Ketika Kapolres Meranti Jumpa FPI Riau | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Ketika Kapolres Meranti Jumpa FPI Riau

Menyusul akan dibentuknya Front Pembela Islam (FPI) Daerah Kabupaten Meranti, Riau, dilakukan audiensi bersama Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kabupaten Meranti. Audiensi bersama ini sebelumnya direncanakan langsung ke Polres Meranti.

Namun karena Kapolres Meranti AKBP Barliansyah Sik tengah berada di Kota Pekanbaru dalam undangan Pelantikan jajaran Polda Riau, maka audiensi awal ini berlangsung dengan undangan silaturahmi temu ramah bersama di Pekanbaru.

FORUMRIAU.COM: "Awalnya kita sudah melakukan koordinasi akan silaturahim dengan bapak AKBP Barliansyah langsung ke kantornya di Selatpanjang, Meranti. Karena beliau sedang berada di Pekanbaru, maka kita temu ramah dulu dan dijamu beliau,"kata Ketua FPI Riau Ust.Ade Hasibuan pada Jumat 24/3/2017, di Pekanbaru.

Dalam temu ramah tersebut, AKBP Barliansyah mendegarkan audiesi ketua FPI Riau atas rencana FPI menyusun dan melantik FPI Meranti jika sudah dilakukan seleksi untuk anggota FPI di daerah Meranti.

"Dengan silaturahmi ini, semua lebih akrab, saling kenal dan dari pemaparan yang disampaikan Ustadz Ade, kita jadi tahu program FPI itu seperti apa sebenarnya dalam menciptakan suasana aman dan damai. Semoga silaturahmi berlanjut dan kita harap saling koordinasi inilah yang sangat diutamakan. Kegiatan sosial FPI di tengah masyarakat sangat membantu, seperti untuk korban becana alam dan kegiatan pengajian untuk siraman rohani masyarakat itu sangat baik,"kata AKBP Barliansyah.

Dalam pertemuan itu, Ketua FPI Riau juga menyatakan bahwa adanya penangguhan waktu untuk memilih, menetapkan dan mengukuhkan anggota FPI di Meranti. Hal ini disebabkan perlunya pertimbangan matang dalam memilih anggota FPI.

"Sesuai dengan anjuran DPP FPI, kita perlu teliti memilih keanggotaan yang akan duduk jadi pimpinan FPI serta kepengurusannya. Karena kita tidak mau akan terjadi hal-hal yang menyalahi aturan, baik internal organisasi maupun ketentuan hukum yang berlaku. Jangan sampai gelar dan tuduhan yang tidak baik, malah dilakukan oleh FPI nantinya, maka kita masih meyusunnya untuk Meranti,"kata Ust. Ade.

Sementara itu AKBP Barliansyah mengakui kehidupan sosial masyarakat jadi dasar tercipta kerukunan dan keamanan di suatu daerah, terutama pemahaman keagamaan pemeluknya masing-masing.

"Pemahaman agama sangat penting. Untuk internal Polres Meranti saat ini telah melakukan pembinahan rohani dan menerapkan kepada anggota Polres Meranti sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Jika yang muslim kita adakan program ceramah dan menganjurkan agar sebagai aparat, jika seorang muslim dapat mencontohkannya di tengah masyarakat. Seperti, mengucapkan salam terlebih dahulu kepada warga, tetangga dan dalam pergaulan. Ini perlu pemahaman dan ditingkatkan dengan kerohanian itu,"ungkap Barliansyah.

Sepeti diketahui, Kabupaten Meranti merupakan daerah kepulauan dalam Provinsi Riau. Geografisnya berhadapan langsung dengan negara jiran Malaysia, Singapura. Daerah kepulauan umumnya, seperti Batam dan Tanjung Pinang tidak asing lagi jadi jalur peredaran narkoba atau produk ilegal lainnya tidak terkecuali untuk wilayah Kepulauan Meranti.
(frc//470/ayi)***





  

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel pilihan google :

    Terbaru :

    Video Pilihan: