Mengenal Bachtiar Nasir Dai Serta Ulama Putra Jakarta | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Mengenal Bachtiar Nasir Dai Serta Ulama Putra Jakarta

Nama Bachtiar Nasir kini mulai kerap tampil sebagai ulama aktifis bela islam. Meski sebelumnya beliau dikenal publik sebagai ulama dan dai lewat acara stasiun TV nasional, namun aktifitasnya kini menjadi sorotan publik setelah perannya dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI).

Aksi Damai 4-11-2016 yang mendesak proses hukum terhadap Ahok yang dianggap melakukan penghinaan terhadap Islam. Aksi tersebut melibatkan para Ulama’ dan berbagai lapisan kaum muslim dengan jumlah kurang lebih 500 ribu peserta.

Aksi tersebut tidak lepas dari sosok Ustadz Bachtiar Nasir yang didaulat menjadi penanggung jawab di bawah nama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI).

Putra Jakarta kelahiran 26 Juni 1967 ini lebih dikenal sebelumnya jadi pengisi acara Damai Indonesiaku di stasiun Televisi TV ONE setiap akhir pekan. Keahlian Bachtiar Nasir selaku ulama adalah ahli tafsir.

Ustadz Bahctiar Nasir sering mengisi berbagai kajian di stasiun televisi nasional lainnya seperti menjadi Juri dalam Acara Hafidz Indonesia bersama Ustadz Amir Faishol Fath dan Syeh Ali Jabeer.

Namanya semakin ramai diberitakan saat ia didaulat menjadi penanggung jawab Aksi Damai 4 November 2016 dalam oraganisasi GNPF-MUI.

Bekal ilmu ahli tafsir Bachtiar Nasir dimulainya dari jenjang pendidikan Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur dan Pondok Pesantren Daarul Huffazh, Bone, Sulawesi Selatan, serta melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi.

Bactiar Nasir memimpin Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL) Islamic Center ini juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Ketua Alumni Saudi Arabia se-Indonesia serta Ketua Alumni Madinah Islamic University se-Indonesia. Ia juga tercatat pernah menjadi Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ustadz Bachtiar Nasir merupakan Ulama aktif di berbagai organisasi keagamaan, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan, di antaranya:
  1. Pemimpin AQL (Ar-Rahman Qur’anic Learning) Islamic Center
  2. Pemimpin Pesantren Ar-Rahman Qur’anic College (AQC)
  3. Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI)
  4. Ketua Alumni Saudi Arabia se-Indonesia
  5. Ketua Alumni Madinah Islamic University se-Indonesia
  6. Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  7. Anggota Pengurus Pusat Muhammadiyah
  8. Ketua Departemen Fatwa Forum Kajian Kedokteran Islam Indonesia (FOKKI)
  9. Dosen dan kabid Agama Islam di Universitas Yarsi (1994-1999)
  10. Ketua Yayasan Ponpes Daarul Abror, Bone, Sulsel.
  11. Ketua Gerakan Komat (Komite Umat) untuk Tolikara.
  12. Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI).
Ustadz Bachtiar Nasir juga merupakan salah satu ulama yang aktif menulis. Di antara bukunya adalah:
  1. Tadabbur Al-Qur’an: Panduan Hidup Bersama Al-Qur’an;
  2. Panduan Hidup Bersama Al Qur’an; dan
  3. Anda Bertanya Kami Menjawab Bersama Ustadz Bachtiar Nasir.
  4. Masuk Surga Sekeluarga
  5. Aksi Damai 4 November 2016 
Belakangan, Bachtiar Nasir oleh sebagian orang dianggap rasis, menyusul setelah wawancaranya untuk kantor berita Reuters. Disebutnya bahwa kekayaan etnis minoritas Cina di Indonesia telah berubah menjadi sebuah permasalahan kesenjangan ekonomi yang perlu diperbaiki.

“Sepertinya mereka tidak menjadi lebih murah hati, lebih adil,” sebutnya. Dalam wawancara itu Bachtiar Nasir juga menyinggung (jumlah) investasi dari negara Cina yang dianggapnya kurang membantu untuk ekonomi nasional.(*) sumber : wikipedia

Perlu dibaca :
Aktor Dibalik Larangan Dakwah Kampus Ust Bachtiar Nasir Akhirnya Terungkap

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel pilihan google :

    Terbaru :

    Video Pilihan: