Inilah Hasilnya Setelah LGBT Diterapi Pakar Kejiwaan | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Inilah Hasilnya Setelah LGBT Diterapi Pakar Kejiwaan

Dalam realitanya kaum LGBT masih menjadi hal yang kontroversial dan mengundang perdebatan bagi banyak pihak. Di Indonesia misalnya, penggerebekan pesta seks sesama jenis yang ada di Jakarta kemarin langsung membuat banyak pihak mengeluarkan banyak pendapat yang berbeda-beda.

Bagi sebagian orang, kaum LGBT harus disembuhkan, bagi sebagian lainnya, mereka tidak bisa disembuhkan dan sebaiknya mulai diterima keberadaannya di masyarakat. Sebenarnya, apakah sebenarnya LGBT ini bisa disembuhkan?

Pakar kesehatan yang merupakan dokter ahli kejiwaan yang berasal dari University of Pennsylvania, Amerika Serikat pun melakukan penelitian untuk menjawab pertanyaan tersebut pada 50 tahun lalu. Profesor yang tidak disebutkan namanya ini melakukan psikoterapi pada kaum gay selama 4 hingga 8 tahun.

Hasilnya adalah, mereka yang mendapatkan psikoterapi ini mulai tidak lagi bersikap atau melakukan hal-hal yang cenderung feminin. Tak hanya itu, mereka juga mulai mengalami ketertarikan dengan lawan jenis dan sebagian bahkan akhirnya memilih untuk menikah dengan pasangan lawan jenisnya.

Dalam sebuah buku berjudul Homosexuality in Perspective, disebutkan bahwa ada ada sebuah penelitian yang dilakukan pada 67 pria dan wanita homoseksual yang merasa tidak nyaman dengan perbedaan orientasi seksualnya.

Hasilnya adalah 70 persen dari partisipan penelitian ini akhirnya mengalami ketertarikan dengan lawan jenis. Hanya saja, dalam buku ini juga, diketahui bahwa ada terapi lain yang bertujuan untuk menyembuhkan homoseksualitas namun justru menyebabkan gangguan layaknya depresi, kecemasan berlebih, konsumsi obat-obatan, hingga keinginan untuk bunuh diri.

Meskipun ada pendapat yang menyebutkan bahwa disorientasi seksual ini bisa disembuhkan, ada juga pendapat yang menyebutkan bahwa hal ini tidak bisa diubah. Yang bisa diubah adalah rasa tidak nyaman pada kelainan seksual ini hingga akhirnya menerimanya begitu saja.

Dalam realitanya, terapi untuk kelainan preferensi seksual layaknya LGBT ini memang masih memberikan hasil yang berbeda-beda. Hal ini berarti, perdebatan tentang apakah LGBT bisa disembuhkan atau tidak sepertinya memang belum menemukan jawaban.(drsc)
ilustrasi foto : tribunaceh

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel pilihan google :

    Terbaru :

    Video Pilihan: