Perjalanan Liburan Mudik Bagusnya Malam atau Siang Ini Kata Ahli | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Perjalanan Liburan Mudik Bagusnya Malam atau Siang Ini Kata Ahli

Liburan mudik lebaran kembali datang. Bahkan untuk tahun 2017 ini waktu libur telah diperpanjang oleh pemerintah hingga lima hari. Waktu libur yang panjang nyaris satu pekan ini ada baiknya digunakan dengan bijak. Jika ingin melakukan perjalanan liburan layaknya traveler, bagusnya dilakukan pada siang hari atau waktu malam?

Tidak sedikit orang melakukan perjalanan panjang demi mengisi liburan untuk mudik menuju ke kampung halamannya. Jika anda satu diantara banyak orang yang juga melakukan perjalanan liburan mudik ini, perlu diketahui pilihan waktu perjlanan apakah bagusnya malm atau siang hari.

Jika melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi dan masih dalam keadaan berpuasa, pakar kesehatan berpendapat ada baiknya ditentukan waktu perjalanan yang bagus untuk menjaga perjalanan yang baik bagi kesehatan di tengah perjalanan.

Jika anda tetap melakukan ibadah puasa saat melakukan perjalanan mudik, pakar kesehatan dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc, Sp.GK menyarankan untuk tidak melakukan perjalanan ini di siang hari karena tingginya resiko kelelahan dan dehidrasi.

Lakukan perjalanan di malam hari saja agar anda bisa mengkonsumsi air atau makanan saat merasa lapar dan haus.

Hanya saja, perjalanan di malam hari juga memiliki resiko berupa terbatasnya pandangan sekaligus kemungkinan mudah mengantuk di tengah perjalanan.

Jika tetap ingin melakukan perjalanan di siang hari, ada baiknya jangan memaksakan diri untuk melakukan ibadah puasa.

Namun, jika memang ingin tetap melakukannya, pastikan untuk memenuhi asupan air minum saat berbuka dan sahur dan cobalah untuk bergantian dalam mengemudi sehingga bisa segera tidur saat merasa lelah.

Jika di dalam perjalanan sudah merasa sangat haus atau dehidrasi, segeralah untuk minum air karena dehidrasi bisa membuat tubuh mengalami penurunan konsentrasi saat mengemudi dan akan meningkatkan resiko kecelakaan.

Selain itu, jika tubuh kekurangan cairan dan elektrolit saat berada di perjalanan mudik di siang hari, dikhawatirkan hal ini akan mengancam kesehatan jantung, ginjal, atau bahkan menyebabkan kematian.

Dalam ajaran islam jika berpuasa melakukan perjalanan jauh dierbolehkan tidak berpuasa bagi yang tidak sanggup. Istilah musafir dalam perjalanan boleh tidak berpuasa ini paling kurang perjalanannya 80 kilometer lebih. Karena puasa dapat diganti pada bulan berikutnya di waktu yang tidak diharamkan berpuasa.
Apalagi jika siang hari dan anda sebagai pembawa kendaraan pribadi untuk melakukan perjlanan siang hari, maka sebaiknya gunakan anjuran yang boleh tidak berpuasa demi keselamatan keluarga yang anda bawa saat mudik bersama. Selamat libur lebaran.(*)

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel pilihan google :

    Terbaru :

    Video Pilihan: