Terjun Dari Lantai 8, Bandar Narkoba Kritis | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Terjun Dari Lantai 8, Bandar Narkoba Kritis

Mantan anggota B Sat Tahti Polres Rohil, Satriandi (37) nekad lompat dari lantai 8 Hotel Aryaduta Jalan Diponegoro. Pria yang diketahui sebagai bandar narkoba ini nekad melakukan aksi tersebut saat akan digrebek Satuan Narkoba Polresta Pekanbaru, Jumat (1/5/2015) pukul 10.30 WIB.

FORUMRIAU.COM: Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru Kompol Iwan Lesmana Riza SH MH membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban melompat dari kamar 801 tempatnya menginap.

"Akibat aksi nekadnya tersebut, korban mengalami luka kritis daan saat ini tersangka mendapat perawatan di RS Bhayangkara Polda Riau," ujar Kompol Iwan Lesmana.

Kompol Iwan menjelaskan, selain menangkap Satriandi, pihaknya juga mengamankan Zuhri Fathoni (25), seorang pegawai honorer Dishub Kota Pekanbaru yang juga adik tersangka Satriadi berikut barang bukti berupa 4 bungkus sabu, 14 butir pil ekstasi, puluhan Kapsul yang akan diisi narkoba dan puluhan prin transfer ATM dan 1 buku catatan rekap transaksi narkoba serta buku tabungan berbagai bank.

Pengungkapan kasus peredaran narkoba antar provinsi ini berawal dari kecelakaan yang terjadi, dimana supir AN menabrak mobil Pajero Sport milik petugas, di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru, Jumat pagi tadi pukul 06.20 WIB. Polisi menemukan ribuan pil ekstasi dan uang tunai puluhan juta rupiah di dalam mobil tersebut. Setelah diamankan dan dilakukan interogasi, Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru langsung melacak pelaku lainnya. Selang beberapa jam, tiga rekan si supir diciduk di dalam dua kamar hotel Arya Duta.

Awalnya polisi menggrebek kamar nomor 827, dan mengamankan MR, AL dan AB. Kemudian di kamar lainnya, polisi menangkap ZF dan ST. Saat digrebek di dalam kamar, tersangka ST memecahkan kaca kamar hotel dan terjatuh. Ditempat terpisah di dalam kamar 711 Hotel DFam Jalan Gatot Subroto Kecamatan Lima Puluh, petugas Satresnarkoba Polresta Pekanbaru juga mengamankan 3 pria yakni YC, AR, SM dan 2 rekan wanitanya yang diduga merupakan jaringan narkoba antar provinsi tersebut.

"Saat ini para tersangka berikut semua barang buktinya telah diamankan di Mapolresta Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan intensif guna pengembangan lanjut untuk memasok bandar besarnya,"ungkapnya.(Frc/rls) Sumber: hlr

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid
    Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra.SH.MSc : Jadi sekali lagi, islam bukanlah sebuah ideologi.

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...

    Video Pilihan: