Saat Republik Badut Tanya Tito Karnavian Soal Bendera Indonesia | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Saat Republik Badut Tanya Tito Karnavian Soal Bendera Indonesia

Trending topik silih berganti dan bergulir hingga akhir pekan ini sampai pada persoalan corat-coret bendera Merah Putih. Sejak insiden massa Gerakan Mayarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang diduga menyerang anggota laskar FPI dan mengakibatkan demo FPI ke Mabes Polri, agar Kapolri mencopot Kapolda Jawa Barat.

FORUMRIAU.COM: Meski tidak ada insiden dalam demo tuntut Kapolda Jabar dicopot itu, namun Mabes Polri malah mencari kesalahan dalam demo tersebut berupa coretan huruf arab di bendera merah putih saat adanya demo.

Sehingga, pembawa bendera atas nama NF dijadikan tersangka oleh Polisi. Bahkan polisi telah menangkap NF atas tuduhan mencoret bendera merah putih tersebut.

Namun tindakan polisi menangkap NF atas tuduhan itu berbalik arah menuntut keadilan atas pelanggaran yang sama. Netizen dari berbagai akun media sosial menentang alasan penangkapan NF. Akun netizen atas nama Republik Badut memaparkan dugaan yang sama dan telah lama berlangsung di Indonesia.

Tito mana tito?? Mereka ini juga mencoret bendera kan?!! Silahkan ditindak. Hukum harus adil. Betul atau benar?? Atau hukum cuma berlaku ke lawan politik penguasa??

Tulis Republik Badut dengan menampilkan foto gambar bendera merah putih yang banyak ditulis oleh rakyat selama ini. Fan Page Republik Badut ini telah 3.753 kali dibagikan sejak 20 Januari 2017 melakukan postingan tersebut.

Sementara itu, Polda Metro Jaya mengakui telah menangkap NF atas penulisan huruf arab di bendera merah putih saat dem FPI pada Senin lalu.

"Dia ngakunya hanya sebagai simpatisan saja FPI, tetapi tidak punya kartu tanda anggota (KTA) FPI," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada detikcom, Sabtu (21/1/2017).

Argo mengatakan, kendati NF mengaku sebagai simpatisan FPI, pihaknya belum ada rencana untuk memanggil pihak FPI. NF juga membawa bendera tersebut di tengah massa aksi FPI di depan Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, pada Senin (17/1) lalu.

"Kalau ada keterkaitan ke FPI akan kita panggil, tetapi sejauh ini belum ada dan yang bersangkutan juga kan tidak ada KTA FPI, hanya simpatisan saja.

Sementara NF mengaku aksinya membawa bendera berlapaz Laa Illaha Illallah dengan gambar 2 pedang di bawahnya itu karena terinspirasi oleh Badan Keamanan Rakyat (BKR). Sejauh ini belum ada keterangan dari polisi, apakah NF mencoret sendiri bendera tersebut atau ada orang lain yang membuatnya.

"Belum, sementara masih kita dalami terus," tandas Argo.(*)
Perlu dibaca:

HEBOH:Jokowi dan Ahok Lakukan Hoax, Pakar Bongkar Faktanya Berikut Ini

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Video Pilihan: