Siti Jumpa Kapolri Sepakat Soal Karlahut di Riau, PT.APSL 'Biang Kerok' | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Siti Jumpa Kapolri Sepakat Soal Karlahut di Riau, PT.APSL 'Biang Kerok'

Insiden penyanderaan 7 PNS Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Rohul, Riau akhirnya dibahas serius oleh Kapolri dan Mentri Siti Nurbaya Bakar. Mereka secara resmi bersepakat akan menuntaskan masalah Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) menyusul insiden penyandraan pegawai kementrian LHK di  lahan milih PT. APSL

FORUMRIAU.COM: Melalui akun Facebook resmi Siti Nurbaya Bakar menyatakan komitmennya bersama Kapolri Tito Karnavian.

Berikut keterangan Siti Nurbaya Bakar yang diupdate setelah lakukan pertemuan khusus dengan Kapolri;

Nyatakan PERANG Melawan Kejahatan Karhutla, KLHK Didukung Penuh POLRI
-------------------------------------------------------
Hari ini berlangsung pertemuan internal Menteri LHK dengan Kapolri, Bapak Jenderal Tito Karnavian. Ada beberapa hal yang kami bicarakan dan menghasilkan beberapa kesepakatan baik.

Terutama untuk menyikapi dinamika terakhir dari kasus penyanderaan staff KLHK di Riau, serta penegakan hukum kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ke depan.

Kita akan melangkah sesuai dengan aturan hukum. Kami juga sepakat untuk tidak ada lagi argumentasi, asumsi-asumsi, praduga-praduga analisis atau wacana analisis di ruang publik, karena itu akan membingungkan masyarakat. Jadi bilamana ada statment dan tindakan, harus sesuai aturan hukum saja.

Kapolri mendukung KLHK yang menyatakan perang terhadap kejahatan kebakaran hutan dan lahan yang disengaja.

Sebenarnya untuk tahun ini, kondisi terburuk Karhutla terjadi antara tanggal 23-29 Agustus kemarin, di Riau. Salah satunya hotspot muncul di Rohul dari lahan PT APSL. Asap mulai pekat pada tanggal 27-28 Agustus.

Andai saja tidak ada kejadian itu, maka sebenarnya tahun 2016 ini bisa dikatakan Indonesia berhasil mengatasi asap, yang selama ini selalu merugikan masyarakat dan menjadi sorotan dunia internasional. Saat ada kejadian itu, maka harus dilakukan tindakan.

KLHK dan Polri kompak mengawal penanganan kejahatan Karhutla. Jadi berbagai modus yang terindikasi muncul berkaitan dengan Karhutla ini, akan dijadikan momentum untuk kami bersama-sama mengatasi, memperbaiki dan menyelesaikan kondisi-kondisi buruk terkait lingkungan.

KLHK juga tetap melanjutkan penegakan hukum Karhutla dengan pendekatan multidoors (banyak pintu). KLHK menangani hukum administratif (perizinan) dan hukum perdata. Sedangkan untuk hukum pidana, yang paling terdepan adalah Pak Kapolri dan jajarannya.

Sambil juga tetap dengan kami secara terus menerus melakukan konsultasi (di bidang lingkungan hidup dan kehutanan).

Terkait kasus penyanderaan, akan dilakukan pemeriksaan oleh Polri secara menyeluruh terkait segala aspek dan keterkaitannya. Saya mendukung penuh untuk dilakukan proses itu.

Terakhir pesan saya secara khusus untuk masyarakat, kiranya memahami bahwa akses kelola kawasan hutan untuk masyarakat, sudah ada skema-skema perhutanan sosial yang disiapkan pemerintah. Jadi akses untuk mengelola hutan itu, ada mekanismenya, ada jalurnya dan ada aturan-aturannya.

(Menteri LHK, Dr.Ir.Siti Nurbaya, M.Sc)

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Video Pilihan: