Kantor Perusahaan Pembakar Lahan Mulai Diincar Demonstran | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Kantor Perusahaan Pembakar Lahan Mulai Diincar Demonstran



Merasa demo sebelumnya tak tepat sasaran, akhirnya puluhan massa dari Forum Peduli Asap Tahunan Riau (FPATR), menggelar unjuk rasa di kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kamis (23/10/2015) sore.

FORUMRIAU.COM: Mereka mendesak agar kepolisian menyeret perusahaan-perusahaan dari Sinar Mas Group, yang diduga jadi biang asap di Riau.

Dengan membawa berbagai macam spanduk tuntutan, massa FPATR turun ke jalan dan berunjuk rasa di depan kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Jalan Gajamada Pekanbaru, Riau. Demo tersebut masih terkait bencana asap yang terjadi berkepanjangan di Riau, bahkan telah memakan korban jiwa.

"Ini semua akibat ulah oknum perusahaan yang membakar lahan untuk perluasan areal perkebunan. Mereka untung dan masyarakat dirugikan. Sudah bertahun-tahun ini terjadi dan terkesan dibiarkan saja," sebut Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Fahrul Rozi dalam orasinya.

Pendemo menuding kalau ini sebagai gambaran ketidakbecusan aparat penegak hukum, dalam mengusut kasus pembakaran lahan dan hutan (karlahut) di Provinsi Riau, yang melibatkan pihak perusahaan.

Massa menduga kalau pembakaran lahan yang menyebabkan puluhan ribu warga terserang penyakit ini turut melibatkan perusahaan besar.

"Di Inhil, titik api itu diakibatkan dari pembakaran yang dilakukan demi perluasan lahan perkebunan oleh PT Bumi Duta Laksana. Sementara di Kabupaten Kampar dilakukan oleh PT Perawang Sukses Perkasa Industri. Kedua perusahaan ini merupakan anak dari PT Sinarmas Group Riau," tegas Fahrul Rozi.

Atas dasar itu, FPATR mendesak agar Polda Riau mengusut tuntas pelaku pembakaran hutan yang akhirnya menimbulkan bencana asap.

"Kita minta Polda Riau tegas melakukan pengusutan. Bila perlu cabut Izin HGU (Hak Guna Usaha,red) perusahaan Sinarmas Group sebagai pelaku pembakar lahan di Riau," teriaknya melalui pengeras suara.

Bukan hanya itu, massa juga minta agar polisi transaparan dalam mengusut pelaku pembakar lahan, termasuk dari kalangan koorporasi.

"Kita juga meminta kepada Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau untuk memanggil DPRD Riau agar hearing bersama dengan perusahaan Sinarmas Group untuk bertanggungjawab atas pembakaran lahan yang mereka lakukan,"tukas dia.

Masih terkait ini Ketua FPATR, Ahmad Jagau mengatakan, selain di Mapolda, aksi serupa juga dilakukan di Kantor Arara Abadi dan Sinarmas, di Jalan Teuku Umar Pekanbaru.

"Ya kita juga melakukan aksi massa disana. Intinya, kita minta Polda Riau supaya lebih serius menangani tindak pidana karlahut ini. Karena masyarakat Riau terus memantau kasus ini," tegasnya.

Menanggapinya, Kasubdit Dalmas Dit Shabara Polda Riau, AKBP Endry M Noor, berjanji akan menyampaikan pernyataan sikap pendemo kepada pihak Dit Reskrimsus Polda Riau.

"Akan kami terima dan disampaikan ke Dit Reskrimsus Polda Riau. Percayakan kepada penegak hukum,"singkat AKBP Endry.(Frc/grc)***

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid
    Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra.SH.MSc : Jadi sekali lagi, islam bukanlah sebuah ideologi.

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...

    Video Pilihan: