SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner 👇

Tampilkan postingan dengan label Polda Riau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polda Riau. Tampilkan semua postingan

Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru

forumriau.com 3.9.26


Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru


Pekanbaru – forumRiau.com: Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melalui Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) terus memperkuat langkah preventif dalam mengantisipasi dampak pembangunan terhadap kelancaran dan keselamatan lalu lintas.


Upaya tersebut dilakukan melalui rapat pembahasan Dokumen Rekomendasi Teknis Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) rencana pembangunan Restaurant Thai Street Pekanbaru di Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, yang dilaksanakan oleh PT Boga Agung Nusantara Kuliner, Kamis (3/9/2026).


Rapat berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 747, Sukajadi, Pekanbaru, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.


Kegiatan tersebut diikuti Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., yang didampingi langsung oleh AKP Bahrul S., S.H., M.M., selaku Kanit Si Audit dan Inspeksi Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau.


Turut hadir Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Provinsi Riau Helmi, Wakasat Lantas dan Kanit Kamsel Satlantas Polresta Pekanbaru, perwakilan Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, pimpinan PT Boga Agung Nusantara Kuliner, serta konsultan penyusun dokumen rekomendasi teknis Andalalin.


Bahas Dampak Lalu Lintas Secara Komprehensif


Rapat diawali dengan pemaparan dokumen rekomendasi teknis Andalalin oleh konsultan. Pemaparan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan dan evaluasi bersama melalui penyampaian saran serta masukan dari unsur kepolisian, pemerintah daerah, pengembang dan konsultan.


Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau memberikan perhatian terhadap sejumlah aspek penting, antara lain akses keluar-masuk kendaraan, bangkitan dan tarikan perjalanan, potensi hambatan arus lalu lintas, kebutuhan perlengkapan jalan, keselamatan pengguna jalan, serta penerapan manajemen dan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pembangunan.


Pembahasan dilakukan untuk memastikan potensi dampak yang ditimbulkan dari pembangunan maupun aktivitas operasional restoran dapat diantisipasi sejak tahap perencanaan.


Hal ini menjadi perhatian mengingat lokasi pembangunan berada di Jalan Soekarno Hatta, salah satu koridor lalu lintas penting di Kota Pekanbaru dengan aktivitas kendaraan yang cukup tinggi.


Dirlantas: Keselamatan Pengguna Jalan Menjadi Prioritas


Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa setiap pembangunan yang berpotensi menimbulkan bangkitan dan tarikan perjalanan harus memperhatikan dampaknya terhadap sistem lalu lintas.



Menurutnya, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga keamanan, ketertiban, kelancaran serta keselamatan masyarakat pengguna jalan.


“Kita tentu mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Namun, setiap pembangunan yang berpotensi memberikan dampak terhadap lalu lintas harus dipersiapkan dengan perencanaan yang matang. Keselamatan masyarakat pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama,” tegas Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Ia menekankan agar dokumen Andalalin tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi menjadi pedoman nyata dalam pelaksanaan pembangunan maupun operasional.


“Rekomendasi teknis yang telah disepakati harus benar-benar dilaksanakan di lapangan. Tujuannya agar potensi gangguan terhadap arus lalu lintas dapat diminimalkan dan masyarakat tetap aman serta nyaman dalam beraktivitas,” ujarnya.


Dishub Riau: Sinergi Menjadi Kunci


Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Provinsi Riau Helmi mengatakan bahwa pembahasan Andalalin menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan terhadap dampak lalu lintas yang mungkin timbul.


Menurutnya, setiap pusat kegiatan baru akan memengaruhi pola pergerakan kendaraan dan masyarakat sehingga perlu dilakukan perencanaan serta penanganan secara terukur.


“Pembahasan Andalalin ini penting untuk memastikan seluruh aspek lalu lintas sudah diperhitungkan sejak awal. Kita berharap rekomendasi yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumen, tetapi benar-benar dapat diterapkan oleh pengembang,” ujar Helmi.


Helmi menambahkan, koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, pengembang dan konsultan perlu terus diperkuat untuk memastikan seluruh rekomendasi dapat diterapkan sesuai hasil kajian.


“Dengan sinergi yang baik, potensi kepadatan, konflik kendaraan maupun gangguan keselamatan di sekitar lokasi dapat diantisipasi lebih awal. Prinsipnya, pembangunan tetap berjalan, tetapi kepentingan dan keselamatan pengguna jalan harus tetap terlindungi,” tambahnya.


AKBP Dasril: Pengembang Wajib Perhatikan Rekomendasi Teknis


Senada dengan hal tersebut, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril menegaskan pentingnya komitmen pengembang dalam melaksanakan setiap rekomendasi teknis yang telah disepakati.


Menurutnya, penyusunan Andalalin merupakan bagian dari upaya preventif untuk mengidentifikasi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas sebelum suatu pembangunan beroperasi.


“Pembangunan tentu kita dukung, tetapi kelancaran dan keselamatan lalu lintas harus menjadi perhatian utama. Setiap potensi dampak harus diantisipasi melalui perencanaan dan penanganan yang tepat,” kata AKBP Dasril.


Ia berharap seluruh rekomendasi yang dihasilkan melalui rapat pembahasan dapat menjadi acuan bagi pengembang dalam setiap tahapan pembangunan hingga operasional Restaurant Thai Street Pekanbaru.


Ditutup dengan Penandatanganan Berita Acara


Setelah melalui tahapan pemaparan, evaluasi, diskusi dan penyempurnaan, seluruh pihak selanjutnya menyusun Berita Acara Hasil Pembahasan Dokumen Rekomendasi Teknis Andalalin.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh pihak-pihak terkait sebagai bagian dari proses pembahasan dan penyepakatan rekomendasi teknis.


Melalui pembahasan tersebut, Ditlantas Polda Riau bersama instansi terkait menunjukkan komitmennya untuk memastikan setiap pembangunan yang berpotensi memberikan dampak terhadap lalu lintas tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.


Dengan perencanaan yang matang dan implementasi rekomendasi yang konsisten, pembangunan Restaurant Thai Street Pekanbaru diharapkan dapat berjalan dengan baik tanpa mengesampingkan kelancaran arus lalu lintas, keamanan, ketertiban, kenyamanan, serta keselamatan seluruh pengguna jalan. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.***

Bersama petani, bhabinkamtibmas sialang lakukan penggilingan jagung pipil

forumriau.com 27.8.26
SIAK – Pendampingan program ketahanan pangan oleh Polri memasuki tahap akhir. *Bhabinkamtibmas Kampung
Uploaded Image

Sialang Baru Aiptu Turmudi bersama para petani melaksanakan kegiatan penggilingan jagung pipil di Kampung Sialang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam, kamis (27/08/2026).

Kegiatan ini merupakan rangkaian lanjutan dari Panen Raya Jagung Pipil Kuartal II yang sebelumnya dilaksanakan di lahan seluas 0,75 Ha. Setelah melalui proses panen dan penjemuran, jagung pipil saat ini siap digiling untuk meningkatkan nilai jual dan memudahkan pendistribusian.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani merupakan bentuk nyata komitmen Polsek Lubuk Dalam, Polres Siak dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI guna mewujudkan Swasembada Pangan Nasional. Mulai dari pengolahan lahan, perawatan, panen, penjemuran hingga penggilingan, Polri terus hadir mendampingi.

Kapolsek Lubuk Dalam Iptu Marhengky, S.Sos., M.H menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan agar hasil pertanian petani benar-benar bermanfaat.  

"Kami ingin mengawal sampai tuntas. Setelah digiling ini, jagung siap untuk dijual atau dijadikan pakan. Harapannya harga stabil dan dapat meningkatkan perekonomian warga Sialang Baru," ujar Kapolsek.

Para petani sangat mengapresiasi perhatian dan pendampingan dari Bhabinkamtibmas. Dengan adanya dukungan ini, mereka merasa lebih semangat dan optimis untuk terus memanfaatkan lahan pertanian.

Kegiatan penggilingan jagung pipil berlangsung aman, lancar dan penuh semangat gotong royong.

Sinergi untuk pangan, bhabinkamtibmas Sri Gading panen jagung pipil bersama korluh PPL dan petani

forumriau.com 27.8.26

Uploaded Image

SIAK – Wujud nyata dukungan Polri terhadap ketahanan pangan kembali terlihat. *Bhabinkamtibmas Kampung Sri Gading AIPDA BASRI DURIN, SH* bersama *Korluh PPL Kecamatan Lubuk Dalam FAUZIAH* dan para petani melaksanakan *Kegiatan Panen Jagung Pipil* di wilayah Kampung Sri Gading, Kecamatan Lubuk Dalam, *26/08*.

Kegiatan panen ini merupakan bagian dari program Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan Swasembada Pangan Nasional. Lahan jagung yang dipanen merupakan hasil pendampingan intensif dari Bhabinkamtibmas bersama penyuluh pertanian kepada kelompok tani setempat.

Dalam kegiatan tersebut, *Bhabinkamtibmas Sri Gading* turun langsung ke ladang membantu petani memanen jagung pipil. Sementara *Korluh PPL* memberikan arahan terkait teknik pasca panen yang baik agar hasil panen memiliki kualitas terbaik.

*Kapolsek Lubuk Dalam Iptu Marhengky, S.Sos., M.H melalui Bhabinkamtibmas menyampaikan* bahwa Polri akan terus hadir mendampingi petani.  
"Kami tidak hanya menjaga Kamtibmas, tetapi juga turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. Dengan adanya pendampingan dari awal tanam sampai panen seperti ini, diharapkan hasil pertanian warga semakin meningkat," ujarnya.

Para petani menyambut gembira kegiatan ini. Mereka merasa terbantu dan termotivasi untuk terus menggarap lahan pertanian demi ketahanan pangan keluarga dan wilayah.

Kegiatan panen jagung pipil berlangsung dengan aman, lancar dan penuh semangat kebersamaan antara Polri, PPL dan masyarakat.

Hentikan Pingpong Berkas Kasus PT Musim Mas. KNPI Riau Desak Penahanan Direksi, Penghentian Aktivitas, Cabut Sertifikasi Hijau, dan Usut Dugaan Kejahatan Pajak

forumriau.com 27.8.26


Uploaded Image

PEKANBARU - KNPI Riau menggelar aksi unjuk rasa untuk menyuarakan mandeknya penegakan hukum dalam kasus kejahatan lingkungan yang melibatkan PT Musim Mas. Berkas perkara korporasi ini dinilai jalan ditempat akibat proses bolak-balik berkas antara penyidik Polda Riau dan Jaksa Peneliti Kejaksaan Tinggi Riau (20/08/2026).

PT Musim Mas telah ditetapkan sebagai tersangka korporasi atas dugaan perusakan lingkungan hidup di kawasan sempadan Sungai Air Hitam, Kabupaten Pelalawan, dengan nilai kerugian ekologis fantastis mencapai Rp187,86 miliar. Namun, hingga saat ini, aparat penegak hukum belum juga menyentuh jajaran pengurus korporasi yang menjadi otak di balik kejahatan ini.

Merespons lambatnya penegakan hukum dan demi menyelamatkan keadilan ekologis di Bumi Lancang Kuning, Kami KNPI Riau dengan ini menyatakan sikap dan menuntut:
1. Polda Riau Segera Umumkan Tersangka Perorangan dan Lakukan Penahanan, kejahatan lingkungan berskala masif ini tidak terjadi secara otomatis oleh mesin. Ada kebijakan dan instruksi dari para petinggi perusahaan yang sengaja menanam sawit di sempadan sungai secara ilegal. Aktor intelektual ini harus segera ditahan demi mencegah upaya penghilangan barang bukti.
2. Kejaksaan Tinggi Riau Segera Terbitkan P-21, hentikan proses "pingpong" berkas perkara dan secepatnya menerbitkan status P-21 (berkas lengkap) agar kasus kejahatan lingkungan yang dilakukan PT Musim Mas bisa langsung disidangkan secara terbuka. KNPI Riau akan terus mengawal kasus ini hingga seluruh aktor intelektual diseret ke penjara dan alam Riau dipulihkan.
3. Polda Riau Segera Segel Lahan, Sita Aset, dan Segera Hentikan Aktivitas Operasional. Segera memasang garis polisi, menyegel areal perkebunan yang bermasalah di sempadan Sungai Air Hitam, dan menghentikan seluruh aktivitas operasional PT Musim Mas disana. Lakukan penyitaan aset korporasi sebagai jaminan pemulihan total ekosistem sungai yang telah rusak parah.
4. Segera Cabut Izin Usaha Perkebunan (IUP) dan Hak Guna Usaha (HGU). Kementerian ATR/BPN dan pemerintah daerah untuk segera mencabut total izin IUP dan HGU PT Musim Mas yang berada di area bermasalah tersebut. Korporasi yang merusak kelestarian alam demi keuntungan sepihak dinilai sudah tidak layak lagi memegang izin operasional di bumi Riau.
5. Bongkar Kebohongan Greenwashing, Cabut Sertifikasi ISPO dan RSPO. Komite ISPO dan Sekretariat Internasional RSPO untuk segera mencabut sertifikat kelapa sawit berkelanjutan milik PT Musim Mas. Penanaman kelapa sawit yang hanya berjarak 2-5 meter dari bibir sungai membuktikan bahwa label "keberlanjutan" yang disandang grup ini hanyalah kedok tipu-tipu (greenwashing) di pasar global.
6. Usut Tuntas Laporan Pajak dan Indikasi Kerugian Negara. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk segera mengaudit dan mengusut tuntas laporan perpajakan PT Musim Mas. Langkah ini krusial untuk menyelidiki potensi kerugian pendapatan negara akibat aktivitas perkebunan ilegal di luar izin serta dugaan manipulasi nilai ekspor (under-invoicing) CPO yang dilakukan PT Musim Mas.(rls/ Adi kampai)

Kapolsek kampar pimpin pembagian masker di kelurahan air tiris Kampar

forumriau.com 27.8.26


Uploaded Image

Kampar - Kapolsek Kampar AKBP Asdidyah Rasyid, S.H., pimpin pembagian masker di jalan baru kelurahan air tiris kabupaten Kampar, kamis (27/08/2026).

Pembagian masker gratis ini dilakukan Polsek Kampar dengan puskesmas air tiris dengan tujuan membantu masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan disaat suasana karhutla yang sedang melanda kampar pada khususnya dan provinsi Riau pada umumnya.

Kapolsek kampar AKP Asdisyah Rasyid,.S.H., yang di dampingi kepala puskesmas air tiris drg.Rita Herawati menjelaskan jumlah masker yang diberikan sebanyak 5 kotak @ 250 pcs dimana masker ini diberikan kepada kendaraan R4 dan R2 serta masyarakat yang melintas di jalan baru kelurahan air tiris.

"giat ini memberikan masker gratis dengan tujuan kepedulian kita terkait karhutla yang sedang melanda Kampar". ujar Asdisyah.

Pembagian masker ini dilaksanakan mulai pukul 09.00 wib sampai 09.30 wib dan diakhiri dengan Poto bersama antara Polsek Kampar dan Puskesmas air tiris.

Kapolsek kampar berharap dengan adanya giat pembagian masker gratis bersama puskesmas air tiris dapat meningkatkan solidaritas kedua instansi ini kedepannya.(adi kampai)

Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker ke Masyarakat Cegah Dampak Kabut Asap

forumriau.com 24.8.26


Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker ke Masyarakat Cegah Dampak Kabut Asap


PEKANBARU, — Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru pada Senin pagi 24/8/2026. Kondisi tersebut membuat jarak pandang di sejumlah ruas jalan berkurang dan mendorong pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.


Merespons kondisi tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau turun langsung ke tengah masyarakat dengan membagikan ribuan masker kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di kawasan Tugu Keris, sekitar pukul 07.00 WIB.


Kegiatan tersebut dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama personel Ditlantas Polda Riau.


Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polantas terhadap masyarakat sekaligus langkah preventif untuk membantu mengurangi paparan asap saat masyarakat beraktivitas di luar rumah.


“Alhamdulillah, pagi ini ribuan masker berhasil kita bagikan kepada masyarakat dan pengendara yang melintas. Kondisi asap cukup tebal dan jarak pandang juga tidak terlalu jauh. Karena itu, kami mengimbau pengendara agar selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan dan memperhatikan kondisi jalan,” kata AKBP Dasril.



Selain membagikan masker, personel Ditlantas Polda Riau turut memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas. Pengendara diingatkan untuk menjaga jarak aman, menyalakan lampu kendaraan serta tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi ketika jarak pandang terbatas.


AKBP Dasril juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


“Kita ketahui bersama saat ini memasuki musim kemarau. Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tanaman di sekitar rumah dengan melakukan penyiraman secara rutin. Dengan lingkungan yang terawat, tanaman tetap segar dan suasana di sekitar kita tetap sejuk,” ujarnya.


Dirlantas: Keselamatan Pengendara Menjadi Prioritas


Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama, terutama ketika kondisi udara dan jarak pandang dapat memengaruhi aktivitas berkendara.


“Dalam kondisi kabut asap seperti saat ini, kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pengendara, untuk meningkatkan kewaspadaan. Kurangi kecepatan, jaga jarak aman, nyalakan lampu kendaraan dan gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” tegas Kombes Pol Jeki.


Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan serta menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal.


“Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Jangan melakukan pembakaran yang dapat memicu kebakaran. Mari kita jaga lingkungan tetap hijau dan asri karena kepedulian terhadap lingkungan juga merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.


Warga Apresiasi Kepedulian Polantas


Aksi pembagian masker tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Firman, warga Sail, menjadi salah satu pengendara yang menerima masker saat melintas di kawasan Tugu Keris.


Firman mengatakan, saat itu dirinya berhenti di lampu merah kawasan Jalan Diponegoro untuk mengantar anaknya ke sekolah. Ia kemudian mendapatkan masker dari personel Ditlantas Polda Riau.


“Iya Mas, saya tadi berhenti di lampu merah Diponegoro untuk mengantar anak sekolah. Alhamdulillah, saya dan anak saya diberikan masker. Pagi tadi asapnya cukup tebal. Alhamdulillah sangat terbantu dengan adanya pembagian masker ini,” ujar Firman.


Ia pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polantas Polda Riau yang dinilai cepat merespons kondisi masyarakat.


“Terima kasih kepada Polantas yang sudah sigap dan peduli kepada masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan berjalan sesuai harapan,” tambahnya.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Polantas di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan serta kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap.


Ditlantas Polda Riau mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam berkendara, menggunakan perlengkapan pelindung, serta bersama-sama menjaga lingkungan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.(***)

Kado HUT Ke-81 RI, Personel Ditlantas Polda Riau Turut Harumkan Nama Indonesia Bersama Tim Karate Bhayangkara Presisi Polri Rebut 5 Medali di Thailand

forumriau.com 18.8.26


Kado HUT Ke-81 RI, Personel Ditlantas Polda Riau Turut Harumkan Nama Indonesia Bersama Tim Karate Bhayangkara Presisi Polri Rebut 5 Medali di Thailand


Pekanbaru - forumRiau — Kado istimewa dipersembahkan insan olahraga Polri untuk bangsa Indonesia menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tim Karate Bhayangkara Presisi (KBP) Polri sukses mengukir prestasi pada ajang 16th Thailand Open Karate Championship 2026 di Bangkok, Thailand, dengan memboyong tiga medali emas dan dua medali perunggu. Selasa ( 18/08/26 )


Prestasi tersebut menjadi bukti semangat, disiplin, kerja keras, dan dedikasi para atlet Polri dalam mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Tim Karate Bhayangkara Presisi berada di bawah asuhan Prof. Hermawan Sulistyo (Prof. Kikiek).


Keberhasilan ini juga sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., agar para atlet anggota Polri terus mengembangkan kemampuan dan mengukir prestasi di tingkat internasional, sekaligus membawa nama baik institusi dan Indonesia.


Lima medali tersebut dipersembahkan oleh putra-putri terbaik Polri. BRIPDA Salma Aulia dari Baharkam Polri meraih medali emas, BRIPDA Ni Komang Astrid Aulia dari Polda Bali meraih medali emas, BRIPDA Farhan Al Amin dari Polda Sumatra Barat meraih medali emas, BRIPTU Jessica Tety Debora dari Subdit Regident Ditlantas Polda Riau meraih medali perunggu, serta BRIPDA Muhammad Gibran dari Polda Sulawesi Selatan meraih medali perunggu.


BRIPTU Jessica, Personel Ditlantas Polda Riau, Turut Harumkan Nama Indonesia


Salah satu atlet yang turut memberikan kontribusi dalam prestasi tersebut adalah BRIPTU Jessica Tety Debora, personel Subdit Regident Ditlantas Polda Riau sekaligus bagian dari Tim Karate Bhayangkara Presisi Polri.


Medali perunggu yang diraih Jessica menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Polda Riau, khususnya Ditlantas Polda Riau. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa personel Polri mampu menjalankan tugas kepolisian sekaligus mengembangkan potensi diri dan berprestasi hingga tingkat internasional.


Jessica menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mewakili Polri dan Indonesia di ajang internasional tersebut.

“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan mewakili Polri dan Indonesia di ajang internasional ini. Medali ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, latihan, serta dukungan dari pelatih, pimpinan, rekan-rekan, dan keluarga,” ujar Jessica.


Menurut Jessica, perjuangan di arena pertandingan bukan hanya tentang meraih medali, tetapi juga tentang membawa nama baik Indonesia dan institusi Polri.


“Bisa membawa nama Indonesia dalam kompetisi internasional adalah sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab. Saya akan terus berlatih dan berusaha memberikan prestasi terbaik untuk Polri, khususnya Polda Riau,” tambahnya.


Kapolda Riau Apresiasi Prestasi Personel


Prestasi Jessica mendapat apresiasi dari Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Ia menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan personel Polda Riau yang telah membawa nama baik institusi dan Indonesia di arena olahraga internasional.


Kapolda Riau menilai capaian tersebut merupakan buah dari dedikasi, disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.


“Saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada BRIPTU Jessica Tety Debora atas prestasi yang telah diraih. Medali perunggu di ajang internasional merupakan sebuah kebanggaan bagi Polda Riau dan tentunya bagi Indonesia,” ujar Irjen Pol Herry Heryawan.


Ia juga berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi Jessica dan personel lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi.


“Teruslah berlatih, jangan cepat berpuas diri, dan jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk meraih capaian yang lebih tinggi di masa mendatang,” pesannya.


Dirlantas Polda Riau: Kami Terus Support SDM yang Berprestasi


Apresiasi juga disampaikan Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H. Di bawah kepemimpinannya, Ditlantas Polda Riau terus mendorong dan memberikan dukungan terhadap pengembangan potensi sumber daya manusia, termasuk personel yang memiliki kemampuan dan prestasi di bidang olahraga.


“Kita terus support SDM kita yang berprestasi, khususnya di bidang olahraga, baik seni bela diri maupun bidang lainnya. Rasa bangga kami jelas. Terlebih prestasi ini diraih bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Menurut Dirlantas, prestasi yang diraih Jessica bersama Tim Karate Bhayangkara Presisi merupakan kebanggaan bagi institusi sekaligus menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan.


“Kita ingin SDM Polri terus berkembang, memiliki kemampuan yang unggul, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi institusi maupun bangsa. Prestasi seperti ini harus menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus berprestasi,” tambahnya.


Rasa syukur dan kebanggaan atas prestasi tersebut tampak dari Dirlantas Polda Riau. Bagi Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolresta Pekanbaru, keberhasilan BRIPTU Jessica di pentas internasional merupakan capaian yang patut diapresiasi dan menjadi kebanggaan bersama.


Prestasi BRIPTU Jessica bersama Tim Karate Bhayangkara Presisi Polri sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan SDM Polri tidak hanya berorientasi pada profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga memberikan ruang bagi personel untuk mengembangkan bakat, kemampuan, dan prestasi.


Capaian tiga medali emas dan dua medali perunggu tersebut menjadi persembahan istimewa bagi Merah Putih di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Dari Bangkok untuk Indonesia, BRIPTU Jessica dan Tim Karate Bhayangkara Presisi Polri menghadirkan prestasi sebagai kado bagi Ibu Pertiwi, kebanggaan bagi Polri, serta inspirasi bagi seluruh personel untuk terus berprestasi dan mengabdi.(***)

Denda Pajak Dihapus Berlaku hingga 31 Agustus, Kesempatan bagi Kendaraan yang Menunggak PKB Bertahun-tahun

forumriau.com 11.8.26


Denda Pajak Dihapus Berlaku hingga 31 Agustus, Kesempatan bagi Kendaraan yang Menunggak PKB Bertahun-tahun

PEKANBARU – Jangan sampai terlewat. Masyarakat Riau yang masih memiliki tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) kini mendapat kesempatan untuk menyelesaikan kewajibannya dengan lebih ringan.

Pemerintah Provinsi Riau bersama Pembina Samsat Provinsi Riau menghadirkan program pemutihan PKB berupa penghapusan sanksi administratif atau denda pajak kendaraan yang berlaku serentak di seluruh unit pelayanan Samsat se-Provinsi Riau.

Program tersebut berlangsung selama satu bulan, mulai 1 hingga 31 Agustus 2026, dalam rangkaian peringatan HUT ke-69 Provinsi Riau.

Program ini menjadi momentum bagi masyarakat, khususnya pemilik kendaraan yang memiliki tunggakan pajak, untuk segera menyelesaikan kewajibannya sebelum masa pemutihan berakhir.

PS. Kasubdit Regident Ditlantas Polda Riau Kompol Vino Lestari mengatakan program pemutihan tersebut merupakan bentuk kemudahan yang diberikan Pembina Samsat Provinsi Riau kepada masyarakat.

“Selama bulan Agustus, terhitung mulai 1 sampai 31 Agustus, kami dari Pembina Samsat Provinsi Riau yang terdiri dari Bapenda, kepolisian dan Jasa Raharja melaksanakan program pemutihan,” kata Kompol Vino, Senin (10/08/2026).

Denda Pajak Dihapus

Kompol Vino menjelaskan, dalam program pemutihan tersebut masyarakat memperoleh penghapusan sanksi administratif berupa denda pajak kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kemudahan ini juga menjadi peluang bagi masyarakat yang memiliki tunggakan pajak selama beberapa tahun untuk kembali menyelesaikan kewajibannya.

“Misalnya ada masyarakat yang belum membayar pajak selama lima tahun, pada periode pemutihan ini diberikan kesempatan untuk membayar pajak tahun terakhir dan pajak berjalan, sementara denda pajaknya dihapuskan,” jelasnya.

Menurut Kompol Vino, masyarakat sebaiknya tidak menunggu hingga mendekati hari terakhir pelaksanaan program.

“Ini momen yang tepat dan sangat bagus bagi masyarakat yang memiliki tunggakan pembayaran pajak di tahun-tahun sebelumnya untuk segera memanfaatkan program pemutihan ini,” ujarnya.

Jam Pelayanan Samsat Diperpanjang

Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah masyarakat yang memanfaatkan program pemutihan, Pembina Samsat Provinsi Riau juga melakukan penambahan jam pelayanan.

Jika sebelumnya pelayanan berakhir sekitar pukul 14.00 WIB, selama program pemutihan pelayanan diperpanjang hingga pukul 15.00 WIB.

Perpanjangan waktu tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan.

“Secara kasat mata kita melihat animo masyarakat cukup tinggi. Sejak program pemutihan dilaksanakan, terlihat adanya peningkatan jumlah masyarakat yang datang ke Samsat untuk melaksanakan proses pembayaran pajak,” ungkap Kompol Vino.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari banyaknya pemilik kendaraan roda dua yang datang memanfaatkan program tersebut. Kendati demikian, pihaknya masih melakukan pengecekan data untuk mengetahui jenis kendaraan yang paling dominan memanfaatkan program pemutihan.

Jangan Tunggu Sampai Hari Terakhir

Ditlantas Polda Riau bersama Pembina Samsat Provinsi Riau kembali mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya.

Dengan adanya penghapusan denda dan tambahan waktu pelayanan, masyarakat yang memiliki tunggakan pajak kendaraan dapat menyelesaikan kewajibannya dengan beban yang lebih ringan sesuai ketentuan program.

Program pemutihan PKB ini hanya berlaku 1–31 Agustus 2026.

Jangan tunggu sampai hari terakhir. Segera manfaatkan program pemutihan PKB dan selesaikan kewajiban pajak kendaraan Anda selama kesempatan masih terbuka.***

Untuk HUT Riau ke 69 di 2026, Ini kata DPW PBB Riau

forumriau.com 8.8.26


Untuk HUT Riau ke 69 di 2026, Ini kata DPW PBB Riau 


Pekanbaru - forumRiau.com: Hari jadi provinsi Riau yang ke 69 tahun di 2026 ini, bertema "Bersatu dalam Keberagaman, Maju dalam Pembangunan" akan selalu jadi momen terbaik untuk masyarakat Riau. Riau dengan keberagaman, baik budaya, tradisi, suku, etnis dan agama serta geografis kekayaan alamnya, sangat penting menjaga persatuan agar maju dalam pembangunan. Hal ini jadi perhatian tersendiri oleh keluarga besar DPW PBB Riau.


"Pertama tentu kita bersyukur ya dan mengucapkan selamat HUT Riau di hari jadi yang 69 tahun ini, Riau dengan segala keberagamannya, baik budaya, tradisi, suku, etnis dan agama, selalu bersatu satu sama lainnya. Ini demi Riau maju dalam pembangunan. Hanya dengan persatuan maka kita akan dapat membangun daerah Riau yang kita cintai ini," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Riau, Syafril Koto, didampingi Sekretaris DPW PBB Riau Al Irsyad, Sabtu 8/8/2026 di Pekanbaru.


Menurut Syafril Koto, komitmen Riau bersatu dalam keberagaman tersebut, pada prinsipnya telah dilakukan oleh pendahulu Riau dari para raja-raja di bawah Kesultanan Siak untuk membangun negara Indonesia, tercatat dalam sejarah perjuangan kemerdekaan RI. 


"Komitmen Riau bersatu itu pada prinsipnya telah dilakukan para pendahulu kita, para raja dan Kesultanan Siak, dapat dilihat dalam sejarahnya, selain menyumbang materi, Riau juga menyumbangkan Bahasa Melayu yang jadi ibu bagi bahasa Persatuan Indonesia. Untuk itu, di momen HUT Riau 69 tahun ini, kita tinggal menjaganya, demi pembangunan Riau agar maju ke depannya yang akan dinikmati oleh generasi penerus di masa depan," jelas Syafril Koto. 


Hal senada juga disampaikan Sekretaris DPW PBB Riau, Al Irsyad, bahwa pembangunan Riau tidak lepas dari keadaan kondusif dan manajerial program pembangunan yang akan dijalankan. 


"Ya, tentunya pembangunan akan maju jika keadaan kondusif selalu tercipta di tengah masyarakat. Ini akan terwujud jika kita menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman itu sendiri. Untuk pembangunan, kita percayakan pada Kepala Daerah dan perangkatnya sebagai manajerial program pembangunan di Riau saat ini. Karena siapapun yang di pucuk pimpinan di setiap daerah, akan menentukan masa depan pembangunan yang akan dijalankan dan dinikmati oleh semua masyarakat, khususnya di Riau," jelas Al Irsyad. 


Terkait dinamika yang terjadi di Riau saat ini, baik secara hukum, politik dan sosial, Al Irsyad menilai bahwa hal ini merupakan proses pendewasaan masyarakat untuk tetap fokus dalam persatuan demi majunya pembangunan.

Al Irsyad saat Mukernas DPP PBB 2026
"Diakui memang, saat ini Riau banyak dinamika ya, ada yang terkait hukum, politik dan sosial, kita yakin, ini akan menjadikan pendewasaan bagi masyarakat itu sendiri baik secara sosial, hukum dan politik. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tetap bersatu demi pembangunan lebih maju," pungkas Al Irsyad.*** Penulis: Suryadi

Aksi di Mapolda Riau, Pengurus LSM MAMPIR Jumpai Kapolda Desak Proses Pelaku Ancaman Pembunuhan Terhadap Ketumnya

forumriau.com 27.7.26


Aksi di Mapolda Riau, Pengurus LSM MAMPIR Jumpai Kapolda Desak Proses Pelaku Ancaman Pembunuhan Terhadap Ketumnya 

Pekanbaru - forumRiau.com: Pengurus LSM-Masyarakat Pendukung Pembangunan Riau (LSM-MAMPIR) akan jumpai Kapolda Riau untuk mendesak proses hukum terhadap ancaman pembunuhan pada Ketua Umum LSM-MAMPIR, Haryanto. Orasi itu dilakukan pengurus LSM MAMPIR, Senin 27/7/2026 di halaman Mapolda Riau. 

Ancaman pembunuhan itu di akun media sosial Ketua Umum LSM MAMPIR, Haryanto telah melaporkan ke Mapolda Riau, 22/7/2026 silam. Oleh karenanya, pada hari ini Haryanto beserta jajarannya lakukan aksi damai menuntut Polda Riau segera tangkap pelaku yang diduga telah melakukan ancaman terhadapnya di media sosial FB.

"Kami telah melaporkan kasus ini ke Polda Riau pada 22/7/2026 kemarin, jadi hari ini kita orasi agar laporan kami segera disidik oleh Polda Riau. Karena ancaman ini, selain mencemarkan nama baik saya, juga sangat sarat akan ancaman pembunuhan terhadap saya," ujar Haryanto.

Laporan itu, lanjut Haryanto, terkait dengan postingannya di akun FB Haryanto yang ditulisnya “Hura..! Wahid Akan Bebas 8 Tahun Yang Akan Datang…?” pada tanggal 21 Juli 2026 dengan melampirkan foto Haryanto hasil editan AI.

Dalam postingan itu ada komentar muncul dari akun atas nama Onni Karis Kawrleusa berkomentar “Ang kalau sempat pak aw bebas, den buek ang hilang malam dari Pekanbaru ko, cam kan kato Kato Aden ko, sumpah demi Allah lillahi taala den cegat malam ang” dimana jika diartikan dalam bahasa Indonesia jadi seperti ini: 

“Kau kalau sempat pak AW bebas, kubuat kau hilang malam dari Pekanbaru ini, cam kan kata kata ku ini, sumpah lillahi taala, ku cegat malam kau” maksud komentar tersebut.

Tidak cukup dengan ancaman itu saja, bahkan komentar berlanjut dengan kata-kata, “Woi anjiang den tunggu ang kini di kopi kenangan di Arifin, baa maa aadok ang Samo den pantek," jika diartikan maka jadinya seperti ini: "Woi anjing, ku tunggu kau di kopi kenangan di Arifin (jalan Arifin Achmad-red). Gimana, mau kau berhadapan dengan ku, pantek," 

Komentar melecehkan dan penghinaan juga berlanjut terhadap Haryanto dimana mengarah pada almarhum ibunya dihina atas komentar dengan bahasa: “pinjam Amak ang lah, den kentot tagak Amak ang tu," jika diartikan jadinya seperti ini: “pinjam ibu kau lah, aku kentox berdiri ibu kau itu,".

Atas dugaan pengancaman dan pelecehan tersebut, Haryanto telah melaporkan resmi akun FB atas nama Onni Karis Kawrleusa ini ke Polda Riau.

"Saya heran, dimana kesalahan saya dari postingan itu. Foto foto saya, kata kata yang saya tulis juga opini dan pandangan pribadi saya. Tak ada maksud menyinggung siapapun. Tiba tiba ada komentar seperti itu, jadi saya wajib melaporkan ini agar saya dapat perlindungan hukum oleh negara dari aparat penegak hukum, khususnya Polda Riau. Kami berharap ini segera diusut dan ditangkap terduga pelakunya," pungkas Haryanto.***

 Penulis: Suryadi 


Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Proyek Puluhan Miliar oleh Mahasiswa Rohil GEMARI Bersih

forumriau.com 20.7.26


Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Proyek Puluhan Miliar oleh Mahasiswa Rohil GEMARI Bersih 


Pekanbaru - forumRiau.com : Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Rokan Hilir, Khoirul Fahmi ST, dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan Polda Riau. Laporan terkait dugaan tindak pidana korupsi pada dua paket proyek infrastruktur jalan bernilai puluhan miliar rupiah. Laporan ini resmi dilakukan oleh Gerakan Mahasiswa Riau Bersih (GEMARI), Senin 20/7/2026 di Pekanbaru, dengan nomor surat 013/BPH/GEMARI-BERSIH/VII/2026.


Menurut Pengurus Harian GEMARI Bersih, Robi Sugara, laporan tersebut mencakup dugaan penyimpangan pada Paket Peningkatan Jalan Lintas Menggala, Kecamatan Tanah Putih, Tahun Anggaran 2025 senilai Rp.8.152.721.000, serta Pembangunan Jalan Beton Rigid di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Kubu Babussalam, Tahun Anggaran 2025 senilai sekitar Rp26,5 miliar. Sehingga total nilai proyek yang menjadi objek laporan mencapai sekitar Rp34,6 miliar.


Robi mengatakan laporan disampaikan kepada dua institusi penegak hukum sekaligus, sebagai bentuk dorongan agar proses penegakan hukum berjalan secara profesional, independen, dan transparan.


Menurutnya, laporan tersebut memuat dugaan penyimpangan yang meliputi proses lelang, penetapan pemenang tender, hingga dugaan gratifikasi yang diduga berkaitan dengan pelaksanaan proyek.


"Kami berharap Kejati Riau dan Polda Riau segera menindaklanjuti laporan ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi kepastian hukum dan rasa keadilan masyarakat," ujar Robi.


Pernyataan resmi dari Kejati Riau maupun Polda Riau belum didapat atas laporan tersebut. Demikian juga halnya Kepala Dinas PU Kabupaten Rokan Hilir, Khoirul Fahmi, ST, belum memberikan tanggapan atau klarifikasi atas laporan GEMARI Bersih tersebut.***

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan, Ditlantas Polda Riau Gelar Police Goes to School di SMAN 19 Pekanbaru

forumriau.com 20.7.26


Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan, Ditlantas Polda Riau Gelar Police Goes to School di SMAN 19 Pekanbaru

Pekanbaru – Dalam upaya membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan di jalan raya, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melalui Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) kembali menggelar program Police Goes to School di SMAN 19 Pekanbaru, Jalan Garuda, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Tampan, Senin (20/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., ini diawali dengan pelaksanaan upacara bendera, di mana AKBP Dasril bertindak sebagai inspektur upacara. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memberikan pembinaan kepada para pelajar mengenai pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap hukum, serta budaya keselamatan dalam berlalu lintas.

Dalam amanatnya, AKBP Dasril juga memperkenalkan program-program unggulan Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, yaitu Program RAGA (Rabu Anti Geng dan Anarkisme), Green Policing, Jalur (Jelajah Riau untuk Rakyat), serta RADAR (Riau Damai Anti Cybercrime). Keempat program tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Riau dalam membangun generasi muda yang tidak hanya taat hukum, tetapi juga peduli terhadap lingkungan, mampu menangkal pengaruh negatif, dan bijak memanfaatkan ruang digital.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan kampanye keselamatan berlalu lintas melalui penyampaian materi mengenai etika berkendara, pentingnya mematuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas, serta penjelasan mengenai batas usia yang diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor roda dua. Para siswa juga diingatkan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama dan harus dimulai dari diri sendiri.

Sebagai bentuk dukungan terhadap budaya keselamatan, Ditlantas Polda Riau menyerahkan helm berstandar SNI kepada sejumlah pelajar, membagikan tumbler sebagai bagian dari kampanye gaya hidup ramah lingkungan, serta memberikan buku panduan keselamatan berlalu lintas sebagai media edukasi.


Kegiatan juga diisi dengan penyerahan bibit tanaman buah kepada pihak sekolah sebagai implementasi Program Green Policing. Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diajak untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, mengatakan bahwa pembinaan kepada kalangan pelajar merupakan langkah strategis untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi budaya yang ditanamkan sejak di bangku sekolah. Kami ingin para pelajar menjadi pelopor keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, tidak mengendarai kendaraan sebelum memenuhi persyaratan usia, serta mampu menjadi contoh yang baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dengan edukasi yang berkelanjutan, kami optimistis angka pelanggaran dan kecelakaan yang melibatkan pelajar dapat terus ditekan,” ujar AKBP Dasril.


Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program Police Goes to School merupakan salah satu langkah preventif Ditlantas Polda Riau dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.

“Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus kita lindungi. Melalui Police Goes to School, kami tidak hanya memberikan edukasi tentang aturan lalu lintas, tetapi juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap keselamatan. Kami berharap para pelajar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus mendukung program-program Kapolda Riau, termasuk Green Policing, sehingga tercipta budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di Provinsi Riau,” ungkap Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.

Kepala Sekolah SMAN 19 Pekanbaru, Agusmir, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan dukungan atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi yang diberikan Ditlantas Polda Riau sangat bermanfaat dalam membentuk karakter peserta didik agar lebih disiplin, memahami aturan berlalu lintas, serta memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri dan orang lain.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Police Goes to School yang dilaksanakan Ditlantas Polda Riau di SMAN 19 Pekanbaru. Kegiatan ini sangat positif karena memberikan pemahaman langsung kepada para siswa tentang pentingnya tertib berlalu lintas, disiplin, dan tanggung jawab. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar para pelajar semakin sadar akan keselamatan di jalan raya dan mampu menjadi generasi yang lebih baik,” ujar Agusmir, M.Pd.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis, tanam pohon bersama, foto bersama seluruh peserta, serta penegasan komitmen bersama untuk mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Melalui program Police Goes to School, Ditlantas Polda Riau terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang disiplin, peduli terhadap keselamatan, dan siap menjadi pelopor Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di Provinsi Riau. (***) 

Polantas Sapa Warga di Car Free Day, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

forumriau.com 13.7.26

Uploaded Image

PEKANBARU – Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan pintu masuk Kantor Gubernur Riau, Minggu (12/7/2026), dipenuhi semangat kebersamaan. Di tengah ribuan warga yang berolahraga, personel Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel) Ditlantas Polda Riau hadir menggelar kampanye keselamatan berlalu lintas dengan pendekatan yang edukatif, humanis, dan interaktif.

Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama personel Subdit Kamsel dan jajaran Ditlantas Polda Riau.

Berbagai bentuk edukasi diberikan kepada pengunjung CFD, mulai dari penyampaian pesan keselamatan berlalu lintas, pembagian helm berstandar SNI, tumbler, buku panduan keselamatan berlalu lintas, hingga bibit tanaman buah sebagai bagian dari implementasi program Green Policing.

Selain membagikan perlengkapan dan sarana edukasi, personel Polantas juga berdialog langsung dengan masyarakat mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas, penggunaan helm SNI, kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas, serta pentingnya membangun budaya saling menghormati di jalan raya.

Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak pengunjung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dengan personel Polantas mengenai keselamatan berkendara.

Suasana semakin hangat ketika sejumlah warga mengajak Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, beserta para personel Polantas untuk berfoto bersama. Momen tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan antara Polantas dan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.

AKBP Dasril mengatakan, edukasi keselamatan akan lebih efektif apabila disampaikan secara langsung di tengah masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasa dekat dengan Polantas. Ketika komunikasi terjalin dengan baik, pesan-pesan keselamatan akan lebih mudah diterima. Edukasi seperti ini bukan hanya tentang mematuhi aturan lalu lintas, tetapi juga membangun budaya tertib, saling menghormati sesama pengguna jalan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan bersama. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujar AKBP Dasril.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa kegiatan edukasi di ruang publik merupakan salah satu langkah nyata membangun budaya keselamatan berlalu lintas di Provinsi Riau.

“Kami ingin Polantas hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang memberikan edukasi dan mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Semakin tinggi kesadaran masyarakat, maka semakin besar pula peluang menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Ditlantas Polda Riau dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan edukasi kepada masyarakat.

“Melalui pendekatan yang humanis, komunikatif, dan edukatif, kami berharap budaya tertib berlalu lintas semakin tumbuh di tengah masyarakat. Keselamatan harus menjadi kebutuhan dan budaya bersama,” tambahnya.

Salah seorang pengunjung CFD, Tari, warga Kecamatan Tampan, mengaku senang dengan kehadiran personel Polantas di tengah aktivitas masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan. Kehadiran Polantas yang menyapa langsung masyarakat di Car Free Day membuat kami merasa lebih nyaman dan aman. Kami juga bisa berinteraksi secara langsung dengan para personel. Ibu-ibu Polantas sangat ramah, responsif, dan penyampaian edukasinya mudah dipahami. Semoga kegiatan seperti ini semakin sering dilakukan,” ungkap Tari.

Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas terus meningkat, sehingga mampu mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Provinsi Riau.(***)

Kecelakaan Lagi Tol Permai 2 Meninggal, Ini Kata Kasat PJR Ditlantas Polda Riau dan Tim yang Amankan Korban di TKP

forumriau.com 7.7.26


Kecelakaan Lagi Tol Permai 2 Meninggal, Ini Kata Kasat PJR Ditlantas Polda Riau dan Tim yang Amankan Korban di TKP 

PEKANBARU – forumRiau.com : Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Riau bersama Tim Lalu Lintas PT Hutama Karya (HK) berhasil mempercepat proses penyelamatan para korban dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus Pelangi dan sebuah truk tronton di ruas Jalan Tol Pekanbaru–Dumai KM 2, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 05.40 WIB.

Penanganan di lokasi dipimpin langsung oleh Kanit Tol Permai AKP Ruben yang mengoordinasikan personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau bersama Tim Lalu Lintas PT Hutama Karya dalam proses evakuasi korban, pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), serta pengaturan arus lalu lintas agar tetap aman dan lancar.

Berdasarkan hasil olah TKP sementara, Bus Pelangi bernomor polisi BL 7641 JK yang melaju dari arah Batin Solapan menuju Pekanbaru diduga mengalami microsleep sehingga menabrak bagian belakang truk tronton Mitsubishi BK 8050 GU yang melaju searah di depannya.

Benturan keras menyebabkan truk keluar dari badan jalan hingga terperosok ke dalam parit, sementara bagian depan bus mengalami kerusakan berat. Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 18 penumpang menjadi korban, dengan rincian 16 orang mengalami luka-luka dan dua orang meninggal dunia, yakni Ibrahim Yafi Al Arumi (2) dan Ainul Mardiah (58).

Sesaat setelah menerima laporan, personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau bersama Tim Lalu Lintas PT Hutama Karya bergerak cepat menuju lokasi. Dengan penuh kesigapan, petugas mengevakuasi para korban dari dalam bus, memberikan pertolongan pertama, mengamankan lokasi kejadian, mengatur arus lalu lintas, serta membantu proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Petugas juga melakukan pendataan identitas korban, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, pengemudi Bus Pelangi diketahui meninggalkan lokasi kejadian dan saat ini masih dalam proses pencarian oleh pihak kepolisian.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara mengatakan, keselamatan korban menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan kecelakaan lalu lintas.

“Begitu menerima informasi, personel kami yang dipimpin Kanit Tol Permai AKP Ruben langsung bergerak menuju lokasi. Fokus utama kami adalah menyelamatkan korban secepat mungkin, memberikan pertolongan pertama, mengamankan lokasi kejadian, serta memastikan arus lalu lintas tetap terkendali agar tidak terjadi kecelakaan susulan,” ujar AKBP Eko Baskara.

Ia menjelaskan, personel Sat PJR juga berkoordinasi dengan Tim Lalu Lintas PT Hutama Karya, tenaga kesehatan, serta Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru agar proses evakuasi korban maupun kendaraan dapat dilakukan secara cepat, aman, dan profesional.

Terkait penyebab kecelakaan, AKBP Eko Baskara menyebut dugaan sementara akibat pengemudi bus mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya pengemudi angkutan umum dan kendaraan jarak jauh, agar tidak memaksakan diri berkendara ketika tubuh mulai lelah atau mengantuk. Manfaatkan rest area atau berhenti di tempat yang aman untuk beristirahat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” tegasnya.

Menutup keterangannya, AKBP Eko Baskara menjelaskan bahwa penanganan lanjutan kecelakaan tersebut telah diserahterimakan kepada Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru sesuai dengan kewenangannya.

“Untuk tindak lanjut penanganan kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Pekanbaru–Dumai ini telah kami serahterimakan kepada Satlantas Polresta Pekanbaru. Selanjutnya, proses penyelidikan dan penanganan hukum akan dilaksanakan oleh jajaran Satlantas Polresta Pekanbaru,” tutup AKBP Eko Baskara.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif. Arus lalu lintas di ruas Jalan Tol Pekanbaru–Dumai berjalan tertib dan lancar setelah proses evakuasi korban serta kendaraan selesai dilakukan oleh personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau bersama Tim Lalu Lintas PT Hutama Karya dan instansi terkait.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia serta mendoakan agar para korban yang mengalami luka-luka segera diberikan kesembuhan.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan, serta seluruh korban yang sedang menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Dirlantas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau yang dipimpin Kanit Tol Permai AKP Ruben, Tim Lalu Lintas PT Hutama Karya, tenaga kesehatan, dan seluruh unsur terkait yang bergerak cepat memberikan pertolongan sehingga proses evakuasi dan penanganan korban dapat berlangsung dengan cepat, aman, dan tertib.

Mengakhiri keterangannya, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.

“Patuhi seluruh peraturan lalu lintas, jangan memaksakan diri mengemudi ketika tubuh mulai lelah atau mengantuk. Manfaatkan rest area yang telah tersedia untuk beristirahat. Ingat, keluarga kita menanti di rumah. Keselamatan adalah tujuan utama dari setiap perjalanan,” pungkas Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.(***)

Akan Lapor APH, Eks Pegawai Setwan DPRD Riau Buka Borok Pemain Lama yang Masih Menjabat

forumriau.com 28.6.26


Akan Lapor APH, Eks Pegawai Setwan DPRD Riau Buka Borok Pemain Lama yang Masih Menjabat 

PEKANBARU - forumRiau.com: Borok "Pemain Lama" yang melakoni SPPD fiktif di lingkungan Sekretariat DPRD Riau satu persatu dibuka oleh eks pegawai sekretariat DPRD Riau. Hal ini disebabkan karena masih adanya pegawai yang dinilai "pemain utama" selama ini masih lolos dari kebijakan rotasi dan mutasi besar-besaran terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Dewan (Setwan) Provinsi Riau tersebut.

Salah satu borok itu diungkapkan eks pegawai sekretariat DPRD Riau yang tak mau ditulis namanya mengatakan, bahwa peran mereka saat ini sebagai pengumpul uang untuk membayar kerugian temuan SPPD fiktif 2024 di sekretariat DPRD Riau. 

"Ada yang masih menjabat saat ini. Mereka malah dijadikan PPTK. Padahal status PPTK ini akan membuat mereka bertahan selama satu tahun karena teknisnya jabatan itu. Sementara mereka saat ini sebagai pengumpul uang pengganti temuan dan juga pengganti kas kosong," ungkap sumber. 

Ironisnya, lanjut sumber, uang yang dipotong oleh bendahara dan PPTK ini tidak jelas laporan pertanggungjawaban sampai empat bulan sejak Januari 2026.

"Jadi teman teman sepakat untuk mengumpulkan uang kepada PPTK itu, ada yang pengumpulnya, namun laporan keuangan pengumpul dan PPTK ini tidak jelas. Padahal hitungan minimal setoran saja dari teman teman ini telah dikalkulasi hampir mencapai 80 persen dari target pemulangan uang untuk temuan dan untuk kas sekretariat itu," jelasnya.

Oleh karena itu, eks pegawai di birokrasi tersebut dalam waktu dekat akan melaporkannya ke Aparat Penegak Hukum (APH).

"Kita akan laporkan mereka ke APH, semua bukti setoran ada. Jika mereka tidak juga transparan dan masih menjabat, maka kita serahkan laporan ke APH," tegas sumber. 

Seperti yang diberitakan, ratusan pegawai di lingkup Kantor DPRD Riau telah dipindahkan ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain. Kendati demikian, banyak juga yang ditinggal bahkan ada yang sudah mendapat surat keputusan sebagai PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan). Sehingga mereka sebagai PPTK akan bertahan selama satu tahun karena teknis jabatan tersebut saat ini dari pusat. 

"Faktanya teman teman tidak terima. Kita minta keluarkan semua tanpa tebang pilih, harus keluarkan semuanya," tegas sumber yang enggan ditulisan namanyan itu kepada forumRiau.com, Sabtu malam (27/6/2026) di Pekanbaru.***

Setelah 404 Take Down Berita di Media Center Riau, Linknya Dialihkan ke Home dan Jawaban Berbelit

forumriau.com 24.6.26


Setelah 404 Take Down Berita di Media Center Riau, Linknya Dialihkan ke Home dan Jawaban Berbelit 

Pekanbaru - forumRiau.com: Setelah kedapatan lakukan Take Down berita atau menghapus penerbitan berita di situs website resmi, media center Riau, milik Pemerintah Provinsi Riau, Diskominfotik Riau menjadikan link berita itu ke laman Home https://mediacenter.riau.go.id/

Hal ini setelah redaksi forumRiau.com kembali mencoba mengklik jumper link berita yang sempat ditakedown itu pada pukul 12.30 WIB, 24/6/2026. Namun alasan Eriadi Fahmi sebelumnya jaringan lelet kembali bertolak belakang dengan jawaban susulan terakhirnya menyatakan, bahwa ada dua berita yang sama diupload, sehingga perlu dihapus salah satu berita tersebut. 

Website yang selama ini menampilkan informasi layaknya seperti liputan berita perusahaan pers tersebut, kedapatan melakukan take Down salah satu beritanya pada Selasa 23/6/2026, kemarin. 

Diberitakan sebelumnya, halaman 404 | NOT FOUND muncul ketika link berita itu diklik. Selain itu, pengelolaan website ini juga dipertanyakan legal standingnya atau legalitas terkait kegiatannya yang seperti perusahaan pers, mempunyai wartawan liputan, menampilkan liputan berita dan informasi yang dibiayai oleh APBD Riau.

Menanggapi hal ini, Eriadi Fahmi, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau menjawab redaksi forumRiau.com via WA mengatakan bahwa itu terjadi karena jaringan lelet. 

Namun jawaban itu bertolak belakang dengan fakta link berita lainnya di website tersebut tetap tampil tanpa kendala. Menanggapi hal ini, Fahmi belum menanggapi mengapa berita itu saja yang lelet, sementara berita lainnya tetap bisa tampil di website media center Riau tersebut. 

Setelah dikonfirmasi ulang, link berita https://search.app/QPK9J milik media center Riau: https://mediacenter.riau.go.id/read/pemprov-riau-dan-pt-tempo-inti-media-perkuat-sinergi-publikasikan-kemajuan-daerah didapatkan menampilkan laman Home dari website ini. 

Sejumlah pihak mulai mempertanyakan uang rakyat dari APBD Riau untuk anggaran yang digunakan oleh Diskominfotik Riau untuk pengelolaan website ini, karena independensi pers yang seharusnya dilakukan oleh pihak ketiga diluar pemerintahan. *** Penulis: SURYADI 

Take Down Berita di Media Center Riau Juga Terjadi, Ini Alasan Diskominfotik Riau

forumriau.com 24.6.26


Take Down Berita di Media Center Riau Juga Terjadi, Ini Alasan Diskominfotik Riau 

Pekanbaru - forumRiau.com: Take Down berita atau menghapus penerbitan berita juga terjadi di situs website resmi, media center Riau, milik Pemerintah Provinsi Riau.

Website yang selama ini menampilkan informasi layaknya seperti liputan berita perusahaan pers tersebut, kedapatan melakukan take Down salah satu beritanya pada Selasa 23/6/2026. Link berita yang dimaksud Sumber: Media Center Riau https://search.app/QPK9J 

berjudul "Pemprov Riau dan PT Tempo Inti Media Perkuat Sinergi Publikasi Kemajuan Daerah,".

Halaman 404 | NOT FOUND muncul ketika link berita itu diklik. Selain itu, pengelolaan website ini juga dipertanyakan legal standingnya atau legalitas terkait kegiatannya yang seperti perusahaan pers, mempunyai wartawan liputan, menampilkan liputan berita dan informasi yang dibiayai oleh APBD Riau.

Menanggapi hal ini, Eriadi Fahmi, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau menjawab redaksi forumRiau.com via WA mengatakan bahwa itu terjadi karena jaringan lelet.

Namun jawaban itu bertolak belakang dengan fakta link berita lainnya di website tersebut tetap tampil tanpa kendala. Menanggapi hal ini, Fahmi belum menanggapi mengapa berita itu saja yang lelet, sementara berita lainnya tetap bisa tampil di website media center Riau tersebut.

Hingga saat berita ini dirilis, 24/6/2026, link berita https://search.app/QPK9J milik media center Riau: https://mediacenter.riau.go.id/read/pemprov-riau-dan-pt-tempo-inti-media-perkuat-sinergi-publikasikan-kemajuan-daerah masih menampilkan laman 404 jika diklik keberadaan berita tersebut. 

Sejumlah pihak mulai mempertanyakan uang rakyat dari APBD Riau untuk anggaran yang digunakan oleh Diskominfotik Riau untuk pengelolaan website tersebut.*** Penulis: SURYADI