Ini Kata PKB Soal Sistim Pemilu Tertutup | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Ini Kata PKB Soal Sistim Pemilu Tertutup

Fraksi PKB di DPR tak setuju dengan usulan pemilu digelar terbuka terbatas karena dinilai sama dengan tertutup. Pemilu terbuka terbatas dianggap sebagai kemunduran demokrasi.

FORUMRIAU.COM: "Kalau kita kan menganggap bahwa tertutup itu langkah mundur kita melakukan konsolidasi demokrasi. Dulu sudah tertutup kemudian terbuka, kemudian menikmati keterbukaan kok balik lagi terututup," kata Anggota Fraksi PKB Lukman Edy, di Kompleks Perlemen Senayan, Jakarta, Kamis (15/12/2016).

Lukman menyebut fraksinya juga tak setuju jika keterbukaan pemilu mendorong terjadinya politik uang. Menurut dia politik uang bisa saja terjadi pada sistem pemilu baik terbuka maupun tertutup.

"Kita membantah bahwa keterbukaan dalam pemilu itu menyebabkan terjadinya mendorong money politic. Karena soal politik uang bukan hanya saat sistem itu terbuka, tertutup juga soal politik uang bisa terjadi," jelasnya dikutip detikcom.

"Itu hal yang lain yang harus diatur dalam UU ini sehingga syarat-syaratnya menjadi ketat syarat-syarat anti money politic-nya," sambungnya.

Posisi PKB, kata Lukman, mendukung sistem yang proporsional. Jangan ada suara yang terbuang percuma dan tidak menghasilkan kursi.

"Prinsipnya harus proporsional, tingkat proporsionalitas pemilu ini harus maksimal. Artinya tidak boleh ada suara yang terbuang percuma, suara rakyat kan berharga. Tidak boleh kemudian ada yang terbuang percuma dan tidak menghasilkan kursi," jelas dia.

Ketua Pansus RUU Pemilu itu juga menyebut timnya sedang mencari berbagai metode yang pas untuk mendukung proporsional itu. Lukman tidak mau pengalaman PKB kehilangan 4 juta suara dan tidak mendapat kursi terulang kembali.

"Semakin suara itu tidak terbuang maka semakin proporsional. Berbagai metode dikaji itu bisa dihitung ada indeks-indeksnya dan begitu keluar kita bisa bikin grafik. Yang paling proporsional yang kita pilih. Itu nanti mempengaruhi kepada sistem BPP, Bilangan Pembagi Pemilih," tambah dia.

Saat ini Pansus, kata Lukman, sedang menelaah berbagai metodologi perhitungan konversi suara dari negara lain yang dianggap pas untuk Indonesia. Lukman memastikan PKB mendukung metodologi yang paling proporsional.

"Itu berpengaruh pada metodologi perhitungan konversi suara menuju kursi, Saint Lagoo, metode Hare, modifikasi, itu berpengaruh ke situ. Tapi kita sudah bikin simulasi-simulasi untuk membandingkan metode-metode itu dan kami PKB pasti akan pilih yang paling proporsional," paparnya.(*)

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid
    Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra.SH.MSc : Jadi sekali lagi, islam bukanlah sebuah ideologi.

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...

    Video Pilihan: