Dihidupkan Lagi, ARB Duduki Posisi Mendiang Soeharto di Golkar | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Dihidupkan Lagi, ARB Duduki Posisi Mendiang Soeharto di Golkar

Munaslub Golkar 2016 membangkitkan badan lama, yaitu Dewan Pembina Golkar dengan Aburizal Bakrie (Ical) sebagai ketuanya. Dulu posisi Dewan Pembina Golkar ini eksis di zaman Orde Baru.

FORUMRIAU.COM: Dewan Pembina sebenarnya bukan badan baru di Golkar. Dewan Pembina Golkar hidup di zaman Orde Baru. Kursi ketuanya selalu diduduki Presiden ke-2 RI Soeharto. Namun posisi ini dihapus saat Golkar memasuki era reformasi. Dewan Pembina diganti Dewan Pertimbangan.

Lewat keputusan Munaslub Golkar 2016, pada sidang paripurna Senin (16/5) malam, Dewan Pembina dihidupkan lagi. Ical ditunjuk jadi ketuanya.

Di zaman Orba, saat digenggam Soeharto, Ketua Dewan Pembina Golkar punya kewenangan yang besar menentukan kebijakan partai. Ical diprediksi akan mendapat kewenangan serupa.

"Golkar memberikan posisi strategis kepada Ical sebagai bentuk balas budi politik karena Ical legawa untuk tidak lagi mau menjabat dan bertekad mengakhiri 2 kubu dalam Golkar,"kata peneliti CSIS Arya Fernandes saat dihubungi detikcom, Selasa (17/5/2016) dikutip detikcom.

Januari 2016 lalu sebenarnya sudah berhembus wacana Ical akan diberi posisi strategis setelah melepas jabatan ketum. Saat itu, Ical diwacanakan jadi Ketua Dewan Pertimbangan Golkar menggantikan Akbar Tandjung. Wacana itu diiringi wacana penguatan kewenangan Wantim Golkar.

Rupanya ada perubahan terhadap wacana itu. Golkar memilih menghidupkan Dewan Pembina. Namun belum dijelaskan benar soal tugas dan kewenangan Dewan Pembina Golkar di era sekarang ini.

Sebenarnya Ical sudah bicara soal tugas dan wewenang posisi barunya, namun belum mendetail. Ical hanya menegaskan Dewan Pembina akan bekerja sama penuh dengan ketum, yang kini dijabat Setya Novanto.

"Bersama dengan DPP, bisa memutuskan hal-hal penting dan strategis,"kata Ical saat diwawancarai di area Munaslub, di Bali Nusa Dua Convention Center, Selasa (17/5/2016).***

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Video Pilihan: