Kenalkan, Ini Penulis Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Kenalkan, Ini Penulis Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok



Buku berjudul Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok ini penulisnya bernama Marwan Batubara. Ia telah banyak menulis sejumlah buku. Karya tulis Marwan Batubara selalu berdasarkan data dan fakta. Buku karya Marwan Batubara lebih cenderung pada masalah nasional terkait ekonomi politik, sosial maupun budaya.

Marwan awalnya berkarir sebagai General Manager PT.Indosat awal merintis usaha telekomunikasi di Indonesia. Pada 2004, Marwan Batubara berhasil duduk di legislatif kursi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI hingga 2014.

Pria yang lahir di Delitua, Sumatera Utara tahun 1965 ini telah menulis beberapa buku diantaranya, buku Kembalikan Mahakam, Skandal BLBI - Ramai-Ramai Merampok Negara, Tragedi dan Ironi Blok Cepu dan hari ini, Selasa 23 Mei 2017, buku berjudul Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok diluncurkan.

Peluncuran buku Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok ini digelar di gedung DPR RI dan dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti Amien Rais.

Pendidikan
Marwan Batubara menyelesaikan pendidikan dasar tahun 1967 dan SMP tahun 1970 di Delitua, Sumatera Utara. Ia melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri 3 Medan. Dengan dibantu seorang pamannya, Marwan berhasil menamatkan SMA tahun 1973.

Karier
Setelah menamatkan SMA, selama setahun ia bekerja di sebuah radio swasta, Alnora, Medan sebagai operator. Pada tahun 1975 Marwan berkesempatan memperoleh beasiswa sekolah kedinasan di PT Telkom, Bandung, selama 2 tahun. Tamat dari sana, Marwan bekerja dan ditempatkan di Surabaya tahun 1977.

Pada tahun 1978 Marwan diperbantukan sebagai teknisi pada International Maintenance Center (IMC), Indosat, dan ditempatkan di Jakarta dengan tetap berstatus sebagai karyawan Telkom. Di Jakarta Marwan mencoba mengikuti test masuk perguruan tinggi negeri, ketika itu masih bernama Perintis, dan diterima sebagai mahasiswa baru di Jurusan Elektro Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT-UI).

Sambil bekerja di IMC, sejak tahun 1979 Marwan mengikuti kuliah dari titik nol. Kuliah dua tahun sebelumnya di Telkom Bandung tak diperhitungkan. Ia menyelesaikan pendidikan dan tamat sebagai insinyur elektro (S1) tahun 1984.

Pendidikan Marwan tak berhenti di situ. Ia kembali menempuh pendidikan tinggi S-2 bidang studi computing di Monash University, Melbourne, Australia pada tahun 1990-1992 hingga memberinya gelar master of science (M.Sc).

Selama bekerja di Indosat, khususnya antara 1993 hingga 2000, Marwan banyak terlibat dalam proyek-proyek pembangunan sarana Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) internasional, yang menghubungkan Indonesia dengan negara-negara di Asia, Eropa, Australia, dan Amerika.

Marwan sering mendapat kesempatan menjadi salah satu Co-Chairman dari berbagai Kelompok Kerja perencanaan dan pembangunan SKKL-SKKL. Misalnya pada proyek SKKL Asia Pacific Cable Network (APCN), Jakarta-Surabaya-Australia (Jasuraus), dan South East Asia, Middle East, West Europe (SEA-ME-WE).

Karier Politik
Pada tahun 2004 Marwan mulai terlibat dalam bidang politik. Ia kemudian terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pusat asal Sumatera Utara periode 2009 -2014.

Sosial dan Keluarga
Dari pernikahannya dengan Cucu Hertruida asal Bandung, yang masih tercatat sebagai karyawan PT Telkom, Marwan dikaruniai tiga orang anak. Pertama Faisal Reza Batubara, lahir tahun 1982, kuliah di Jurusan Teknik Material, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung (FTI-ITB).

Kedua Fahmi Irfan Batubara, lahir tahun 1988, lulusan Pipeline Engineer, Newcastle University, S2, dan S1 di Jurusan Teknik Metalurgi dan Material, Fakultas Teknik Universitas Indonesia dan SMA di Al-Azhar Jakarta, sekarang bekerja sebagai Pipeline Integrity di TWI (The Welding Institute), status bertunangan, dan si bungsu Faris Ibrahim Batubara kelahiran tahun 1998, kuliah di Teknik Mesin ITS, Surabaya.

Karier Jabatan
General Manager PT.Indosat
Pendiri Yayasan Ummat
Direktur Indonesia Resources Studies (IRESS)
Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni Australia tahun 1993-1995
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD)
(*) foto : aktualcom | data : berbagai sumber.

Perlu dilihat : Saat Kata Hancur Negara Mulai Terbukti Era Jokowi


Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel pilihan google :

    Terbaru :

    Video Pilihan: