Anggota DPD Akan Dilaporkan Terkait Tolak Ust Abdul Somad di Bali | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Anggota DPD Akan Dilaporkan Terkait Tolak Ust Abdul Somad di Bali

Anggota DPD Akan Dilaporkan Terkait Tolak Ust Abdul Somad di Bali

Insiden teror dengan cara aksi boikot atau menolak Ustadz Abdul Somad oleh sekelompok orang di Denpasar Bali mendapat tanggapan serius dari GNPF-MUI.

Kuasa Hukum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) DR.M.Kapitra Ampera secara resmi menyatakan akan melakukan upaya hukum atas aksi penolakan terhadap Ustadz Abdul Somad di Bali.

FORUMRIAU.COM - Upaya hukum tersebut disampaikan oleh Kapitra Ampera setelah menyambut kedatangan Ust Abdul Somad di Bandara Sultan Syarih Kasim II, Pekanbaru, Ahad 10 Desember 2017.

GNPFMUI sedikitnya telah mencatat ada lima orang yang akan dilaporkan ke Mabes Polri, Selasa besok paling lambatnya. Salah satu orang yang akan dilaporkan adalah anggota DPD RI asal Bali.

"Bahwa apa yang disampaikan Ustadz Abdul Somad, bahwa ini yang pertama dan yang terakhir. Untuk itu kita akan mengambil tindakan hukum. Bahwa hari Selasa paling lama ada lima orang yang kita laporkan, salah satunya anggota DPD. Karena bahwa ini tidak boleh dibiarkan. Ini akan menjadi preseden buruk di masa yang akan datang.

Seolah-olah negara ini mempunyai negara lagi di atasnya. Untuk itu, semua warga negara ini sama kedudukannya, dan kita tidak boleh membiarkan harkat martabat manusia dipermainkan di manapun di wilayah Indonesia ini. Insya Allah kami dari GNPF dan seluruh ormas umat islam akan melaporkan 5 orang yang menjadi dalang ini semua, ke Mabes Polri hari Selas," ungkap Kapitra Ampera, usai menyambut Ustadz Abdul Somad bersama masyarakat Riau di Bandara SSK II, Ahad 10 Desember 2017, Pekanbaru.

Seperti diberitakan, bahwa kedatangan Ustadz Abdul Somad pada Kamis hingga Jumat 8 Desember 2017 telah mendapat penolakan dengan berbagai alasan oleh elemen mengtasnamakan masyarakat Bali.

Sedangkan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal pemilihan daerah Bali dimaksud bernama Arya Wedakarna.

Melalui akun facebook fanpagenya, @dr.aryawedakarna telah membuat status pemicu masyarkat Bali untuk menolak kedatangan Ustad Abdul Somad yang diundang oleh Kodam IX Udayana Bali tersebut.

“Siapapun boleh datang ke Bali, Pulau Seribu Pura, bahkan Raja Arab Saudi saja tidak masalah datang ke Bali untuk berlibur asal tanpa agenda politik terselubung. Tapi tentu Bali menolak jika ada oknum siapapun yang datang ke Pulau Dewata dengan agenda anti Pancasila. Ngiring kawal NKRI dan Tolak Agenda Khilafah tersosialisasi di Bali,” tulis anggota DPD daerah pemilihan provinsi Bali, Wedakarna melalui fanpage Facebook @dr.aryawedakarna, Jumat (1/12/2017).

Sehingga, terjadi aksi penolakan setelah adanya ricuh di media sosial atas rencana kedatangan Ustadz Abdul Somad tersebut pada Jumat, Sabtu 8 Desember 2017 yang memberikan ceramah di Masjid Agung Sudirman, Denpasar Bali.

Berikut ini video pernyataan GNPF-MU DR.M.Kapitra Ampera bersama Ketua Lembaga Adat Melayu Riau Syahrir Abu Bakar beserta elemen masyarakat Riau yang menerima kedatangan Abdul Somad di Bandara SSK II Pekanbaru.

(*)

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid
    Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra.SH.MSc : Jadi sekali lagi, islam bukanlah sebuah ideologi.

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...

    Video Pilihan: