Bunda, Ini Lho Rahasia Mudah Melahirkan Normal dan Alami | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Bunda, Ini Lho Rahasia Mudah Melahirkan Normal dan Alami

Banyak wanita saat ini malah terkonsentrasi pada cara melahirkan moderen dibanding melahirkan secara normal.

Padahal jika dipikir secara nalar sehat, sebanyak ini penduduk dunia semenjak adanya manusia, maka lebih banyak wanita yang melahirkan secara normal alami, dibanding temuan caesar yang baru-baru ini jadi umum dilakukan untuk persalinan.

Bukankah tokoh-tokoh penting saat ini layaknya presiden Indonesia saja sebagai contohnya, mereka lahir dengan normal dan alami? Karena semasa mereka apalagi semasa jaman dulu seperti masa Enstein, Thomas Alfa Edison atau masa presiden Amerika dahulunya tidak ada teknologi Caesar.

Mudahnya melahirkan normal ini karena adanya anugerah yang istimewa dari Tuhan yang telah menciptakan wanita dan kelebihannya dengan sempurna.

Dalam ilmu kesehatan, jika sudah saatnya bayi mencapai matang kandungan, maka bayi akan keluar dengan sendirinya melalui mulut rahim hanya dengan bantuan teknik pernafasan dan mengejan dari sang ibu.

Bagi ibu hamil yang sedang menunggu kelahiran jabang bayi, ada cerita menarik berikut ini untuk dapat disimak sebagai tips mudah melahirkan.

Dari seorang wanita Perancis menulis di satu blog kesehatan: 
Empat kali melahirkan, empat-empatnya berjalan lancar dan menyenangkan. Hampir tidak ada kesulitan yang berarti.

Melahirkan anak pertama, sudah buka-an 2 aku masih jalan-jalan di pusat pertokoan. Sebelumnya sudah ke RS, taunya disuruh pulang karena belon ada bukaan. Aku dan suami gak pulang malah ngelanjutin shopping.

Melahirkan anak kedua, masih nyempatin ke tempat ibadah walau sudah mules kontraksi. Untuk anak ketiga dan keempat masih masak dan beres-beres rumah serta nyiapin anak-anak dulu walau udah kontraksi.

Ke-empat-empatnya lahir dengan lancar antara 2 – 3 jam setelah aku sampai di rumah sakit dan tanpa rasa sakit yang berarti. Aku bahkan ketawa ketiwi saat melahirkan.

Rahasianya ?
Jangan takut, nyante & PD aja. Rasa takut, kuatir adalah hal negatif yang menguras energi dan bikin tambah sakit. Senyum dan ngobrol yang lucu-lucu dengan suami ataupun suster / bidan / dokter.

Jangan marah-marah atopun betereak, gak guna; bukan sakitnya ilang malah ilang tenaga. Beteriak dan marah marah membuat pikiran terpusat pada rasa sakit, padahal kita seharusnya mengalihkan pikiran dari rasa sakit.

Putar musik klasik ataupun alunan musik lembut untuk relaksasi. Saat kontraksi datang tarik nafas yang dalam dan keluarkan secara perlahan sambil membayangkan yang indah-indah. (Bagi umat muslim, dengar terus ayat khusus Al Quran agar mudah melahirkan-red)

Berusaha utk alihkan perhatian dari rasa sakit
Bila sakit terlalu menyengat, cari kekuatan dalam genggaman suami, remas tangan suami bila diperlukan.

Jalan jalan sekeliling ruangan, selain bisa hilangkan sakit, bisa mempercepat terjadi bukaan dan memperlancar persalinan.

Bicaralah dengan bayi, minta dia tuk bekerja sama, dia sudah sangat dinantikan, segeralah keluar, jangan biarkan mama kesakitan dan kalimat semacamnya.

Seminggu atau 2 minggu sebelum due date, lakukan gerakan jongkok berdiri secara teratur antara 10 sampai 20 set setiap kali (atau semampunya deh), frekuensinya semampu masing-masing.

Caranya : pegangan dengan 2 tangan di tempat tidur atau apa saja yang bisa dipegang, terus lakukan jongkok berdiri, jongkok berdiri,dan seterusnya.

Bila memungkinkan (dari segi biaya maupun kondisi kesehatan ibu) sebaiknya gunakan epidural.
Apa dan bagaimana proses epidural ?
Epidural (di Perancis disebut Peridural) adalah anestesi lokal untuk mematikan rasa sakit dengan jalan menyuntikkan cairan di tulang belakang (letaknya kira-kira 6 cm di atas pinggang).

Epidural biasanya diberikan setelah pasien sudah bukaan 2 dan paling lambat bukaan 8.

Di Perancis, untuk mendapatkan anestesi epidural, pasien harus konsultasi sebelumnya dengan dokter anestesi, sebelum saat melahirkan.

Saat konsultasi dokter anestesi akan meneliti keadaan tulang belakang pasien dan juga meneliti sejarah kesehatan pasien spt ada tidaknya alergi, penyakit jantung, hipertensi dan sebagainya plus lakukan pemeriksaan darah secara komplit.

Saat suntikan dilakukan, pasien harus membungkukkan badan, seperti bungkuk udang. Agar suntikan berlangsung cepat dan gak sakit, kitanya harus nyante, bikin badan selemes mungkin.

Empat kali aku epidural semuanya lancar , sekali suntik langsung OK dan antara 5 – 10 menit kemudian semua sakit kontraksi sudah gak terasakan lagi.

Di Perancis epidural dan biaya melahirkan gratis, makanya aku lakukan epidural untuk 4 kali persalinan yang aku alami. Ke empat-empatnya sangat memuaskan.

Aku masih tetap segar bugar setelah melahirkan dan bisa segera menyusui bayi di 1 jam pertama setelah mereka lahir.

Fyi, menyusui bayi di satu jam pertama adalah sangat penting untuk kesuksesan pemberian asi selanjutnya, makanya bila memungkinkan, gunakan epidural tuk hilangkan sakit sehingga masih ada tenaga untuk segera menyusui saat bayi lahir.

Tulisan ini dari pengalaman pribadi dan sudah dipraktekan 4 kali. Semoga bermanfaat buat Bunda Helvy dan bumil lainnya (Shanti, Ayinda, dll). Semoga melahirkannya lancar ya, doaku menyertai.Amin. (drsc)

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Video Pilihan: