Sakit Terbanyak Serang Tubuh Saat Libur Lebaran Menurut Ahli | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Sakit Terbanyak Serang Tubuh Saat Libur Lebaran Menurut Ahli

Masa libur lebaran banyak dilakukan dengan saling mengunjungi antar sesama, baik kepada keluarga, rekan, kenalan dan terhadap teman-teman. Tidak dipungkiri kebersamaan selalu dihiasi banyaknya sajian makanan dan minuman, khususnya untuk merayakan hari libur lebaran.

Umumnya, libur lebaran juga dilakukan dengan tradisi mudik dengan melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman seperti perjalanan layaknya seorang traveler. Tentu saja melakukan layaknya traveling ini butuh tenaga dan stamina yang prima, apalagi mengendarai kendaraan sendiri.

Ketika hari raya tiba, sajian makanan dan minuman khas tradisional umumnya selalu tersedia layaknya ketupat, lontong beserta sayuran dalam berbagai jenis.

Sayuran yang selalu menemani lontong dan ketupat itu dipasangkan dengan sayuran berkuah santan, atau sejenis soto yang kaya akan lemak, penyedap rasa dan rasa pedas khas cabe atau sejenis.

Begitu juga jenis minuman yang sering disuguhkan adalah minuman kaleng yang kebanyakan mengandung perasa, pewarna, pemanis, pengawet dan terlalu banyak berkarbondioksida.

Sehingga tidak jarang dari satu tempat ke tempat saudara atau teman lainnya, jenis makanan dan minuman yang sama selalu disuguhkan.

Banyak yang tidak menyadari bahwa sedikit demi sedikit makan dan minuman yang mereka nikmati dari rumah ke rumah telah melebihi dari kewajaran yang dibutuhkan.

Keadaan ini akan membuat kondisi tubuh kelelahan hingga mudah terserang berbagai penyakit pada akhirnya harus mendapat perawatan.

Pakar kesehatan dan dokter mengaku terbiasa menghadapi pasien dengan penyakit yang datang saat libur lebaran ini bagai musim sakit setelah berpuasa sebulan penuh saat bulan ramadan sebelumnya.

Berikut ini beberapa jenis penyakit yang kerap ditangani oleh dokter ketika musim libur lebaran tiba dan didatangi oleh pasien.

Diare
Penyakit diare ini lumrah terjadi dari pasien yang merasakan perut mules hingga disebut mencret akibat adaptasi perut kosong selama sebeulan sebelumnya. Minuman dan makanan yang dimakan kebanyakan bersantan hingga minuman berkarbon serta pewarna telah membuat pencernaan bereaksi kontra ekstra menyesuaikan keasaman layaknya asam lambung.

Maag
Asam lambung tersebut juga pada sebahagian orang memicu lebih kepada gejala maag. Makanan daging-dagingan, pedas dan bersantan juga memicu gejala sakit maag ini ketika makanan dan minuman juga dilakukan dengan tergesa-gesa saat bercengkrama antar sesama. Jika mengkonsumsi makanan ini secara berlebihan dan dengan cepat, maka bisa mengalami sakit maag.

Radang tenggorokan
Rasa pedas dan bumbu yang sangat kuat juga bisa membuat tenggorokan mengalami peradangan. Tak hanya itu, konsumsi es atau sirup yang sering disajikan saat libur lebaran juga bisa menyebabkan masalah kesehatan ini.

Kolesterol dan asam urat
Kelalaian sering terjadi hingga tidak memperhatikan asupan makanan sehat ketika libur lebaran. Apalagi dalam mengkonsumsi makanan yang kaya akan kolesterol atau minuman yang kaya gula. Hal ini ternyata bisa membuat kadar gula darah, kolesterol jahat, hingga asam urat meningkat dengan signifikan.

Kelelahan
Nah, penyakit ini meski dapat diatasi dengan istirahat layaknya tidur di awal waktu malam, namun pengaruh konsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat juga mempercepat datangnya rasa lelah. Apalagi hari raya lebaran selalu dilakukan dengan mengunjungi tetangga dan rumah-rumah saudara sebagai tradisi yang jadi lumrah dilakukan selama lebaran.

Batuk, Flu dan Demam
Batuk dan Flu disertai demam juga tidak ketinggalan kerap menyerang banyak orang saat libur lebaran. Karena kelelahan dan konsumsi minuman dingin disertai makanan yang kurang sehat, maka virus flu mudah menyerang tubuh. Pada akhirnya gejala demam, batuk, flu dan pilek dapat menjangkit tubuh.(drsc)

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel pilihan google :

    Terbaru :

    Video Pilihan: