Demo Perda Parkir Tuntut Firdaus MT Mundur | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Demo Perda Parkir Tuntut Firdaus MT Mundur



Gerah dengan disahkannya Perda Retribusi Parkir yang mencekik rakyat Pekanbaru, massa gabungan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Riau Bersatu (AMRB), melakukan aksi protes di Kantor Walikota Pekanbaru.

FORUMRIAU.COM: Mereka menentang Perda tarif parkir yang sudah disahkan oleh DPRD Kota Pekanbaru beberapa waktu yang lalu.

Selain menuntut dibatalkanya perda tarif parkir di Kota Pekanbaru, massa juga menuntut Walikota Pekanbaru Firdaus MT mundur dari jabatanya. Menurut mereka perda parkir tersebut melukai dan menzalimi masyarakat.

"Jangan sampai rakyat menderita, tarif parkir ini sudah menyengsarakan masyarakat. Tolong perda tersebut dikaji ulang dan mohon dibatalkan,"ungkap Aswir, selaku korlap aksi.

Selang beberapa waktu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Pekanbaru Arifin HOUR menjumpai massa. Ia mengatakan, bahwa perda tersebut sampai saat ini belum diterapkan. Bahkan, Kadishub tetap menentang aspirasi mahasiswa.

"Adek-adek mahasiswa, perlu kalian tahu, sampai saat ini perda tersebut belum berlaku dan masih dalam pengkajian. Silahkan kalian mengkritisi, bahkan dipersilahkan kalau mau memberi saran dan idenya, tapi sekali lagi saya tegaskan tidak ada niat menzalimi dan menyakiti masyarakat,"ungkapnya di depan para demonstran.

Sekitar lebih 30 menit dan diterima Kadishub Kota Pekanbaru, akhirnya massa membubarkan diri dengan tertib.(Frc/rls)*** Editor: Surya Koto

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid
    Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra.SH.MSc : Jadi sekali lagi, islam bukanlah sebuah ideologi.

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...

    Video Pilihan: