Plt Gubernur DKI Kecam Aksi Kita Indonesia Bertabur Partai dan Golongan | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Plt Gubernur DKI Kecam Aksi Kita Indonesia Bertabur Partai dan Golongan

Aksi Kita Indonesia 412 yang dinilai aksi tandingan #212 mendapat kecaman banyak pihak. Kecaman itu terkait dengan dugaan upaya pemanfaatan massa Car Free Day (CFD) hingga pelanggaran Pergub DKI aturan CFD.

FORUMRIAU.COM: Pelaksana Tugas Gubernur DKI Sumarsono sendiri, menyayangkan munculnya atribut-atribut partai politik dalam acara Parade Bhinneka Tunggal Ika di area Car Free Day (CFD), Jakarta Pusat hari ini.

Pria yang akrab disapa Soni ini menegaskan bahwa area CFD harus steril dari kegiatan maupun atribut politik.

"Kita hanya memberikan izin kepada paling tidak sepuluh panggung. Panggung utamanya ada di HI, namanya panggung budaya seperti halnya agenda minggu sebelumnya. Saya kira boleh untuk mengembangkan budaya Indonesia tapi area CFD harus bebas kegiatan politik dan atribut politik," kata Soni kepada detikcom melalui sambungan telepon, Minggu (4/12/2016).

Soni menambahkan bahwa aksi hari ini dinodai oleh ketidakkonsistenan beberapa peserta yang memakai atribut politik. Dirinya sangat menyayangkan tindakan massa tersebut.

"Hari ini kita melihat beberapa tidak konsisten, muncul atribut parpol tertentu sehingga saya sangat menyayangkan. Karena itu saya memberi imbauan, saya cek dari jam 06.00 WIB tadi di Monas. Yang pakai atribut partai saya suruh copot semua, yang pakai kaus saya suruh balik kausnya, kecuali wanita, gak mungkin," terang Soni.

Soni menambahkan bahwa dirinya telah memerintahkan Satuan Polisi Pamong Pradja tapi massa terlalu banyak sehingga pihaknya kewalahan. Soni kemudian langsung meminta panitia aksi untuk mempertanggungjawabkan tindakan massa yang memakai atribut politik tersebut.

Soni kemudian akan memberi peringatan tertulis kepada panitia untuk dipanggil dimintai pertanggungjawaban karena aksi tidak sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

"Acara yang sudah bagus, kebhinnekaan, ada seni budayanya. Yang salah itu atribut politiknya saja. Tokoh parpolnya boleh," tegas Soni. (*)
Perlu dibaca:

Surat Terbuka Untuk Bangsa: Ahok dan Hukum NKRI Apa Adanya atau Ada Apa-apanya?

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid
    Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra.SH.MSc : Jadi sekali lagi, islam bukanlah sebuah ideologi.

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...

    Video Pilihan: