Miris, Ketika Rahasia Ahok Diungkap Orang Dekatnya | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Miris, Ketika Rahasia Ahok Diungkap Orang Dekatnya

Basuki Tjahaya Purnama (BTP) alias Ahok harus menerima dan menelan pil pahit dari orang yang pernah dekat dengannya. Menyusul singkatan BTP yang juga dijadikan slogan Bersih, Transparan dan Profesional, dibantah sendiri oleh mantan Wakilnya semasa menjabat jadi Bupati Belitung Timur periode 2005-2010 silam.

FORUMRIAU.COM: Dimana, Ahok menjabat cuma 15 bulan (Agustus 2005-November 2006) setelah ia dilantik bersama Khairul Effendi atas kemenangannya dalam Pemilihan Kepala Daerah tahun 2005.

Janji mantan Bupati Bangka Belitung Timur (Beltim) yang hanya 15 bulan menjabat ini akhirnya diungkap sendiri oleh wakilnya Khairul Efendi semasa menjabat periode 2005-2010.

Ahok 15 bulan menjbat itu karena ia tergoda untuk jabatan yang lebih tinggi mencalnkan diri sebagai Gubernur Provinsi Bangka Belitung pada 2006. Terus bagaimana dengan program-program dan janji-janjinya selama masa kampanye Bupati?

"Saya sebagai Wakil Bupati terpilih harus menanggung janji politik Ahok yang mengundurkan diri hanya 15 bulan menjabat," kata Khairul Effendi ketika memberikan testimoni dalam acara Majelis Taqarrub Ilallah dan Temu Pembaca Suara Islam di Masjid Baiturahman, Jakarta Selatan, Sabtu (15/9/2012) lalu dikutip suara-islamcom .

Padahal, kata Khairul, selama kampanye dengan motto "beri kami kesempatan", Ahok telah mengumbar sejumlah janji: akan menjadikan Beltim seperti Singapura kedua, akan membangun kawasan indistri di Air Kelik, akan bangun pabrik kelereng, akan jadikan Beltim Bali kedua dan sebagainya.

"Semuanya nol besar karena ditinggalkan sebelum masa tugas tuntas, demi mengejar ambisi jadi gubernur Babel," ungkapnya.

Karena itu Khairul mengaku, dirinya dan warga Beltim sering tersenyum geli jika mendengar kampenye Ahok di Jakarta yang mengatakan dirinya sukses memimpin Beltim. Apalagi dengan slogannya Bersih, Transparan dan Profesional (BTP).

"BTP itu kan juga singkatan dari namanya, Basuki Tjahaja Purnama (BTP)," kata Khairul.

Menurut Khairul, bagaimana bisa dibilang Profesional jika orang menjabat harusnya lima tahun ternyata lima belas bulan telh mundur.

"Ibarat orang bangun rumah, baru pondasinya saja sudah ditinggal. Bagaimana disebut profesional?," katanya.

Apalagi jika dilihat janji-janjinya yang tidak ada satupun yang terealisasi.
"Belum sampai ke pulau sudah berhenti," kata Khairul mengibaratkan.

Karena itu Khairul berpesan pada warga Jakarta agar tidak tertipu dengan sosok Ahok, apalagi yang tidak seiman dengan Ahok.

"Saya mengenal Ahok. Dia suka ngomong besar, tapi tak serius melaksanakannya," tutup Khairul.(*)
Perlu dibaca:

Mahfud Ungkap UU Untuk Copot Jokowi atau Ahok Dalam Kasusnya


Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Video Pilihan: