Ini Dampak Jarang Terkena Cahaya Matahari Kata Ahli | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Ini Dampak Jarang Terkena Cahaya Matahari Kata Ahli

Banyak orang beralasan tidak lagi punya waktu berjemur menikmati matahari pagi hari meskipun ada hari libur dari kesibukan sehari-hari.

Alasan mereka adalah waktu kerja yang digunakan tidak memberi waktu luang mereka untuk menikmati matahari pagi atau sorenya. Kenyataan lainnya adalah menjaga kulit agar tidak menjadi gelap jika terkena cahaya matahari.

Pada masa liburan akhir pekan Sabtu dan Minggu, kebanyakan bangun kesiangan dan malas untuk melakukan kegiatan pada sore harinya untuk sengaja terkena sinar matahari.

Padahal sejak bayi lahir anjuran untuk berjemur pada pagi hari antara jam 07.00 - 10.00 WIB telah jadi pengetahuan umum masyarkat untuk berjemur. Sinar matahari telah diketahui ahli kesehatan sebagai sumber vitamin D yang banyak, dapat dinikmati dengan mudah pada pagi dan sore hari.

Bagaimana jika tubuh jarang bahkan tidak terkena sinar matahari dalam beberapa waktu lama?

Pakar kesehatan menyebutkan tanpa adanya sinar matahari, dipastikan tubuh kekurangan asupan vitamin D.

Meskipun vitamin D juga bisa didapatkan dari makanan, minuman, atau suplemen khusus, akan tetapi sumber utama dari vitamin D yang baik bagi tubuh adalah dari sinar matahari pagi.

Tanpa adanya vitamin D yang cukup, maka kekuatan tulang pun akan semakin menyusut. Selain itu, kekurangan vitamin D akan membuat tubuh lebih beresiko terkena penyakit seperti diabetes, kardiovaskular, multiple sclerosis bahkan kanker prostat.

Selain penyakit-penyakit fisik tersebut, jarang mendapatkan paparan vitamin D ternyata juga akan mempengaruhi kesehatan mental.

Telah banyak penelitian menerbitkan jurnal kesehatan tentang bangun agi dan manfaat sinar matahari pagi.  Dimana penelitian para ahli menemukan, tubuh orang yang kerap terpapar sinar matahari, khususnya di pagi hari, cenderung lebih berbahagia dan mengendalikan stress dengan lebih baik.

Bahkan, cuaca yang mendung saja bisa membuat seseorang mengalami depresi ringan bernama seasonal affective disorder atau kurang bersemangat.

Menurut peneliti, alasan inilah jadi anggapan masyarakat selama ini bahwa cuaca yang mendung seakan-akan sesuai dengan suasana hati yang sedang muram.

Untuk itu, pakar kesehatan menganjurkan ada baiknya kita mulai lebih sering terkena sinar matahari, terutama pada pagi hari.

Luangkanlah waktu libur untuk bangun pagi dan menikmati suasana dengan sinar matahari hingga jam 10 pagi.

Bahkan jika anda berlibur sekalipun dan melakukan traveling, bukankah banyak tempat liburan yang dipenuhi dengan suasana sambil menikmati sinar matahari pagi tau sore hari?.(drsc)

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Video Pilihan: