Gelar Aksi Damai, PUK.SP - RMII Pekanbaru Tuntut Kejelasan Tenaga Kerja, Terhadap Dua Perusahaan Di Rumbai | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini -->

Gelar Aksi Damai, PUK.SP - RMII Pekanbaru Tuntut Kejelasan Tenaga Kerja, Terhadap Dua Perusahaan Di Rumbai

Gelar Aksi Damai, PUK.SP - RMII Pekanbaru Tuntut Kejelasan Tenaga Kerja, Terhadap Dua Perusahaan Di Rumbai


FORUMRIAU.COM - PEKANBARU - Pengurus Unit Kerja Serikat Pekerja Rumpun Melayu Industri Indonesia (PUK. SP-RMII) Kota Pekanbaru menggelar aksi damai di PT Riau Beton Jaya, Jalan Siak II, Rumbai, Rabu (2/9/2020) sekitar pukul 10.50 WIB.

Dalam orasinya, PUK SP-RMII Kota Pekanbaru yang bergerak dibilang jasa Tenang Kerja Bongkar Muat (TKBM) ini meminta agar mereka dipekerjakan sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru yang sudah ditentukan.

"Kami minta keadilan dan hak kami sebagai TKBM. Kami datang kesini (PT RBM) untuk menemui titik terang kami sebagai TKBM," katanya dalam orasi.

Sebelum menggelar aksi damai ini, pihak TKBM sudah melewati berbagai upaya untuk bisa berjumpa dengan perwakilan PT RBM. Namun massa mengatakan dari itikad baik tersebut, PT RBM tidak mengindahkannya.

"Kami sudah ada niat baik dengan menyurati berbagai pihak (PT RBM). Tapi niat baik kami tidak digubris sedikitpun. Ini pertaruhannya kedapur kami," sambung massa lagi.

Selain menggelar aksi damai di PT RBM, sekitar pukul 11.30 WIB massa dari TKBM langsung bergeser ke PT Superton.

Kedatangan massa ke PT Superton ini memberi tuntutan yang sama agar hak mereka diberikan. Karena sebelumnya pihak PT Superton sendiri juga sudah disurati, akan tetapi PT Superton tidak mengindahkan.

"Untuk PT Superton kami juga ingin meminta hak kami sebagai TKBM. Karena disitu nasib periuk kami. Untuk surat yang sudah kami berikan, tolong ditindaklanjuti," tutupnya. ***

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...