Ini Temuan Kontras Soal Tembakan Polisi ke Satu Keluarga di Lubuk Linggau | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Ini Temuan Kontras Soal Tembakan Polisi ke Satu Keluarga di Lubuk Linggau

Penembakan aparat Polisi terhadap seuah mobil berisi satu keluarga dinilai sebagai potret brutal penegak hukum di lapangan. Hal ini menyusul fakta yang ditemukan oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) terkait kasus penembakan tersebut.

FORUMRIAU.COM - Kontras menyatakan bahwa insiden itu adalah 'potret kebrutalan aparat Polri di lapangan.'

"Analisis kami tidak menunjukkan bahwa peristiwa dilatarbelakangi adanya kontak senjata dengan aparat Polri. Bahkan tidak ada seorang pun di antara penumpang kendaraan yang diketahui membawa senjata api atau merupakan tersangka kejahatan yang menjadi target kepolisian," kata Yati Andriyani dari Kontras melalui rilisnya ke media.

Kontras menyebut tindakan 'sewenang-wenang' aparat ini sudah beberapa kali terjadi. Salah satunya adalah pembakan enam terduga pelaku terorisme di Tuban.

Seperti dilaporkan media, kejadian tragis penembakan terhadap sebuah moil sedan dilakukan oleh aparat Polisi. Sebuah mobil sedan merk Honda City hitam BG 1488 ON berhasil diberhentikan aparat polisi di Jalan SMB II setelah penembakan.

Begitu diperiksa, ternyata di dalam mobil enam orang penumpangnya  sudah dalam keadaan terkena luka tembak. Para korbannya, Novianti (30), warga Lubuklinggau Timur I. Dia mengalami luka tembak pada pundak kanannya. Lantas Genta (3), putra Novianti yang tertembak di kepala samping kiri.

Empat korban lainnya, Dewi Erlina (40), warga Rejang Lebong terkena tembakan bahu kiri atas. Surini (54), ibunda Dewi Erlina, menderita tiga luka tembak di dada kanan. Dia meninggal dunia di RS Siti Aisyah.

Kemudian, Indra (33), tertembak leher depan, kondisinya kritis. Terakhir, Diki (30), sopir, tertembak di perut kiri. Keempatnya warga Desa Blitar, Kelurahan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.(*)

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Video Pilihan: