Raja Maizir Mit Tanggapi Kritikan M. Suhada dan Darmawi Persoalkan LAMR Bentuk BUMA | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini -->

Raja Maizir Mit Tanggapi Kritikan M. Suhada dan Darmawi Persoalkan LAMR Bentuk BUMA


Raja Maizir Mit Tanggapi Kritikan M. Suhada 
dan Darmawi Persoalkan LAMR Bentuk BUMA 


FORUMRIAU.COM - PEKANBARU:, - Tokoh masyarakat Riau Raja Maizir Mit, MBA yang juga Ketua  Persebatian Kekerabatan  Resam Kerajaan Indragiri (PKRKI) Persebatinan Kekerabatan Resam Kerajaan Indragiri (PKRKI) menanggapi kritikan Sekretaris Jenderal Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) M Suhada dan Ketua Lembaga Melayu Jakarta Darmawi di portal berita Cakaplah.com, Sabtu, 6 November 2021 yang mempersoalkan LAMR membentuk Badan Usaha Milik Adat (BUMA) dan ikut dalam bisnis di Blok Rokan. 

Raja Maizir justru mempertanyakan apakah M. Suhada dan Darmawi pernah membaca Anggaran Dasar (AD)/Anggaran Rumah Tanggga (ART) LAMR? 

"Kalau belum pernah membacanya, lebih baik jangan memberikan kritikan karena malu ditertawakan orang," kata Raja Maizir dalam rilisnya yang dikirim ke media massa, Selasa (9/11).

Raja Maizir menjelaskan di dalam Bab III Pasal 4 Ayat 3 menjelaskan tujuan LAMR didirikan yaitu memelihara dan membela hak-hak masyarakat adat Melayu Riau untuk kepentingan peningkatan kesejahteraan lahiriah dan batiniah masyarakat adat Melayu Riau. 

"LAMR  ingin mensejahterakan masyarakat adat dan karena LAMR merupakan Lembaga Nirlaba, Maka LAMR membentuk BUMA. Apakah LAMR salah dan ada melanggar AD/ARTSalahkah LAMR?, adakah LAMR melanggar AD/ART? ,makanya para pengkeritik berpikirlah secara arif dan bijaksana," kata Raja Maizir. 

Raja Maizir mengingatkan asal jangan asal berkomentar dan jangan memecah belah. "Kita beri dukungan kepada LAMR untuk mewujudkan impian mensejahterakan masyarakat adat," lanjut Raja Maizir Mit yang pernah sebagai Ketua Kadin Riau. 

Raja Maizir memberi contoh negara yang yang juga berbisnis melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Begitu pula Pemda yang berbisnis melalui BUMD, POLRI berbisnis melalui Puskopol,  TNI Angkatan Laut berbisnis melalui Puskopal, TNI Angkatan Darat berbisnis melalui Puskopad, sementara LAMR berbisnis melalui BUMA. 

"Saya dukung BUMA  untuk berbisnis, BUMA merupakan satu satunya di dunia badan usaha yang dimiliki oleh masyarakat aday. Ini suatu prestasi yang luar biasa kita harus mendukung sepenuhnya, jangan kita yang menghalangi perjuangan yang mulia ini," kata Datuk Raja Maizar yang pernah sebagai Ketua FKPPI Riau ini. 

Maizir Mit berharap kepada orang-orang tua untuk menjadi "sitawar sidingin" dan jangan menjadi kompor yang mengadu domba anak kemenakan. 

" Umur kita tidak berapa lama lagi, di akhir-akhir hayat kita jadilah sebagai panutan. Jadilah tokoh Melayu yang bisa dijadikan sosok orang tua yang dituakan yang membuat generasi muda kagum pada tuan-tuan," kata Raja Maizir Mit yang juga Ketua Umum Persaudaraan Mubaligh Mubalighoh Indonesia (PMMI) Provinsi Riau ini. (ril)

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :