Kata Mengejutkan Sekum IKMI Riau Soal Seruan Ust Abdul Somad dan HRS Untuk Pemilu 2019 | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Kata Mengejutkan Sekum IKMI Riau Soal Seruan Ust Abdul Somad dan HRS Untuk Pemilu 2019

Pengakuan Mengejutkan Soal Seruan Ulama Riau dan HRS Untuk Pemilu 2019 

PEKANBARU - Seruan imam besar Habib Rizieq Shihab dan juga Ustadz Abdul Somad, agar umat Islam berperan dalam pemerintahan, termasuk penentu kebijakan di kursi legislatif, disambut baik oleh ustadz dan mubalig di Riau. 

Dari Riau, salah satu tokoh masyarakat dan ustadz yang Sekum IKMI Riau, telah menyambut seruan itu adalah ustadz Drs.Sri Skati. 

Melalui perahu partai Islam, Partai Bulan Bintang (PBB), ustadz Drs.Sri Sakti dipercaya pada posisi nomor 1 (satu), untuk DPRD Riau yaitu di daerah pemilihan Kota Pekanbaru.

Berbincang dengan ustadz yang akrab dipangil para jamaahnya dengan Ustadz Tri ini, redaksi forumriau mendapat jawaban mengejutkan darinya. 

Menurut ustadz Sri Sakti yang juga menjabat Sekretaris Umum IKMI Riau ini, seruan dari imam besar Habib Riziq Syihab dan juga ustadz Abdul Somad semakin menguatkan ruh jihad di hatinya untuk bersosialisasi dengan sungguh - sungguh ditengah-tengah masyarakat, sehingga dapat memperoleh kursi di DPRD Riau periode 2019-2024 mendatang. 

"Pertama, seruan ulama kita Habib Rizieq Shihab ini, apalagi juga datang dari ustadz Abdul Somad, ulama asal daerah kita Riau, semakin menguatkan hati saya untuk berjihad konstitusi. Semangat atau giroh jihad melalui konstitusi ini sangat sejalan dengan visi misi partai Islam, PBB," ungkap Ustadz Drs.Sri Sakti. 

Lebih lanjut Ustadz Sri menjelaskan, PBB sebagai partai berazaskan Islam yang dipimpin oleh Ketua Umum Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra itu, punya komitmen untuk mewujudkan keadilan dan kepastian hukum Indonesia melalui wakil rakyat di legislatif. 

"Kedua, saya memilih PBB jelas karena sebagai partai Islam, warisan Masyumi (Majelis Syuro Muslimin Indonesia), sangat punya komitmen untuk mewujudkan Indonesia berkeadilan dan punya kepastian hukum. Cita cita ini harus kita wujudkan bersama agar terciptanya Indonesia yang aman, damai, tentram, sejahtera dalam tatanan kepastian hukum yang berkeadilan. 

Sehingga ketiga, tidak ada yang namanya istilah persekusi pada ulama, aksi persekusi pada warga negara yang menyuarakan hak mereka, kriminalisasi pada ulama, atau pembubaran organisasi tanpa proses hukum yang semestinya," terang ustadz Sri. 

Pilihan partai Islam yaitu Partai Bulan Bintang (PBB) bukan karbitan semata oleh ustadz Sri. Kiprah Ustadz Tri Sakti bersama pengurus PBB Riau dibuktikannya dengan banyaknya kader PBB jadi mubaligh di IKMI (Idaroh Kemakmuran Masjid Indonesia) hingga sekarang. 

Kesibukannya berdakwah sebagai ustadz juga tidak mengurangi aktifitas beliau jadi seorang Sekretaris Umum IKMI Riau dan juga Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah (IDII) Kota Pekanbaru. Ustadz Sri juga aktif dalam paguyuban sosial masyarakat Sebagai Ketua Gando Saiyo hingga sekarang. 

Semangat jihad dan dakwah beliau terus jalan dengan tetap menyampaikannya di tengah-tengah masyarakat. 

Masyarakat Riau, kata ustadz Sri, khususnya di daerah Kota Pekanbaru, agar dapat berperan dalam jihad konstitusi tersebut, dengan memastikan suara mereka di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019 mendatang. 

"Mari bersama kita tunaikan seruan ulama kita ustadz Abdul Somad dan imam besar Habib Rizieq Shihab, agar umat Islam punya perwakilan suara di pemerintahan, kursi legislatif di semua tingkatan, baik kabupaten/kota, tingkat provinsi hingga di tingkat pusat pada periode 2019-2024 mendatang," pungkas ustadz Sri.(*)

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid
    Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra.SH.MSc : Jadi sekali lagi, islam bukanlah sebuah ideologi.

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...

    Video Pilihan: