Walikota Pekanbaru Buka Rakordinasi Peraturan Mentri No.32 Tahun 2018 Ditaja Dinas Pendidikan Kota | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Walikota Pekanbaru Buka Rakordinasi Peraturan Mentri No.32 Tahun 2018 Ditaja Dinas Pendidikan Kota

Dibuka Walikota Pekanbaru Rakordinasi  Teknis Dan Sosialisasi Peraturan Mentri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia No 32 Tahun 2018

FORUMRIAU.COM
PEKANBARU,Rapat koordinasi Teknis Dan Sosialisasi  Peraturan Mentri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia No 32  Tahun 2018, Tentang standar teknis pelayanan minimal pendidikan,kegiatan acara dilaksanakan ,Kamis 12/3,bertempat Balroom Hotel Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru DR Firdaus ST MT Saat diwawancarai awak media mengatakan"ucapan terima kasih manajemen pendidikan di dalam rapat koordinasi kita terus sosialisasikan Permendiknas tentang SPM ini juga dihadiri oleh pakar dari sini rapat koordinasi jelaskan koordinasi, bagaimana kita menyatukan persepsi isi persepsi dan juga gerak langkah dan semua yang hadir di ruangannya dalam pemimpin.

Dihadiri mulai dari kepala sekolah kepala dinas dan kepala sekolah dan juga penyidik juga pengawas kemudian ditambah lagi bagi RI dan juga yayasan yayasan perguruan tinggi dan pemerhati pendidikan kemudian juga perwakilan dari orang tua dan ditambah lagi di lingkungan RT RW jenis tadi sebagaimana saya sampaikan bahwa membangun SDM yang unggul itu tidak bisa tapi mesti direncanakan secara baik dan juga melalui proses yang tersistem maka lokusnya ada tiga, 

Tingkat pertama di rumah tangga
Oleh sebab itu kita harus mempersiapkan calon-calon pemimpin rumah tangga maka pranikah tadi menjadi perhatian dari peranan rumah tangga kemudian lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat maka, Kenapa ada tadi pak RT dan RW pada lingkungan yang ketiganya termasuk dan yang berperan tentunya orang tua kemudian di rumah beserta anggota keluarga dan lingkungan sekolah kepala sekolah dan semua tenaga pengajar dan siswa beserta orang tua lagi bagi komite.

Ketiga adalah lingkungan sangat berperan pak RT pak RW pak lurah pak lurah camat dan tokoh masyarakat tokoh agama yang tentunya para ulama dan tugas untuk membangun generasi yang unggul di era bonus demografi Indonesia di era dunia dalam revolusi industri.

Keempat ini kita harus mampu menjadi suatu kekuatan agar mampu mempersiapkan generasi muda kita menjadi generasi yang unggul untuk merebut mencapai Indonesia,Digambarkan juga dengan negara tetangga saja untuk menjadi rujukan bagi kita,dan juga menjadi motivasi dorongan kalau tanpa kompetisi.Ambil contoh saja jumlah penduduk Malaysia itu hanya 27 juta 10% dari Indonesia 270 juta jumlah perguruan tinggi nya juga sama ya kan dia kurang bisa mandi juga hanya 10% dari perguruan tinggi di Indonesia begitu juga semua dalam penyelenggaraan tetapi kita bandingkan hasil karya ilmiah pertahun,ya kan para akademisi di Malaysia mampu berkarya 3 kali lebih banyak dari tenaga dari Indonesia padahal jumlah mereka hanya 10% dari yang kita punya ini tadi berbanding lurus ada benang merahnya.

Hasil penelitian konsultan,cinta buku minat baca dari 63 negara yang diteliti oleh salah satu konsultan internasional, Dalam minat baca masyarakat kita 62 terbawah dari negara lain,Jadi cinta buku kita rendah, minat baca kitapun rendah,akhirnya di perguruan tinggipun kita dibandingkan dengan Malaysia tadi enggak produktif dari pemahaman literasi secara komprehensif dan sangat rendah .
Maka semua kenapa kita kumpulkan berperan untuk bersinergi membangun generasi demokrasi di Indonesia menjadi generasi yang unggul indonesia maju 2024.ujar firdaus

Selanjutnya,Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Sekaligus Penanggung jawab acara,H.Jamal MPd,Dalam paparan pidatonya "kegiatan acara dilaksanakan selama dua hari,12,13 Maret.
Ditambahkan Jamal jumlah peserta sebanyak 253 Peserta terdiri dari Forum RT RW Sekota Pekanbaru,Pemerhati Pendidikan (Pakar dunia Pendidikan),Camat,Kepala Sekolah dan guru Di Pekanbaru.ujar Jamal. (red Syafri).

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...