Jeritan Pribumi Menolak RAPP Dari Meranti | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Jeritan Pribumi Menolak RAPP Dari Meranti

Masyarakat Pulau Padang mulanya hidup tenang dengan pola pertanian dan perkebunan sagu, karet, sawit, kopi dan lainnya tanpa ancaman asap dan pencemaran lingkungan. Ketenangan ini akhirnya berubah jadi bencana dan petaka bagi kelangsungan hidup anak cucu mereka.

FORUMRIAU.COM: Dari hanya 110.000 Ha total luas Pulau Padang, seluas 45.205 Ha telah dikuasai oleh RAPP untuk tanaman akasia. Perusahaan RAPP milik Sukanto Tanoto ini mengantongi SK Menhut nomor 327 tahun 2009 untuk lahan tersebut.

Selain terjadinya asap dan kerusakan lingkungan, kegiatan merambah hutan PT.RAPP meluas ke lahan milik masyarakat. Meski modus operandi ini juga terjadi di tempat lain,  namun warga Pulau Padang sadar akan hak mereka.

Konflik mulai memuncak hingga aksi demonstrasi masyarakat Pulau Padang ke DPR RI pada tahun 2011. Mereka bahkan menjahit mulut berhari-hari hingga sekarat dan di rawat di rumah sakit.

Namun kegiatan perambahan lahan di Pulau Padang yang dapat jadi destinasi itu tetap berlangsung.

Bahkan Nazir Foead pejabat Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) yang dibuat presiden sekalipun, diusir oleh pengamanan PT.RAPP di Pulau Padang, Senin (6/9/2016) silam.(sk/470)

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Video Pilihan: