Komit Anti Korupsi se Riau Dibacakan Noviwaldy Jusman Bersama KPK | forumRiau.com - Berita Referensi Terkini

Komit Anti Korupsi se Riau Dibacakan Noviwaldy Jusman Bersama KPK

Sebagai wakil rakyat yang menjabat Wakil Ketua DPRD Riau, Ir. H. Noviwaldi Jusman membacakan komitmen bersama anti korupsi Pemerintah Daerah. Politisi partai Demokrat yang akrab dipanggil Dedet ini membacakan komitmen bersama itu dalam pertemuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemerintah Daerah Riau di gedung daerah Provinsi Riau, Rabu (13/4/2016).

FORUMRIAU.COM: Dalam pertemuan seluruh Bupati/Walikota dan pimpinan DPRD Riau itu, merupakan Rapat Kordinasi Supervisi Pencegahan dan Penindakan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Riau. KPK melakukan pendampingan terhadap tata kelola pemerintahan daerah guna mencegah terjadinya tindak pidana korupsi sekaligus memperkuat konsolidasi dan komitmen pemerintah daerah.

Pertemuan juga dihadiri Ketua KPK Saut Sitomorang, Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman, Pimpinan Kementerian Lembaga seperti Kemendagri, Kemenkeu, Kemenpan-RB, BPK, BPKP, LKPP serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Berikut Komitmen Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota se Riau dalam rangka mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN berkomitmen mendukung program pemberantasan korupsi terintegrasi:

1. Melaksanakan proses perencanaan penganggaran yang mengakomodir kepentingan publik, bebas intervensi pihak luar melalui implementasi e-planning.

2. Melaksanakan pengadaan barang dan jasa berbasis elektronik termasuk pendirian Unit Layanan Pengadaan (ULP) mandiri dan penggunaan e-procurment.

3. Melaksanakan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan proses penerbitan perizinan pengelola sumberdaya alam yang terbuka.

4. Melaksanakan tata kelola dana desa termasuk pemanfaatan yang efektif dan akuntabel.

5. Melaksanakan penguatan aparatur pengawasan internal pemerintah (APIP) sebagai bagian dari implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

6. Memperkuat sistem integritas pemerintahan melalui pembentukan Komite Integritas, Pengendalian Gratifikasi dan LHKPN.

7. Membangun sinergitas dan partisipasi seluruh komponen masyarakat terhadap penguatan tata kelola pemerintahan.

8. Melaksanakan perbaikan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan penerapan Tunjangan Perbaikan Penghasilan.

9. Melaksanakan rencana aksi dalam program pemberantasan korupsi terintegrasi secara konsisten dan berkelanjutan.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan karena sejumlah latar belakang diantaranya karena berulangnya kasus korupsi yang terjadi di provinsi Riau ini yang melibatkan eksekutif legislatif dan swasta.***
sumber:goriaucom

Bagi artikel ini:

Rekomendasi Google:

    Terbaru :

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid

    Pentingnya umat islam punya pilihan politik menuju Indonesia Bersyariat & Bertauhid
    Prof.DR.Yusril Ihza Mahendra.SH.MSc : Jadi sekali lagi, islam bukanlah sebuah ideologi.

    Ondeh..Pemko Pekanbaru Bayar Lahan Perkantoran ke Si Aseng Rupanya

    Lahan perkantoran Pemko Pekanbaru yang izinnya cacat hukum, rupanya dibeli ke si Aseng. Hal ini ditemukan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) R...

    Video Pilihan: