Biadab! Balita 2,5 Tahun Diperkosa Lalu Dibunuh | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Biadab! Balita 2,5 Tahun Diperkosa Lalu Dibunuh

Perkosaan dan pembunuhan pada seorang balita 2,5 tahun akhirnya terungkap. Pelaku sempat menyimpan jasad korban semalam di kamarnya sebelum dibuang ke belakang rumah.

FORUMRIAU.COM: Perbuatan keji itu dilakukan Budiansyah (26), pria asal Cibungbulang, Kabupaten Bogor  Kapolsek Cibungbulang, Kompol Roni Mardiatun mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah jasad korban ditemukan di belakang rumahnya.

"Jadi awal pengungkapan adalah adanya temuan mayat korban di belakang rumahnya. Setelah diperiksa banyak kejanggalan sehingga ada kesimpulan kalau korban diduga korban pembunuhan. Kita terjunkan anjing pelacak untuk mencari jejak pelaku, sampai akhirnya kita periksa tersangka,"kata Kompol Roni dikutip Detikcom, Rabu (11/5/2016).

"Awalnya kita kesulitan karena tersangka selalu berkelit, tapi akhirnya tersangka mengakui perbuatannya,"sambungnya.

Kompol Roni menjelaskan, kejadian berawal ketika korban tengah bermain di rumah pelaku bersama teman-teman sebayanya. Saat itu, Budiansyah yang sudah memiliki hasrat seks yang tinggi, kemudian membawa korban ke dalam kamarnya.

"Korban sempat berontak, kemudian tersangka melilitkan kain ke mulut dan kepala korban. Kemudian korban diperkosa. Namun karena diduga kehabisan napas, korban akhirnya meninggal,"jelas Kompol Roni.

Mengetahui korban meninggal, lanjut Kompol Roni, tersangka sempat menyimpan jenazah korban di kamarnya. Baru kemudian keesokan harinya, jenazah korban dibuang Budiansyah ke belakang rumah orangtuanya, hingga akhirnya ditemukan warga.

"Jadi aksi perkosaannya terjadi pada hari minggu. Jasad korban ditemukan pada hari senin. Pelaku tertangkap dan kita tetapkan sebagai tersangka,"kata Kompol Roni. Hingga saat ini, kata Roni, pihaknya sudah menyerahkan Budiansyah ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor untuk ditindaklanjuti.***

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Video Pilihan: