Akan Datang…?” pada tanggal 21 Juli 2026 dengan melampirkan foto Haryanto hasil editan AI.

Dalam postingan itu ada komentar muncul dari akun atas nama Onni Karis Kawrleusa berkomentar “Ang kalau sempat pak aw bebas, den buek ang hilang malam dari Pekanbaru ko, cam kan kato Kato Aden ko, sumpah demi Allah lillahi taala den cegat malam ang” dimana jika diartikan dalam bahasa Indonesia jadi seperti ini: 

“Kau kalau sempat pak AW bebas, kubuat kau hilang malam dari Pekanbaru ini, cam kan kata kata ku ini, sumpah lillahi taala, ku cegat malam kau” maksud komentar tersebut.

Tidak cukup dengan ancaman itu saja, bahkan komentar berlanjut dengan kata-kata, “Woi anjiang den tunggu ang kini di kopi kenangan di Arifin, baa maa aadok ang Samo den pantek," jika diartikan maka jadinya seperti ini: "Woi anjing, ku tunggu kau di kopi kenangan di Arifin (jalan Arifin Achmad-red). Gimana, mau kau berhadapan dengan ku, pantek," 

Komentar melecehkan dan penghinaan juga berlanjut terhadap Haryanto dimana mengarah pada almarhum ibunya dihina atas komentar dengan bahasa: “pinjam Amak ang lah, den kentot tagak Amak ang tu," jika diartikan jadinya seperti ini: “pinjam ibu kau lah, aku kentox berdiri ibu kau itu,".

Atas dugaan pengancaman dan pelecehan tersebut, Haryanto telah melaporkan resmi akun FB atas nama Onni Karis Kawrleusa ini ke Polda Riau.

"Saya heran, dimana kesalahan saya dari postingan itu. Foto foto saya, kata kata yang saya tulis juga opini dan pandangan pribadi saya. Tak ada maksud menyinggung siapapun. Tiba tiba ada komentar seperti itu, jadi saya wajib melaporkan ini agar saya dapat perlindungan hukum oleh negara dari aparat penegak hukum, khususnya Polda Riau. Kami berharap ini segera diusut dan ditangkap terduga pelakunya," pungkas Haryanto.***

 Penulis: Suryadi