4.099 Kendaraan Dijaring Operasi Simpatik Siak 2016 di Pekanbaru | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

4.099 Kendaraan Dijaring Operasi Simpatik Siak 2016 di Pekanbaru

Satlantas Polresta Pekanbaru telah keluarkan surat tilang 4.099 kendaraan roda dua serta roda empat selama 14 hari digelarnya razia Operasi Simpatik Siak. Data tilang kendaraan pelanggar tertib lalu lintas itu terkahir pada Minggu 29 Mei 2016.

Pelanggaran paling banyak dari pengendara Sepeda Motor dengan jumlah 3.613, untuk roda empat sebanyak 486 Perkara. Khusus untuk Sepeda Motor pelanggaran surat surat kendaraan (SIM/STNK) sebanyak 2.253 Perkara.

Sedangkan jenis pelanggaran untuk kategori fatalita terhadap korban kecelakaan lalu lintas berada di peringkat kedua yakni tidak menggunakan Helm sebanyak 717 Perkara, melawan arus 225 perkara, melanggar rambu atau marka sebanyak 124 perkara.

Untuk usia pelaku pelanggaran dari data yang diperoleh usia 16-20 tahun berada di peringkat teratas dengan jumlah 1.052 orang, jika dilihat dari data disimpulkan bahwa para pelaku pelanggaran  masih sangat muda. Profesi karyawan/swasta sebanyak 2.985, Pelajar dan Mahasiswa sebanyak 934orang.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Budi Setiawan katakan, dibandingkan dengan pelaksanaan tahun 2015, penindakan pelanggaran lalu lintas mengalami peningkatan dengan total 2016 sebanyak 4.099 perkara. Sedangkan tahun 2015 hanya 3.761 perkara, angka tersebut memiliki selisih sebanyak 338 Perkara (9%).

"Operasi ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas dan menurunya angka kecelakaan lalu lintas tersebut terbilang berhasil, khususnya di Kota Pekanbaru. Keberhasilan ini dapat dilhat dari menurunnya angka kecelakaan selama Operasi Patuh Siak 2016," jelas Budi, pada forumriau.com baru-baru ini.

Operasi kepolisian ini, sebut Budi, menekan angka kecelakaan lalu lintas. Karena mengalami penurunan sebanyak 50%. Jika tahun 2015 kecelakaan lalu lintas terjadi 4 kasus, tahun 2016 mengalami penurunan 2 kasus dengan korban luka berat 2 orang, luka ringan 1 orang dan kerugian materil Rp. 1.200.000,-

"Berakhirnya Operasi Patuh ini pihaknya tidak akan menurunkan intensitas penindakan pelanggaran lalu lintas dilapangan tetap berjalan seperti biasa, dan justru dalam waktu dekat kita akan melaksanakan penertiban kendaraan untuk menjaga kamtibmas jelang bulan Ramadhan dan pelaksanaan ibadah selama Bulan Suci Ramadhan,” ucap Budi.(Anhar)

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Video Pilihan: