Pimpin PDIP Riau, Kordias Targetkan Kader Jadi Kepala Daerah | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Pimpin PDIP Riau, Kordias Targetkan Kader Jadi Kepala Daerah




Kordias Pasaribu telah terpilih jadi Ketua DPD PDIP Provinsi Riau periode 2015-2020. Ia mengaku, punya target menjadikan kader PDIP untuk kepala daerah pada musim Pilkada serentak 9 daerah, Desember 2015 di Riau.

Tapi ia belum menyebut jumlah target kepala daerah yang akan dijadikan. Namun, Kordias tertantang membuktikannya untuk DPD PDIP Riau yang dipimpinnya saat ini.


"Tentunya kita punya target, tapi belum sekarang disebutkan. Saya tegaskan, kita akan buktikan nanti. Di provinsi Kepri sudah ada, kenapa di Riau tidak,"tegas Kordias kepada media, Kamis 19/3/2015 di Pekanbaru.

Jawabannya itu dilontarkan karena selama ini PDIP Riau belum menorehkan sejarah kadernya jadi kepala daerah di Riau, Bumi Lancang Kuning ini.

"Bayak faktor yang perlu dihimpun untuk menjadikan kader kita jadi kepala daerah. Tentu saja kami punya strategi. Tapi tidak mungkin pula kita buka rahasia sekarang,"kata Kordias.

Sedang target untuk legislatif nantinya, Kordias ingin jumlah kursi PDIP di DPRD Riau saat ini 9 jadi 14 kursi nantinya.

Bicara soal koalisi partai pendukung bakal calon kader PDIP Riau untuk kepala daerah, Syafrudin Poti selaku Sekretaris mengakui, partai Banteng Gemuk itu butuh 3 kursi tambahan di setiap daerah.

"Setiap daerah di Riau, PDIP kurang 3 kursi untuk menjadikan perahu mengusung kadernya. Soal koalisi, ada mekanisme partai yang tentunya juga harus disesuaikan,"kata Poti.(Frc/470*)

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid
    Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra.SH.MSc : Jadi sekali lagi, islam bukanlah sebuah ideologi.

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...

    Video Pilihan: