Stop Rp.3 M HMI, Ini Alasan Dewan.. | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Stop Rp.3 M HMI, Ini Alasan Dewan..




Dana Rp.3 Miliar Kongres ke 29 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tidak disetujui dewan untuk dicairkan. Meski dana kongres dari APBD Riau itu masih menunggu pencairan Desember ini, dewan setuju agar tidak dicairkan dan dijadikan sisa anggaran saja dalam SiLPA APBD.

FORUMRIAU.COM: Diketahui, Anggaran Kongres HMI 29 yang telah buat rusuh di Pekanbaru itu bukan dari APBD Riau 2015 saja. Dalam pemaparannya di DPRD Riau sebelum Kongres, panitia menyatakan dapat dana dari Pemda lainnya, seperti dari Pemda DKI Rp.2,5 M, Pemkab Kampar Rp.1 M dan Pemko Pekanbaru. Bahkan, dari Pemda lain 34 provinsi juga proposal diedarkan.

"Dari pemda lain dan pihak swasta juga kami dapat. Jumlahnya beragam,"kata panitia menjawab wartawan usai hearing dengan Komisi C DPRD Riau waktu itu.

Sementara, pimpinan DPRD Riau Sunaryo didampingi Manahara Manurung kepada media juga menyetujui jika dana Rp.3 M tidak dicairkan.

"Bisa dan kita setuju saja tidak dicairkan. Dana masyarakat bukan untuk biayai kerusuhan. Sudah dikasih, malah buat rusuh,"kata Sunaryo.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, panitia Kongres HMI ke-29 di Pekanbaru harus berbesar hati dengan pernyataan pimpinan DPRD Riau. Karena, uang APBD Riau Rp.3 M untuk acara Kongres mereka disetujui untuk tidak diberikan. Sehingga, uang APBD Riau itu harus masuk ke Sisa Anggaran APBD 2015.

Hal itu dibenarkan Pimpinan DPRD Riau Sunaryo didampingi Manahara Manurung saat berbincang bersama wartawan, Rabu 2/12/2015 di gedung DPRD Riau.

Menurut Sunaryo, penggunaan anggaran daerah sejatinya harus berdampak positif untuk kemaslahatan masyarakat yang lebih luas dan juga jangka panjang. Sehingga, penggunaan anggaran daerah dapat dipertanggungjawabkan.

"Jika dibatalkan bisa saja. Komitmennya masuk dalam sisa anggaran di SiLPA APBD. Karena anggaran daerah itu digunakan untuk kemaslahatan rakyat diwujudkan dalam pembangunan. Sehingga dampaknya positif dan jangka panjang bagi kehidupan masyarakat. Prinsip anggaran daerah itu dipakai mengutamakan skala prioritas,"ungkap Sunaryo.

Terpisah, anggota Komisi D DPRD Riau Hardianto SE juga menilai serupa. "Bisa saja, kan sumber dana panitia bukan dari APBD Riau saja. Dari pemda lain dan pihak swasta juga ada,"jawab Hardianto.

Panitia Kongres HMI Achmad sebelumnya juga menyatakan ke media bersedia saja atas keputusan pemerintah daerah Riau dan legislatif untuk membatalkan Rp.3 miliar tersebut.(Frc/470)

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid
    Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra.SH.MSc : Jadi sekali lagi, islam bukanlah sebuah ideologi.

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...

    Video Pilihan: