Akhirnya Polda Metro Ungkap Alasan Tahan Jessica 'Ratu Kopi Maut' | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Akhirnya Polda Metro Ungkap Alasan Tahan Jessica 'Ratu Kopi Maut'



Alasan kuat Polda Metrojaya menahan Jessica sebagai tersangka pembunuhan Mirna akirnya diungkap. Kapolda Metro Irjen Tito Karnavian mengngkapnya kepada wartaan.

FORUMRIAU.COM: Menurut jendral bintang dua ini, penyidik sudah yakin Jessica pelaku yang meracun kopi Mirna. Karena itu, penyidik berani menahan Jessica.

"Penyidik berani menahan berarti penyidik sudah yakin,"jelas Tito di Mapolda Metro Jaya, Jumat (5/2/2016) seperti yang dirilis detik.com. Menurut Tito, langkah polisi saat ini adalah bagaimana memeprkuat alat bukti.

"Meyakini teman-teman jaksa agar mereka yakin dan P21. Setelah itu meningkat ke persidangan. Di persidangan kami akan otomatis all out membantu teman-teman jaksa. Karena kewajiban polisi bukan hanya pada P21, tapi kewajiban polisi secara moral bahwa kasus yang sudah dilakukan tindakan upaya paksa oleh polisi itu harus kita yakinkan juga bahwa mereka, tanpa melupakan azas praduga tak bersalah, membantu mereka dan bekerja dalam team work," jelas dia.

Selain itu juga Tito menguraikan proses penahanan Jessica, polisi memiliki waktu empat bulan. 20 hari, 40 hari, 30 hari, dan 30 hari. 20 hari pertama tahanan penyidik, setelah itu bisa diminta perpanjangan oleh jaksa.

"Menjadi tahanan atas dukungan jaksa 40 hari. Kalau kurang cukup bisa kita ajukan 30 hari di pengadilan. Kalau kurang cukup lagi, kita tambah 30 hari lagi. Jadi nggak usah buru-buru, sabar,"tutur dia.(frc/470)***

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid
    Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra.SH.MSc : Jadi sekali lagi, islam bukanlah sebuah ideologi.

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...

    Video Pilihan: