Bunda, Ini Lho Beda Kompres Hangat dan Dingin Untuk Demam | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Bunda, Ini Lho Beda Kompres Hangat dan Dingin Untuk Demam

Jika anak bunda atau kita sendiri mengalami demam atau nyeri pada bagian tubuh tertentu, maka bisa segera melakukan kompres pada bagian tubuh tersebut. Sayangnya, cukup banyak orang yang bingung dalam memilih kompres hangat atau kompres dingin untuk mengatasi rasa nyeri itu.

Berikut adalah penjelasan dokter soal manfaat kompres hangat dan kompres dingin yang bisa dilakukan saat sakit.

Kompres Hangat
Pakar kesehatan menyebutkan bahwa dengan melakukan kompres hangat, maka akan membuat pembuluh darah melebar sehingga aliran darah dan oksigen akan lebih banyak mencapai bagian yang terasa sakit.

Hal ini juga akan membuat otot-otot menjadi lebih rileks dan mengurangi rasa nyeri. Kompres hangat juga diyakini mampu menurunkan tubuh yang terasa kaku sehingga membuat bagian tubuh yang sebelumnya nyeri dan sulit untuk digerakkan menjadi lebih nyaman.

Kompres hangat sendiri bisa dilakukan dengan menggunakan handuk yang direndam dengan air hangat sebelumnya, botol yang diisi air hangat, atau dengan bantal pemanas.

Biasanya, suhu air hangat yang digunakan untuk mengompres adalah sekitar 40-50 derajat Celcius. Selain itu, ada baiknya kita tidak mengompres hangat selama lebih dari 20 menit. Dengan melakukan kompres hangat, maka kita bisa mengatasi nyeri otot atau nyeri sendi kronis dan juga demam.

Kompres Dingin
Kompres dingin dilakukan andai ada bagian tubuh yang mengalami pembengkakan atau memar. Dengan memberikan kompres dingin ini, maka pembuluh darah akan menyempit sehingga aliran darah menuju bagian tubuh yang cedera akan semakin lambat.

Sebagai informasi, cedera memang bisa menyebabkan peradangan atau kerusakan pada pembuluh darah yang bisa membuat sel darah keluar dan membuat kulit berwarna merah atau kebiruan.

Dengan adanya kompres dingin, maka jumlah sel darah yang keluar ini bisa dikurangi sekaligus meredakan nyeri dan pembengkakan.

Kompres dingin bisa dilakukan dalam 24-48 jam setelah terkena cedera demi menurunkan resiko terjadinya inflamasi. Untuk melakukannya, kita bisa menggunakan handuk yang sudah direndam dalam air dingin.

Waktu mengompres maksimal disarankan tidak melebihi 20 menit dan kemudian berilah jeda selama 10 menit sebelum mengompresnya lagi.(drsc)

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Video Pilihan: