SPMB Santri Baru Boarding School Al Fatih Rimbo Panjang Kampar link daftar klik banner 👇

Tampilkan postingan dengan label DPR RI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DPR RI. Tampilkan semua postingan

Kunjungi Korban Banjir Anggota DPR-RI Komisi 3 Muhammad Rahul Bawa Pesan dari Presiden Prabowo Subianto

forumriau.com 12.3.25




PEKANBARU - FORUMRIAU.COM: Anggota DPR-RI Komisi 3 Muhammad Rahul kunjungi korban terdampak banjir Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai, rabu (12/03/2025). 

Kunjungan didampingi oleh Ketua BPDB, Kapolres Pekanbaru, Camat Rumbai, Camat Rumbai Barat, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda. 

Muhammad Rahul juga selaku Ketua Partai DPD GERINDA Provinsi Riau mengatakan, selain melihat kondisi masyarakat terdampak banjir dan memberikan bantuan, juga membawa pesan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. 



Rahul memaparkan bahwa Presiden Prabowo berpesan kepada masyarakat korban banjir untuk tetap tabah, kuat, dan sabar dalam menghadapi cobaan ini. 

Lebih lanjut Rahul menjelaskan Presiden Prabowo meminta kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan, dan masyarakat jangan kawatir sebab pemerintah tidak berdiam diri saja, pemerintah saat ini sedang mencari solusi terbaik agar bencana serupa untuk kedepannya tidak terulang lagi. 

"Dan kami dari Partai GERINDA siap menampung keluhan masyarakat terdampak banjir, dan apapun keluhannya nanti dengan semampu kami akan realisasikan" Pungkas Rahul. *(doni) 

RUU Provinsi Riau Baru Dibuat, Ini Kata DPR RI Saat Kunjungi LAMR

forumriau.com 26.11.20


RUU Provinsi Riau Baru Dibuat, Ini Kata DPR RI Saat Kunjungi LAMR


FORUMRIAU.COM - PEKANBARU: Tim Kerja Penyusunan Konsep Awal Naskah Akademik dan Rancangan Undang Undang (RUU) Provinsi Riau dari Badan Keahlian DPR RI, melakukan kunjungan ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). 

Tujuan kunjungan untuk mengumpulkan dan meminta masukan LAMR terkait penyusunan konsep awal naskah akademik dan draft Rancangan Undang Undang (RUU) Provinsi Riau, di Balai Adat Melayu Riau, Rabu (24/11/2020).

Kehadiran enam orang anggota Tim Kerja di Balai Adat Melayu Riau yang dipimpin Perancang/Badan Keahlian DPR RI Ricko Wahyudi ini diterima oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri H. Al azhar, 
Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar, Timbalan Ketua Umum MKA LAMR H.R. Marjohan Yusuf, Sekretaris Umum MKA H. Taufik Ikram Jamil, anggota MKA Datuk Yoserizal Timbalan Ketua Umum DPH LAMR H. Asral Rahman, Ketua DPH LAMR Khairul Zainal, dan Ketua DPH Hermansyah.

Perancang/Badan Keahlian DPR RI Ricko Wahyudi mengatakan di DPR RI ada penyusunan UU tentang Provinsi Riau yang diinisiasi Komisi II DPR RI. Komisi II DPR RI menugaskan Badan Keahlian untuk menyusun konsep naskah akademik dan naskah RUU Provinsi Riau.

"Tujuan kedatangan kami untuk mengumpulkan masukan dan pandangan masyarakat dan juga akademisi, Pemerintah Provinsi terkait penyusunan RUU Provinsi Riau," kata Ricko.

Menurut Ricko, pembentukan Provinsi Riau dasar hukumnya masih berdasarkan Undang Undang RIS yaitu Undang Undang RIS No. 7 Tahun 1950. tepatnya UU No 19 tahun 1957 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat I Sumatera Barat, Jambi dan Riau. Dari sisi istilah dan isi, harus disesuaikan dengan UUD 1945. Begitu juga istilah yang digunakan, nuansa kebatinan, filosopinya masih sentralistik jauh dari semangat otonomi daerah.

Komisi II DPR RI memiliki inisiatif memisahkan mumpung ada momentum seperti tidak hanya kita menyusun itu sifatnya normatif tetapi kalau bisa lebih dari itu. Sehingga bisa mengakomodasi karakteristik dan juga dalam tanda kutip kepentingan-kepentingan apa saja bisa masuk.

Para pengurus LAMR terlihat aktif memberikan pandangan dan masukannya  kepada Tim Kerja  dari Badan Keahlian DPR RI ini mulai dari tuntutan otonomi khusus, bagi hasil pajak ekspor crude palm oil (CPO) Riau, eksploitasi sumber daya alam (SDA) Riau yang tidak berdampak pada peningkatan ekonomi rakyat, mengenai adat, budaya dan Bahasa Melayu, masalah limbah industri perusahaan, dominasi perusahaan besar terhadap penguasaan lahan di Riau, HTI,  dan sebagainya.

Timbalan Ketua Umum MKA LAMR Datuk HR. Marjohan Yusuf mengatakan selama ini Riau ini menjadi 'ladang perburuan'. Jika sekarang hampir tidak ada lagi yang diburu karena hal yang diburu sudah habis.

Datuk HR. Marjohan berharap apa yang menjadi masukan dan usulan dari LAMR bisa dipertimbangkan. 
"Jika kami tidak menuntut hak istimewa tetapi hak-hak khusus yang kami dapat," ujarnya.

Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar usai pertemuan mengatakan LAMR akan membentuk Tim untuk menyiapkan bahan yang diperlukan termasuk poin-poin yang diusulkan untuk penyusunan naskah akademik dan RUU Provinsi Riau oleh Tim Kerja dari Badan Keahlian DPR RI ini.

Di antara poin-poin tersebut seperti pengakuan terhadap hak-hak masyarakat adat, kearifan lokal, dan lainnya yang ingin diperjuangkan. 

Selain itu, LAMR mengusulkan sejalan dengan filosofi "tiga tungku sejerangan" atau "tali berpilin tiga" dasar sebuah tata masyarakat Melayu adanya unsur pemerintah (ulama), adat, dan agama, di samping Forkompinda dimana unsur adat diberikan kedudukan yang sama dengan lembaga-lembaga tersebut dan diakui keberadaan di UU Provinsi Riau nantinya.

Selama ini sudah dipraktikkan tetapi tidak diatur dalam UU. Kalau sudah diatur dalam UU tentu sudah menjadi kewajiban untuk diterapkan

"Ke depan kami berharap penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Riau ini betul-betul berjalan sesuai dengan ketentuan adat dan masyarakat secara umumnya dan percepatan terwujudnya kesejahteraan masyarakat," kata Datuk Seri Syahril. (Syaf )

Tag #BlockJokowi Jadi Trend Medsos Aksi Tolak UU Cipta Kerja

forumriau.com 8.10.20

Tag #BlockJokowi Jadi Trend Medsos Aksi Tolak UU Cipta Kerja

FORUMRIAU.COM - JAKARTA : Aksi menolak UU Cipta Kerja atau Omnimbus Law tidak saja dilakukan dalam gerakan nyata demonstrasi di lapangan. Gerakan tolak UU tersebut juga diramaikan netizen di media sosial dengan taggar #BlockJokowi.

Seperti yang dirilis suara.com, di media sosial Twitter muncul gerakan memblokir akun media sosial resmi milik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Aksi tersebut dilakukan sebagai buntut kekecewaan publik atas sikap pemerintah yang mendukung UU Cipta Kerja. Banyak poin dalam UU tersebut yang dinilai sangat merugikan rakyat.

Warganet beramai-ramai menyerukan tagar #BlockJokowi sambil mengunggah foto tangkapan layar sebagai bukti telah memblokir akun media sosial Jokowi.***

Terpidana Mati Asal Cina Kabur Dari Lapas DPR RI Berang

forumriau.com 24.9.20


Terpidana Mati Asal Cina Kabur Dari Lapas DPR RI Berang

FORUMRIAU.COM - Kasus pelarian terpidana mati di Lapas Klas 1 Tangerang, Cai Changpan alias Antoni dengan cara menggali terowongan hingga menembus keluar mendapat sorotan dari wakil rakyat. Komisi III DPR RI melakukan peninjauan di Lapas tersebut, Rabu, (23/9/2020).

Sejumlah petinggi Komisi III DPR RI seperti wakil Ketua Komisi DPR RI Desmond Junaidi Mahesa turut nampak di lokasi tersebut. 


Ia turut ditemani dapil Banten, Rano Al Fath dan Marinus Gea. Selain itu, ada pula rombongan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mendampingi. 


Rombongan parlemen itu langsung meninjau lokasi pelarian Cai yang berada di gang samping kiri Lapas. Tepatnya di depan sebuah rumah kontrakan di Jalan Veteran, RT 003 RW 4 Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.


Saat tiba di lokasi yang menjadi pelarian gembong narkoba asal China itu, para wakil rakyat cukup terheran. Bahkan, mereka sempat meminta bekas rute pelarian untuk kembali dibongkar.


"Ini kenapa ditutup, kenapa kok dia (Cai) bisa bongkar beton disini?" ketus anggota DPR RI Komisi III, Supriyansah Hanawu. 

Di kesempatan itu nampak pula Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten, Andika Dwi Prasetya dan Kepala Lapas Klas 1 Tangerang, Jumadi. Dua sosok ini dianggap bertanggung jawab atas kasus pelarian Cai ini mendapat teguran keras dari Komisi III DPR RI. 

"Coba pikir pake otak. Emang ini gak diawasi. Emang bisa dia (Cai) kabur sendiri. Kan aneh masa ga ada yang bantu," semprot Supriyansah kepada Jumadi dan Andika.


Jumadi dan Andika sempat mencoba membela diri. Namun, nampaknya para wakil rakyat tersebut terus memojokkan keduanya.


"Ah sudah kita lihat lokasi ke dalam saja," kata Supriyansah. 


Sayang, saat menuju ke lokasi pelarian Cai di dalam Lapas, Suara.com tak diizinkan masuk. Hanya rombongan Komisi III DRP RI dan Kemenkumham saja yang diperbolehkan masuk.***

DISAMBANGI ANGGOTA DPR RI, RUSIDI RUSDAN CURHAT KONDISI JALAN KANTOR BAWASLU YANG BELUM ASPAL

forumriau.com 28.7.20
FORUMRIAU.COM: Pekanbaru, Selasa 28 Juli 2020, Anggota Komisi V DPR RI  Syahrul Aidi Maazat, Lc, MA berkesempatan bertandang ke kantor Bawaslu Riau, jalan Adisucipto No. 284 (Komplek Transito) Marpoyan Damai Pekanbaru. Dalam kunjungan ini ustadz Syahrul Aidi (sapaan akrab Anggota DPR RI) itu didampingi oleh Staf Ahli dan Tim Asistensi. Terlihat Anggota DPR RI tersebut disambut oleh Ketua Bawaslu Rusidi Rusdan  dan Komisioner lainnya.

Pada sesi bincang bincang ringan bersama para anggota Bawaslu dari kabupaten/ kota yang sedang melaksanakan tugas pengawasan pilkada di 9 Kab/ Kota se Riau itu,  Ketua Bawaslu Riau menyampaikan bahwa kebetulan  di Kantor Bawaslu sedang berlangsung kegiatan Simulasi Musyawarah Penyelesaian Sengketa yang dihadiri oleh Anggota Bawaslu 9 Kabupaten/Kota yang sedang melaksanakan pengawasan Pilkada serentak tahun 2020.

"Pada kegiatan ini kita mengundang Ketua Bawaslu Kabupaten/Kota, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa serta Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Kota', ujar Rusidi. Saat ini kami sedang melaksanakan kegiatan Simulasi Musyawarah dalam penyelesaian sengketa pemilihan, mengingat saat ini potensi sengketa pada tahapan pencalonan sangat mungkin terjadi, tambah Rusidi.

Kesempatan selanjutnya dihadapan Syahrul Aidi Ketua Bawaslu Riau menyampaikan bahwa Kantor Bawaslu Riau yang saat ini ditempati merupakan kantor milik pemprov Riau. Rusidi juga menyampaikan keadaan jalan menuju kantor Bawaslu Riau kurang representatif.

"Jalan menuju kantor kita ini belum diaspal bahkan pada saat terjadi hujan jalan di depan kantor Bawaslu Riau sering digenangi banjir setinggi betis orang dewasa", ujar Rusidi Rusdan yang berharap agat Syahrul Aidi dapat menyampaikan keadaan kantor Bawaslu Riau itu kepada pihak berwenang, mengingat Syahrul Aidi duduk di komisi yang membidangi infrastruktur.

Selanjutnya pada sambutannya Syahrul Aidi menyampaikan bahwa saat ini beliau diamanahkan di DPR RI pada Komisi V yang membidangi infrastruktur yang secara tupoksi tidak berkaitan langsung dengan Bawaslu yang bertugas mengawasi penyelenggaraan Pemilu. 

"Komisi saya kan membidangi infrasruktur sesangkan penyelenggara pemilu bermitra dengan  komisi II DPR RI, namun demikian saya mengucapkan terimakasih kepada Bawaslu Riau yang telah menyampaikan aspirasi kepada saya disamping tujuan menjalin bersiraturahmi dengan rekan-rekan Bawaslu Riau, ujar Syahrul.

Selanjutnya terkait aspirasi Ketua Bawaslu Riau tadi yang menyampaikan perlu adanya perbaikan Jalan dan drainase menuju Kantor Bawaslu Riau  saya turut prihatin dan akan menyampaikan kondisi ini ke Kepala Dinas PU Kota Pekanbaru, karena hal hal teknis seperti ini harus disampaikan kepada bagian teknis. Semoga infrastruktur jalan dan drainase menuju kantor Bawaslu Riau segera diperbaiki, harapnya. (Rls/Anas)