Catut Nama Wartawan, HMI Riau Desak Uang ke Dewan | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Catut Nama Wartawan, HMI Riau Desak Uang ke Dewan


 



Ada-ada saja ulah panitia Kongres HMI ke-29 di Pekanbaru ini. Entah karena panik soal keuangan, mereka sanggup mencatut dan menjual atas nama wartawan ke anggota DPRD Riau.



FORUMRIAU.COM: Dugaan catut mencatut nama wartawan itu terungkap saat Abdul Vattah anggota komisi A DPRD Riau,  tiba-tiba bicara soal Kongres HMI di Pekanbaru. Dia katakan, panitia HMI menyampaikan bahwa ada wartawan yang mendesak panitia Kongres HMI membayar uang publikasi ke Panitia Kongres.

Merasa tidak berbuat, sontak para wartawan yang hari-hari 'ngepos' di DPRD Riau kaget atas pernyataan itu. Ketika didesak untuk menyebutkan siapa panitia HMI yang mencatut nama wartawan, Abdul Vattah tidak menjawabnya.

"Saya hanya diberi informasi ada wartawan yang datang ke panitia soal publikasi kongres HMI. Hanya itu, orangnya saya tidak tahu,"jawab Vattah mengelak.

Dipastikan sekali lagi soal itu, Vattah malah mulai menyamarkan persoalan tersebut. Namun awak media merasa disudutkan atas pernyataan tersebut.

"Ini sudah akal-akalan HMI menjual nama media agar mereka cepat dapat dana. Mereka malah bikin alasan ke dewan untuk bayar ini itu harus disegerakan, termasuk uang publikasi media,"terang wartawan harian Berita Terkini.

Wartawan Harian Rakyat Riau juga mengaku, sebelum acara Kongres, panitia Kongres HMI audiensi dengan komisi C DPRD Riau. Mereka paparkan ada uang publikasi senilai Rp.200 juta untuk media. Saat itulah, panitia Kongres menawarkan agar media memasukkan penwaran kerjasama tersebut.

"Waktu itu mereka audiensi soal kegunaan Rp.3 miliar dari APBD Riau untuk Kongres HMI. Disana mereka jelaskan semua, termasuk uang publikasi 200 juta. Bahkan mereka meminta memasukkan penawaran kerjasama dari media ke panitia kongres. Rakyat Riau akhirnya memasukkan. Tapi sampai kongres usai, mereka nggak pernah tu hubungi kantor. Dia suruh masukkan surat, tidak ditanggapi sampai kini. Terus apa maksudnya menyebut-nyebut ke anggota dewan?"jelas Kur, wartawan Rakyat Riau.  

Ketika dikonfirmasi ke Achmad, panitia Kongres HMI, dia membenarkan menerima penawaran liputan untuk media. Tapi, sampai saat ini belum diakomodir media bersangkuta.

"Ya bang, memang ada. Bidang publikasi itu untuk media. Saya belum tahu bang siapa yang menyebut nama wartawan ke anggota dewan itu Bang,"kata Achmad di ujung seluler, Selasa 24/11/2015.

Saat ditanya apa maksudnya menyampaikan hal itu ke DPRD Riau, Achmad mengelak memberikan alasan. Hmm...dek..dek.(Frc/470)***  

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid
    Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra.SH.MSc : Jadi sekali lagi, islam bukanlah sebuah ideologi.

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...

    Video Pilihan: