Mengapa Pakaian Baru Harus Dicuci Dulu? | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Mengapa Pakaian Baru Harus Dicuci Dulu?

Banyak orang yang segera langsung memakai pakaian yang baru dibelinya. Padahal, ada kemungkinan pakaian yang baru dibeli ini pernah dipakai oleh orang lain sebelumnya.

Selain itu, andai membeli pakaian secara online, maka ada kemungkinan besar pakaian ini juga sudah disentuh banyak orang dan melalui berbagai macam tempat yang belum tentu terjaga kebersihannya.

Karena alasan inilah, pakar kesehatan dermatologi dari Columbia University Medical Center, New York, bernama Lindsey Bordone, sangat menyarankan kita untuk mencuci pakaian baru sebelum digunakan.

Tak hanya adanya kuman dan bakteri pada pakaian baru, di dalam beberapa jenis pakaian baru ternyata bisa ditemukan berbagai macam pewarna dan bahan kimia yang bisa memicu iritasi jika langsung digunakan.

Sebagai contoh, karena tidak ingin terkena serangan jamur, maka pakaian baru diberi bahan pengawet atau formaldehida resin, bahan-bahan ini bisa memicu ruam-ruam pada kulit.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 silam oleh U.S. Government Accountability Office bahkan menyebutkan jika di dalam pakaian baru kita bisa menemukan bahan formalin dengan jumlah yang jauh lebih tinggi dari batas aman.

Kita pun akan beresiko besar terkena masalah kesehatan kulit layaknya dermatitis alergi atau iritasi jika tetap menggunakannya segera setelah dibeli.

Dermatolog dari Hermosa Beach, California, Amerika Serikat, bernama Wil Kirby menyebutkan jika beberapa jenis pakaian sudah terlalu banyak disentuh atau dicoba orang lain sehingga memungkinkan adanya perpindahan berbagai macam virus dan bakteri.

Tak hanya itu, bisa jadi anda akan terkena masalah berupa kudis atau tengau dalam ukuran mikroskopis gara-gara hal ini.

Tak hanya pakaian biasa, jika membeli pakaian dalam, khususnya pakaian dalam wanita, ada baiknya tidak sembarangan untuk mencobanya secara langsung dan sebisa mungkin melapisi area kelamin dengan pakaian lainnya sehingga tidak akan terjadi kontak langsung yang bisa saja memicu masalah kesehatan pada daerah dubur hingga vagina wanita.(drsc)

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Video Pilihan: