Penggawa Adat LAMR Dumai Gelar Apel Siaga Serta Sampaikan Tuntutan Terkait Blok Rokan | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini -->

Penggawa Adat LAMR Dumai Gelar Apel Siaga Serta Sampaikan Tuntutan Terkait Blok Rokan


Penggawa Adat LAMR Dumai Gelar Apel Siaga 
Serta Sampaikan Tuntutan Terkait Blok Rokan

FORUMRIAU.COM - DUMAI: Penggawa Adat Lembaga Adat Melayu Riau (PA LAMR) Kota Dumai menggelar Apel Siaga sekaligus menyampaikan sejumlah tuntutan terkait pengelolaan ladang minyak Blok Rokan, di Provinsi Riau, di Area Chevron Bukit Batrem Dumai Timur, Rabu (14/7/2021).

Pada Apel Siaga PA LAMR Kota Dumai yang dipimpin langsung Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kota Dumai Datuk Seri Syahrudin Husin bersama Panglima Muda Datuk Jailani Ridwan dan Timbalan Panglima serta para pemangku dan anggota PA LAMR Kota Dumai ini disampaikan sejumlah tuntutan terkait pengelolaan ladang minyak Blok Rokan di Provinsi Riau.

Diantara tuntutan tersebut yaitu Masyarakat Hukum Adat (MHA) Kota Dumai meminta kepada Pemerintah melalui PT. Pertamina (Persero) mengikutsertakan masyarakat adat dalam kepemilikan saham melalui mekanisme business to business (B to B) kepada patner LAMR. PA LAMR Kota Dumai  juga mendukung LAMR untuk memiliki saham di Blok Rokan. 

PA LAMR Kota Dumai  menegaskan bahwa hampir 100 tahun minyak dikuras dari tanah ulayat milik mereka untuk itu menuntut pelaksanaan pancung alas dari minyak yang telah dikuras dari perut bumi terut.

"Sejak tahun 1958, diresmikan pelabuhan ekspor minyak Caltex di kota Dumai, minyak mengalir deras, tapi tak setetespun yang kami dapat," ujar Panglima Muda PA LAMR Kota Dumai Datuk Jailani Ridwan dalam orasinya.

Datuk Jailani mengingatkan Pertamina bahwa jika keberadaan pipa-pipa minyak yang melintas di Dumai jika tidak ada manfaatnya bagi masyarakat Dumai maka bawa saja pipa-pipa tersebut ke Pusat.

"Kami tidak butuh pipa-pipa tersebut, ingatlah minyak yang di ekplorasi dari perut bumi Riau, menjadi duit jika sudah sampai ke Dumai, diekspor melalui Dumai dan diproses juga di Dumai. Kami meminta hak kami, kembalikan hak kami masyarakat adat Kota Dumai. Kami meminta DBH [dana bagi hasil] atas migas, karena hasil produksi minyak melintas di Dumai, dan hampir 70 tahun kami tidak mendapatkan apa-apa," ujarnya.

Ketua Umum DPH LAMR Kota Dumai Datuk Seri Syahrudin Husin dalam elu-eluannya menyampaikan terima kasih kepada Penggawa Adat LAMR Kota Dumai yang siap berjuang untuk mendapatkan hak-hak masyarakat adat.

Datuk Seri Syahrudin akan menyampaikan keinginan Penggawa Adat LAMR Kota Dumai kepada LAMR di bawah pimpinan Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Datuk Seri H. Al azhar dan Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar beserta seluruh pengurus LAMR.

Datuk Seri Syahrudin mengingatkan agar masyarakat adat Melayu Riau tidak boleh menjadi penonton di negeri sendiri. "Orang tua-tua mengingatkan apabila rumah tidak berpintu, maka angin lalu tempias lalu. Negeri ini ada penghulunya, rumah ini ada tuannya. Maka jangan meraja-raja di kampung raja, jangan menghulu-hulu di kampung penghulu," ujar Datuk Seri Syahrudin.

Menyinggung keberadaan PA LAMR, menurut Datuk Seri Syahrudin, PA merupakan semacam pasukan adat yang bertugas menjaga negeri ini. "Jika kita sepakat bahwa NKRI harga mati, maka Blok Rokan juga harga mati," kata Datuk Seri Syahrudin di akhir elu-eluannya yang disambut dengan tepukan bergemuruh dari hampir 100 orang PA LAMR peserta apel siaga. (rilis)

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :