Syukuran LAMR Melalui BUMA Dapat Menjadi Pemegang Saham Di Blok Rokan | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini -->

Syukuran LAMR Melalui BUMA Dapat Menjadi Pemegang Saham Di Blok Rokan

Syukuran LAMR Melalui BUMA Dapat Menjadi Pemegang Saham Di Blok Rokan

FORUMRIAU.COM - PEKANBARU, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) gelar syukuran dapatnya restu keinginan dalam pengelolaan Blok Rokan oleh Presiden Jokowi dan juga Komisi VII DPR RI, Untuk mengelola Chevron ke Pertamina.

Berbagai elemen organisasi masyarakat Melayu Riau hadir pada Sabtu sore, Ikrar Persebatian Melayu dengan membubuhkan tanda tangan kesepakatan.Tujuan Ikrar tersebut agar elemen masyarakat Melayu nantinya tidak terpecah belah menyikapi Blok Rokan yang saat ini dalam perjuangan LAMR.

Adapun elemen organisasi yang ikut dalam ikrar tersebut antara lain, Laskar Melayu Riau Bersatu, Rumpun Masyarakat Melayu Bersatu (RMB), Laskar Hulu Balang, Penggawa Adat,Datuk Khairul Zainal, Datuk Asrar Rahman, Datuk Nasir Penyalai, Datuk Haji Raja Marjohan, kemudian Tokoh Masyarakat Sakai, Datuk M Yatim dan Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Fachri Yasin. Hadir juga perwakilan dari Keluarga Masyarakat Riau (Kemari) Chevron.

Ketua Umum Dewan Pengurus Harian (DPH) LAMR, Datuk Syahril Abubakar,
Menerangkan saat diwawancarai awak media "masyarakat Riau sudah menanti-nantikan momen ini hampir seratus tahun, dimana dulunya Blok Rokan ini pernah menghasilkan minyak sebesar 1 juta barel per harinya, Dan Blok ini baru bisa kembali ke pangkuan ibu pertiwi saat Sumber Daya Alam (SDA) minyak ini hampir habis dan diperkiran hanya tersisa cadangan minyak sebesar 1 milliar barel.

Ditambahkan Syahril," dua tahun belakangan, Pertamina belum memberi kesempatan kita berbicara skema B to B ini, alasan mereka mau berbicara dengan Chevron dahulu untuk proses transisi. Dan tim transisi ini sudah bekerja 85 persen, karena Agustus nanti, Blok ini akan kembali 100 persen ke Ibu Pertiwi," tegasnya.

LAMR melalui Badan Usaha Milik Adat (BUMA), Terang Syahril, berkemungkinan akan mendapatkan bagian 39 persen pengelolaan Blok Rokan. Karena, Pertamina akan mengelola 51 persen dan BUMD Riau 10 persen.

Informasi sebelumnya, Salah satu hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VII DPR dengan perwakilan Pemprov Riau beserta Pertamina, Chevron dan Lembaga Adat Melayu Riau, adalah memberikan kesempatan LAM Riau untuk ikut mengelola Blok Rokan.

Pimpinan Panja Migas DPR, yang juga Wakil Ketua Komisi VII, Alex Noerdin saat membacakan kesimpulan rapat, Selasa (09/2/2021).

"Panja Migas Komisi VII DPR berkesimpulan, bersedia memberikan hak investasi bisnis to bisnis, atas pengelolaan Blok Rokan, kepada Pemda Provinsi Riau melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) nya, serta kepada Badan Usaha Milik Adat (BUMA) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, sebagai bonus," ujarnya.

Dengan demikian menurut Legislator asal Sumatera Selatan itu, BUMA LAM harus benar-benar bisa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik.

"BUMA LAM ini jadi mendapat tambahan hak lagi melalui Panja Migas ini, untuk ikut andil berinvestasi dengan sistem Bisnis to Bisnis atas Blok Rokan itu," terangnya.

Ditempat yang sama, Datuk Ali zamril panglima  RMB laskar hulu balang Duri " Sangat berterima kasih Kepada LAMR yang telah berjuang keras Mendapatkan Pengelolaan Blok Rokan, Artinya Kita sudah membuktikan kepada masyarakat Riau menjadi tuan di wilayahnya sendiri, Tutup Pria dengan panggilan sehari harinya L.Citra ini". Red syafri




Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :