Kegiatan Silaturahmi DPD / MPR RI bersama warga,Persolan banjir momok bagi warga Kelurahan Tangkerang Tengah | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Kegiatan Silaturahmi DPD / MPR RI bersama warga,Persolan banjir momok bagi warga Kelurahan Tangkerang Tengah

Kegiatan Silaturahmi DPD / MPR RI bersama warga,Persolan banjir momok bagi warga Kelurahan Tangkerang Tengah


FORUMRIAU.COM
PEKANBARU, Seminar Kebangsaan dan kunjungan daerah Hj.Intsiawati Ayus SH,MH anggota DPD /MPR RI dapil Riau,bersama masyarakat kelurahan Tangkerang tengah Kecamatan Marpoyan Damai kota Pekanbaru,kegiatan dilaksanakan Sabtu sore,8/2 bertempat RT 2 RW 8 gedung gornikita.

Dihadiri RW 08 H.Kasman SE,Tokoh Masyarakat Raja Mahadi S.Sos dan Ratusan warga terdiri dari ibu ibu Kelurahan Tangkerang Tengah.

Sebelum memasuki sesi tanya jawab,Tokoh masyarakat Raja Mahadi mengutarakan persoalan banjir sangat sering melanda pemukiman warga di kelurahan Tangkerang Tengah.
"Tangkerang tengah ini sering dilanda banjir,apabila hujan turun,penyebabnya ditempat kami ini adalah tempat penampungan di tiga  kelurahan yang ada,Kelurahan Tangkerang Barat,Kelurahan Sidomulyo Timur,dan Kelurahan Wonorejo dikarenakan tempat kami ini banyak lekukan penyimpanan air, Kami mewakili warga sangat berharap dengan kedatangan Ibu DPD RI bisa nantinya menjawab solusi yang terjadi saat ini".

Diakhir acara, Instiawati Ayus saat diwawancarai awak media mengatakan "solusi banjir, pemerintah kota dapat membebaskan lahan 55 hektar yang ada di komplek tenayan raya,
maka itu nanti akan menjadi muara dari genangan-genangan air".
Legislator Riau ini menambahkan salah satu solusi Tugas BWS Sumatera III
Melaksanakan pengelolaan sumber daya air di wilayah sungai yang meliputi perencanaan, pelaksanaan konstruksi, operasi dan pemeliharaan dalam rangka konservasi dan pendayagunaan sumber daya air dan pengendalian daya rusak air pada sungai danau, waduk, bendungan dan tampungan air lainnya, irigasi, air tanah, air baku, rawa, tambak dan pantai

Membangun itu dari kementerian PUPR itu sudah ada limit waktu,bahwa jika belum digenangi dengan sisa waktu 6 bulan ini waduk yang sudah dibangun itu akan berpori kalau di berpori tidak ada efisiennya lagi untuk menampung tendangan air.

Kekesalan terpancar dari raut Instiawati persoalan banjir ini sudah tahun ke tahun.
"itu aja tapi endingnya dari tahun ke tahun dan periode ke periode masalah kota Pekanbaru langganan genangan air yang disebut banjir.ujarnya

lanjut Intsiawati bedakan banjir aliran sungai dengan genangan air,Menurutnya pekanbaru hanya genangan air,drainase perlu diperhatikan,aliran airnya kemana,inilah penyebab terjadinya banjir.
Pemko kita sudah komunikasikan dengan kementerian PUPR melalui BWS S III balai,Pemanfaatan Waduk secepatnya,waduk sepanjang itu tidak  ada ya kita akan tetap menikmati banjir. kalau pembahasan berlarut begini sih siapa siapa lagi ya jangan sampai mengeluarkan kata-kata gak enak, karena pejabat di Riau sudah mengenal mulut saya pedes jadi saya pakai bahasa yang halus lah ini mereka semua tahu untuk masalah tahu untuk solusi mereka tahu yang jadi masalah tapi nggak mau tahu pura-pura tidak tahu.ujarnya.(red Syafri )


Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...