Bunuh Ibu dan Dua Anaknya, Kejiwaan Pelaku Diperiksa | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Bunuh Ibu dan Dua Anaknya, Kejiwaan Pelaku Diperiksa

Polisi masih mendalami kasus pembunuhan seorang ibu beserta dua anaknya di Kalimantan Tengah. Penyidik juga memeriksa kondisi kejiwaan pelaku.

"Sudah kita lakakukan pemeriksaan kejiawaan, tapi saya belum tahu hasilnya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng Kombes Gusde Wardana, Jumat (26/8/2016).

FORUMRIAU.COM: Dalam proses pemeriksaan, keterangan pelaku kerap berubah-ubah. Namun pelaku akhinya mengakui perbutaannnya setelah ditunnjukkan bukti oleh polisi.

"Beberapa cerita sudah nyambung. Pelaku mengakui, 'saya bunuh itu pakai tali pak, saya jerat dulu, baru dilepaskan sama dia, baru saya cekik'. Nah pas olah TKP kita temukan talinya," ujarnya.

Sejumlah saksi juga sudah diperiksa untuk mengungkap kasus ini termasuk saksi ahli. Namun, polisi belum dapat meminta keterangan suami korban karena masih dalam suasana duka.

Rencananya, hari ini penyidik akan menggelar pra rekonstruksi pembunuhan itu. "Pra rekontsruksi dilakukan di Polres, karena di TKP situasi tidak kondusi. Kita sudah siapkan boneka supaya dia bisa mempraktikkan bagaimana caranya," urainya.

Kasus ini berawal ketika Uwik (25) dan anaknya perempuan berusia 7 tahun, serta bayinya yang berusia 6 bulan ditemukan tewas.

Polisi menangkap pria yang diduga pelakunya yakni Yor (17) yang juga tetangga korban. Motif pembunuhan diduga karena dendam, pelaku pernah dituduh mencuri uang.

Penyelidikan kepolisian, kasus ini tak sekedar pembunuhan karena dendam. Ada dugaan kekerasan seksual di tubuh perempuan berusia 7 tahun, yang juga tewas dibunuh.

"Hasil pemeriksaan dokter ada kekerasan seksual, tapi kami belum bisa pastikan apa ini terkait pembunuhan atau dengan peristiwa lain," jelas Dirkrimum Polda Kalteng Kombes Gusde Wardana, Kamis (25/8/2016).

Gusde menerangkan, pelaku sudah mengakui pembunuhan. Namun keterangannya masih berbelit, belum ada pengakuan mengenai kekerasan seksual pada anak.

"Pelaku ditangkap Senin kemarin di rumahnya, awalnya dia mengelak hingga akhirnya mengaku setelah ditunjukkan bukti-bukti," tegas Gusde dikutip detikcom.

Pembunuhan terjadi pada Jumat (19/8) di rumah korban di Gunung Mas Kalteng. Korban dan dua anaknya dibuang ke kubangan air, dan jasadnya ditemukan pada Sabtu (20/8). (*)

Gratis ikut di:

Bagi artikel ini:

Artikel Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Video Pilihan: