Terungkap Alasan Paisal Menangkan Abdul Wahid-SF. Hariyanto di Dumai
Terungkap Alasan Paisal Menangkan Abdul Wahid-SF. Hariyanto di Dumai
DUMAI - FORUMRIAU.COM: Ketua DPD Partai Nasdem Dumai, Paisal optimis para kader dan simpatisannya solid mendukung pasangan nomor urut 1 Abdul Wahid-SF Hariyanto dalam Pilkada 27 November mendatang.
Dengan semangat berjuang bersama dan bersatu untuk memenangkan pasangan yang mengusung tagline “Bermarwah” di Kota Dumai.
“Kami selaku Ketua Nasdem, mari satukan hati kita sesuai perintah Nasdem Pusat kita satu komando memenangkan pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto. Kami sangat yakin dengan bersatu sama bersama-sama berjuang dan mari sama-sama kita menangkan pasangan BERMARWAH Abdul Wahid dan SF Hariyanto. Kami yakin dan percaya dengan bersama-sama kedepan Riau, khususnya Dumai makin BERMARWAH,” tegasnya di sela-sela acara pengukuhan Tim Koalisi Bermarwah Kota Dumai dan belasan relawan di Kota Dumai untuk pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Nomor 1, Abdul Wahid - SF Hariyanto di Hotel Sonaview Dumai, Selasa (01/10/24) kemarin.
Apalagi tambah Paisal, dengan komitmen Pak Hariyanto terbukti sewaktu menjabat Pj Gubernur beberapa waktu lalu sangat berkomitmen mendukung program infrastruktur di Kota Dumai. Dengan semangat tersebut sinergitas pembangunan provinsi dan kabupaten/kota akan dimaksimalkan dibawah pimpinan Abdul Wahid-SF Hariyanto.
Semangat dan yel-yel dukungan untuk kemenangan pasangan calon Abdul Wahid-SF Hariyanto menggema di acara yang dihadiri Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Riau, SF Hariyanto tersebut. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Badan Koalisi pemenangan Bermarwah Kaderismanto, Ketua Harian Tim Pemenangan Provinsi Bermarwah H Faisal, dan Tim Koalisi Pemenangan serta Tim Partai Koalisi Kota Dumai.
Sementara itu Ketua Tim Koalisi Bermawah, Mulyono mewakili seluruh tim relawan membacakan surat deklarasikan diri mendukung Paslon Gubernur Riau Nomor 1.
“Kami Tim Koalisi Bermarwah Kota Dumai Kota Dumai dengan ini mendeklarasikan diri bersama tim relawan siap untuk memenangkan Abdul Wahid - SF Hariyanto sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau periode 2024-2029, dengan segala daya dan upaya kami sebagai masyarakat Dumai. Deklarasi ini kami lakukan dengan sebenar-benarnya dari hati kami tanpa ada paksaan dan dapat dipertanggungjawabkan," ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ketua Tim Koalisi Kaderismanto yang mengajak seluruh kader koalisi untuk bersatu dalam memenangkan pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto.
“Siapa kita, Pasangan Bermarwah nomro 1, Abdul Wahid-SF Hariyanto, menang, menang, menang,” paparnya disambut tepuk tangan para tim koalisi.
Sementara itu, Cawagub Riau SF Hariyanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan yang diberikan oleh tim koalisi dan seluruh tim relawan yang telah mendeklarasikan diri memberikan dukungan kepada Paslon Bermarwah.
"Selamat kepada Tim Koalisi Bermarwah Kota Dumai dan tim relawan-relawan yang baru saja dilantik. Pesan saya jaga kekompakan dan kebersamaan. Jika di lapangan ada masalah laporkan ke tim provinsi," tutur SF Hariyanto.
Mantan Pj Gubernur Riau itu juga meminta tim koalisi maupun tim relawan untuk terus bersama-sama kolaborasi untuk pemenangan Paslon Gubernur Riau Nomor 1.
“Segera rapatkan barisan. Waktu kita lebih kurang hanya 53 hari. Itu waktu yang singkat, maka semua tim koalisi harus bergerak cepat dan bekerja keras sosialisasi ke masyarakat untuk meraih kemenangan di Pilgub Riau," tegasnya disambut yel-yel kemenangan dari relawan Abdul Wahid-SF Hariyanto.
“Insya Allah kita menang, jangan sampai Riau ini jatuh ke tangan orang yang kurang pas. Ustadz Abdul Somad (UAS) bersama kita berjuang agar kita bisa memang, UAS menyerahkan jiwa dan raganya untuk Paslon Gubernur Riau Nomor 1 tanpa sepeser pun minta uang. Karena UAS ingin kedepan Paslon Gubernur Nomor 1 selamatkan umat, buat Islamic Center, perjuangkan gaji guru-guru madrasah, gaji penggali kubur, gaji guru ngaji, dan sekolahkan anak-anak Riau ke Mesir. Saya nilai itu permintaan yang wajar," ungkapnya.
"Kalau UAS saja tuan guru yang gaungnya nasional mendukung mati-matian Paslon Gubernur Riau 1, saya berharap tim relawan juga seperti itu. Tim relawan ini Lillahi Ta'ala, hanya Allah yang bisa membalasnya. Walaupun begitu, kami tak melepaskan begitu saja, kami tetap bertanggung jawab. Sama bergandengan tangan memenangkan Abdul Wahid - SF Hariyanto," tutupnya.(Rls/TT)
Masyarakat Hukum Adat Melayu Riau dukung Prabowo Gibran.
Alumni 88 SMP Bukit Jin, Kunjungi Sekolah dan Masjid Baitul Amni Eks Komplek Cevron Dumai
Giat Bulan Suci Ramadhan, Ini Yang Dilakukan Bundo dan Pemuda Kandung Gonjong Limo
Penggawa Adat LAMR Dumai Gelar Apel Siaga Serta Sampaikan Tuntutan Terkait Blok Rokan
Pekerja Tewas Diterkam Harimau Diduga Lokasi Ilegal Grup Supplier APP Sinarmas
Pekerja Tewas Diterkam Harimau Diduga Lokasi Ilegal Grup Supplier APP Sinarmas
FORUMRIAU.COM - DUMAI : Konflik harimau sebagai hewan dilindungi terjadi di lokasi perkebunan perusahaan grup supplier Sinarmas. BKSDA akan memanggil pihak perusahaan atas kejadian ini. Karena lokasi selama ini dinilai sebagai kawasan hutan landscape habitat harimau Sumatra.
Kepala Balai BKSDA Riau Suharyono saat dimintai konfirmasi membenarkan lahan konflik itu terjadi di habitat harimau. Bahkan data BKSDA mencatat itu sebagai daerah yang jadi landscape prioritas adalah habitat harimau Sumatera.
"Tempatnya itu berada di habitat landscape prioritas. Itu dari dulu kawasan hutan yang memang rumah harimau," kata Suharyono, Kamis (1/7/2021).
Temuan ini bermula dari kejadian yang dialami warga Dumai di Riau bernama Samino (53), tewas diterkam harimau saat pergi bekerja ke kebun sawit.
Karena insiden itu, Suharyono memastikan akan memanggil pemilik lahan dan semua pihak terkait. Terutama pihak PT Suntara Gajapati sebagai supplier kayu PT APP Sinar Mas Group.
"Lokasi ditemukan jenazah masuk dalam kawasan hutan produksi yang dibebani izin konsesi HTI PT Suntara Gajapati sebagai supplier kayu APP Sinar Mas Group. Lokasi itu merupakan lokasi yang sudah diakses secara ilegal oleh masyarakat untuk kebun kelapa sawit.
Besok kami panggil pemegang HPH untuk sama-sama mencari solusi. Perlu dipahami itu adalah landscape prioritas. Dari kondisi korban, kami berasumsi itu diterkam harimau," katanya.
Tidak hanya itu, di lokasi, petugas juga menemukan banyak jejak harimau. Mulai jejak berukuran besar dan kecil identik jejak harimau Sumatera. Terakhir, Suharyono memastikan petugas sudah memasang camera trap di lokasi konflik.
Sementara itu, kronologi korban Samino diketahui pergi dari rumah di Batu Teritip, Sungai Sembilan, Dumai, pada 25 Juni lalu. Ia pergi bersama rekannya untuk bekerja menyemprot di kebun yang berupa semak belukar.
Setelah Samino dua hari pergi, keluarga tidak pernah mendapat kabar korban. Keluarga pun curiga dan melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan tewas di lokasi pada 28 Juni dengan kondisi mengenaskan.***
Sumber : detik.com dengan judul: Pekerja Tewas Diterkam Harimau, BKSDA Riau Bakal Penggil Pemilik Kebun