Inilah Data Tiga Korban Meninggal Dunia Tabrak Maut di Puncak Bogor | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Inilah Data Tiga Korban Meninggal Dunia Tabrak Maut di Puncak Bogor

Tabrakan maut dan beruntun akibat bis yang tidak punya rem terjadi di Puncak, Bogor, Sabtu 22/4/2017. Tiga orang meninggal dunia, lainnya luka-luka dan banyak kendaraan rusak berat.

FORUMRIAU.COM - Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu (22/4/2017) sore. Ada 3 orang korban tewas akibat kecelakaan yang melibatkan 12 kendaraan ini.

"Okta Riyansyah Purnama Putra 26 tahun, Jainudin, dan Dadang 45 tahun," ujar Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika kepada detikcom, Sabtu (22/4/2017).

Masing korban memiliki pekerjaan yang berbeda. Mereka juga berasal dari wilayah yang berbeda-beda.
Berikut data 3 korban meninggal:
  1. Oktariansyah Purnama Putra (26 tahun) Alamat: Jl Rawas VIII No 534, RT 10 RW 2 Lebung Gajar, Sematang Sorang, Palembang, Sumsel
  2. Zaenuddin (40 tahun) Alamat: Babakan Lebak, RT 2/6 Sinargalih Bogor, Jawa Barat
  3. Dadang (45), Kepala Desa Citeko Alamat: Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor
Berikut data korban luka berat:
  1. Penumpang sepeda motor Vixion, Aris Ris Beni (16), pelajar, Alamat: Tangerang.
  2. Saiful Bahri (33), karyawan swasta. Alamat: Jalan Menteng Atas Selatan 2, Jakarta Selatan.

Berikut data korban luka ringan: 
  1. Hasanudin (21), Alamat: Villa Tangerang Indah RT 10/05, Kelurahan Gebang Raya, Priuk, Kota Tangerang.
  2. Tommy Gunawan (36), karyawan swasta. Alamat: Sindang Sari RT 03/02, Tanah Baru, Kota Bogor.
  3. Darus Zaelani (40), sopir.  Alamat: Cibeureum RT 02/01, Cisarua.
Kejadian tragis di hari libur akhir pekan itu direkam oleh sejumlah warga dan disebar di media sosial sesaat setelah kejadian. Berikut ini video amatir seorang warga di lokasi kejadian.

(*)

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid
    Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra.SH.MSc : Jadi sekali lagi, islam bukanlah sebuah ideologi.

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...

    Video Pilihan: