SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner 👇

Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan

Yusril Diagendakan Hadiri Pelantikan PBB se Riau, Pengurus Rakor Dengan Para Tokoh Riau

forumriau.com 11.10.26


Yusril Diagendakan Hadiri Pelantikan PBB se Riau, Pengurus Rakor Dengan Para Tokoh Riau 

Pekanbaru - forumriau.com : Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Riau lakukan rapat koordinasi dan konsolidasi internal dengan para tokoh di Riau, Ahad 11/10/2026 di Pekanbaru. 

Selain pererat silaturahmi, rapat terbatas ini bertujuan untuk persiapan pelantikan pengurus Partai Bulan Bintang (PBB) se provinsi Riau dari DPW, DPC dan PAC se Riau. 

"Alhamdulillah, DPW PBB Riau hari ini rapat koordinasi dengan para tokoh Riau yang sangat berperan selama ini untuk partai PBB Riau. Mereka sangat menyambut baik kita undang berkumpul kembali dan saling berbagi informasi dan pengalaman mereka, untuk bekal kita ke depan, baik secara teknis maupun non teknis, apalagi pada November mendatang kita DPW PBB Riau akan lakukan pelantikan pengurus se Riau, DPW dan DPC hingga PAC dari 12 daerah," jelas Ketua DPW PBB Riau, Syafril Koto, Ahad 11/10/2026 di Pekanbaru. 

Salah satu fokus agenda DPW PBB Riau, lanjut Syafril Koto, adalah persiapan pelantikan pengurus Partai Bulan Bintang (PBB) se Riau yang diagendakan pada November mendatang dengan menghadirkan Prof Yusril Ihza Mahendra.

"Rapat koordinasi tadi dengan para tokoh kita, salah satu fokusnya membahas soal persiapan pelantikan pengurus Partai Bulan Bintang se Riau. Dimana agenda itu telah dijadwalkan mendatangkan Prof Yusril Ihza Mahendra dari DPP PBB. Bulan November mendatang insha Allah terlaksana dengan baik," jelas Syafril Koto. 

Hal senada juga disampaikan Sekretaris DPW PBB Riau Al Irsyad, bahwa susunan kepanitiaan persiapan pelantikan pengurus Partai Bulan Bintang se Riau telah rampung dan siap untuk menjalankan tugas mereka agar acaranya sukses terlaksana. 

"Pertama kita sangat apresiasi dan terimakasih pada para tokoh PBB Riau yang hadir dalam rapat koordinasi tadi bersama pengurus DPW. Saya tak menyangka banyak tokoh partai PBB ini di Riau yang sangat berperan dan berpengaruh di Riau. Mereka sangat mensupport kemajuan PBB Riau ke depan. Dengan berbagi pengalaman dan pengetahuannya, menjadi bekal dan motivasi tersendiri bagi kami sebagai penerus kader PBB Riau ke depan. Apalagi pengurus sekarang sedang mempersiapkan panitia pelaksana pelantikan pengurus Partai Bulan Bintang se Riau untuk November mendatang, dengan agenda menghadirkan Prof Yusril Ihza Mahendra dari DPP PBB," pungkas Al Irsyad. 

Tampak hadir para tokoh senior dalam rapat koordinasi terbatas di room meeting Wareh Cafe jalan Arifin Achmad Pekanbaru tersebut, Syafrial Alidin (Ustadz/Pendiri PBB Riau), Muharnis SH MH (Mantan DPRD Riau) , M. Faisal Mpd (Ketua DPC PBB Pekanbaru pada masanya), Yaya Mulyana (Pendiri PBB Riau), M.Nafis (Mantan DPRD Pekanbaru). 

"Sebenarnya zoom meeting telah kami lakukan sebelum pertemuan, namun pertemuan langsung rapat koordinasi tadi, ada beberapa tokoh PBB Riau yang berhalangan hadir, mereka tetap ikut rapat ketika dihubungi saat rapat berlangsung," pungkas Syafril Koto.*** 

Penulis: Suryadi 

 

Hadirkan Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto, Maulidan Payuang Panji Suku Koto Sadunia Jadi Istimewa

forumriau.com 5.9.26


Hadirkan Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto, Maulidan Payuang Panji Suku Koto Sadunia Jadi Istimewa 

Pekanbaru - forumRiau.com: Maulidan atau Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW yang ditaja Payuang Panji Suku Koto Sadunia (PPSKS) tahun ini jadi istimewa. Karena acara ini menghadirkan figur tokoh Minang populer yaitu Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto, mengisi tausiah acara tersebut. 

Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto adalah budayawan, pengajar dan aktor ini, juga pemerhati budaya dan adat Minangkabau. Keilmuan beliau juga menjadikannya dosen tamu untuk University of Hawaii, Amerika Serikat dan di Akademi Seni Warisan Budaya Kebangsaan Malaysia.

Di dalam negeri, ia mengajar mata kuliah Etnologi Minangkabau dan Falsafah Adat Minangkabau di Universitas Negeri Padang, Universitas Andalas, dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. 

Ketua Payuang Panji Suku Koto Sadunia (PPSKS), Yusrizal Koto didampingi Sekretarisnya, Syafril Koto mengatakan, acara ini dikemas dalam rangka Silaturahmi Akbar dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026, berlangsung di Sekretariat PPSKS jalan Taman Karya - Jln Paku I, Pekanbaru, Riau, Sabtu 5/9/2026. 

"Alhamdulillaah, acara Silaturrahmi Akbar PPSKS tahun ini kita gelar dengan menghadirkan tokoh Minang yang tak asing lagi, baik secara lokal maupun nasional, yaitu Buya kita, Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto. Beliau mengisi tausiyah, dialog dan diskusi publik yang membahas kehidupan sosial, budaya serta agama dalam berbagai perspektif yang menghadapi perkembangan jaman modernisasi saat ini, terutama di era digitalisasi sekarang," ungkap Syafril Koto.

Dalam acara tersebut, lanjut Syafril Koto, pemateri tokoh Minang dari akademisi Riau, Prof Dr Alaidin Koto, juga mendampingi Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto dalam dialog interaktif tersebut. 

"Pemateri tokoh Minang dari akademisi Riau Prof Dr Alaidin Koto juga mendampingi Buya Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto sebagai kenyote speaker. Sehingga dialog interaktif yang kita gelar sangat istimewa, penuh materi yang bergizi, daging aja semua isinya," jelas Syafril Koto. 

Audiens yang hadir dalam acara ini, lanjut Syafril Koto, tentunya semua anggota PPSKS Riau dari 12 kabupaten kota se Riau, beserta beberapa tamu undangan yang tak kalah pentingnya sebagai Rang Sumando (Suami atau Istri dari orang Suku Koto), seperti pengacara kondang Riau, Abu Bakar Sidik SH, MH. 

"Audinse atau peserta yang hadir dalam silaturahmi Akbar PPSKS tahun ini dihadiri oleh pengurus PPSKS dari 12 Daerah se Riau. Juga ada tamu undangan Rang Sumando Rang Koto yang tak kalah populer ya, seperti Abu Bakar Sidik SH MH dan lainnya," ungkap Syafril Koto. 

Dari Pemko Pekanbaru, Wakil Walikota Pekanbaru, H Markarius Anwar, hadir diwakili Camat Tuah Madani, Farid Irwan Maulana. Berikutnya juga hadir Ketua IKMR, Ketua PKDP Kota Pekanbaru, Abu Bakar Siddiq, Sekretaris PKDP Pekanbaru, Yance serta tokoh Bundo Kanduang dari jajaran paguyuban Minang. 

Ketua PPSKS Provinsi Riau, Yusrizal Koto (Yusko) mengatakan, kegiatan dilaksanakan selain untuk lebih mempererat tali persaudaraan, PPSKS akan melaksanakan bimbingan teknis bagi Ninik Mamak dan Bundo Kanduang pada November 2026 mendatang.

"Kita akan melaksanakan bimtek bagi ninik mamak dan bundo kanduang yang insyaallah akan dilaksanakan di bulan November. Bimtek yang dilaksanakan terkait dengan apa itu fungsi ninik mamak dan apa itu fungsi bundo kanduang," kata Yusko.

Selain dihadiri Camat Tuah Madani, Farid Irwan Maulana, kegiatan juga dihadiri jajaran pengurus PPSKS se Provinsi Riau. Seperti Ketua PPSKS Kota Pekanbaru, Siak, Kampar, Pelalawan, Bengkalis dan kota Dumai.*** 

Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru

forumriau.com 3.9.26


Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru


Pekanbaru – forumRiau.com: Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melalui Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) terus memperkuat langkah preventif dalam mengantisipasi dampak pembangunan terhadap kelancaran dan keselamatan lalu lintas.


Upaya tersebut dilakukan melalui rapat pembahasan Dokumen Rekomendasi Teknis Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) rencana pembangunan Restaurant Thai Street Pekanbaru di Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, yang dilaksanakan oleh PT Boga Agung Nusantara Kuliner, Kamis (3/9/2026).


Rapat berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 747, Sukajadi, Pekanbaru, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.


Kegiatan tersebut diikuti Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., yang didampingi langsung oleh AKP Bahrul S., S.H., M.M., selaku Kanit Si Audit dan Inspeksi Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau.


Turut hadir Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Provinsi Riau Helmi, Wakasat Lantas dan Kanit Kamsel Satlantas Polresta Pekanbaru, perwakilan Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, pimpinan PT Boga Agung Nusantara Kuliner, serta konsultan penyusun dokumen rekomendasi teknis Andalalin.


Bahas Dampak Lalu Lintas Secara Komprehensif


Rapat diawali dengan pemaparan dokumen rekomendasi teknis Andalalin oleh konsultan. Pemaparan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan dan evaluasi bersama melalui penyampaian saran serta masukan dari unsur kepolisian, pemerintah daerah, pengembang dan konsultan.


Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau memberikan perhatian terhadap sejumlah aspek penting, antara lain akses keluar-masuk kendaraan, bangkitan dan tarikan perjalanan, potensi hambatan arus lalu lintas, kebutuhan perlengkapan jalan, keselamatan pengguna jalan, serta penerapan manajemen dan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pembangunan.


Pembahasan dilakukan untuk memastikan potensi dampak yang ditimbulkan dari pembangunan maupun aktivitas operasional restoran dapat diantisipasi sejak tahap perencanaan.


Hal ini menjadi perhatian mengingat lokasi pembangunan berada di Jalan Soekarno Hatta, salah satu koridor lalu lintas penting di Kota Pekanbaru dengan aktivitas kendaraan yang cukup tinggi.


Dirlantas: Keselamatan Pengguna Jalan Menjadi Prioritas


Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa setiap pembangunan yang berpotensi menimbulkan bangkitan dan tarikan perjalanan harus memperhatikan dampaknya terhadap sistem lalu lintas.



Menurutnya, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga keamanan, ketertiban, kelancaran serta keselamatan masyarakat pengguna jalan.


“Kita tentu mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Namun, setiap pembangunan yang berpotensi memberikan dampak terhadap lalu lintas harus dipersiapkan dengan perencanaan yang matang. Keselamatan masyarakat pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama,” tegas Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Ia menekankan agar dokumen Andalalin tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi menjadi pedoman nyata dalam pelaksanaan pembangunan maupun operasional.


“Rekomendasi teknis yang telah disepakati harus benar-benar dilaksanakan di lapangan. Tujuannya agar potensi gangguan terhadap arus lalu lintas dapat diminimalkan dan masyarakat tetap aman serta nyaman dalam beraktivitas,” ujarnya.


Dishub Riau: Sinergi Menjadi Kunci


Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Provinsi Riau Helmi mengatakan bahwa pembahasan Andalalin menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan terhadap dampak lalu lintas yang mungkin timbul.


Menurutnya, setiap pusat kegiatan baru akan memengaruhi pola pergerakan kendaraan dan masyarakat sehingga perlu dilakukan perencanaan serta penanganan secara terukur.


“Pembahasan Andalalin ini penting untuk memastikan seluruh aspek lalu lintas sudah diperhitungkan sejak awal. Kita berharap rekomendasi yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumen, tetapi benar-benar dapat diterapkan oleh pengembang,” ujar Helmi.


Helmi menambahkan, koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, pengembang dan konsultan perlu terus diperkuat untuk memastikan seluruh rekomendasi dapat diterapkan sesuai hasil kajian.


“Dengan sinergi yang baik, potensi kepadatan, konflik kendaraan maupun gangguan keselamatan di sekitar lokasi dapat diantisipasi lebih awal. Prinsipnya, pembangunan tetap berjalan, tetapi kepentingan dan keselamatan pengguna jalan harus tetap terlindungi,” tambahnya.


AKBP Dasril: Pengembang Wajib Perhatikan Rekomendasi Teknis


Senada dengan hal tersebut, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril menegaskan pentingnya komitmen pengembang dalam melaksanakan setiap rekomendasi teknis yang telah disepakati.


Menurutnya, penyusunan Andalalin merupakan bagian dari upaya preventif untuk mengidentifikasi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas sebelum suatu pembangunan beroperasi.


“Pembangunan tentu kita dukung, tetapi kelancaran dan keselamatan lalu lintas harus menjadi perhatian utama. Setiap potensi dampak harus diantisipasi melalui perencanaan dan penanganan yang tepat,” kata AKBP Dasril.


Ia berharap seluruh rekomendasi yang dihasilkan melalui rapat pembahasan dapat menjadi acuan bagi pengembang dalam setiap tahapan pembangunan hingga operasional Restaurant Thai Street Pekanbaru.


Ditutup dengan Penandatanganan Berita Acara


Setelah melalui tahapan pemaparan, evaluasi, diskusi dan penyempurnaan, seluruh pihak selanjutnya menyusun Berita Acara Hasil Pembahasan Dokumen Rekomendasi Teknis Andalalin.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh pihak-pihak terkait sebagai bagian dari proses pembahasan dan penyepakatan rekomendasi teknis.


Melalui pembahasan tersebut, Ditlantas Polda Riau bersama instansi terkait menunjukkan komitmennya untuk memastikan setiap pembangunan yang berpotensi memberikan dampak terhadap lalu lintas tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.


Dengan perencanaan yang matang dan implementasi rekomendasi yang konsisten, pembangunan Restaurant Thai Street Pekanbaru diharapkan dapat berjalan dengan baik tanpa mengesampingkan kelancaran arus lalu lintas, keamanan, ketertiban, kenyamanan, serta keselamatan seluruh pengguna jalan. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.***

Ini kata Panglima Di raja Air tiris Melayu Kampar Azmi di Haul ke 5 Kesultanan Diraja Air Tiris Melayu Kampar

forumriau.com 20.8.26

Uploaded Image

PEKANBARU - FORUMRIAU.COM - Suasana penuh khidmat, semangat persaudaraan, dan kebanggaan adat Melayu mewarnai perayaan Haul ke-69 Raja Kerajaan Air Tiris Melayu Kampar, Prof. Dr. T.S.Y.M Sultan TBA H.M Yunus Abdullah Rahmatsyah Al-Hajj.

Acara sakral tersebut dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Istana Hinggap, komplek Rumah Makan Pondok H. M. Yunus, Jalan Kaharuddin Nasution, Kota Pekanbaru, Riau.

Perayaan Haul ini tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa dan kepemimpinan Raja Air Tiris, namun juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar bangsa serumpun dan tokoh adat se-Nusantara.

Kehadiran tamu internasional menjadi bukti kuatnya eksistensi Kerajaan Air Tiris Melayu Kampar di mata dunia. Acara tersebut dihadiri langsung oleh perwakilan Kedutaan Besar dari berbagai negara sahabat.

Panglima Diraja Air Tiris Melayu Kampar, Dr. Ali Azmi, MA, saat diwawancarai awak media mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran para duta besar tersebut.

"Kegiatan ini dihadiri oleh Kedutaan Besar dan perwakilan dari negara Malaysia, Singapura, Thailand, India dan Duta Besar Bangladesh. Alhamdulillah mereka hadir memberikan ucapan selamat terhadap Raja di Raja Air Tiris Melayu dan Haul Raja," ujar Dr. Ali Azmi.

Menurutnya, Haul Kesultanan Diraja Air Tiris Melayu Kampar ke 5 dan sekaligus ulang tahun ke-69 Paduka Raja H.M Yunus ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar peringatan adat. Di sela-sela acara, turut digelar pertemuan penting yang membahas masa depan adat dan kerjasama strategis.

"Selain pembicaraan Kerapatan Adat dan Kesultanan se-Indonesia, juga membicarakan perusahaan-perusahaan multinasional yang ada hubungannya kerjasama dengan Malaysia dan Singapura," jelasnya.

Pertemuan tersebut difokuskan untuk membangun sinergi yang berkelanjutan, tidak hanya di bidang ekonomi, tetapi juga mencakup aspek-aspek fundamental kehidupan masyarakat.

"Kerjasama yang baik dalam kehidupan sosial budaya dan lingkungan, bidang ilmu pengetahuan dan sebagainya," pungkas Azmi.


Perayaan Haul ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi Kerajaan Air Tiris Melayu Kampar untuk terus menjaga marwah adat Melayu, serta menjadi jembatan penghubung kerjasama internasional yang membawa manfaat bagi masyarakat Riau khususnya dan Indonesia pada umumnya.*** Penulis: Syapriadin 

Raja Pakuan Nusantara Gaungkan Pesan Persatuan di Haul ke-69 Raja Prof. Dr. M. Yunus di Kerajaan Air Tiris

forumriau.com 20.8.26


Uploaded Image


FORUMRIAU.COM - PEKANBARU -  Suasana penuh kekeluargaan dan semangat persaudaraan mewarnai perayaan Haul  ke-69, Diraja Kerajaan Air Tiris Melayu Kampar Profesor, Doktor, TSYDM, Sultan, TBA H.M Yunus Abdullah Rahmatsyah Al Hajj, Kamis 20/8/2026 di Istana Hinggap Kesultanan Diraja Air Tiris Melayu Kampar, Pondok Patin, Pekanbaru.


Acara digelar dihadiri oleh berbagai tamu kehormatan dari dalam dan luar negeri.

Salah satu tokoh yang hadir memberikan sambutan adalah Raja Pakuan Nusantara, Bogor, Prof Dr Suhendar SE SH LLM. Di kesempatan itu Prof Dr Suhendar sampaikan apresiasi dan perhatian khusus atas kehadiran kesultanan dan kerajaan yang ada di Nusantara, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan di atas segalanya.

"Saya datang atas undangan dalam hal ini dan sekaligus ulang tahun ke-69 dari Bapak Profesor yang mulia Raja Profesor Doktor Muhammad Yunus. Dalam usia yang ke-69 saya lihat kematangannya memang sudah cukup dan insya Allah yang saya inginkan, semoga kita semua dalam keadaan sukses dan saling membantu," lanjutnya.

Menurutnya, perpecahan adalah hal yang paling mudah terjadi, namun membangun dan merawat persatuan adalah pekerjaan yang amat sulit.

"Karena kita ini kalau tanpa ada kebersatuan maka ada perpecahan. Kalau perpecahan sangat mudah, tapi mencari kesatuan untuk bersatu itu amat sangat susah," tegasnya.

Ia mengaku bangga dengan apa yang telah dilakukan Kerajaan Air Tiris dalam upaya menyatukan umat. Ia juga menyoroti betapa istimewanya acara tersebut karena berhasil mendatangkan berbagai tokoh lintas negara.

"Saya bangga dengan Kerajaan Air Tiris untuk menyatukan umat hari ini. Saya ucapkan selamat. Dari berbagai sektor sudah pada datang, tamu-tamu ada yang dari luar negeri, Duta Besar Bangladesh dan sebesar-besar yang lain, juga ada dari Raja India pun ada," ungkapnya.

Kehadiran kembali kerajaan-kerajaan adat, menurutnya, bukanlah untuk membuat negara di dalam negara. Melainkan sebagai warisan leluhur yang wajib dijaga dan dilestarikan untuk mempererat tali persaudaraan lintas daerah dan lintas negara.

"Saya rasa ini adalah kerajaan yang memang dulu kita sudah tidak diakui lagi, tapi mudah-mudahan dengan timbulnya kerajaan-kerajaan ini hadir, maka kita mempererat saudara kita. Saya yang tidak pernah ke Riau jadi bisa ke Riau. Yang tidak punya saudara di Riau jadi punya saudara di Riau, yang tidak punya di Malaysia jadi kita punya di Malaysia, yang mau ke Bangladesh kita juga punya saudari Bangladesh. Nah inilah mungkin arti daripada persaudaraan kita di kerajaan ini," pungkasnya.*** Penulis: Syapriadin