Raja Saudi Tamu Resmi, Polisi Diminta Tangkap Penolak Tamu Negara Ini | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Raja Saudi Tamu Resmi, Polisi Diminta Tangkap Penolak Tamu Negara Ini

Rencana kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia berlangsung selama sepekan. Dalam kunjungannya itu, Raja Arab Saudi akan bertemu dengan sejumlah pihak yang ada di Indonesia.

FORUMRIAU.COM: Rencana itu dibenarkan oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan mengatakan, banyak isu yang dibahas dalam kunjungan Raja Arab Saudi. Salah satunya mengenai penambahan kuota jamaah haji Indonesia.

"Banyak isunya," ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/1/2017).

Dia mengungkapkan, tujuan lainnya kedatangan Arab Saudi ke Indonesia nostalgia hubungan antara Indonesia dan Arab Saudi di masa pemerintahan sebelumnya. Raja Rab Saudi juga ingin membantu masyarakat Indonesia. 

Sementara dikonfirmasi mengenai siapa aja pihak termasuk tokoh lain yang rencananya ditemui Raja Arab Saudi, Fahri enggan mengungkapkan. Dia hanya mengatakan, kunjungan Raja Arab Saudi ke Indonesia harus disikapi serius demi kepentingan Indonesia. 

Alasannya, Arab Saudi adalah Negara besar secara perekonomian. "Urusannya besar.‎ Nah dengan urusan besar itu lah beliau datang. Jadi, pihak yang mau ditemui ya sebanyak mungkin," tuturnya. 

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, Raja Arab Saudi dalam kunjungan ke Indonesia membawa serta ‎800 staf pemerintahannya. "Bahkan memang mereka sambil jalan itu mau sambil rapat juga. Kalau enggak salah dia datang ke Indonesia, juga ke Malaysia," katanya dikutip sindonews.

Sebelumnya, Fahri Hamzah menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi di Indonesia, Osamah Mohammed Alshuibi. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Selasa 17 Januari 2017 di Gedung DPR.

Sementara itu, sejumlah kelompok orang melakukan aksi menolak kedatangan tamu resmi negara RI tersebut. Dengan menggelar spanduk dan banner, mereka melakukan orasi di depan Kedubes Saudi di Jakarta. Banyak netizen mengecam aksi tersebut dan mendesak polisi menangkap pelakunya.

(*) 
Perlu dibaca:

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Video Pilihan: