Dua PAW DPRD Riau dari PDIP Ditunda, Ini Alasannya... | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Dua PAW DPRD Riau dari PDIP Ditunda, Ini Alasannya...



Hari ini empat orang anggota DPRD Riau dilantik Pergantian Atas Waktu (PAW) untuk mengganti kekosongan jabatan. Mereka dari berbagai partai politik menggantikan rekan separtainya yang meninggalkan kursi jabatan legislatif karena maju sebagai kepala daerah di Pilkada serentak 9 Desember 2015 silam.

FORUMRIAU.COM: Mereka yang mencalon kepala daerah itu adalah Suparman Sos, Indra Putra dari Fraksi partai Golkar, Mursini dari PPP dan Eko Suharjo dari FPD. Mereka dipastikan dilantik digatikan oleh PAW partai masing-masing, Kamis 17/12/2015 di rapat paripurna gedung DPRD Riau siang ini.

Dua orang lagi Zukri dan Syafaruddin Poti dari Fraksi PDIP belum masuk agenda PAW hari ini. Kendala masih tertundanya PAW mereka karena masalah administrasi internal partai dari DPP PDIP. Hal itu diakui oleh ketua DPW PDIP Riau Kordias Pasaribu saat dihubungi wartawan.

"Pelantikan PAW kader PDIP di DPRD Riau bukan harus sama dengan kader patai lain. Persoalan kader PDI masih terkendala administrasi di pusat. Karena masih disibukkan dengan agenda Pilkada serentak,"kata Kordias.

Sementara ini, di gedung DPRD Riau sudah berdatangan tamu undangan untuk menyaksikan sidang paripurna istimewa dengan agenda PAW 4 orang anggota dewan tersebut diatas. Papan bunga ucapan selamat berjejer di jalan Sudirman depan kantor DPRD Riau hingga di lokasi kantor. Agenda undangan paripurna PAW tersebut dimulai pada jam 13.30 WIB siang ini.(Frc/470)***

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid
    Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra.SH.MSc : Jadi sekali lagi, islam bukanlah sebuah ideologi.

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...

    Video Pilihan: